Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Model Layanan Monitoring Perkembangan Anak Suryatiningsih Suryatiningsih
JURNAL INFOTEL Vol 6 No 1 (2014): May 2014
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v6i1.12

Abstract

Aktivitas monitoring merupakan hal yang penting di sebuah daycare. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan untuk memantau aktivitas harian dan perkembangan anak oleh orang tua yang menitipkan anaknya di daycare tersebut. Salah satu bentuk penerapan dari kegiatan monitoring adalah ketersediaan buku komunikasi. Buku komunikasi merupakan sarana untuk mengetahui aktivitas harian anak selama di daycare. Pada buku komunikasi dicatat aktivitas harian dan perkembangan anak. Selain itu, terdapat pencatatan indikator-indikator tertentu untuk beberapa lembaga yang telah menerapkan konsep integrated school and daycare. Indikator tersebut merupakan bentuk pengarahan berdasarkan kurikulum dan silabus yang telah direncanakan. Setiap tahap perkembangan perlu dicatat indikator-indikatornya oleh guru kelas dan biasanya akan dilaporkan dalam bentuk raport/portofolio anak. Berdasarkan pengamatan, raport terbukti kurang efektif untuk melakukan kegiatan monitoring. Hal ini dikarenakan orangtua tidak dapat memantau perkembangan anak setiap saat. Pemakaian raport hanya dilakukan persemester. Pemantauan persemester membutuhkan waktu yang lama. Untuk menyelesaikan hal ini, diperlukan sebuah Content Management System (CMS) yang dapat menyediakan daily report untuk memantau perkembangan anak. Kebutuhan untuk monitoring perkembangan anak oleh orang tua menggunakan CMS berawal dari fakta sedikitnya jumlah aplikasi CMS open source berbasis web yang diimplementasikan untuk manajemen daycare dan preschool. Penyediaan fitur khusus seperti dailyreport, tumbuh kembang anak, dan portofolio (pengganti raport) sangat penting untuk dipantau orang tua kapan pun
Aplikasi Diagnosis Kelainan Refraksi Mata Dan Tips Perawatan Mata Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web Sayyidah Fathimah; Suryatiningsih Suryatiningsih; Siska Komala Sari
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v7i2.43

Abstract

Diagnosis merupakan penentuan jenis-jenis penyakit berdasarkan penelitian sesuai dengan gejala-gejala yang dialami. Gejala gangguan penglihatan yang sering dialami adalah rabun. Rabun dapat berupa rabun melihat benda jauh, rabun melihat benda pada jarak dekat dan lain-lain. Semua jenis rabun mata pada intinya merupakan gangguan memfokuskan bayangan benda yang dilihat atau kelainan refraksi (Ametropia). Untuk mengetahui kelainan refraksi pada mata di Rosya Optikal masih menggunakan cara manual yaitu dengan pasien datang ke Rosya Optikal melakukan pendaftaran, pemeriksaan mata, refraksionis optisien mendiagnosis dan memberikan hasil diagnosisnya, memberikan tips perawatan mata beserta resep pembuatan kacamata diberikan kepada pasien. Cara ini merupakan hal yang biasa dilakukan, namun tidak semua orang mempunyai waktu dan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan mata dikarenakan kesibukan pekerjaan yang harus dilakukan. Melihat alasan diatas, maka diperlukan pembuatan alat bantu untuk diagnosis kelainan refraksi pada mata dan memberikan tips perawatan mata. Pembuatan Aplikasi Diagnosis Kelainan Refraksi Pada Mata dan Tips Perawatan Mata dengan Metode Forward Chaining yaitu metode pencarian atau teknik pelacakan ke depan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau tujuan. Pengujian aplikasi menggunakan black box testing yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak.Dengan adanya alat bantu ini, pengguna dapat mengetahui kelainan mata yang dialami, mendapatkan tips perawatan mata sehingga dapat merawat dan mencegah penyakit mata yang berkelanjutan dan solusi jenis kacamata jika diperlukan.