Putu Ayu Septiari Dewi
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Papan Pintar Persalima Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Perkalian 1 Hingga 5 Kelas II SD Saraswati 4 Denpasar Ni Luh Gede Mira Aryanti; Luh Dewi Pusparini; Putu Ayu Septiari Dewi
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.7735

Abstract

Hasil belajar Matematika peserta didik kelas II pada materi perkalian 1–5 di SD Saraswati 4 Denpasar menunjukkan pemahaman konsep yang belum optimal. Hal ini dipengaruhi pembelajaran konvensional yang kurang memanfaatkan media konkret. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga papan pintar persalima terhadap hasil belajar Matematika materi perkalian 1–5 kelas II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe two-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 63 peserta didik, yaitu 31 siswa kelas II A sebagai kelompok eksperimen dan 32 siswa kelas II B sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda, uraian, dan dokumentasi. Hasil belajar Matematika peserta didik kelas II pada materi perkalian 1–5 di SD Saraswati 4 Denpasar menunjukkan pemahaman konsep yang belum optimal. Hal ini dipengaruhi pembelajaran konvensional yang kurang memanfaatkan media konkret. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga papan pintar persalima terhadap hasil belajar Matematika materi perkalian 1–5 kelas II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe two-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 63 peserta didik, yaitu 31 siswa kelas II A sebagai kelompok eksperimen dan 32 siswa kelas II B sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda, uraian, dan dokumentasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Question Box Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD N 6 Penatih Ni Made Kori Astiti; Ni Nyoman Mariani; Putu Ayu Septiari Dewi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7602

Abstract

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD N 6 Penatih dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD N 6 Penatih. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan teori pembelajaran kooperatif. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa kelas IV SD N 6 Penatih. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh perbedaan rata-rata nilai pretest sebesar 44,53 dan posttest sebesar 87,66. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, model pembelajaran TGT berbantuan media Question Box berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa.
Implementasi Media Gambar Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Mengembangkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri 1 Cempaga Kabupaten Bangli Ni Kadek Ari Trisnayanti; Ni Nengah Selasih; Putu Ayu Septiari Dewi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8369

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi media gambar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I serta mengetahui efektivitas penggunaan media gambar di SD Negeri 1 Cempaga Kabupaten Bangli. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata sederhana, dan membaca kalimat sederhana sehingga kemampuan membaca permulaan siswa belum berkembang secara optimal. Guru terus berupaya menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas awal melalui penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas I, dan siswa kelas I. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes tindakan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media gambar dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara sistematis. Pada tahap pelaksanaan, media gambar digunakan untuk mengenalkan huruf, membaca suku kata, membentuk kata, serta membaca kalimat sederhana sehingga membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Penggunaan media gambar mampu meningkatkan keaktifan, perhatian, antusiasme, keberanian, dan kepercayaan diri siswa selama mengikuti pembelajaran. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa media gambar efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa yang ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata sederhana, dan membaca kalimat sederhana. Secara keseluruhan, media gambar terbukti dapat menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik, aktif, menyenangkan, dan bermakna serta membantu mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Cempaga Kabupaten Bangli
Internalisasi Nilai Ajaran Agama Hindu dalam Membentuk Perilaku Sosial Siswa di SMP Negeri 5 Sukawati Kabupaten Gianyar I Kadek Agastya Arta Putra; Heny Perbowosari; Putu Ayu Septiari Dewi
Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): Juli
Publisher : Samsara Institute Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' social behavior is one of the key indicators of the successful implementation of character education in schools. Amid the rapid development of globalization, advances in information technology, and changing patterns of social interaction, various challenges have emerged that contribute to the decline of discipline, responsibility, tolerance, social awareness, and ethical conduct among students. Hindu Religious Education plays a strategic role in instilling moral, spiritual, and social values derived from the teachings of dharma as the foundation for character development. Therefore, the internalization of Hindu religious values constitutes an essential process in shaping students' social behavior through classroom instruction, habituation, exemplary role modeling, and the cultivation of a positive school culture. This study aims to analyze the process of internalizing Hindu religious values in shaping the social behavior of students at SMP Negeri 5 Sukawati, Gianyar Regency, to identify the factors that support and hinder this internalization process, and to describe its implications for students' social behavior. The study employs a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis involving the principal, Hindu Religious Education teachers, homeroom teachers, and students as research informants. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, while triangulation techniques were employed to ensure data trustworthiness. The findings reveal that the internalization of Hindu religious values is implemented through the integration of religious values into classroom learning, religious activities, school cultural practices, teachers' exemplary behavior, and family involvement in character development. The values internalized include Tri Kaya Parisudha, Tat Twam Asi, Tri Hita Karana, Ahimsa, and Catur Guru, which are reflected in students' attitudes of mutual respect, discipline, responsibility, cooperation, social concern, and tolerance. The success of the internalization process is supported by the synergy among schools, families, and the community, while the main obstacles include the influence of social media, peer environments, and the lack of consistency in value reinforcement outside the school setting. This study concludes that the systematic and continuous internalization of Hindu religious values effectively fosters students' religious, humanistic, and character-oriented social behavior, thereby providing a viable model for strengthening character education based on Hindu values in the school environment.
EKSPLORASI PENGALAMAN SISWA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD N 1 CEMPAGA Luh Ari Widyaningsih; Anak Agung Ngurah Budiadnyana; Putu Ayu Septiari Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50231

