Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 BANJARMASIN KASYPUL ANWAR; GUSTI IRHAMNI
GANEC SWARA Vol 15, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Mahasaraswati Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v15i1.196

Abstract

     Improving the quality of education is largely determined by the quality of learning. In this case, the teacher participates in efforts to improve the quality of learning. Teachers should play an active role and position themselves as professional educators. One of the learning methods that can be applied is the GQGA learning method. The GQGA (Giving Question and Getting Answers) method is a method that involves students in repeating the subject matter that has been studied. This research is an experimental study with a randomized pre and post-test control group design. Each group consisting of 10 people, namely the Treatment Group and the Control Group.     The results show that (1) the process of implementing the cooperative learning model type Giving Question and Getting Answer to improve the Social Science Learning Outcomes in Junior High School 6 Banjarmasin is carried out by evaluating the learning outcomes for 6 weeks of learning; (2) The application of the cooperative learning model of the Giving Question And Getting Answer type can significantly improve the learning outcomes of Social Sciences in Students of 6 Banjarmasin Junior High Schools.
PENGEMBANGAN PRODUK EKONOMI KREATIF KAIN SASIRANGAN DAN PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK KOTA BANJARMASIN SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA kasypul Anwar kasypul; Gt. Irhamni Gt. Irhamni
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH EKONOMI BISNIS
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.713 KB) | DOI: 10.35972/jieb.v6i1.310

Abstract

Abstract: The objectives of this research are (1) To find out, study and analyze the development of creative economy products in Sasirangan fabric in the city of Banjarmasin. (2) To find out, study and analyze the application of integrated marketing communication strategies in Sasirangan fabric creative economy products in Banjarmasin City. (3) To find out, study and analyze the attractiveness of the city of Banjarmasin as a tourism destination from the perspective of tourists. (4) To find out, study and analyze how much influence the sasirangan fabric creative economic product development and the application of integrated marketing communication strategies to the attractiveness of Banjarmasin City as a tourism destination. This study uses an explanatory survey method, because it will explain the relationship between the variables studied. While the type of relationship between variables used in this study is causality, that is, the independent variable / independent variable influences the dependent variable / dependent variable. the results showed that in general the integrated marketing communication strategy in the creative economy products in the City of Banjarmasin had been implemented well. This can be seen from the majority of respondents' answers that stated agreed with the questions asked. But of the four factors forming integrated marketing communication, aspects of public relations and publicity and advertising are the forming factors that have the most powerful role and have been implemented quite well. This means that as a whole the management of tourism and the creative economy tourism industry has conducted a series of promotions to introduce what is owned by all prospective tourists through various media. Keywords: Product, Strategy, Marketing, Competitiveness.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGURANGI PERILAKU SELF INJURY PADA PESERTA DIDIK KELAS VII F DI BANJARMASIN Mega Normanisa; Kasypul Anwar; Nurul Auliah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.351 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2205

