Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Simak Berorientas Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa pada Mata Kuliah Menyimak Tri Pujiatna; Elin Rosmaya; Nuning Wahyuningsih
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2020): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v7i1.2804

Abstract

Abstrak. Bahan/materi ajar perlu dikembangkan serta diorganisasikan secara mantap dan matang agar pembelajaran tidak melenceng dari tujuan yang harus dicapai. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Mahasiswa bermedia simak/audio berkearifal lokal yang akan diimplementasikan pada mata kuliah menyimak. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa dilatih kemampuan menyimaknya dengan cara menyuguhkan berbagai macam informasi. Hal ini dilakukan agar mahasiswa terbiasa menyimak informasi dan dapat menangkap informasi dengan baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah merancang bahan ajar, mendeskripsikan kemampuan literasi mahasiswa serta mengetahui keefektifan bahan ajar simak berorientasi kearifan lokal dalam mata kuliah menyimak pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Swadaya Gunung Jati. Penelitian ini dilakukan dengan alasan ditemukannya data bahwa kemampuan literasi (daya simak) mahasiswa masih rendah. Pemilihan tema kearifan lokal pada penelitian ini didasarkan atas pertimbangan belum tergalinya potensi daerah secara maksimal sebagai bahan literasi seperti kebiasaan-kebiaasan,  adat, budaya serta pariwisata di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Pemilihan kearifan lokal ini tidak lepas dari pertimbangan  mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati banyak berasal dari wilayah tersebut. Pengembangan bahan ajar berorientasi kearifan lokal ini menggunakan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Model pengembangan bahan ajar ini meliputi analisis, perancangan, pengembangan (uji coba), Implementasi, dan Evaluasi terhadap bahan ajar simak.Kata Kunci : bahan ajar simak, literasi, menyimak, kearifan lokal.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGONSTRUKSI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBANTUAN VIDEO YOUTUBE PADA SISWA KELAS X SMA Nadilah, Nadilah; Rosmaya, Elin; Wahyuni, Nuning
Jurnal Tuturan Vol 12 No 1 (2023): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v12i1.8713

Abstract

Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mendeskripsikan desain pembelajaran siswa dalam mengkonstruksi teks laporan hasil observasi. Kedua untuk mengetahui aktivitas siswa dalam mengkonstruksi teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Ketiga untuk mengetahui Keefektifan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran mengkonstruksi teks laporan hasil observasi berbantuan video youtube pada siswa kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan tes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis menggunakan deskripsi dan statistik (uji T menggunakan aplikasi SPSS). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa model pembelajaran berbasis masalah dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA berlangsung efektif diterapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata pascates dalam mengonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari pascates menggunakan model inquiri. Berdasarkan perencanaan pembelajaran yang tepat dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran mengonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di kelas eksperimen termasuk kategori sangat baik (SB). Dengan demikian, proses pembelajaran mengkonstruksi teks laporan hasil observasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah menjadikan siswa aktif dan kreatif selama pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PBL PADA MATA KULIAH KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Rosmaya, Elin
Jurnal Tuturan Vol 12 No 2 (2023): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v12i2.8924

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencapai sebuah tujuan dari pendidikan itu sendiri. Pada saat ini kurkulum yang digunakan yaitu kurikulum merdeka belajar yang merupakan sebuah transisi dari kurikulum 2013. Salah stu metode pembelajaran yang diusungkan dalam kurikulum merdeka adalah metode pembelajaran berbasis masalah/PBL. Menurut Trianto (2009:63) model pembelajaran berbasis masalah merupakan model yang didasari prinsip dengan menggunakan permasalahan sebagai titik awal akusisi dan integrasi pengetahuan baru. Pada mata kuliah Kurikulum dan pembalajaran yang diampu mahapembelajar prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 3 ini, penulis menggunakan metode pembelajaran dengan lima sintaks yang diusung oleh Ibrahim & Nur, (2000:13).
PENERAPAN METODE INVESTIGASI KELOMPOK BERBASIS MEDIA CANVA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI DI MTs ARIFIN BILLAH TAHUN AJARAN 2022/2023 Faradillah, Nurul; Nuryanti, Mira; Rosmaya, Elin
Jurnal Tuturan Vol 14 No 1 (2025): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v14i1.10892

