Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADIS NABI SAW SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADIS NABI SAW SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Siagian, Hairun Nisa; M. Yemmardotillah
KHULUQ: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Nurul Yaqin Annaba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam hadis Nabi Muhammad SAW sebagai landasan dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Kurikulum tidak hanya dipahami sebagai perangkat teknis pembelajaran, melainkan sebagai sistem nilai yang membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan telaah literatur terhadap hadis-hadis bertema pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan perintah Rasulullah SAW dalam mendidik anak sejak usia dini, seperti hadis tentang perintah shalat pada usia tujuh tahun. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan dalam hadis mencakup dimensi spiritual (ibadah), moral (akhlak), sosial (hubungan antarindividu), dan psikologis (tahapan perkembangan anak). Hadis-hadis tersebut memberikan fondasi yang kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan Islam yang integratif dan berbasis pada fitrah manusia. Dengan menjadikan hadis sebagai rujukan utama, kurikulum dapat disusun secara kontekstual dan relevan, baik dalam aspek tujuan, materi, metode, maupun evaluasi pendidikan.
PENGUATAN KOMPETENSI IMAM DAN KHATIB MELALUI PELATIHAN METODE DAKWAH DAN PUBLIC SPEAKING BAGI REMAJA DI NAGARI HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Yemmardotillah, M.; Kanus, Oktari; Wardefi, Riza; Wiza, Rahmi; Wibowo, Budi Santoso; Sulaiman, Sulaiman; Putawa, Rilliandi Arindra; Hudamahya, Aulia; Saputra, Seprian
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v4i2.4802

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam memimpin ibadah dan berdakwah melalui pelatihan metode dakwah dan teknik public speaking bagi calon imam dan khatib di Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya regenerasi imam dan khatib, di mana lebih dari 68% pemimpin keagamaan di Nagari Harau berusia di atas 50 tahun dan hanya 7% berusia di bawah 40 tahun. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta remaja masjid dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, simulasi khutbah, dan coaching clinic, yang dipandu oleh dua narasumber berkompeten. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test pada sepuluh indikator utama. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 2.8 (56%) menjadi 4.1 (82%), dengan peningkatan tertinggi pada indikator kepercayaan diri saat berkhutbah sebesar 69.9%, diikuti keterampilan public speaking sebesar 60%. Pelatihan ini juga mampu menumbuhkan kader-kader muda yang siap berperan aktif dalam kegiatan keagamaan secara bertahap mengambil tanggung jawab sebagai imam dan khatib, sehingga keberlanjutan kepemimpinan masjid dapat terjaga. Program ini berkontribusi pada pencapaian Suitanable Development Goals  (SDGs), khususnya bidang pendidikan berkualitas dan kelembagaan yang kuat dan inklusif.
Contextualizing Poda Na Lima As An Ethnopedagogical Framework for PAI BP in Indonesian Elementary Schools Fuji Pratami; Willy Akmansyah Lubis; M Yemmardotillah; Nahid Ayad; Rina Juliana
Ta'dib Vol 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i2.15844

Abstract

Efforts to strengthen character education through local wisdom have become a national priority, yet no empirical studies have developed an operational model for integrating Poda Na Lima into Islamic Education and Character Education (PAI BP) at the elementary level. Consequently, Mandailing cultural wisdom remains underutilized as a pedagogical foundation. This study aims to develop, implement, and evaluate an ethnopedagogical model grounded in Poda Na Lima for PAI BP instruction in elementary schools in Mandailing Natal Regency. Using a qualitative approach with an educational ethnography and multiple case study design, the research involved PAI BP teachers through interviews, participant observation, and document analysis. This approach enabled an in depth understanding of how cultural values are negotiated and internalized in classroom interactions. Findings show that integrating Poda Na Lima values Paias Rohamu, Paias Pamatangmu, Paias Parabitonmu, Paias Bagasmu, and Paias Pakaranganmu can be effectively implemented through structured habituation, spiritual reinforcement, and culturally responsive communication. The model contributes to students’ religious, social, and ecological character development and supports the strengthening of Mandailing cultural identity. However, challenges persist, including the lack of standardized curriculum guidelines and limited teacher competence in ethnopedagogy. This study offers a theoretically grounded ethnopedagogical model that connects local wisdom with Islamic and character education. Practically, it provides an applicable framework that teachers and policymakers can adopt to design more contextualized and culturally relevant PAI BP learning in diverse Indonesian educational settings.
Implementasi Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah untuk Meningkatkan Kualitas Praktik Keagamaan di Nagari Harau Wiza, Rahmi; Wardefi, Riza; M. Yemmardotillah; Purwaningtyas, Dhita Ayomi; Putawa, Rilliandi Arindra; Alfurqan; Nurjanah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16706

