Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Gangguan Transmisi Fiber Cut dan Pengembangan Solusi untuk Meningkatkan Availability Sistem Komunikasi Fiber Optik Section Banua Hanyar – Bati Bati Muhammad Gani Baihaqi Darussalam; Ahmad Fauzi; Muhammad Galura Suranegara; Dwi Wahyu Lestariningsih
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 3 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Maret 2
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i3.828

Abstract

Technology continues to develop very quickly, especially long-distance communication and transmission technology. This is due to the increasing human need for the internet, as seen by its availability. The main objective of this research is to analyze the impact and solution to Fiber Cut transmission on availability in the Banua Hanyar - Bati Bati Section. This research uses a correlative descriptive quantitative method to obtain a solution, namely replacing ordinary fiber optic cables and many existing cable with a new anti-rodent fiber optic cable 3 km long located 0.8 km to 3.8 km from Banua Hanyar. This solution is said to be very influential because it succeeded in increasing the availability of the Banua Hanyar - Bati Bati Section system to 100%.
Potensi pemanfaatan teknologi 5g guna mendukung pembelajaran daring Endah Setyowati; Galura Muhammad Suranegara; Fauziyah Rhaudhatul Jannah
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/integrated.v3i1.32702

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap beberapa sektor. Salah satunya adalah sektor pendidikan. Dunia pendidikan mengalami perubahan yang sangat signifikan semenjak pandemi Covid-19 melanda. Proses kegiatan belajar mengajar luring beralih menjadi pembelajaran daring. Maka pendidikan saat ini sangat membutuhkan akses jaringan yang reliabel. Hadirnya teknologi 5G berpotensi untuk menjawab tantangan tersebut. Teknologi 5G menjanjikan kecepatan yang mencapai 1 Gbps, latency sub-milisekon dan jangkauan sinyal yang lebih baik. Selain itu, teknologi 5G juga mendukung Augmented Reality atau Virtual Reality yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran berbasis teknologi dalam rangka digitalisasi dunia pendidikan. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan bandwidth yang lebih lebar, round trip time yang lebih kecil dan penggunaan antenna Massive-MIMO. Paper ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan Teknologi 5G dan teknologi pembangunnya guna mendukung pembelajaran daring yang reliabel. Sehingga pembelajaran daring dapat dilakukan dimanapun, tanpa hambatan dan gangguan internet.
Fiber Optic Splicing Training with Mechanical Splicers and Fusion Splicers for Computer and Network Engineering Vocational School Students Fauzi, Ahmad; Suranegara, Galura Muhammad; Setyowati, Endah; Widodo, Suprih
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v5i1.11-20

Abstract

Curriculum development is one of the challenges in the world of education. In vocational schools with Computer and Network Engineering Skills Competency (TKJ) in particular, these curriculum changes update the Basic Competencies taught. Several changes have been made, including those related to the core competency of fiber optic cable termination. The curriculum renewal means students must improve their core competencies in connecting fiber optic cables. Often, lessons related to fiber optic termination are only given theoretically. This is due to limited support for tools and materials for the fiber optics practicum. This activity will provide a workshop on connecting fiber optic cables to TKJ Skills Competency Vocational School students. As a result, the evaluation of the acceptance of activity materials obtained an average participant score of 88.74% in the very high category. Then, evaluating satisfaction with training activities, it was found that satisfaction with training methods was 94.35% (very high class); training instructors at 93.33% (very high category); and facilities and infrastructure amounting to 95.26% (very high type).
Comparative Analysis of Server-Based and Serverless Service Performance on Google Cloud Platform (GCP) (Case Study: Machine Learning Model Deployment) Fujiyanti, Vina; Suranegara, Galura Muhammad; Ichsan, Ichwan Nul
Journal of Information System and Informatics Vol 6 No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalisi.v6i2.773

Abstract

Cloud infrastructure providers such as GCP provide various computing services to deploy applications such as machine learning models, namely server-based and serverless. However, the two services each have different characteristics and advantages so that this becomes a difficulty factor for users in choosing cloud services. This research was conducted to compare server-based and serverless services with the aim of knowing the best service resulting from the analysis of performance measurements, namely CPU and memory utilization, latency, pricing, and developer experiences. The application of machine learning models is carried out on Compute Engine and Vertex AI services and will be tested for performance through requests to endpoints 100 times using JMeter for 30 minutes. The findings show that Vertex AI performance is better than Compute Engine with CPU utilization of 0.10%, memory utilization of 0.94%, and latency of 17.34ms but the cost efficiency is owned by the Compute Engine.
Otomasi Konfigurasi Routing pada Router menggunakan Ansible Fadhila, Esa Noer; Gumelar, Ega Restu; Pratama, Herdi Rizky; Suranegara, Galura Muhammad
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v1i2.40806

