Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya Toepak, Erwin Prasetya; Sudyana, I Nyoman; Irmawan, Muhammad; Mahrita, Ani; Suherman
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): GJPM - JANUARI s/d JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i1.129

Abstract

Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga, penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.
SOSIALISASI RENCANA PEMEKARAN PROVINSI BARITO RAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BUNTOK Kristinae, Vivy; Toepak, Erwin Prasetya; Mahrita, Ani; Giovanni, Jonathan; Prakosos, Rian Sidiq; Sambung, Roby; Damayanti, Nurlia Eka; Sukmani, Meylinda
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 3 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Mei 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/6b43fa39

Abstract

Pelayanan administrasi bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di provinsi yang memiliki banyak kabupaten mempunyai tantangan yang besar seperti penerapan sistem administrasi yang tidak memadai dan layanan publik yang tidak optimal akibat keterbatasan sumber daya dan kelangkaan transportasi. Provinsi Kalimantan Tengah memiliki 14 wilayah administratif, dan luasnya wilayah administratif ini dapat memberikan masalah bagi pemerintah khusunya dalam hal optimasi layanan publik. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan daerah Provinsi baru di Kalimantan Tengah sehingga dapat meningkatkan pemerataan pelayanan publik bagi usaha kecil dan menengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku usaha kecil dan menengah di Buntok, Barito Selatan mengenai rencana pembentukan Provinsi Barito Raya. PkM ini dilakukan dengan menggunakan metode Focus Group Discussion dan dilaksanakan di di Warung Mama Nisa Kamper. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha di Warung Mama Nisa Kamper mengetahui tujuan dari pembentukan Provinsi Barito Raya.
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Ekonomi Hijau Pembuatan Hidrogel Aromaterapi Pada Siswa SMA N 1 Kuala Kapuas Irmawan, Muhammad; Septya, Lia; Toepak, Erwin Prasetya; Kristinae, Vivy; Wulandary, Leony; Atviaputra, Alvin Siena; Arum, Diah Panjar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.33902

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pengangguran di Kabupaten Kapuas menduduki peringkat pertama dengan jumlah pengangguran terbanyak di Kalimantan Tengah pada tahun 2023. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggiatkan kegiatan kewirausahaan ekonomi hijau. Di banyak negara, konsep kewirausahaan ekonomi hijau telah diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dalam upaya meningkatkan wawasan berwirausaha siswa. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui pendampingan kewirausahaan ekonomi hijau produk hidrogel aromaterapi berbahan miyak atsiri dari tumbuhan, dilaksanakan di SMAN 1 Kuala Kapuas berdasarkan metode community-based approach. Kegiatan pengabdian melalui 4 tahapan utama, yaitu Identifikasi masalah, Perencanaan, Pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Data hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa setelah siswa dan siswi SMAN 1 Kuala Kapuas mengikuti kegiatan, mereka mampu melakukan ekstrasi minyak atsiri, membuat produk hidrogel aromaterapi dan memahami konsep kewirausahaan ekonomi hijau yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
A Review on the Potential of UiO-66-NH₂ Metal-Organic Framework as a Proton Exchange Membrane in Microbial Fuel Cells Dewi, Syahrani Riana; Beladona, Siti Unvaresi Misonia; Toepak, Erwin Prasetya; Iqbal, Rendy Muhammad
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol9.iss1.art9

Abstract

The escalating global demand for energy has accelerated the development of efficient and environmentally sustainable renewable energy technologies. Among these, Microbial Fuel Cells (MFCs) have emerged as a promising bioelectrochemical system capable of converting chemical energy derived from organic substrates into electrical energy through microbial metabolism. A critical component influencing MFC performance is the Proton Exchange Membrane (PEM), which facilitates the selective transport of H⁺ ions from the anode to the cathode while preventing substrate crossover. Conventional PEM materials, such as Nafion, exhibit several limitations, including high cost and suboptimal performance under specific operational conditions. Consequently, recent research has increasingly focused on the development of Mixed Matrix Membranes (MMMs) that integrate polymer matrices with inorganic fillers, particularly Metal–Organic Frameworks (MOFs), to enhance membrane properties. Among various MOFs, UiO-66-NH₂ has attracted considerable attention due to its exceptional chemical and thermal stability, as well as the presence of amine (-NH₂) functional groups that improve hydrophilicity and facilitate proton transport pathways. This review evaluates the potential application of UiO-66-NH₂ as a functional filler in polyvinylidene fluoride (PVDF)-based membranes to enhance PEM performance in MFC systems. Evidence from recent studies indicates that incorporating UiO-66-NH₂ into PVDF matrices can significantly improve proton conductivity while maintaining adequate mechanical strength, positioning this composite membrane as a promising and sustainable alternative for advanced bioelectrochemical energy technologies.
Synthesis of Sulfated and CaO-Modified UiO-66 Bifunctional Catalysts from Zircon Sand for Conversion of Waste Cooking Oil Karelius , Karelius; Pasaribu, Marvin Horale; Agnestisia, Retno; Pratika, Remi Ayu; Toepak, Erwin Prasetya
Chempublish Journal Vol. 10 No. 1 (2026): Chempublish Journal (January - June)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v10i1.49575

Abstract

Zircon-based UiO-66 metal–organic frameworks (MOFs) were synthesized from Central Kalimantan zircon sand and modified into bifunctional catalysts for two-step biodiesel production from waste cooking oil (WCO). Zirconium oxychloride (ZrOCl₂·8H₂O), obtained via acid leaching of zircon sand, served as the precursor for solvothermal UiO-66 synthesis using terephthalic acid (H₂BDC) as a linker. Post-synthetic modifications yielded sulfated UiO-66 (UiO-66/SO₄) as an acid catalyst and CaO-modified UiO-66 (UiO-66/CaO) as a base catalyst. XRD analysis displayed sharp reflections at 2θ = 7.4°, 8.5°, 25.8°, and 30.8° for UiO-66, with additional peaks at 17.7°, 33.8°, and 46.8° corresponding to CaO and Ca(OH)₂ phases, and a new band at 1114 cm-1 confirming sulfate incorporation—indicating successful formation of acid–base composite structures. Catalytic tests were conducted at varying catalyst loadings of 0.25%, 0.5%, and 0.75%. The UiO-66/SO₄ catalyst achieved the highest esterification efficiency at 0.5% loading, reducing the free fatty acid (FFA) content by 51.7%. Similarly, UiO-66/CaO exhibited optimum transesterification activity at 0.5% loading, yielding 61.82% biodiesel. FTIR spectra of the products confirmed fatty acid methyl ester (FAME) formation with characteristic C=O (1744 cm-1), C–O (1165, 1031 cm-1), and CH₃ (1456 cm-1) vibrations. These results demonstrate that zircon-sand-derived UiO-66 catalysts possess excellent structural stability, synergistic acid–base functionality, and strong catalytic efficiency, providing a sustainable pathway for biodiesel production from waste cooking oil