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pembelajaran menulis teks deskriptif melalui metode investigasi kelompok yang memanfaatkan media Canva bagi peserta didik kelas VII MTs Arifin Billah tahun ajaran 2022/2023. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan menulis teks deskriptif peserta didik kelas VII MTs Arifin Billah pada tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan metode investigasi kelompok berbasis media Canva. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan penerapan metode investigasi kelompok berbasis media Canva dalam pembelajaran peserta didik kelas VII di MTs Arifin Billah para tahun ajaran 2022/2023. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen (quasi-eksperimental) dengan menggunakan pendekatan yang berbasis kuantitatif. Desain yang diterapkan dalam penelitian ini adalah desain kelompok kontrol yang tidak setara. Dalam penelitian ini, peneliti memilih kelompok eksperimen dan kelompok kontrol secara tidak acak. Kedua kelompok tersebut akan menerima prestest dan posttest. Sampel yang digunakan dalam studi ini terdiri dari siswa kelas VII B, yang berfungsi sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 20 siswa, dan siswa kelas VII A, yang berfungsi sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 20 siswa. Sampel ini diambil berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan pengajar bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa kelompok tersebut menunjukkan prestasi dengan nilai rata-rata yang rendah. Kedua kelompok tersebut ditentukan untuk mewakili populasi siswa yang akan dijadikan objek penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penggunaan tes tertulis dan pengamatan. Dari hasil tes tertulis yang telah diperoleh, selanjutnya data tersebut dianalisis menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap kegiatan siswa dalam proses pembelajaran menulis teks deskripsi, telah ditemukan bahwa telah terjadi interaksi antara siswa selama kegiatan menulis teks deskripsi. Selain itu, kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII MTs Arifin Billah tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan metode investigasi kelompok yang berbasis media Canva telah menunjukkan hasil yang sangat baik serta terdapat peningkatan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir.
Utilization of Twitter as an Educational Tool to Improve Reading Literacy in Indonesian Language Students Pratika, Sendy Dien; Jaja, Jaja; Rosmaya, Elin
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 7 (2024): Devotion: Journal of Community Service
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i7.742

Abstract

Digital power and lack of access to relevant literature. Twitter, as one of the most popular applications in the era of digital culture, can be used as an educational tool to increase the reading literacy of Indonesian language study program students. The integration of Twitter in the learning of Indonesian language study program students can facilitate access to information, increase creativity, develop reading literacy skills, expand social networks, and encourage student participation. The library research method is used to analyze secondary data from published research articles. The research question raised was, "How can the use of Twitter as an educational tool increase reading literacy among Indonesian language study program students in the era of digital culture?" The findings show that the integration of social media, especially through Twitter, can make a positive contribution to Indonesian language learning by utilizing its features to facilitate access to information, increase creativity, develop reading literacy skills, expand social networks, and encourage student participation. Overall, the use of Twitter in Indonesian language learning promises to significantly increase student reading literacy while building engagement, motivation and a strong learning community.
Netizen's Sharp Satire: Exploring Sarcasm in the Comments Column of the 2024 Presidential Debate on Instagram Awalia, Afni; Jaja, Jaja; Rosmaya, Elin
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 4 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v4i9.15509

Abstract

In the ever-evolving digital era, social media has become the main means for people to express their opinions. People can express criticism, views, or sarcasm as a form of dissatisfaction or distrust. One phenomenon that attracts attention is the use of sarcasm in the comment section, especially in posts related to the 2024 presidential candidate debate on Instagram. This study aims to analyze the use of sarcasm as a sharp satire by netizens in the comments section of the 2024 presidential candidate debate on Instagram. The research method used is descriptive qualitative method, with data collection techniques through observation of comments on Instagram related to the presidential candidate debate and literature study. The collected data were analyzed through three stages, namely data filtering, data presentation, and conclusion drawing. The results show that sarcasm is used as a tool to express dissatisfaction or belittle the opposing party. Netizens often use sarcasm to satirize presidential candidates or their supporters, with the aim of mocking, ridiculing, or indirectly showing public disapproval. This shows the role of social media in shaping public opinion and how netizens participate in the political process through digital platforms. 
DESAIN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERPEN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI DI SMA Mira Ningtyas, Sekar Suti; Rasyad, Sobihah; Rosmaya, Elin
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 1 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i1.6737

