Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN MIPA

Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Masalah Berdasarkan Kesiapan Belajar Siswa terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Kelas VIII SMP M. Agus Muhtadi Rohim; Roseli Theis; Khairul Anwar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1549

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan masalah serta terdapat perbedaan yang signifikan dalam kesiapan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran diferensiasi yang disesuaikan dengan kesiapan belajar terhadap kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan permasalahan. Metode yang digunakan ialah posttest only control group design, dengan sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara random menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya rata-rata skor posttest kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen lebih tinggi daripada di kelas kontrol. Uji-t sampel independen menunjukkan nilai signifikansinya yakni 0,000 < 0,05. Analisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis masalah berdasarkan kesiapan belajar menunjukkan angka 15,02%. Berkenaan dengan itu, dapat ditarik kesimpulan bahwasannya penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis masalah berdasarkan kesiapan belajar siswa memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan permasalahan matematika.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada Materi Aritmatika Sosial Nadila Almubarokah; Roseli Theis; Dewi Iriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1501

Abstract

Berbagai kesalahan yang dialami siswa ketika menyelesaikan masalah matematika karena siswa tidak mampu mengenali informasi penting yang ada dalam masalah, serta fakta nyata dan hubungan inferensial yang harus dipahami. Adversity Quotient (AQ) dapat menjadi kunci untuk memahami bagaimana siswa menghadapi tantangan dan kemalangan, serta dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada materi Aritmatika Sosial Kelas IX A SMP N 17 Kota Jambi. Pelaksanaan penelitian ini pada siswa kelas IX SMPN 17 Kota Jambi dengan subjek diambil sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan angket Adversity Quotient. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ini yakni meliputi tahapan pra-lapangan, tahapan pekerjaan lapangan dan tahapan analisis data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam subjek penelitian memiliki proses berpikir yang berbeda-beda, sejalan dengan perbedaan kategori AQ yang dimiliki oleh tiap subjek penelitian. Di mana subjek penelitian yang memiliki AQ tinggi dan AQ sedang memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dari subjek penelitian yang memiliki AQ rendah dalam menyelesaikan soal tes.
Analisis Kemampuan Reversible Thinking Matematis Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Dian Rizki Amalia; Roseli Theis; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1502

Abstract

Kemampuan Reversible Thinking menjadi kemampuan yang sangat penting dimiliki siswa ketika memecahkan permasalahan matematika. Melalui kemampuan Reversible Thinking siswa mampu melihat cara penyelesaian masalah bukan hanya dari satu sudut pandang saja, tetapi juga pembalikannya. Kemampuan ini memungkinkan siswa agar mampu menyelesaikan masalah matematika secara kompleks Namun kenyataannya kemampuan Reversible Thingking masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis kemampuan Reversible Thinking siswa pada materi persamaan linear satu variabel. Ini merupakan penelitian deskriptif dan termasuk dalam penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII-E SMP Negeri 17 Kota Jambi dengan subjek penelitian yang berjumlah 9 orang. Instrumen tes pada penelitian ini berupa lembar soal tes kemampuan Reversible Thinking dan lembar pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memberikan hasil bahwa kemampuan Reversible Thinking siswa berbeda-beda, hal ini dilihat dari hasil jawaban siswa dalam menyelesaikan soal tes Kemampuan Reversible Thinking, dimana hanya S1 dan S2 yang mampu memenuhi ketiga indikator tersebut dalam menyelesaikan soal tes pada soal nomor 1 dan soal nomor 2. Dan untuk S3, S4, S5, S6, S7, S8, dan S9 memiliki kemampuan Reversible Thinking dengan pencapaian indikator yang beragam.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Berdasarkan Gaya Belajar V-A-K (Visual, Auditori, Kinestetik) Ayu Andri Yani; Sofnidar, Sofnidar; Roseli Theis
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1541

Abstract

Gaya belajar siswa dalam mendapatkan ilmu pengetahuan memengaruhi kemampuannya ketika memecahkan masalah. kemampuan siswa tersebut tentu berbeda, dan siswa mempunyai cara yang berbeda untuk menyelesaikan masalah juga. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan mengenai kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP berdasarkan gaya belajar V-A-K (Visual, Auditori, Kinestetik). Penelitian ini menerapkan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Serta dilaksanakan di kelas VIII C SMP N 9 Muaro Jambi dengan tahun ajaran 2023/2024 menggunakan sebanyak 6 subjek. Teknik pengumpulan data berupa tes kuesioner angket gaya belajar, tes tertulis kemampuan pemecahan masalah matematis serta wawancara. Penelitian kualitatif mencakup tahapan pra-lapangan, pekerjaan lapangan serta analisis data. Teknik analisis dalam penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian membuktikan untuk keenam subjek penelitian mempunyai kemampuan pemecahan masalah yang beragam, secara fakta bahwa masing-masing subjek penelitian menggunakan gaya belajar yang berbeda pula. Dimana subjek gaya belajar visual dan auditori mampu memecahkan permasalahan matematika dengan baik daripada subjek gaya belajar kinestetik.
Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Masalah Berdasarkan Kesiapan Belajar Siswa terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Kelas VIII SMP M. Agus Muhtadi Rohim; Roseli Theis; Khairul Anwar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1549

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan masalah serta terdapat perbedaan yang signifikan dalam kesiapan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran diferensiasi yang disesuaikan dengan kesiapan belajar terhadap kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan permasalahan. Metode yang digunakan ialah posttest only control group design, dengan sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara random menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya rata-rata skor posttest kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen lebih tinggi daripada di kelas kontrol. Uji-t sampel independen menunjukkan nilai signifikansinya yakni 0,000 < 0,05. Analisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis masalah berdasarkan kesiapan belajar menunjukkan angka 15,02%. Berkenaan dengan itu, dapat ditarik kesimpulan bahwasannya penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis masalah berdasarkan kesiapan belajar siswa memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Jambi dalam memecahkan permasalahan matematika.