Abstract

Perangkat jaringan yang telah terpasang terkadang perlu dikonfigurasi ulang agar dapat terus beroperasi dengan baik. Konfigurasi yang dilakukan harus diimplementasikan dengan cara mengakses perangkat jaringan yang terpasang secara manual satu per satu. Hal ini tentu saja menjadi tantangan bagi teknisi jaringan karena akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika perangkat yang digunakan dalam jumlah yang cukup banyak serta dapat menimbulkan kompleksitas yang tinggi dan potensi terjadinya human error. Maka dari itu perlunya metode yang lebih efisien untuk dapat mengkonfigurasi perangkat-perangkat tersebut secara otomatis yaitu dengan melakukan otomatisasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan otomasi konfigurasi routing OSPF yang diimplementasi oleh Ansible dengan menggunakan metode penelitian Research and Development yang hasilnya diuji cobakan secara terbatas. Otomasi konfigurasi diimplementasikan melalui skrip pada Ansible yang dihubungkan dengan router melalui Secure Shell (SSH) sehingga konfigurasi dapat dimasukkan kedalam router. Router yang digunakan pada penelitian ini merupakan router virtual yang dibangun menggunakan GNS3. Hasil dari penelitian ini Ansible telah berhasil digunakan untuk mengotomasi konfigurasi router. Berapapun router yang akan dipasang pada jaringan, router tetap dapat di otomasi hanya dengan menggunakan skrip yang telah dibuat pada Ansible. Penerapan otomasi jaringan ini dapat memudahkan untuk konfigurasi perangkat jaringan dengan skala besar secara otomatis serta dapat meminimalisir human error.
Automasi Konfigurasi Routing pada Router BGP menggunakan Netmiko Jannah, Fauziyah Rhaudhatul; Laili, Adisty Nurrahmah; Pratiwi, Winda; Perkasa, Aldewo Dillon; Suranegara, Galura Muhammad
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 3, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v3i1.42315

Abstract

Perubahan yang signifikan merubah tatanan yang sudah ada berganti dengan sesuatu yang baru. Mengikuti waktu yang semakin maju, perangkat jaringan ikut menyesuaikan kebutuhan dan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Biasanya dalam persiapan hal tersebut perlu menghubungkan antar perangkat jaringan, sehingga sebuah sistem dapat dijalankan secara simultan. Namun, pada kondisinya, perangkat jaringan tersebut masih berupa satuan dan belum terhubung satu sama lain hingga membentuk sistem. Untuk itu perlu diadakannya suatu otomatisi jaringan agar terbentuk sebuah sistem perangkat jaringan. Berangkat dari hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melakukan otomatisasi konfigurasi routing BGP yang diimplementasikan melalui Netmiko dan diuji cobakan melalui susunan router virtual pada GNS3. Penerapan otomatisasi jaringan ini akan dapat memudahkan konfigurasi router BGP dalam skala besar dan meminimalisir kesalahan yang terjadi pada saat pembentukan sebuah sistem perangkat jaringan.
A Simple Experiment of Block Coding Reed Solomon (15,5) using Matlab Simulink Subagja, Banda; Jannah, Fauziyah Rhaudhatul; Agnesia, Gisella; Suranegara, Galura Muhammad; Setyowati, Endah
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v1i1.32988

Abstract

In recent years, technical developments in telecommunications have made rapid progress in providing the increase of reliable and efficient communication services. The reliability provided is used to overcome interruptions during communication. Since the problem is caused by corrupted transmitted data, an encoder and coding decoder are needed to correct the problem. Reed-Solomon (RS) coding is commonly used as forwarding Error Correction (FEC) code for correcting errors. Burst errors, noise effects, and corrupted data are all solved with this method. Data transfer is carried out using the parity check process, which involves applying a number of bits to the data blocks that have been broken at the encoder level, then repairing each block and returning the original data to the decoder. The aim of this paper is to explain and analyze the Bit Error Rate (BER) that occurs by using the integer random code block technique in Reed-Solomon coding (15,5) and to simulate the output in the Matlab.
Simulasi Equal Cost MultiPath Selection (ECMP) pada Jaringan Berbasis Software Defined Networking Subagja, Banda; Putri, Nova Nurul; Sanada, Pratiwi; Dewi, Tarisa Citra; Suranegara, Galura Muhammad
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v1i2.40948

