Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)

UPAYA MENINGKATKAN ORAL ACTIVITIES DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SALAM MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA TEMA PENCEMARAN AIR EFFORTS TO IMPROVE THE ORAL ACTIVITIES AND COGNITIVE LEARNING SCIENCE OUTCOMES THE STUDENTS OF CLASS VII SMPN 1 SALAM THROUGH THE MODEL OF THE PROBLEM BASED LEARNING ON THE THEME OF WATER POLLUTION Zumi Hanifa; Zuhdan Kun Prasetyo; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses model Problem Based Learning dalam meningkatkan oral activities dan hasil belajar kognitif IPA siswa kelas VII SMP Negeri 1 Salam, Kabupaten Magelang, (2) mengetahui seberapa besar peningkatan oral activities dan hasil belajar kognitif siswa pada tema materi pencemaran air. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakanmodel Problem Based Learning. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar kognitif, dan lembar observasi oral activities siswa. Kemampuan oral activities dianalisis menggunakan teknik persentase sedangkan hasil belajar kognitif IPA menggunakan gain score. Dari hasil analisis menggunakan teknik persentase diperoleh kenaikan oral activities siswa dengan kategori baik pada siklus I sebesar 26,47% (9 siswa), menjadi 61,76% (21 siswa) di siklus II. Besarnya peningkatan persentase oral activities siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 35,29%. Pada analisis gain score untuk hasil belajar kognitif IPA siswa diperoleh hasil gain score siklus I sebesar 0.55 dan siklus II yaitu 0.62. Peningkatan gain score hasil belajar kognitif darisiklus I ke siklus II sebesar 0.07. Persentase ketuntasan hasil belajar kognitif IPA pada siklus I sebesar 82,36% (28 siswa) dan siklus II sebesar 85,29% (29 siswa).Kata kunci: Hasil Belajar Kognitif IPA, Model Problem Based Learning, Oral ActivitiesThis research aims to (1) know the process of the model of the Problem Based Learning in improving the oral activities and the results of cognitive learning science the students of class VII SMP 1 Salam, Magelang Regency, (2) know how big improvement of oral activities and the results of cognitive learning students on the theme of the material water pollution. The research method used is the Class Action Research (CAR) using the model of the Problem Based Learning. Instrument used in the form of observation sheet of learning implementation, test results of cognitive learning and observation sheet oral activities students. Oral ability activities were analyzed using the technique of percentage while the results of the cognitive learning science using gain score. The results of the study showed that the PBL model can improve the oral activities and the results of cognitive learning students. There are five steps in PBL teaching models that is giving the orientation about the problem to the students, organising students to examine, help independent investigation and groups to develop and present their artifact and exhibit, analyze and evaluate the process to resolve the issue. From the results of the analysis using the technique of the percentage obtained oral increase student activities with good category at cycle I of 26,47% (9 students), become 61,76% (21 students) in the cycle II. An increase in the percentage of oral activities students from I cycle to the cycle II namely 35,29%. On the analysis of the gain score for the results of cognitive learning science students obtained the results of score gains I cycle of 0.55 and the cycle II namely 0.62. Increased gain score results of cognitive learning from I cycle to the cycle II of 0.07. The percentage of learning in line with the results of the cognitive learning science at cycle I of 82,36% (28 students) and the cycle II of 85,29% (29 students).Keywords: Oral Activities, The Model of the Problem Based Learning, The Results of Cognitive Learning Science
PENGEMBANGAN LKPD IPA TEMA “PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR” BERBASIS PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP THE DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEETS (LKPD) WITH THE THEME “MAKING LIQUID ORGANIC FERTILIZER” BASED PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY TO INCREASE CRITICAL THINKING SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Titik Wulandari; Eko Widodo; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability untuk meningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP. Prosedur pengembangan penelitian ini yaitu model 4-D yang terdiri dari 4 langkah penelitian dan pengembangan, yaitu define, design, develop, disseminate. Namun, pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD IPA tema “Pembuatan Pupuk Organik Cair” berbasis pedagogy for sustainability layak untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hal ini ditunjukkan pada perolehan gain score dengan kategori sedang.Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, LKPD, Pedagogy for SustainabilityThis research aims to determine the prevalence of Science LKPD based pedagogy for sustainability to improve the critical thinking skills of students of JHS. The development procedure of this research is 4-D model consisting of 4 research and development step, that is define, design, develop, disseminate. However, this research is only carried out until the stage of develop. The results showed that Science LKPD with the theme "Making Liquid Organic Fertilizer" based pedagogy for sustainability is feasible to improve students' critical thinking skills. This is shown in the acquisition of gain score at moderate improvement category.Keywords: Critical Thinking Skills, LKPD, Pedagogy for Sustainability
