Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan melalui Program Desa Damai Wahid Foundation di Kelurahan Pengasinan Kota Depok Aini, Mutia; Tasman, Tasman
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 28, No 1 (2024): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v28i1.42862

Abstract

Women are important actors in creating inclusive peace. However, the potential and contribution of women in peace is often ignored. Women are also a vulnerable group in conflicts of intolerance and violent extremism. Based on this, the Wahid Foundation, supported by United Nations Women, created the Peaceful Village program by approaching it through women's empowerment. The aim of this research is to describe the results of women's empowerment carried out by the Damai Pengasinan Village under the guidance of the Wahid Foundation. This research uses a qualitative research approach with descriptive research type. Data collection techniques in this research used observation, interview and documentation study techniques. The results of this research show that the results of empowerment, namely increasing income, increasing insight, critical awareness for handling conflict resolution, and the benefits of women's participation in development at the sub-district level can be felt by women in the Pengasinan sub-district, Depok City.
Narasi Islamisme Dan Politik Identitas: Pola Penyebaran dan Islam Radikal di Wilayah Lampung Tasman, Tasman; A.V, Lazuardi
Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Vol 28, No 2 (2024): Dakwah: Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dakwah.v28i2.42869

Abstract

This article discusses the spread of Islamism in Lampung Province. In the research, it was found that the narrative of Islamism, which uses violence such as suicide bombings, was rejected by the informants interviewed in Lampung. The research uses observation and interview methods, the potential for violence comes from other very potential issues; namely the strengthening of ethnic identity and mixing with religious identity between immigrant groups (transmigrants) and local indigenous residents which ends in conflict between groups, the issue of robbery which is more motivated by socio-economic factors. The issue of radicalization of religious groups is caused by loose cultural ties between ethnic groups and other local issues such as regional elections and local political struggles. These issues have resulted in a lot of social violence, mass judgment, clashes between teenagers, and clashes between villages, which started from trivial problems such as problems, theft, and women. These themes are current in society and tend to lead to ethno-centrism. Because Lampung has a long history of transmigration, the presence of migrant communities through an imperfect assimilation process causes the weakening of social ties and solidarity between cultures, triggering the emergence of radicalism. Religion is often used as a justification for ongoing conflicts. Therefore, the argument for the emergence of radicalism and terrorism has a special character for the context of Lampung society.
Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga Lansia dengan Kunjungan Posyandu Lansia di Kelurahan Anduring Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Novita, Marisa; Efitra, Efitra; Bahar, Idrawati; Tasman, Tasman; Suhaimi, Suhaimi
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 1 No.2 November 2023
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

community, especially the elderly. Data from DKK Padang in 2020, Ambacang Community Health Center had the lowest coverage of elderly health services, namely (4.3%), the achievement target was (45%). The aim of this research is to determine the relationship between the level of knowledge, attitudes and family support for the elderly and visits to the Posyandu for the elderly in Anduring Village, Ambacang Health Center Working Area, Padang City in 2022. The design of this research is a cross sectional study. The research was conducted from January to June 2022. The population was 183 elderly people who visited the eight Posyandu for the Elderly in Anduring Village in the last 3 months (January to March 2022). The sample was 65 elderly people taken proportionally using accidental sampling technique. Data collection was carried out by questionnaire. Univariate data analysis with descriptive statistics in the form of frequency distribution. Bivariate analysis with Chi-square test. The research results showed that 49.2% of the elderly's knowledge was poor, 43.1% of the elderly's attitudes were negative, 44.6% of the elderly did not receive family support and 70.8% of the elderly visited the Elderly Posyandu regularly. There is a relationship between knowledge (p =0.024), attitude (p =0.017) and family support for the elderly (p =0.006). It is recommended for Community Health Center officers, especially nurses, to increase health promotion efforts about the importance of Posyandu for the Elderly by involving families with elderly people so as to increase visits by the elderly to Posyandu for the Elderly.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kenakalan Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang Aprilia, Feby; Renidayati, Renidayati; Herwati, Herwati; Sasmita, Heppi; Tasman, Tasman
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 2 No.1 Mei 2024
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jkpm.v2i1.1470

Abstract

Angka kenakalan remaja mengalami peningkatan 0,70% dapat dilihat dari tingginya kenakalan remaja seperti membolos, merokok, berkelahi, dll. Kenakalan remaja dipengaruhi beberapa factor yaitu keluarga, teman sebaya yang kurang baik, lingkungan tempat tinggal serta kecerdasan emosional yang rendah. Kecerdasan emosional mampu mengendalikan remaja dengan baik untuk membangun diri sendiri ,memahami diri sendiri dan hubungan interpersonal yang baik dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober 2022-Juni 2023 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang. Desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada yaitu 481 orang dan sampel 83 orang menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan google form. Analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan remaja mengalami kecerdasan emosional rendah (53,0%) dan remja mengalami kenakalan remaja tinggi (54,2%) ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang dengan nilai (p-Value 0,012). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan melalui Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 padang pada guru Bimbingan konseling (BK) memberikan edukasi tentang cara mengatasi kenakalan remaja dengan meningkatkan kecerdasan emosional dengan cara mendorong siswa berfikir positif dan melatih cara berhubungan baik dengan orang lain.
Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Bank Digital Tasman, Tasman; Ulfanora, Ulfanora
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.962

