Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peningkatan Potensi Produk Unggulan Kabupaten Bandung Melalui Manajemen Produk dan Branding Digital Astri Wulandari; Bethani Suryawardani; Dedy Rahman Wijaya; Siska Komala Sari; Suryatiningsih Suryatiningsih
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4103

Abstract

Hanya 10% dari total anggota Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung (PPKM) yang sudah menggunakan website dalam promosi penjualan produk yang diproduksi. Sedangkan sisanya 90% masih menggunakan media konvensional untuk mempromosikan produknya, seperti penggunaan brosur dan pameran. Adapun data keanggotaannya juga masih dikelola dan disimpan hanya menggunakan software aplikasi microsoft excel, sehingga data anggota tersebut belum berelasi satu sama lain, tidak up to date dan berpotensi mengakibatkan inkonsistensi dan duplikasi. Dengan dibangunnya website profil Organisasi Komunitas UMKM berbasis Content Management System yang menampilkan informasi profil produk dan anggota, serta diadakannya pelatihan pengelolaan konten informasi tersebut menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan pengelolaan data anggota dan aktivitas promosi produk serta juga dapat mengembangkan kemampuan kewirausahaan melalui website, sehingga mereka tidak perlu bergantung hanya pada kegiatan jual beli secara tatap muka langsung (offline). Adapun pembangunan web tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan (FIT) beserta Fakultas Komunikasi dan Bisnis (FKB) Universitas Telkom. Dengan disediakan website ini, diharapkan pengelolaan data anggota menjadi tersentralisasi dan lebih berkualitas serta kegiatan promosi produk unggulan di Kabupaten Bandung dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi.Kata Kunci: digital branding; manajemen produk; produk unggulan. Increasing the Potential of Superior Products in Bandung Regency through Product Management and Digital Branding                                           ABSTRACT All members of Bandung Regency Small and Medium Enterprises Association (PPKM), only 10% have a website to improve the products produced. The rest (90%) still uses conventional media such as brochures and exhibitions in the competition for their products. Coverage data is still managed using Microsoft Excel so that the data is not related, still requires inconsistencies and duplication, also not up to date. Development of a MSME Community Organization profile website based on a Content Management System that provides product profiles and member profiles, as well as content training that is appropriate to overcome difficulties in managing member data and product promotion and can increase entrepreneurial skills through the website. The web development is carried out through Community Service Activities conducted by lecturers and students of the Faculty of Applied Sciences (FIT) and the Faculty of Communication and Business (FKB) Telkom University. With this website, it is hoped that promotional products can buy a wider market and data management for members is centralized and of better quality.Keyword: digital branding; product management; featured product.
Pengembangan Content Management System Untuk Media Branding Produk Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung Dedy Rahman Wijaya; Suryatiningsih Suryatiningsih; Astri Wulandari; Bethani Suryawardani; Siska Komala Sari; Irfan Moch Fazri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4277

Abstract

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) adalah salah satu lembaga teknis daerah di Kabupaten Bandung. Tugas utama Dispakan adalah menjadi unit pelaksana tugas pemerintah daerah dalam memastikan program-program ketahanan pangan dan perikanan bisa berjalan di Kabupaten Bandung. Saat ini terdapat delapan puluh empat mitra binaan yang tergabung dalam paguyuban usaha kecil menengah yang memproduksi olahan pangan. Jumlah tersebut adalah jumlah mitra yang sudah terdata dan masih mungkin akan bertambah. Terdapat enam puluh empat produk hasil diversifikasi usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai upaya menciptakan keanekaragaman pangan agar dapat berpotensi menjadi produk unggulan Kabupaten Bandung. Namun, sebagian besar mitra binaan masih menggunakan media konvensional seperti pameran dan brosur untuk promosi produk. Selain itu, saat ini, pendataan anggota mitra binaan masih dilakukan menggunakan file MS Excel sehingga memiliki kelemahan seperti kerentanan duplikasi, konsistensi, dan kesulitan berbagi data. Berdasarkan permasalahan yang ada, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun content management system sebagai media promosi sekaligus pendataan mitra binaan dan produk-produknya. Kegiatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu pengumpulan data, pembangunan aplikasi, dan sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan kepuasan masyarakat sasar terhadap pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: content management system; Dispakan; promosi produk, UKM Development of Content Management System for Product Branding Media Bandung Regency Regional Small and Medium Enterprises AssociationABSTRACTThe Department of Food and Fisheries (Dispakan) is one of the regional technical institutions in Bandung. The main task of the Dispakan is to become the representation unit of the local government in ensuring that food and fisheries security programs in Bandung Area. At present, there are eighty-four fostered partners who are members of the small and medium business community that produces foods. This number is the number of partners that have been recorded and may still increase. There are sixty four products from the diversification of small and medium enterprises (SMEs) as an effort to create food diversity so that it can potentially become a superior product in Bandung. However, most of the fostered partners still use conventional media such as exhibitions and brochures for product promotion. In addition, at present, the data collection of members of the fostered partners is still done using MS Excel files so that it has weaknesses such as duplication, consistency, and difficulty sharing data. Based on the existing problems, this community service activity aims to build a content management system as a media campaign as well as data collection of fostered partners and their products. The activities are divided into three stages, namely data collection, application development, and workshop. The evaluation results show the target community's satisfaction with the implementation of activities.Key words: content management system; Dispakan; product promotion, SME
Pembangunan Kapabilitas Digital dalam Upaya Mewujudkan Smart Village Desa Citeureup Kabupaten Bandung Suryatiningsih Suryatiningsih; Aprianti Putri Sujana; Luthfi Ramadani
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1a (2022): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1a.4542