Abstract

Penurunan pengetahuan masyarakat dan rendahnya partisipasi remaja dalam penyelenggaraan jenazah menjadi perhatian penting di Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Banyak remaja enggan terlibat dalam praktik fardhu kifayah karena pemahaman yang terbatas, kurangnya proses kaderisasi, serta anggapan bahwa pengurusan jenazah hanya menjadi tanggung jawab kelompok orang dewasa tertentu. Kondisi ini mengancam keberlanjutan praktik keagamaan yang benar dan dapat mengurangi penghormatan serta kesucian jenazah. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi konseptual dan keterampilan praktis masyarakat dalam tata cara penyelenggaraan jenazah sekaligus mendorong lahirnya kader remaja yang baru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi awal dengan pemangku kepentingan lokal, pelatihan teori terstruktur, demonstrasi praktik langsung, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta pendampingan berkelanjutan melalui platform komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kepercayaan diri, dan keterampilan peserta, di mana lebih dari 80% menunjukkan perkembangan terukur pada pemahaman teori maupun praktik simulasi. Secara kualitatif, kegiatan ini memperkuat kerja sama antargenerasi, meningkatkan motivasi remaja, serta memperbaiki kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi kematian. Secara keseluruhan, program ini mampu memperkuat kapasitas masyarakat dan mendukung keberlanjutan praktik penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan agama
Demonstration Method and Students’ Practical Skill Development in Islamic Funeral Management: A Qualitative Study Oki Asra Said; M. Yemmardotillah
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2026): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v7i2.1384

Abstract

This study aims to examine the implementation of the demonstration method in enhancing students’ practical skills in Islamic funeral management, to analyze students’ responses toward its application, and to identify the supporting and inhibiting factors influencing its effectiveness in Islamic Religious Education. Although demonstration-based learning has been widely discussed in previous studies, research specifically addressing its comprehensive application in fiqh al-janāzah remains limited. This study employed a qualitative approach with a case study design, involving 30 participants selected through purposive sampling. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. To ensure data validity, triangulation and member checking were applied. The findings reveal that the demonstration method significantly improves students’ practical skills across cognitive, affective, and psychomotor domains. The method facilitates experiential learning by enabling students to directly observe and practice procedural stages, thereby enhancing understanding, engagement, and skill accuracy. Students demonstrated positive responses, including increased motivation, active participation, and deeper conceptual comprehension. However, the effectiveness of the method is influenced by several factors, including teacher competence, availability of learning resources, student readiness, time constraints, and psychological aspects. The novelty of this study lies in its holistic analysis of demonstration-based learning in Islamic funeral management, covering all procedural stages while integrating students’ responses and contextual factors. Unlike previous studies that focus primarily on cognitive outcomes or partial aspects of religious practices, this research highlights the integration of cognitive, affective, and psychomotor domains within a constructivist and experiential learning framework in a religious education context. This study contributes theoretically by strengthening constructivist and experiential learning perspectives in Islamic Religious Education and expanding their application to practice-based religious learning. Practically, it provides insights for educators in designing interactive, structured, and practice-oriented instructional strategies that enhance students’ engagement and skills. The findings also offer implications for curriculum development and encourage further research on innovative and adaptive learning models in religious education.
OPTIMIZING EDUCATIONAL EXCELLENCE: THE DYNAMIC IMPACT OF TRANSFORMATIVE LEADERSHIP ON TEACHER AND STUDENT PERFORMANCETHROUGH INNOVATION AND COLLABORATION Ignatius Septo Pramesworo; Loso Judijanto; Yance Manoppo; Elvi Rahmi; M. Yemmardotillah
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 3 (2023): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In pursuing educational excellence, this study delved into the dynamic impact of transformative leadership on teacher and student performance, emphasizing innovation and collaboration. Employing a comprehensive mixed-methods research design, the research explored the multifaceted dimensions of transformative leadership in the educational context. Data collection involved surveys to quantify perceptions and in-depth interviews to capture nuanced insights, ensuring a holistic understanding of leadership dynamics. The findings revealed that transformative leadership significantly influenced teachers, fostering heightened dedication and professional growth. Students, in turn, experienced a more enriching learning environment, leading to improved academic outcomes and socio-emotional well-being. The study also identified collaborative decision-making and supportive school culture as pivotal within the transformative leadership paradigm.
Analisis Asesmen Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Ulangan Harian Mata Pelajaran Fiqh Di Madrasah Aliyah Yemmardotillah, M.; Indriani, Rini; Rahmi, Elvi; Pismawenzi, Pismawenzi
An-Nuha Vol 6 No 2 (2026): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v6i2.958