Abstract

Perbankan merupakan salah satu industri jasa keuangan yang memegang peranan penting dalam hal meningkatkan kegiatan perekonomian. Perkembangan ekonomi justru memaksa perbankan untuk terus melakukan inovasi terutama ke ranah digitalisasi. Era digitalisasi telah menempatkan peran teknologi informasi dan komunikasi di pada posisi yang amat strategis karena menghadirkan suatu dunia tanpa batas, jarak, ruang, dan waktu, yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan efisiensi. Pengaruh globalisasi dengan penggunaan sarana teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola hidup masyarakat, dan berkembang dalam tatanan kehidupan baru serta mendorong terjadinya perubahan sosial, ekonomi, budaya, keamanan, dan penegakan hukum. Tingkat keamanan Bank Digital tersebut masih menjadi pertanyaan, bentuk pengawasan pada uji dan standar pelaksanaan dibutuhkan guna menghindari hal-hal yang dapat merugikan berbagai pihak. Penelitian ini akan menjawab permasalahan hukum untuk menemukan suatu solusi demi kepentingan nasabah yaitu, pertama Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum (doctrinal research) dengan pendekatan undang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Perlindungan nasabah atas layanan perbankan digital dapat dilakukan dengan mencegah atau menanggulangi keadaan yang tidak diharapkan nantinya oleh nasabah yang masih berdasarkan ketentuan perlindungan nasabah perbankan digital masih sama dengan perbankan konvensional. Upaya hukum nasabah pada bank digital tidak ada perbedaan dan sama seperti penyelesaian sengketa konsumen pada bank umum lainnya yang telah diatur. Pengembalian nilai kerugian terhadap nasabah bank digital masih mengacu pada ketentuan Pasal 7 huruf f UU Nomor 8 Tahun 1999 yang menjelaskan bahwa “pelaku usaha berkewajiban untuk memberi kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian, dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan.
Metode Bimbingan Wisata Religi Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Nabila, Salsa; Tasman, Tasman
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24383

Abstract

Metode bimbingan wisata religi ziarah makam wali sebagai salah satu metode bimbingan pada jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan sikap sosial jama’ah melalui metode bimbingan wisata religi yang terbagi menjadi dua tahapan yakni pra keberangkatan dan pelaksanaan wisata religi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini dihasilkan dari wawancara, observasi, dokumentasi serta buku-buku yang relevan dengan tema penelitian untuk mendukung dan melengkapi data-data di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan informan yang terdiri dari 1 orang pengurus yayasan, 2 orang pembimbing dan 8 orang jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa melalui metode bimbingan wisata religi pada ziarah makam wali terdapat perubahan sikap sosial yang signifikan pada jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman. Perubahan sikap sosial jama’ah merujuk kepada sifat para wali. Hal ini ditandai dengan adanya perubahan sikap jama’ah menjadi pribadi yang selalu bermuhasabah dan taat dalam beribadah, saling menghargai dan mengasihi kepada non muslim serta aktif mengikuti kegiatan pengajian yang bersifat sosial dengan turut hadir serta berkontribusi disetiap kegiatannya.
Praktik Pandangan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat terhadap Praktik Sedekah dari Sumber Rezeki yang Tidak Biasa di Desa Mojopuro Riska Dewi Andriyani; Kholifah Kholifah; Ridho Maulana Apriandi; Tasman Tasman
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2336

Abstract

This study examines the views of community and traditional leaders on the practice of giving alms derived from unusual sources of income in Mojopuro Village. The tradition of giving alms in Mojopuro has strong cultural roots and social values, reflecting a blend of Islamic teachings and local wisdom. However, historically, almsgiving has sometimes come from less than halal sources, such as gambling proceeds, which were once considered commonplace due to limited religious understanding. This study employed a descriptive qualitative method, using interviews with community and traditional leaders as key informants. The results show a significant shift in how the community interprets almsgiving. Religious leaders now emphasize the importance of halal sources of income and sincere intentions in giving, while traditional leaders emphasize social values such as mutual cooperation and caring for others. This transformation reflects a shift from traditional practices to a deeper religious understanding, without diminishing the values of togetherness that are characteristic of Mojopuro. Thus, the tradition of giving alms in Mojopuro is not only a form of worship but also a means of fostering morality and social solidarity that persists amidst changing times
Implementasi Nilai-Nilai Kesehatan dan Produktivitas pada Generasi Z melalui Edukasi Interaktif dan Pembinaan Karakter di SMK 02 PGRI Jatiroto Karin Ardelia Araminta; Alfiyyah Alfiyyah; Hasna Nur Adilah; Tasman Tasman
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v2i4.2320

Abstract

This community service research was motivated by the significant challenges faced by Generation Z in maintaining a balance between physical and mental health and productivity in the digital age. The increasing prevalence of mental health disorders and declining discipline among adolescents are important indicators of the need for character building integrated with health education. This study uses a descriptive qualitative approach to describe in depth the process of implementing health and productivity values through observation, interviews, and documentation of activities at school. The results show that interactive education approaches are effective in increasing students' awareness of healthy lifestyles, time management, and personal responsibility. Activities such as thematic education, congregational prayers, and reflective classes serve as a platform for building productive character that emphasizes balance between spiritual, social, and academic aspects. Students showed positive changes in behavior, such as increased regularity in studying, awareness of maintaining cleanliness, and the ability to manage stress and time more effectively. In conclusion, character building based on health and productivity values has a significant impact on shaping a resilient, disciplined, and competitive young generation, and can be used as a model for character education development in Indonesian vocational schools.