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena self injury yang ditemukan di SMP Negeri 21 Banjarmasin adalah beberapa individu yang mengiris lengan mereka dengan silet ataupun pecahan kaca dan membentuknya seperti sayatan-sayatan atau seperti huruf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar perilaku Self Injury pada peserta didik sebelum dan sesudah diberikan layanan dan juga untuk mengetahui keefektifan layanan konseling kelompok dengan teknik Rational Emotive Behavior Therapy.Penelitian menggunakan pre-eksperimental design yaitu one-group pretest dan posttest design. Prosedur penelitian pretest-treatment-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel 8 responden dari 30 populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pengukuran melalui angket.Validitas angket menggunakan Pearson Correlation dan reliabilitas menggunakan alpha cronbach. Teknik analisis data menggunakan hitungan statistik deskriptif, dan uji wilcoxon dengan aplikasi IBM SPSS Statistik 25. Hasil pretest ditemukan 8 peserta didik dengan skor tinggi. Hasil posttest peserta didik ada penurunan skor dari 8 peserta didik. Perhitungan uji wilcoxon pada data keseluruhan diperoleh nilai signifikansi (Sig). Sebesar 0,005 kurang dari 0,05. Hal ini berarti ada pengaruh dari layanan konseling kelompok dengan teknik Rational Emotive Behavior Therapy. Saran, Bagi guru BK agar menerapkan konseling kelompok dengan teknik REBT. Bagi peserta didik agar tidak memendam masalah sendiri. Bagi peneliti agar menggunakan waktu sebaik-baiknya.  _________________________________________________________This research is motivated by the phenomenon of self injury found in SMP Negeri 21 Banjarmasin. Some individuals slice their arms with razor blades or broken glass and form them like cuts or letters. The purpose of this study was to determine how much self-injury behavior in students before and after services were provided and also to determine the effectiveness of group counseling services with Rational Emotive Behavior Therapy techniques. The study used a pre-experimental design namely one-group pretest and posttest design. Pretest-treatment-posttest research procedure. The sampling technique uses purposive sampling. Sample 8 respondents from 30 populations. Data collection techniques using a measurement scale through a questionnaire. Questionnaire validity using Pearson Correlation and reliability using alpha cronbach. Data analysis techniques used descriptive statistical calculations, and Wilcoxon test with the application of IBM SPSS Statistics 25. The results of the pretest were found 8 students with high scores. Posttest results of students there is a decrease in the score of 8 students. Wilcoxon test calculations on the overall data obtained significance value (Sig). For 0.005 is less than 0.05. This means that there is an influence of group counseling services with Rational Emotive Behavior Therapy techniques. Suggestion, for BK teachers to apply group counseling with REBT techniques. For students not to bury their own problems. For researchers to make the best use of time
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEJUJURAN SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 17 BANJARMASIN Mahfuzhatun Nisa; Kasypul Anwar; Nurul Auliah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.594 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.2184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya siswa kelas VII A yang berperilaku tidak jujur, baik kepada guru maupun terhadap sesama siswa, seperti berbohong, mencontek, dan tidak membaca saat literasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kejujuran siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dan untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan kejujuran siswa. Metode penelitian kuantitatif dengan desain experiment one group pretest and posttest. Populasi sebanyak 29 orang dan sampel sebanyak 8 orang. Hasil penelitian skor siswa sebelum diberikan layanan berada dalam kategori rendah dan setelah diberikan layanan berada dalam kategori sedang. Hasil uji hipotesis sig 0,05 > 0.012, jadi Ha diterima dan Ho ditolak maka layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kejujuran siswa kelas VII A SMP Negeri 17 Banjarmasin. Saran bagi guru BK untuk menerapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam sesi pembelajaran. Bagi siswa dapat membudayakan kejujuran dalam kehidupan. Bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan waktu dengan baik. ________________________________________________________ This research is motivated by the existence of class VII A students who behave dishonestly, both to the teacher and to fellow students, such as lying, cheating, and not reading during literacy. to find out the effectiveness of group guidance services with sociodrama techniques in improving student honesty. Quantitative research methods with one group pretest and posttest experimental design. The population is 29 people and the sample is 8 people. The results of the study scores of students before being given services are in the low category and after being given services are in the medium category. Hypothesis test results sig 0.05> 0.012, so Ha is accepted and Ho is rejected, the group guidance service is effective in improving the fairness of Grade VII A students of SMP Negeri 17 Banjarmasin. Suggestions for BK teachers to implement group guidance services with sociodrama techniques in learning sessions. For students to be able to cultivate honesty in life. For future researchers to be able to use time well.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF-CONCEPT TERHADAP SISWA PERINGKAT AKHIR KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 BANJARMASIN Muzdalifah Muzdalifah; Kasypul Anwar; Nurmiati Nurmiati
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 1 (2021): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.96 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i1.2206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1)motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sebelum diberikan layanan (2)motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sesudah diberikan layanan (3)efektivitas layanan konseling kelompok teknik self concept untuk meningkatkan motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin. Penelitian kuantitatif ini bersifat eksperimen, one group pretest-posstest design dengan purposive sampling yaitu 8 siswa peringkat akhir. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sebelum diberikan layanan berada dalam kategori rendah dengan skor rata-rata 127,75 (2) motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin sesudah diberikan layanan berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 177,8 (3)layanan konseling kelompok teknik self concept untuk meningkatkan motivasi belajar siswa peringkat akhir kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin adalah efektif, dilihat dari perbedaan selisih rata-rata sebesar 51,25. Uji wilcoxon juga menunjukkan nilai Z sebesar -2.521 dengan pvalue (Asymp Sig 2 tailed) 0,012 dimana kurang dari batas kritis penelitian =0,05 yang berarti Ha diterima dan terdapat perbedaan bermakna antara pretest-posttest._______________________________________________________________This study aims to find out: (1) students' learning motivation in the final grade VIII class at SMP Negeri 1 Banjarmasin before being given a service (2) student learning motivation in the final class VIII grade at SMP Negeri 1 Banjarmasin after being given services (3) the effectiveness of technical group counseling services self-concept to improve student motivation in the final grade VIII grade at SMP Negeri 1 Banjarmasin. This quantitative research is experimental, one group pretest-posstest design with purposive sampling that is 8 students ranked last. The data collection method uses observation and learning motivation questionnaire. Data analysis using descriptive statistics and Wilcoxon test. The results showed that: (1) the learning motivation of students in the final grade VIII at SMP Negeri 1 Banjarmasin before being given services was in the low category with an average score of 127.75 (2) the learning motivation of students at the end of class VIII in SMP Negeri 1 Banjarmasin after being given a service that is in the high category with an average score of 177.8 (3) self-concept technique group counseling services to increase students' learning motivation in the final grade VIII grade at SMP Negeri 1 Banjarmasin is effective, seen from the difference in the average of 51 25 years old. Wilcoxon test also showed a Z value of -2.521 with pvalue (Asymp Sig 2 tailed) 0.012 which is less than the critical limit of research a = 0.05 which means Ha is accepted and there are significant differences between pretest-posttest.
PELAKSANAAN MANAJEMEN PROSES PEMBELAJARAN DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR Kasypul Anwar
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 1, No 2 (2015): December, 2015
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v1i2.365