Abstract

Education plays an important role in the development of the quality of human resources, especially in facing the demands of the 21st century which emphasize critical thinking skills. One learning model that is relevant to developing these skills is Problem Based Learning, which is implemented in IPAS learning for fourth-grade students at SD N 1 Cempaga. However, students’ experiences in participating in the learning process are still varied, such as difficulties in understanding problems, lack of active participation in group collaboration, and limitations in analyzing problems independently, so further research is needed. This study aims to explore students’ experiences in developing critical thinking skills through the Problem Based Learning model. The theories used in this study are constructivism, critical thinking, and social learning. This research used a qualitative approach with a phenomenological type. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and literature study, while data analysis from Miles & Huberman included data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results of the study show that: (1) The experiences of fourth-grade students at SD N 1 Cempaga in participating in IPAS learning using the Problem Based Learning model encouraged students’ active involvement through activities of understanding problems, group discussions, and presenting their ideas in front of the class. (2) The aspects of critical thinking skills that developed included understanding problems, analyzing problems, evaluating through discussions, and drawing conclusions. (3) In the process of developing critical thinking skills, students experienced various internal and external challenges, and received support from teachers, peers, and learning facilities. ABSTRAK Pendidikan berperan penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tuntutan abad ke-21 yang menekankan keterampilan berpikir kritis. Salah satu model pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan tersebut adalah Problem Based Learning yang diterapkan pada pembelajaran IPAS kelas IV SD N 1 Cempaga. Namun, pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran masih beragam, seperti kesulitan memahami permasalahan, kurang aktif dalam kerja sama kelompok, serta keterbatasan dalam menganalisis masalah secara mandiri, sehingga perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui model Problem Based Learning. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konstruktivisme, berpikir kritis, dan belajar sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data dari Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengalaman siswa kelas IV SD N 1 Cempaga dalam mengikuti pembelajaran IPAS menggunakan model Problem Based Learning mendorong keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan memahami masalah, diskusi kelompok, dan penyampaian hasil pemikiran di depan kelas. (2) Aspek-aspek keterampilan berpikir kritis yang berkembang yakni memahami masalah, menganalisis permasalahan, mengevaluasi melalui diskusi, dan menarik kesimpulan. (3) Dalam proses mengembangkan keterampilan berpikir kritis, siswa mengalami berbagai tantangan internal dan eksternal, serta memperoleh dukungan dari guru, teman sebaya, dan fasilitas pembelajaran.  
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS IV Ni Wayan Karuni Arisa Putri; I Gede Sedana Suci; Putu Ayu Septiari Dewi; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50628

Abstract

Writing skills are one of the language competencies that need to be developed in elementary school students. However, many students still experience difficulties in developing ideas, arranging sentences coherently, and using appropriate vocabulary in descriptive text writing. This study aimed to describe the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving descriptive text writing skills of fourth-grade students at SD Negeri 2 Tonja. This study employed a qualitative descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that the implementation of Project-Based Learning was carried out through planning, implementation, presentation, and evaluation stages. Students became more active, enthusiastic, and collaborative during the learning process. In addition, students’ descriptive writing skills improved in terms of idea development, vocabulary selection, sentence arrangement, and paragraph coherence. Therefore, Project-Based Learning can be used as an effective learning model to improve descriptive text writing skills in elementary schools.
PENGARUH MEDIA MIND MAPPING DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA KELAS V DI SDN 10 PEGUYANGAN Putu Ayu Mas Ardhia Sukma Gandhi; Ni Made , Anggreni; Putu Ayu Septiari Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51301

Abstract

The dominance of conventional methods and the lack of innovative learning media indirectly impact students' low cognitive learning outcomes. Therefore, a study was conducted to determine the significant effect of digital mind mapping on the cognitive learning outcomes of fifth-grade students in science at Peguyangan 10 Public Elementary School. The research method used as quasi-experimental with design nonequivalent control group. The research population involved all fifth grade students, with the sample divided into experimental classes using media mind mapping. The experimental class and the control class used conventional learning. Data were collected through an objective multiple-choice test. Data were analyzed using an Independent Sample T-test with SPSS. The results of the T-test analysis showed a T-value of 13.483, which was greater than the T-table of 2.00 at a significance level of 5%. The experimental class obtained an average score of 13.483 posttestof 88.4% in the good category. Based on these results, it can be concluded that the use of media mind mapping digital has a significant positive influence on improving students' cognitive learning outcomes in science.