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuat desain pembelajaran menulis teks cerpen. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, bagaimana desain pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media video animasi di SMA dan bagaimana implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran tersebut dan mendeskripsikan hasil implementasi. Untuk menyusun desain pembelajaran, penulis menggunakan metode ADDIE. Selanjutnya, desain pembelajaran tersebut divalidasi oleh tiga dosen ahli dan dua guru bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil validasi tersebut, diperoleh nilai sebesar 93 % untuk RPP, 98,57 % untuk media video animasi, dan 87,22 % untuk materi yang terdapat dalam video animasi. Seluruh hasil persentase tersebut menunjukkan kriteria sangat valid. Artinya, desain pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media video animasi di SMA layak digunakan.Kata kunci: Desain pembelajaran, teks cerpen, dan video animasi.
Perpektif Mahasiswa terhadap Profil Dosen Bahasa Indonesia pada Era Society 5.0 Kurnia, Maya Dewi; Afriyanti, Riskha; Rosmaya, Elin; Frananda, Muhamad
Cakrawala Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v9i1.1322

Abstract

Sebagai tenaga profesional, dosen harus memiliki empat kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kompetensi kepribadian. Selain itu era society 5.0 dosen dituntut memiliki kecakapan teknologi. Kompetensi tersebut menentukan mutu akademik. Penelitian ini menjelaskan persepsi mahasiswa terhadap profil dosen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di era society 5.0. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini seluruh mahasiswa tingkat dua pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Universitas Swadaya Gunung Jati yang berjumlah 60 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui angket selanjutnya dianalisis dengan model Miles and Huberman. Dari penelitian tersebut diketahui kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kepribadian dosen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Universitas Swadaya Gunung Jati berdasarkan perpektif mahasiswa tergolong baik.
Metode Peer Teaching Berbasis Lesson Study dalam Meningkatan Kompetensi Interpersonal Mahasiswa (Lesson Study-Based Peer Teaching Methods in Improving Student Interpersonal Competence) Jimat Susilo; Hesti Muliawati; Elin Rosmaya; Umi Rachmawati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i2.11373

Abstract

This study aims to describe the use of lesson study for the learning community in learning in the Indonesian Language Learning Evaluation course. The target of learning is sixth-semester regular students in the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Gunung Jati Swadaya University, Cirebon. Data were collected through observation sheets which had been filled in by the observers. Several indicators are used as guidelines for assessing student interpersonal competence, namely (1) initiation of interactions and relationships (2) assertion, (3) self-disclosure, (4) emotional support, and (5) management of interpersonal conflicts. The results of the study show that interpersonal competence has increased. This can be seen from the recapitulation of successive percentages, cycle 1 of 60%, cycle 2 of 70%, and cycle 3 of 87.87%. The implication of this research is the importance of education related to students' interpersonal competence in preparing themselves as prospective teachers at school.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan lesson study for learning community pada pembelajaran pada mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sasaran pembelajaran yaitu mahasiswa regular semester enam di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang telah diisi oleh para observer. Beberapa indikator yang dijadikan sebagai pedoman penilaian terhadap kompetensi interpersonal mahasiswa, yaitu (1) initiation of interactions and relationships (2) assertion, (3) selfdisclosure, (4) emotional support, dan (5) management of interpersonal conflicts. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi interpersonal mengalami peningkatan. Hal ini dapat diketahui dari rekapitulasi persentase secara berturut-turut, siklus 1 sebesar 60 %, siklus 2 sebesar 70 %, dan siklus 3 sebesar 87,87 %. Implikasi dari penelitian ini yaitu pentingnya pendidikan terkait dengan kompetensi interpersonal mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon guru di sekolah.
Analisis Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN Sukasari Aniq Amalia; Elin Rosmaya
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.358

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam membedakan antara perbuatan baik dan buruk, mendukung hal-hal yang baik, dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN Sukasari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang melibatkan wali kelas V dan Kepala Sekolah SDN Sukasari sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter di SDN Sukasari dilaksanakan melalui empat strategi utama, yakni pembiasaan terjadwal, pelaksanaan kegiatan kokurikuler P5, kegiatan ekstrakurikuler, serta integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, peserta didik telah menunjukkan pengembangan karakter yang sesuai dengan enam aspek Profil Pelajar Pancasila, meskipun terdapat tantangan dalam implementasi seperti pemahaman yang kurang mendalam dari guru tentang P5, terbatasnya waktu pelaksanaan, minimnya keterlibatan orang tua dan komunitas, serta evaluasi yang belum sepenuhnya terstruktur. Untuk mengatasi kendala ini, sekolah menerapkan pelatihan guru, kolaborasi dengan orang tua dan komunitas, serta pengembangan rubrik penilaian yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman guru, kekusutan waktu dalam penerapan P5, serta peningkatan keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung karakter pendidikan.