Abstract

Smart Village merupakan konsepsi sebuah desa yang didukung sistem digital terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah di Indonesia. Sistem digital sebuah smart village diantaranya menyediakan aplikasi layanan masyarakat, platform untuk aktivitas ekonomi digital, dan peningkatan kehadiran masyarakat di dunia digital (digital presence). Namun, visi digitalisasi desa ini tidak akan terwujud tanpa peningkatan kapabilitas teknologi informasi (TI) stakeholder terkait yang ada di level desa. Jurnal ini menyajikan laporan hasil intervensi terhadap kapabilitas TI di Kampung Cyber, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, melalui upaya berkelanjutan selama satu tahun terakhir. Secara spesifik, jurnal ini melaporkan hasil pelaksanaan tahap pertama dan kedua dari keseluruhan agenda pengabdian masyarakat berkelanjutan yang mencakup akuisisi sumber daya TI (tangible) dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen TI (intangible) di level desa. Secara umum, pada tahap pertama telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Kampung Cyber di Desa Citeureup yang diikuti dengan perumusan konsep strategis smart village Desa Citeureup. Pada tahap kedua, telah dilakukan intervensi terhadap kapabilitas digital sektor ekonomi di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Citeureup.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada UMKM Desa Lengkong Bandung Suryatiningsih Suryatiningsih; Luthfi Ramadani; Aprianti Putri Sujana; Yahdi Siradj; Sari Dewi Budiwati; Ahmad Almaarif
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/abdiformatika.v2i2.161

