Claim Missing Document
Check
Articles

The Incidence and Characteristics of Misdiagnosed Covid-19 Patients with Dengue Fever Infections at Udayana University Hospital in 2020-2021 Adiputra, I Komang Hotra; Swastika, I Kadek; Diarthini, Ni Luh Putu Eka; Sudarmaja, I Made; Purnamasidhi, Cokorda Agung Wahyu
Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Institute of Topical Disease Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijtid.v11i2.42119

Abstract

The rise in dengue fever in recent decades combined with the emergence of COVID-19 at the end of 2019, has created new challenges in the healthcare sector. This research is a descriptive study with a cross-sectional research design and using medical record data at Udayana University Hospital in 2020–2021. According to the study, 1.22% cases of misdiagnosis out of a total of 2365 suspected cases of COVID-19 were found at Udayana University. The majority of cases of misdiagnosis involved people older than 60 years, namely 7 people (24.1%) and were dominated by men, namely 17 people (58.6%). The most common symptoms found are fever, cough, shortness of breath, headache, and malaise, According to laboratory results, dominant patients have thrombocytopenia, followed by high alanine transaminase (ALT), high aspartate transaminase (AST), and leukopenia. The appearance of thrombocytopenia in cases of COVID-19 with dengue fever is the result of suppressed platelet synthesis due to virus induction which causes bone marrow suppression and platelet clearance. Leukopenia and leukocytosis may coexist with lymphopenia as an indicator of disease severity. The similarity of symptoms and laboratory results between COVID-19 and dengue fever allows for misdiagnosis that will affect the patient's management. Therefore, the aim of this study is to determine the misdiagnosis rate of COVID-19 with dengue fever at Udayana University Hospital in 2020–2021, so that it can reduce misdiagnosis of the disease.
Hubungan Pengetahuan dengan Tindakan Pencegahan Primer Filariasis Limfatik pada Pedagang di Pasar Badung, Kota Denpasar, Provinsi Bali Purantara, Anak Agung Gede Wiweka Winahya; Swastika, I Kadek; Damayanti, Putu Ayu Asri; Diarthini, Ni Luh Putu Eka
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.56210

Abstract

Filariasis limfatik merupakan infectious disease dengan status menularkan cacing filaria dari kondisi inang manusia sakit menuju kondisi inang manusia sehat melalui gigitan vektor nyamuk. Masyarakat dengan tingkat pengetahuan yang rendah mengalami peningkatan jumlah kasus filariasis limfatik dibandingkan masyarakat dengan tingkat pengetahuan yang tinggi. Aktivitas perdagangan di area pasar tradisional selama 12-24 jam mengakibatkan pedagang rentan mengabaikan tindakan pencegahan filariasis limfatik. Penelitian dilaksanakan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan primer mengenai filariasis limfatik pada pedagang di Pasar Badung. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Mei sampai bulan Desember 2024. Jenis rancangan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian observasional seperti penelitian deskriptif dan penelitian cross-sectional analitik. Populasi penelitian meliputi pedagang di area Pasar Badung dengan total sampel penelitian sebesar 70 orang dan teknik pengambilan sampel penelitian melalui purposive sampling. Peneliti mengumpulkan data penelitian secara offline melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian melalui uji kendall’s tau-b menyatakan variabel pengetahuan dan variabel tindakan pencegahan primer memiliki nilai r hitung sebesar 0,734 sehingga nilai r hitung > nilai r tabel atau nilai 0,734 > nilai 0,2352. Nilai r hitung lebih besar dibandingkan dengan nilai r tabel mengakibatkan peneliti dapat menciptakan kesimpulan dalam bentuk ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan primer mengenai filariasis limfatik pada pedagang di Pasar Badung.
Early Detection of Depression in Inmates of Institutions Penitentiary Kerobokan, Bali Sari, Komang Ayu Kartika; Swastika, I Kadek
Indonesian Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Indonesian Community Empowerment Journal
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/icejournal.v3i1.28

