Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAN 3 dan SMKN 3 Banjarbaru Kalimantan Selatan Muhammad Ihsan; Jarkawi Jarkawi; Muhammad Yuliansyah; Kasypul Anwar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.995 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7625002

Abstract

This study aims to find out: (1) the principal's steps in preparing a work plan in an effort to influence teachers and staff to want to work together so that they want to take actions and actions in achieving common goals, (2) the principal's activities in implementing work plans, evaluation activities and monitoring, and (3) factors that support and hinder school principals in leading SMAN 3 and SMKN 3 Banjarbaru. This research is a descriptive qualitative research, namely research that seeks to capture symptoms holistically and contextually through collecting data from the subjects studied as a direct source with the researcher's own key instruments, namely the researcher is a planner, executor of data collection, analysis, data interpreter, and in the end he becomes a reporter. the results of the research. The results of the research show that: The preparation of work plans for school principals in an effort to guide teachers and education personnel staff in their implementation takes action in achieving a common goal, namely implementing school-based management in improving the quality of education focusing on the management aspects of planning, organizing, implementing and supervising. Implementation (MBS) in improving the quality of education for the two schools in addition to paying attention to students, also to guardians of students, especially those who are members of the school committee. The principal in carrying out evaluation and monitoring of integrated activities for teachers and education staff and students is in the position they should be, namely carrying out their duties with full responsibility to achieve common goals in improving the quality of education in schools.
PELATIHAN IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR DI PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWIR BARITO KUALA Muhammad Yuliansyah; Kasypul Anwar
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 8: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu pengetahuan semakin berkembang dari masa ke masa. Perkembangan ilmu pengetahuan ini mendukung untuk terciptanya teknologi-teknologi baru yang menandai adanya kemajuan zaman. Hingga kini, teknologi yang berkembang sudah memasuki tahap digital. Termasuk di Indonesia, setiap bidang sudah mulai memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan, termasuk juga di bidang pendidikan. Sebagai suatu identitas yang terkait dalam budaya dan peradaban manusia, pendidikan diberbagai belahan dunia mengalami perubahan sangat mendasar dalam era globalisasi. Ada banyak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa dinikmati umat manusia. Namun sebaliknya, kemajuan tersebut juga beriringan dengan kesengsaraan banyak anak manusia, apalagi dalam era globalisasi sekarang ini.
PENGARUH KREATIVITAS GURU DAN E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SMPN 14 KOTA BANJARMASIN Muhammad Yuliansyah; Kasypul Anwar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22486

Abstract

Berbicara masalah guru yang baik dalam konotasi kualitas pribadi ( agood teacher), atau guru yang berhasil (a successfull teacher), dan ada pula yang berbicara tentang guru yang efektif (an effective teacher). Sekarang perlu memahami citra atau profil seorang guru, mengetahui statusnya di tengah masyarakat pendidikan yang selalu berubah secara tiba tiba dan mengejutkan sehingga menempatkan peranan guru sebagai agen perubahan dan mengembangkan tanggung jawab secara moral serta berkomitmen dan abstraksi yang tinggi dalam melakukan misi mendidiknya. Aspek kinerja guru, hasil survey awal menunjukkan bahwa kurangnnya (prestasi kerja, kemampuan kerja, penampilan kerja, produksi kerja, rendahnya disiplin kerja, rendahnya kreativitas) sebagai indikator yang terlihat waktu itu adalah tingkahlaku atau perbuatan yang tampak dari guru-guru kurang menunjukkan kinerja yang seharusnya.
PENGARUH KREATIVITAS GURU DAN E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SMPN 14 KOTA BANJARMASIN Muhammad. Yuliansyah; Kasypul Anwar Anwar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22559

Abstract

Berbicara masalah guru yang baik dalam konotasi kualitas pribadi ( agood teacher), atau guru yang berhasil (a successfull teacher), dan ada pula yang berbicara tentang guru yang efektif (an effective teacher). Sekarang perlu memahami citra atau profil seorang guru, mengetahui statusnya di tengah masyarakat pendidikan yang selalu berubah secara tiba tiba dan mengejutkan sehingga menempatkan peranan guru sebagai agen perubahan dan mengembangkan tanggung jawab secara moral serta berkomitmen dan abstraksi yang tinggi dalam melakukan misi mendidiknya. Aspek kinerja guru, hasil survey awal menunjukkan bahwa kurangnnya (prestasi kerja, kemampuan kerja, penampilan kerja, produksi kerja, rendahnya disiplin kerja, rendahnya kreativitas) sebagai indikator yang terlihat waktu itu adalah tingkahlaku atau perbuatan yang tampak dari guru-guru kurang menunjukkan kinerja yang seharusnya.
PELATIHAN DIGITALISASI LAYANAN PAUD MENGGUNAKAN METODE KREATIF DI KOTA BANJARMASIN Kasypul Anwar; Muhammad Yuliansyah; Jarkawi Jarkawi
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3: September 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i3.899