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRACTICAL SKILLS SISWA SMP Dwi Handayani; Insih Wilujeng; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan Petunjuk Praktikum IPA yang dihasilkan; (2)Mengetahui peningkatan practical skills siswa setelah menggunakan petunjuk praktikum IPA. Model penelitian yangdigunakan adalah Research dan Development (RD) yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Langkah-langkahtersebut diadaptasi menjadi 7 langkah utama, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembanganproduk; (4) penilaian ahli; (5) revisi produk; (6) uji lapangan; (7) diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwadihasilkan produk Petunjuk Praktikum IPA dengan nilai A dalam kategori sangat baik. Respon siswa terhadappetunjuk praktikum IPA yang dikembangkan termasuk dalam kategori baik (B). Penguasaan practical skills siswasetiap pertemuan selalu mengalami peningkatan. Pada pertemuan pertama penguasaan practical skills siswa sebesar66% dalam kategori baik. Pertemuan kedua penguasaan practical skills siswa meningkat menjadi 82% dalam kategorisangat baik.  Pertemuan ketiga terjadi peningkatan practical skills menjadi 93% dalam kategori yang sangat baik.Kata kunci:  Petunjuk Praktikum IPA, Practical skills
PENGEMBANGAN LKPD IPA MATERI “TEKANAN ZAT” BERPENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIKAP INGIN TAHU DAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PESERTA DIDIK SMP Mouromadhoni Kasyfi Rifqi; Sabar Nurohman; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan LKPD IPA yang dikembangkan menurut ahli dan guru, (2) respon peserta didik terhadap LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learning, (3) tingkat sikap ingintahu peserta didik dalam pembelajaran menggunakan LKPD berpendekatan authentic inquiry learning (4) peningkatankemampuan problem solving peserta didik dalam pembelajaran menggunakan LKPD berpendekatan autentic inquirylearning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D (four-D). Tahap-tahappenelitian ini meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subjekpenelitian adalah  dosen ahli,  guru IPA, dan peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 14 Yogyakarta. Instrumenpenelitian yang digunakan berupa instrumen validasi LKPD dosen ahli dan guru, angket respon peserta didik, angketsikap ingin tahu, lembar observasi kemampuan problem solving, dan pretest-posttest kemampuan problem solving.Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk mencari skor aktual, konversi skor menjadi empatkategori, skor persentase sikap ingin tahu, konversi skor menjadi nilai kategori sikap ingin tahu, perhitunganpersentase penguasaan kemampuan problem solving, dan gainscore penguasaan kemampuan problem solving. Hasil penelitian dari pengembangan LKPD IPA adalah (1) LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learningyang dikembangkan dinilai sangat baik oleh dosen ahli dan guru serta layak digunakan dalam pembelajaran IPA, (2)peserta didik memberikan respon sangat baik terhadap LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learning hasilpengembangan, (3) tingkat sikap ingin tahu diperoleh kategori kuat (4) peningkatan kemampuan problem solvingpeserta didik dalam pembelajaran menggunakan IPA berpendekatan authentic inquiry learning diperoleh peningkatansebesar 17,8%dan gainscore sebesar 0,74 yang termasuk dalam kategori “tinggi”.Kata kunci: LKPD IPA, Pendekatan Authentic Inquiry Learning, Sikap Ingin Tahu, Kemampuan Problem Solving
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP PADA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP KELAS VII Helda Arina Simatupang; Eko widodo; susilowati susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasikan media pop-up yang layak digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria kualitas media pembelajaran yang baik, (2) mengetahui respon peserta didik terhadap media pop-up yang dikembangkan, (3) mengetahui peningkatan motivasi belajar perserta didik setelah menggunakan media pop-up, dan (4) mengetahui peningkatan hasil belajar perserta didik setelah menggunakan media pop-up.Penelitian Research and Development (RD) mengadaptasi desain pengembangan 4-D menurut Thiagarajan yang terdiri dari empat tahapan: define, design, develop, disseminate. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas VII-D SMP N 2 Klaten semester I tahun ajaran 2015/2016. Instrumen berupa angket kelayakan media pop-up, angket respon peserta didik terhadap media pop-up, angket motivasi belajar peserta didik awal dan akhir, dan soal pretest dan posttest. Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk mencari skor aktual, konversi skor menjadi nilai skala empat, menghitung persentase, serta dengan gain score ternormalisasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Menurut dosen ahli dan guru IPA kelayakan media pop-up memperoleh rerata skor 3,67 dengan nilai A dan memperoleh kategori sangat baik, (2) Hasil rerata skor respon peserta didik terhadap media pop-up yaitu 3,23 dengan nilai A dan memperoleh kategori sangat baik, (3) Media pop-up dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan persentase peningkatan yaitu 19,50%. (4) Media pop-up dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan perhitungan gain score dikategorikan sedang dengan nilai 0,55.Kata kunci: Media pop-up, motivasi belajar, hasil belajar.