Abstract

Depression is one of the most common health problems among inmates at institutions penitentiary (prison) which can be caused by various factors. This depression screening activity aims to detect mental disorders in inmates at the Kerobokan prison so that they can receive treatment immediately before moving on to a more severe phase. The measurement tool used for early detection of depression is the depression anxiety and stress scale (DASS), which has been measured for its validation and reliability. The DASS questionnaire measures the respondent's history of disorders related to depression, anxiety, and stress in the past week. The number of inmates who came to fill out the questionnaire was 96 people. Most are aged 18-40 years, come from outside Bali, have high school-college education, are single, have convict status, do not see their families regularly, and have been in prison for less than 12 months. Most of the inmates are not in a state of depression, anxiety, or stress. In conclusion, mental health screening activities for inmates of the institution penitentiary should be routinely done to prevent more severe mental disorders.
UU No. 6 Tahun 2023 dan Iklim Investasi Indonesia Karim, Abdul; Mutiara, Upik; Jiriadana, Teenu Chandra; Swastika, Kadek; Hartanto, Erlin Veronica
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1606

Abstract

UU No. 6 of 2023 merepresentasikan sebuah terobosan deregulasi dalam kebijakan investasi Indonesia. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas UU ini sebagai instrumen reformasi regulasi dalam memperbaiki iklim investasi nasional. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan statuta, menganalisis materi muatan UU serta data sekunder dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU ini berperan sebagai katalis signifikan yang salah satu terobosannya adalah mengenalkan sistem Online Single Submission (OSS), yang mentransformasi layanan perizinan dari model birokratis konvensional menuju digital terintegrasi. Inovasi ini berhasil memangkas waktu dan biaya perizinan, serta menciptakan kepastian hukum yang lebih baik bagi investor. Secara empiris, reformasi ini berkontribusi pada peningkatan realisasi investasi dan peringkat kemudahan berusaha Indonesia. Namun, studi juga mengidentifikasi tantangan implementasi, terutama terkait kapasitas kelembagaan di tingkat daerah, koordinasi antarinstansi, dan konsistensi penafsiran aturan. Disimpulkan bahwa keberhasilan UU No. 6 Tahun 2023 terletak pada kemampuannya menciptakan fondasi hukum bagi tata kelola investasi yang lebih efisien, meskipun efektivitas jangka panjangnya bergantung pada konsistensi implementasi dan harmonisasi regulasi di tingkat teknis.
Co-Authors Abdul Karim Abdulhadi FA Adiputra, I Komang Hotra Akira Ito Anak Agung Ayu Mirah Adi Ariwati, Luh Ariwati, Ni Luh Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Damayanti, Putu Asri Daondy Friarsa Soeharto Dewa Ayu Agus Sri Laksmi Divya Nirmala, Putu Ayu Fitri N, Moh. Yasin Fuad Adi Rosyadi Hartanto, Erlin Veronica Hidajati, Sri I Gede Mahardika I Gusti Agung Ayu Chintya Cahyarini I Gusti Agung Dwi Putri Anjani I Gusti Kamasan Arijana I Ketut Tunas I Made Damriyasa I Made Dwinata I Made Putra I Made Sudarmaja I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Putu Dodik Supartha Ida Ayu Dewi Wiryantini Ida Ayu Ide Larassanthi Pratiwi Ida Bagus Made Oka Ida Bagus Putra Adyatma Isyaputri, Rahmadany Ivy Cerelia Valerie Jevon Indra Susanto Jiriadana, Teenu Chandra Kadek Karang Agustina kumara, i made bagus bayu L. Ariwati Latifa, Kurnia Dwi Luh Ariwati Luh Dewi Anggreni Maretta Rosabella Purnamasari Maretta Rosabella Purnamasari Maria Krishnandita Munehiro Okamoto N.L Ariwati N.L.P.E. Diarthini Ni Luh Ariwati Ni Luh Ariwati Ni Luh Komang Sumi Arcani Ni Luh Putu Eka Diarthini Ni Luh Putu Eka Diarthini, Ni Luh Putu Eka Ni Made Pasmiati Setyaningsih Ni Nyoman Agustianingsih Ni Putu Akopita Devi Ni Putu Ayu Elistya Ning Purwani Ni Putu Tamara Bidari Suweta Nyoman Sadra Dharmawan P.A.A. Damayanti Pratisthita Sukadana, I Made Ananda Prajna Purantara, Anak Agung Gede Wiweka Winahya Putu Ari Paramitha Widiani Putu Ayu Asri Damayanti Putu Ayu Larasati Putu Bagus Onicha Baskaranatha Putu Sutisna Sari, Komang Ayu Kartika Shabrina Inderjit Stan ley Sukmawati Basuki Toni Wandra Upik Mutiara Wulanyani Wulanyani