Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Phytochemical Study of Ethanol Extract of Sengkubak Leaves (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) and Molecular Docking Analysis as a Potential Anti-Breast Cancer Agents Yuneta; Nugroho, Wahyu; Kalalinggi, Septaria Yolan; Toepak, Erwin Prasetya
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol8.iss2.art6

Abstract

Reactive Oxygen Species (ROS) are a group of free radicals that play a major role in causing oxidative stress, which can trigger the development of degenerative diseases such as cancer. Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers) Diels) contains antioxidant that may help protect the body from free radical exposure. This study aims to identify the metabolite compounds present in Sengkubak leaves through GC-MS analysis and to evaluate their anticancer potential of its major metabolites through in silico molecular docking analysis. The leaf simplicia was extracted using the maceration method with ethanol as the solvent. The analyses performed included GC-MS analysis and molecular docking analysis of the major compounds identified by GC-MS to evaluate their anticancer potential. GC-MS analysis identified a total of 84 compounds, with the five major ones being Phytol, Farnesol isomer a, L-Gala-L-ido-octose, E-11-HexadecenoicAacid ethyl ester, and Pentadecanoic acid ethyl ester. Furthermore, molecular docking analysis of the five major compounds demonstrated potential anticancer activity against breast cancer targets.
Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya Toepak, Erwin Prasetya; Sudyana, I Nyoman; Irmawan, Muhammad; Mahrita, Ani; Suherman
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): GJPM - JANUARI s/d JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i1.129

Abstract

Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga, penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.
SOSIALISASI RENCANA PEMEKARAN PROVINSI BARITO RAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BUNTOK Kristinae, Vivy; Toepak, Erwin Prasetya; Mahrita, Ani; Giovanni, Jonathan; Prakosos, Rian Sidiq; Sambung, Roby; Damayanti, Nurlia Eka; Sukmani, Meylinda
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 3 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Mei 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/6b43fa39

Abstract

Pelayanan administrasi bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di provinsi yang memiliki banyak kabupaten mempunyai tantangan yang besar seperti penerapan sistem administrasi yang tidak memadai dan layanan publik yang tidak optimal akibat keterbatasan sumber daya dan kelangkaan transportasi. Provinsi Kalimantan Tengah memiliki 14 wilayah administratif, dan luasnya wilayah administratif ini dapat memberikan masalah bagi pemerintah khusunya dalam hal optimasi layanan publik. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan daerah Provinsi baru di Kalimantan Tengah sehingga dapat meningkatkan pemerataan pelayanan publik bagi usaha kecil dan menengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku usaha kecil dan menengah di Buntok, Barito Selatan mengenai rencana pembentukan Provinsi Barito Raya. PkM ini dilakukan dengan menggunakan metode Focus Group Discussion dan dilaksanakan di di Warung Mama Nisa Kamper. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha di Warung Mama Nisa Kamper mengetahui tujuan dari pembentukan Provinsi Barito Raya.
PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN INOVASI HIJAU DI CALON KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH Sambung, Roby; Kristinae, Vivy; Toepak, Erwin Prasetya; Mahrita, Ani; Giovanni, Jonathan; Damayanti, Nurlia Eka; Sopather, Kembara; Lampe, Normand Armando; Aprilita, Aprilita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5569

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aimed to strengthen human resource capacity through Green Human Resource Management (GHRM) and green innovation in the prospective Kampung Nelayan Merah Putih located in Tanjung Putri and Sei Ijum Raya Villages, Central Kalimantan. The activity adopted a participatory action research approach involving local communities in every stage, from identification to training evaluation. The program was designed through three integrated components: socialization on green innovation, training on GHRM, and green marketing practice. The training increased participants’ understanding of sustainable human resource management and environmental awareness. The pre-test and post-test results indicated an average knowledge improvement of more than 40 percent, showing a significant shift in participants’ behavior toward environmentally responsible practices. The integration of GHRM and green innovation proved effective in empowering coastal communities, strengthening village institutions, and encouraging the emergence of sustainable economic initiatives. This model demonstrates that environmentally-based capacity building can be replicated in other coastal villages to promote inclusive green and blue economy development.Keywords: Green Human Resource Management, green innovation, green marketing, coastal community, sustainable developmentABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui penerapan Green Human Resource Management (GHRM) dan inovasi hijau di Calon Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di Desa Tanjung Putri dan Desa Sei Ijum Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan participatory action research yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi pelatihan. Program ini dirancang melalui tiga komponen utama, yaitu sosialisasi tentang inovasi hijau, pelatihan GHRM, dan penerapan green marketing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta lebih dari 40 persen dan perubahan perilaku menuju praktik ramah lingkungan. Integrasi antara GHRM dan inovasi hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, memperkuat kelembagaan desa, serta mendorong munculnya inisiatif ekonomi berkelanjutan. Model pelatihan ini dapat direplikasi pada desa pesisir lain untuk mendukung pembangunan hijau dan ekonomi biru yang inklusif.Kata Kunci: Green Human Resource Management, inovasi hijau, green marketing, masyarakat pesisir, pembangunan berkelanjutan