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini dapat diselenggarakan dalam berbagai bentuk, salah satu di antaranya adalah Kelompok Bermain. Kelompok Bermain adalah salah satu bentuk PAUD pada jalur pendidikan nonformal yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus program kesejahteraan bagi anak sejak lahir sampai dengan enam tahun. Pendidikan yang diberikan pada program PAUD termasuk di Kelompok Bermain adalah dengan pemberian stimulasi atau rangsangan yang menyentuh semua aspek perkembangan seperti moral dan nilai agama, kognitif, sosial emosional, seni dan bahasa. Dengan canggihnya teknologi informasi di era modern saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan manusia. Salah satunya adalah terjadinya perubahan pola hidup dan kebiasaan. Keberadaan teknologi kini dijadikan sebagai platform dalam melakukan kegiatan secara digital, mulai dari berkomunikasi, transaksi keuangan, bepergian, hingga berbelanja kebutuhan sehari–hari. Teknologi tidak lagi dianggap sebagai alternatif untuk memudahkan pekerjaan manusia, namun telah menjadi opsi utama dalam melakukan kegiatan. Saat ini guru berada di era digital, semua aktivitas pendidikan bahkan sendi-sendi kehidupan tidak lepas dari pemanfaatan teknologi digital. Dampak era digital pun mempengaruhi sikap dan perilaku peserta didik dalam keseharian.Dalam mendidik, guru harus memiliki bebe pa keterampilan untuk menghadapi perubahan kebudayaan di era serba cepat ini. Guru wajib memiliki keterampilan yang disebut dengan ‘Keterampilan Abad 21.
IMPLEMENTASI KETELADANAN GURU DALAM MEMBENTUK DISIPLIN SISWA DI SMPN 3 KUSAN HILIR DAN DI SMPN 4 SATU ATAP KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU Rusli, Rusli; Anwar, Kasypul; Zainul, Mohammad
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.11.2.p.129-137

Abstract

Adanya keungulan penerapan pembelajaran dengan pendekatan humanistik melalui keteladanan  atau di implementasikan langsung oleh guru dan secara simbolis melaui gambar dalam pemberian layanan Bimbingan dan Konseling untuk meningkatkan disiplin siswa,Penelitian ini bertujuan : 1) untuk mengetahui strategi  guru dalam membentuk disiplin siswa, 2) Bagaimana  strategi guru  dalam mengimplementasikan keteladanan untuk membentuk disiplin siswa  di SMPN 3 Kusan Hilir dan di smpn 4 satu atap kusan hilir kabupaten tanah bumbu dan 3) Bagaimana solusi yang ditempuh untuk mengatasi  kendala yang ditemui Guru bimbingan dan konseling dalam membentuk disiplin siswa di SMPN 3 kusan hilir dan di SMPN 4 Satu Atap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.Penelitian ini merupakan Kualitatif. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan implementasi keteladanan guru dalam membentuk disiplin siswa  di SMPN 3 Kusan Hilir dan di SMPN 4 Satu Atap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu dengan teknik triangulasi Miles dan Huberman.Hasil penelitian 1) Strategi  guru dalam membentuk disiplin siswa di SMPN 3 Kusan Hilir adalah dengan cara teknik konseling individual behaviouristik, sedangkan di SMPN 4 Satu Atap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu semua guru di himbau oleh Kepala Sekolah agar mencontohkan peilaku disiplin yang baik kepada siswa sehingga tidak ada alasan bagi siswa maupun orang tua mengenai perilaku oknum guru yang kurang disiplin, selain itu teknik ini dapat mudah difahami dan di contoh siswa. 2) Strategi guru dalam mengimplementasikan keteladanan untuk membentuk disiplin siswa  di SMPN 3 kusan hilir  adalah dengan memberikan konseling Behavioristik disertai media gambar sedangkan di SMPN 4 Satu Atap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu strategi implementasi kedisiplinan selain menempelkan gambar-gambar di dinding kelas maupun di tempat majalah dinding, penerapan kedisiplinan juga langsung dicontohkan oleh semua guru melaui pengawaasan langsung kepala sekolah. 3) Solusi yang ditempuh untuk mengatasi  kendala yang ditemui Guru bimbingan dan konseling dalam dalam membentuk disiplin siswa  di SMPN 3 Kusan Hilir adalah dengan mendata siswa yang kurang disiplin, memberikan bimbingan konseling behaviouristik mengenai disiplin maupun memberikan materi dan contoh keteladanan dan keuntungan –keuntungan berperilaku disiplin untuk kehidupan sehari-hari dan masa depan siswa sampai memberikan surat peryataan kepada peserta didik dan melakukan panggilan kepada orang tua agar dapat bersama-sama memecahkan permasalahan siswa,
Penerapan Metode Beyond Centers and Circle Tim dalam Proses Pembelajaran PAUD Anwar , Kasypul
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v3i1.1992