Abstract

Layanan dan teknologi internet telah meningkat dengan pesat. Jaringan, dengan memisahkan antara sistem kendali (control plane) dan sistem penerusan (data plane). Kontroler dapat memberikan kontrol terpusat dengan menginstal aturan penerusan di bidang data, dan sakelar melakukan operasi yang berbeda pada paket sesuai dengan aturan ini. Cara komunikasi antara perangkat dan pengontrol menggunakan protokol yang disebut Openflow. Untuk mendukung jaringan yang ditentukan perangkat lunak, diperlukan suatu metode untuk mendistribusikan lalu lintas jaringan komputer secara seimbang dengan beberapa jalur agar lalu lintas jaringan komputer berjalan secara optimal; metode itu adalah multipath dengan biaya yang sama. Dalam penelitian ini, penulis melakukan uji coba menggunakan tiga bandwidth yang berbeda, yaitu 50 Mbps, 100 Mbps, dan 150 Mbps. Dan parameter yang diuji adalah delay dan packet rate dengan mengirimkan 1000 paket dengan ukuran tiap paket 1 Kb selama 60 detik dengan background traffic tiap link 100 Mbps. Hasil pengujian delay terkecil diperoleh bandwidth 50 Mbps dengan selisih besar delay 2,19% dengan bandwidth 100 Mbps dan selisih besar delay 10,02% dengan bandwidth 150 Mbps. Pengujian packet rate terbesar diperoleh pada bandwidth 50 Mbps dengan perbedaan besar pada packet rate sebesar 0,30% dengan bandwidth 100 Mbps dan perbedaan besar pada packet rate sebesar 9,19% dengan bandwidth 150 Mbps.
Analisis Perbandingan Link Failover Menggunakan Controller RYU & ONOS pada Jaringan Berbasis SDN Dwitami, Ghalda Azzahra; Istiqomah, Mutia; Suranegara, Galura Muhammad
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 4, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v4i1.66428

Abstract

Dalam Software Defined Network (SDN), terjadinya gangguan merupakan hal yang sering terjadi. Gangguan tersebut lah yang menyebabkan terjadinya kegagalan komunikasi antar jaringan. Salah satu gangguan yang dapat terjadi adalah link failure, keadaan di mana suatu link dalam jaringan mengalami down atau tidak aktif. Untuk itu, diperlukan sistem yang high availability. Implementasi high availability dalam SDN melibatkan penggunaan mekanisme seperti failover. Untuk mengetahui perbandingan kinerja mekanisme failover pada controller Ryu dan ONOS, penelitian ini melakukan skenario pemutusan jalur terpendek antara host dan server menggunakan dua controller tersebut. Pengujian dilakukan dengan mengukur downtime, response time, dan packet loss. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu pada controller Ryu terjadi down selama 15.753 milidetik, sedangkan controller ONOS tidak. Response time jaringan yang menggunakan controller ONOS lebih cepat yaitu dengan rata-rata 4.5222 milidetik, dibandingkan dengan controller Ryu yaitu 112.797 milidetik. Selain itu, rata-rata packet loss menggunakan controller ONOS lebih besar yaitu 1.44% persen, dibandingkan dengan controller Ryu yaitu 0.762%.In Software Defined Network (SDN), interference is a common occurrence. These disruptions cause communication failures between networks. One of the disruptions that can occur is link failure, a situation where a link in the network is down or inactive. For this reason, a high availability system is required. The implementation of high availability in SDN involves the use of mechanisms such as failover. To compare the performance of the failover mechanism on the Ryu and ONOS controllers, this study conducted a scenario of breaking the shortest path between the host and the server using the two controllers. Tests were conducted by measuring downtime, response time, and packet loss. The results obtained from this study are that the Ryu controller is down for 15,753 milliseconds, while the ONOS controller is not. The network response time using the ONOS controller is faster, with an average of 4.5222 milliseconds, compared to the Ryu controller which is 112.797 milliseconds. In addition, the average packet loss using the ONOS controller is greater at 1.44% percent, compared to the Ryu controller which is 0.762%
Simulasi Multi-topologi Jaringan Berbasis SDN dengan Controller POX Fauzi, Sadam; Larasati, Sifa; Putri, Adhwa Alifia; Restyasari, Nissa; Suranegara, Galura Muhammad
Telecommunications, Networks, Electronics, and Computer Technologies (TELNECT) Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi S1 Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/telnect.v1i2.40820

Abstract

Software Define Networking (SDN) adalah salah satu perkembangan teknologi di bidang jaringan yang memisahkan control plane dengan data plane. SDN dapat diterapkan diberbagai topologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis performa berbagai topologi jaringan berbasis SDN dengan Controller POX. Penelitian ini mengunakan metode Research and Development, yang diujikan dengan skala terbatas. Parameter pengujian yang dilakukan adalah delay, dan jitter. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa topologi linear, dan star memiliki performa yang sama.Akan tetapi topologi linear menjadi model topologi yang ideal dan lebih efisien karena memiliki jitter yang lebih kecil atau rendah dari semua topologi yang ada dari data penelitian ini. Diharapkan dari hasil penelitian ini bisa menjadikan gambaran bagi pembaca ataupun teknisi dalam memilih topologi saat membangun jaringan yang akan d rancang