Abstract

Smart Village di Desa Lengkong merupakan upaya terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah mulai di level paling bawah yaitu desa. Salah satu sub-program dari upaya ini adalah digitalisasi aktivitas usaha melalui peningkatan kompetensi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menuju online commerce di wilayah Desa Lengkong. Persaingan usaha saat ini membutuhkan keterampilan baik dalam pemasaran produk, manajemen usaha, pengemasan produk yang menarik, pelayanan yang terbaik sehingga membuat konsumen setia melakukan transaksi kembali. Kegiatan ini merupakan usulan tahap pertama dari total tiga tahap dalam upaya pembangunan kapabilitas digital pemangku kepentingan di Desa Lengkong melalui akuisisi sumber daya TI dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen teknologi informasi di level desa. Secara umum, pada tahap pertama ini telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Desa Lengkong, dan dirumuskan solusi awal berupa peningkatan kompetensi perempuan pelaku UMKM di wilayah Desa Lengkong. Pemberdayaan perempuan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan karena perempuan merupakan pilar penting dalam masyarakat desa secara umum dan keluarga secara khusus. Perempuan yang maju akan menginspirasi keluarga dan masyarakat desa untuk turut maju. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk workshop Fotografi Produk dan workshop pengelolaan Online Shop UMKM di marketplace yang sudah tersedia.
Sistem Informasi Ruang Rapat (siamir) Di Pt Pertamina Geothermal Energy Wilayah Kamojang Anisa Melinda Rahmayunita; Suryatiningsih Suryatiningsih; Patrick Adolf Telnoni
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses peminjaman ruang rapat yang terjadi di PT Pertamina Geothermal Energy wilayah Kamojang masih menggunakan data manual yang seringkali menyebabkan kekeliruan dalam peminjaman ruang rapat. Tidak adanya pencatatan data yang akurat mengenai ruangan yang dipinjam merupakan salah satu contoh dari seringkali terjadinya kekeliruan pada proses peminjaman ruang rapat. Oleh karena itu perlu adanya aplikasi yang menunjang proses peminjaman ruang rapat yaitu dengan dibangunnya System Information Meeting Room atau SIAMIR yang merupakan aplikasi berbasis web yang dapat memfasilitasi karyawan dalam melakukan proses peminjaman ruang rapat dengan fitur melihat jadwal secara interaktif, ketersediaan ruang rapat dan pengajuan pemesanan ruang rapat secara online. Aplikasi ini dibuat dengan model Prototype, Unified Model Language (UML) untuk memodelkan sistem dan dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dengan framework CodeIgniter serta menggunakan MySql untuk database, untuk pengujian sendiri aplikasi ini menggunakan metode Black Box Testing dan User Acceptance Test (UAT). Dengan adanya aplikasi SIAMIR ini proses peminjaman ruang rapat lebih mudah terpantau dan mengurangi kekeliruan data akibat tidak adanya data yang akurat mengenai peminjaman ruang rapat, dan menyediakan jadwal ruang rapat yang digunakan.Kata Kunci: Ruang Rapat, Codeigniter, PHP, Prototype
Aplikasi Pencatatan Nilai Kurikulim 2013 (studi Kasus : Sdn 02 Sukapura Gisda Andriana Malik; Suryatiningsih Suryatiningsih; Patrick Adolf Telnoni
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada SDN 02 Sukapura, pengolaha nilai siswa sudah menggunakan kurikulum 2013. Yang dimana bukan hanya nilai pengetahuan saja yang dimasukkan ke dalam pencatatan nilai siswa. Ada nilai sikap, nilai spiritual, nilai pengetahuan, dan nilai keterampilan. Dalam mengolah nilai, SDN 02 Sukapura sudah menggunakan aplikasi yaitu aplikasi pengolahan angka. Namun, masih terdapat kekurangan dalam menggunakan aplikasi pengolahan angka tersebut. Data yang diolah masih berupa data parsial. Oleh karena itu, maka dibuatkanlah Aplikasi Pencatatan Nilai Siswa. Dalam membuat aplikasi ini, metode pengerjaan yang digunakan merupakan Waterfall model. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, framework yang digunakan adalah CodeIgniter. Database yang digunakan adalah MySQL. Aplikasi ini diuji menggunakan User Acceptanse Testing sehingga aplikasi ini dapat berjalan dengan semestinya. Kata Kunci: Nilai Siswa, Waterfall, SDN 02 Sukapura
Sistem Informasi Penyedia Info Bandara dan Wisata Berbasis Website dan Web Servis Yuwanda Fajar Apriyanda; Muhammad Barja Sanjaya; Suryatiningsih Suryatiningsih
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuat banyak perusahaan di bandara mulai mengembangkan sistem informasi secara online, sistem informasi ini terdapat fitur yang belum lengkap, oleh karna itu dalam Proyek Akhir ini dibuat Aplikasi Sistem Informasi Penyedia Info Bandara dan Wisata Berbasis Website dan Web Servis. Dengan adanya aplikasi ini, memudahkan pengguna dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari dalam bepergian, dan memberikan informasi berupa jadwal penerbangan, info wisata, jadwal sholat, dan lain-lain, aplikasi ini dikembangkan dengan model prototype dan menggunakan Bahasa pemrograman PHP yang memudahkan pengguna untuk melihat aplikasi ini. Dari hasil implementasi dan pengujian perancangan yang dilakukan, didapat bahwa semua fungsi dalam sistem informasi bekerja dengan baik dan sesuai dengan hasil perancangan.
Pelabelan Data Dengan Latent Dirichlet Allocation dan K-Means Clustering pada Data Twitter Menggunakan Bahasa Indonesian Patrick Adolf Telnoni; Suryatiningsih ,; Ely Rosely
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 7 No 2 (2020): JETT Desember 2020
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v7i2.3442