Abstract

Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan,  proses pembelajaran memiliki peran yang sangat penting. Sebab, bagaimanapun idealnya standar isi dan standar kopetensi lulusan serta standar-standar lainnya, tanpa didukung oleh standar proses yang memadai, maka standar-standar tersebut tidak akan memiliki nilai. Dalam konteks itulah standar proses pembelajaran merupakan hal yang harus mendapat perhatian. Dalam proses tersebut diperlukan guru yang memberikan keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik. Implikasi dari prinsip ini adalah pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran.Berkaitan dengan prestasi belajar, maka secara substantif peningkatannya harus dipusatkan pada proses pendidikan, proses pendidikan yang paling dominan berpengaruh adalah binaan kegiatan belajar mengajar dan berbagai komponen pendukungnya, yaitu manajemen pendidikan, profesionalisme guru, buku dan sarana belajar, penampilan dan fisik sekolah serta partisipasi masyarakat, karena penyelenggaraan proses belajar mengajar merupakan kunci implementasi dalam menghasilkan pendidikan bermutu.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGATASI PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 4 ALALAK BARITO KUALA Rus Diana; Kasypul Anwar; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.227 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2270

Abstract

Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana Efektifitas Konseling Kelompok untuk mengatasi tingkat perilaku menyontek siswa di SMP Negeri 4 Alalak Barito Kuala.Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design yaitu subject design (SSD). Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian sebanyak 11 siswa yang dimana masing-masing siswa memiliki tingkat perilaku menyontek yang tinggi. Teknik Pengambilan sampel menggunkaan purposive sampling. Populasi sebanyak 90 orang siswa dan ditarik sampel sebanyak 30 orang siswa dan mendapatkan 11 Responden. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran skala perilaku menyontek dan hasil observasi. Data yang diolah dengan menggunkan hitungan statistik deskriptif dan uji wilcoxon dengan aplikasi IBM SPSS Statistik versi 25Hasil awal yang diketahui ada 11 orang siswa dengan skor perilaku menyontek yang tinggi. Dan setelah diberikan layanan 11 orang siswa mengalami penurunan skor. Dari perhitungan uji wilcoxon pada data keseluruhan siswa memperoleh Ztabel untuk zig 0,003 dan Zhitung sebesar -2,937 sehingga, dengan konseling kelompok secara signifikan dapat mengurangi perilaku menyontel siswa di SMP Negeri 4 Alalak di Barito Kuala
Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management di SMP Negeri 4 Murung Pudak rosa siti roseha nuraini; Kasypul Anwar; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.335 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i1.2495

