Leersia Yusi Ratnawati
Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember Jln. Kalimantan 37, Jember 68121

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Business Sector Engagement in Pentahelix Colaboration for Stunting Reduction: A Qualitative Study in Jember Regency Prasetyowati, Irma; Wahyu Ningtyias, Farida; Ratnawati, Leersia Yusi; Bumi, Candra; Nurika, Globila; Haryanik, Meilinda Alya' Putri
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. SI1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.ISI1.2026.106-114

Abstract

Background: Stunting is a persistent public health issue in Indonesia, with long-term effects on children's physical and cognitive development. In 2023, Jember Regency recorded the highest stunting prevalence in East Java at 29.7%. Objective: To examine the role of the business sector in efforts to reduce stunting in Jember within the Pentahelix collaboration model. Methods:  This study employed a qualitative case study design using in-depth interviews and focus group discussions. Data were analyzed using Buse, Mays, and Walt’s policy implementation framework (Buse, Mays, & Walt, 2012), which focuses on context, content, process, and actors. This framework was chosen because it provides a comprehensive approach to understanding how policies are implemented through multi-actor collaboration, making it relevant for analyzing the Pentahelix model in stunting reduction efforts. Results: Findings indicate that businesses contribute significantly through Corporate Social Responsibility (CSR) initiatives, including Posyandu activities, nutrition support, and economic empowerment programs for mothers in areas with high rates of stunting. Coordination with health offices is based on local data, ensuring interventions are targeted and effective. The CSR Forum serves as a platform for aligning business efforts with public health goals. Businesses are also engaged in monitoring and evaluation through regular reporting from health facilities. Conclusion: Active engagement of the business sector through CSR initiatives strengthens stunting reduction efforts by supporting government and community programs. Integrating business participation into health promotion practice enhances sustainability, coordination, and long-term impact on child health and nutrition.
Analisis Efektivitas Kelas Ibu Hamil dalam Upaya Peningkatan Cakupan K6 Berdasarkan Pendekatan Sistem di Puskesmas Kabupaten Bondowoso Afifah Faza Maulidha; Leersia Yusi Ratnawati; Nuryadi Nuryadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53933

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan kelas ibu hamil dalam upaya peningkatan cakupan kunjungan antenatal enam kali (K6) berdasarkan pendekatan sistem di Puskesmas Kabupaten Bondowoso. Latar belakang penelitian didasarkan pada belum tercapainya target cakupan K6 serta rendahnya partisipasi ibu hamil dalam kegiatan kelas ibu hamil. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi meliputi seluruh unit kelas ibu hamil di 25 Puskesmas Kabupaten Bondowoso sebanyak 219 unit dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi komponen input 5M (Man, Money, Method, Materials, dan Machine), sedangkan variabel dependen adalah efektivitas kelas ibu hamil yang diukur berdasarkan pencapaian proses POAC terhadap output cakupan K6. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan seluruh komponen input 5M berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kelas ibu hamil (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya dan proses pelaksanaan yang terintegrasi berperan penting dalam mendukung efektivitas kelas ibu hamil sebagai upaya peningkatan cakupan K6. Kata Kunci: kelas ibu hamil, efektivitas program, pendekatan sistem, K6