Abstract

Media sosoal telah cukup lama menjadi sumber utama untuk melakukan sentimen analisis terhadap suatu trend. Hal ini juga terjadi pada media sosial Twitter yang telah ada lebih dari satu dekade. Data yang bervolume besar pada twitter sangat bermanfaat untuk mencari sentimen. Akan tetapi data pada twitter umumnya merupakan data yang tidak berkategori. Meski terdapat metode unsupervised learning untuk melakukan pemberian label akan memberikan akurasi yang buruk. Menggunakan teknik Deep Learning membutuhkan komputasi yang sangat intens. Paper ini memberikan solusi pelabelan data dengan teknik mudah dankomputasi yang ringan menggunakan data dari twitter pada bahasa Indonesia. Teknik yang digunakan pada paper ini adalah k-means clustering dan Latent Dirichlet Allocation (LDA). Hasil dari percobaan menunjukan bahwa distribusi data pada tiap cluster masih sangat tidak seimbang.
Model Layanan Monitoring Perkembangan Anak Suryatiningsih Suryatiningsih
JURNAL INFOTEL Vol 6 No 1 (2014): May 2014
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v6i1.12

Abstract

Aktivitas monitoring merupakan hal yang penting di sebuah daycare. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan untuk memantau aktivitas harian dan perkembangan anak oleh orang tua yang menitipkan anaknya di daycare tersebut. Salah satu bentuk penerapan dari kegiatan monitoring adalah ketersediaan buku komunikasi. Buku komunikasi merupakan sarana untuk mengetahui aktivitas harian anak selama di daycare. Pada buku komunikasi dicatat aktivitas harian dan perkembangan anak. Selain itu, terdapat pencatatan indikator-indikator tertentu untuk beberapa lembaga yang telah menerapkan konsep integrated school and daycare. Indikator tersebut merupakan bentuk pengarahan berdasarkan kurikulum dan silabus yang telah direncanakan. Setiap tahap perkembangan perlu dicatat indikator-indikatornya oleh guru kelas dan biasanya akan dilaporkan dalam bentuk raport/portofolio anak. Berdasarkan pengamatan, raport terbukti kurang efektif untuk melakukan kegiatan monitoring. Hal ini dikarenakan orangtua tidak dapat memantau perkembangan anak setiap saat. Pemakaian raport hanya dilakukan persemester. Pemantauan persemester membutuhkan waktu yang lama. Untuk menyelesaikan hal ini, diperlukan sebuah Content Management System (CMS) yang dapat menyediakan daily report untuk memantau perkembangan anak. Kebutuhan untuk monitoring perkembangan anak oleh orang tua menggunakan CMS berawal dari fakta sedikitnya jumlah aplikasi CMS open source berbasis web yang diimplementasikan untuk manajemen daycare dan preschool. Penyediaan fitur khusus seperti dailyreport, tumbuh kembang anak, dan portofolio (pengganti raport) sangat penting untuk dipantau orang tua kapan pun
Aplikasi Diagnosis Kelainan Refraksi Mata Dan Tips Perawatan Mata Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web Sayyidah Fathimah; Suryatiningsih Suryatiningsih; Siska Komala Sari
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v7i2.43

Abstract

Diagnosis merupakan penentuan jenis-jenis penyakit berdasarkan penelitian sesuai dengan gejala-gejala yang dialami. Gejala gangguan penglihatan yang sering dialami adalah rabun. Rabun dapat berupa rabun melihat benda jauh, rabun melihat benda pada jarak dekat dan lain-lain. Semua jenis rabun mata pada intinya merupakan gangguan memfokuskan bayangan benda yang dilihat atau kelainan refraksi (Ametropia). Untuk mengetahui kelainan refraksi pada mata di Rosya Optikal masih menggunakan cara manual yaitu dengan pasien datang ke Rosya Optikal melakukan pendaftaran, pemeriksaan mata, refraksionis optisien mendiagnosis dan memberikan hasil diagnosisnya, memberikan tips perawatan mata beserta resep pembuatan kacamata diberikan kepada pasien. Cara ini merupakan hal yang biasa dilakukan, namun tidak semua orang mempunyai waktu dan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan mata dikarenakan kesibukan pekerjaan yang harus dilakukan. Melihat alasan diatas, maka diperlukan pembuatan alat bantu untuk diagnosis kelainan refraksi pada mata dan memberikan tips perawatan mata. Pembuatan Aplikasi Diagnosis Kelainan Refraksi Pada Mata dan Tips Perawatan Mata dengan Metode Forward Chaining yaitu metode pencarian atau teknik pelacakan ke depan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau tujuan. Pengujian aplikasi menggunakan black box testing yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak.Dengan adanya alat bantu ini, pengguna dapat mengetahui kelainan mata yang dialami, mendapatkan tips perawatan mata sehingga dapat merawat dan mencegah penyakit mata yang berkelanjutan dan solusi jenis kacamata jika diperlukan.