Abstract

ABSTRAKMelalui penelitian ini dengan harapan agar dapat mengetahui seberapa besar situasi motivasi malas belajar siswa sebelum mendapatkan layanan konseling kelompok teknik self-management. Seberapa besar pengaruh layanan konseling kelompok teknik self-management dalam meningkatkan motivasi malas belajar siswa di SMP Negeri 4 Murung Pudak. Metode penelitian ini, yaitu menggunakan desain peneliti pre experimental design dalam desain one group pre test and post test. Proses analisis data yaitu menganalisis data yang sudah terkumpul dengan menggunakan perhitungan analisis statistik non parametrik uji wilcoxon dan analisis deskriptif persentase.Dalam penelitian ini populasi yaitu keseluruh siswa pada kelas VIII di SMP Negeri 4 Murung Pudak yang berjumlah 20 siswa. Subjek pada penelitian ini tertuju pada siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Murung Pudak. Teknik sampling purposive, penelitian menggunakan teknik angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus yakni uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, maka nilai Z yang didapat sebesar -3.920 dengan p value (Asymp). Sig 2 tailed) sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian 0,05 sehingga dapat ditarik keputusan dari hipotesis yakni dengan rumus H1 diterima atau yang artinya adanya perbedaan yang bermakna diantara kelompok pada hasil sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik self-management.
Implementasi dan Relevansi Kebijakan Dalam Pemerataan Pendidikan: Studi Literatur Pelayanan Publik Kasypul Anwar
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 13 No. 3 (2022): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/coopetition.v13i3.2496

Abstract

Every development of a country inevitably goes through a series of policies that must be implemented, including in the field of education. This study aims to collect evidence from scientific studies on the suitability of educational policy formulation with actual implementation. A series of related literature searches across various journals, publications, books and websites actively addresses educational policy and practice issues to support this research. We can use this data as study data after going through a series of studies related to the critical assessment data coding system and conclude after an in-depth interpretation of the data using a phenomenological approach. The data is completely valid and up-to-date. Based on the results of the research and discussion of this research, it can be concluded that the implementation of education policy is an action that is closely related to the way education is carried out with full responsibility, accountability in accordance with its duties. programmed by the constitution to improve the quality and accountability of education. The results of this study are expected to be an important input for efforts to develop similar research in future research activities.
Hubungan Sertifikasi Kepuasan Kerja dan Pembinaan Profesionalisme dengan Manajemen Kinerja Guru BK SMP di Kecamatan Kelua Pugaan dan Banua Lawas Noor Dewi Yudiyawaties; Kasypul Anwar; Muhammad Yuliansyah; Jarkawi Jarkawi
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v1i2.1551

Abstract

Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan (1) Sertifikasi Guru BK dengan manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, (2) Hubungan kepuasan kerja Guru BK terhadap manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, (3) Hubungan Profesionalisme Guru BK dengan manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, dan (4) hubungan secara bersama Sertifikasi guru, Kepuasan kerja dan Pembinaan Profesionalisme berhubungan signifikan terhadap Manajemen Kinerja Guru BK SMP di Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas. Methodology: Penelitian ini merupakan Kuantitatif. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan dan mencari hubungan dari sejumlah variabel penelitian yang ada. Pada penelitian ini populasinya adalah 11 guru PNS di 10 SMP Di Kecamatan Kelua Pugaan Dan Banua Lawas pada tahun 2022. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling dengan N (populasi) 11 orang, sehingga didapat S (sampel) ialah 11 orang. Peneliti menggunakan skala Likert untuk teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Peneliti menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk pengujian instrumen dan uji normalitas. Analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan statistic regre4si linier sederhana. Results: Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh parsial variabel sertifikasi (X1) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih besar dari taraf signifikan (0,018 < 0,05) . (2) Terdapat pengaruh parsial variabel Kepuasan kerja (X2) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih besar dari taraf signifikan (0,009 < 0,05) (3) Terdapat pengaruh parsial Pembinaan Profesionalisme (X3) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan (0,001< 0,05) (4) Terdapat pengaruh simultan (bersama-sama) antara sertifikasi, Kepuasan kerja dan pembinaan profesionalisme terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan (0,004<0,05).