Abstract

Purpose: Through the BCCT method it is directed to build a variety of children's knowledge by building and creating their own through a variety of experiences in learning activity centers so as to bring out children's creativity. Methodology: This study uses a type of qualitative research with a case study design. Researchers first determine the informants who will be asked for information or information. The data analysis technique used in this study is the Miles and Huberman model analysis technique. The technical steps of the Miles and Huberman model analysis consist of data collection, data reduction, data display (data display), and the process of drawing conclusions (conclusion drawing). Results: Based on the results of the study it can be concluded that the application of the beyond centers and circle team method in the PAUD learning process is carried out by carrying out lesson preparations in the form of daily learning implementation plans (RPPH) which refer to semester programs and weekly programs, arrangement of materials and play tools to be used in centers. Contributions: Learning the BCCT (Beyond Centers and Circle Time) Model in PAUD Banjarmasin City is center learning that is carried out in a moving class and has followed the implementation procedure according to the BCCT model which includes lesson planning teachers have not prepared RPPH as a reference for implementing learning that has a positive or negative impact. negatively, in the implementation the teacher has paid attention to the order of the children's playing steps and in the evaluation, the teacher uses various techniques and forms of learning evaluation.
Analisis Pengaruh Pendidikan dan Gini Rasio terhadap Tingkat Pengangguran di Kalimantan Selatan Anwar , Kasypul
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v3i1.1993

Abstract

Purpose: The unemployment rate as well as the labor force indicate the large number of people who must be included in the development process. This shows that the dynamics of the development process must be able to involve the entire work force, meaning that a large number of work force can become a burden for economic development. Apart from education, another aspect that influences the unemployment rate is the unequal distribution of income (gini ratio). Inequality in income distribution is a problem of differences in income between the richest and the poorest individuals. The greater the income gap, the greater the variation in income distribution. This study aims to obtain quantitative "evidence" regarding the effect of education and the gini ratio on the unemployment rate. Methodology: Based on the research objectives, this research is a quantitative research with the type of explanatory research, which will explain the causal relationship between the independent variables and the dependent variable through hypothesis testing. The type of data used in this study is secondary data. The secondary data used is in the form of a time series from 2013 to 2017. The data analysis used is multiple linear regression analysis. Results: Based on the research results it is known that (1) Education partially has a positive and significant effect on the unemployment rate in South Kalimantan. This means that education can reduce the number of unemployed in accordance with the theory of human capital, therefore education is one of the factors that needs to be improved so that the quality of human resources increases and has competitiveness; (2) The Gini ratio (income inequality) partially has a positive and significant effect on the unemployment rate in South Kalimantan. This means that when income inequality is high, the unemployment rate will also increase.
The Study About Management of Counseling and Guidance Program in Vocational School, Banjarmasin, Indonesia Jarkawi, Jarkawi; Anwar, Kasypul; Fauzi, Zainal; Madiah, Husnul
International Research-Based Education Journal Vol 1, No 6 (2019)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um043v1i2p182-187

Abstract

The counseling and guidance program management as an integral part of education services in school requires the executors to continue in order to improve and develop the service quality. The counseling and guidance have a role to help the learners to be independent, to grow, and to be able to solve their own problems. The implementation of counseling and guidance always undergoes of perfecting. It happens because the problems faced by students always change and get dynamics. The form of activities to do include the socialization of the program to new students, the delivering of materials and services both individual and group, handling students with problems, whether relating to academic problems, personal aspects or violations. While the supervision process includes (a) recording (administration/documentation), (b) evaluation (measurement and assessment of results and work processes and organizational performance), and (c) taking improvement and development step.Keywords: Program Management, Planning, Organization, Implementation, and Controlling
Sosialisasi Pembinaan dan Supervisi Kurikulum Merdeka Belajar Muhammad Yuliansyah; Kasypul Anwar; Jarkawi Jarkawi
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): April : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v2i2.1155

Abstract

Science is increasingly developing from time to time. The development of this science supports the creation of new technologies that mark the progress of the times. Until now, the developing technology has entered the digital stage. Including in Indonesia, every field has begun to utilize technology to facilitate work, including in the field of education. As an entity related to human culture and civilization, education in various parts of the world has experienced very fundamental changes in the era of globalization.