Abstract

This study aims to analyze the assessment of students’ critical thinking skills through daily tests in the Fiqh subject at MAN 3 Padang Panjang. It employs a descriptive qualitative approach to examine assessment forms and students’ critical thinking as reflected in test results. The subjects include Fiqh teachers and students, while the object is the assessment of critical thinking through daily tests. Data were collected through document analysis of test items and student responses, teacher interviews, and supporting observations. Data analysis followed the Miles and Huberman model, with validity ensured through source and technique triangulation. The findings show that daily tests include elements of critical thinking through essay and contextual case-based questions, but are not yet systematically designed based on comprehensive indicators. Students’ critical thinking skills are at a moderate level, dominated by basic analytical abilities. The study highlights the importance of strengthening HOTS-oriented assessment in Fiqh learning.
Student Assessment of the Personality Competence and Social Competence of Islamic Religious Education Teachers Yaumas, Nova Erlina; Yemmardotillah, M.; Sari, Mukhtia; Nisa, Fadhila Khairatun; Mulyawati, Husni; Nasir, Ainul Athirah Binti Abdull
International Journal of Islamic Studies Higher Education Vol. 2 No. 1 (2023): March
Publisher : Islamic Studies and Development Center in collaboration with Department of Islamic Education Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/insight.v2i1.105

Abstract

Personality and social competencies are two out of four competencies that should be possessed by those who teach Islam education. The two competencies are not merely observed and assessed when teachers are in classe or school environment, but also in their domicile surroundings. The study is aimed at analyzing learners’ assessment on their teachers’ personality and social competencies. The study employs quantitative method through survey approach. Data are collected by likert scale questionnaires of fifteen questions related to the competencies which spreaded to three hundred eighty-two students of distinctive High Schools in Indonesia. The respondents are selected through the method of total random sampling. All data are descriptively analyzed by a software of SPSS version 26. The findings of the study reveal that the personality and social competencies of Islamic religious education teachers are satisfactory. Thus, the findings object the prior studies that shows the two competencies of islamic religious education teachers are low. Finally, the findings can be an initial idea for more advanced study related to teachers’ competencies in different contexts and levels.
Pemanfaatan ChatGPT Sebagai Media Digital Pembelajaran Mandiri Pendidikan Agama Islam oleh Mahasiswa PAI Universitas Negeri Padang Nabila Ramadhani; M. Yemmardotillah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5589

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, oleh mahasiswa PAI di Universitas Negeri Padang untuk menunjang pembelajaran mandiri, sementara kajian tentang alasan pemilihan serta fungsi ChatGPT dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menjelaskan alasan pemilihan ChatGPT, bentuk pemanfaatannya, serta kelebihan dan keterbatasannya. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada mahasiswa angkatan 2023. Pertama, melakukan observasi awal penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa PAI UNP. Kemudian, mewawancarai mahasiswa terkait pemanfaatan ChatGPT sebagai media pembelajaran. Dokumentasi tugas dan percakapan mahaisswa dengan ChatGPT sebagai dokumen yang menguatkan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dipilih karena mudah diakses, respons cepat, dan mampu menyederhanakan materi PAI yang kompleks; dimanfaatkan untuk mencari referensi, meringkas materi, memahami konsep, dan membantu penyelesaian tugas. Meskipun mendukung kemandirian belajar, penggunaannya memiliki keterbatasan berupa potensi ketergantungan dan perlunya verifikasi informasi dari sumber ilmiah terpercaya.
Fenomena Penggunaan TikTok dan Implikasinya terhadap Adab Bermedia Sosial Siswa di Kelas X SMAN 1 Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Gusti Dini Suryanti; M. Yemmardotillah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6679

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial, terutama TikTok, sebagai bagian yang sangat dekat dengan kehidupan remaja dan turut memengaruhi perilaku sosial siswa pada era modern saat ini. Tingginya frekuensi penggunaan TikTok di kalangan pelajar memunculkan berbagai dampak terhadap adab bermedia sosial jika ditinjau dari perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta menggambarkan fenomena penggunaan TikTok beserta implikasinya terhadap adab bermedia sosial siswa kelas X di SMAN 1 Hiliran Gumanti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas 9 orang siswa kelas X dan 1 orang guru Pendidikan Agama Islam. Pengumpulan data dilakukan melalui