Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Kemampuan Calon Guru Fisika Dalam Menyelesaikan Soal Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal Sartika, Dewi; Lutfin, Nursakinah Annisa; Musdar, Musdar; Nurlina, Nurlina
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 15, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v15i1.16683

Abstract

Kemampuan literasi sangat penting dimiliki bagi calon guru, termasuk calon guru fisika. Kearifan lokal menjadi hal yang sangat jarang diintegrasikan dalam proses pembelajaran, padahal hal tersebut sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menjaga eksistensi kearifan lokal suatu daerah. Tujuan penelitian ini (1) untuk mendeskripsikan profil kemampuan calon guru fisika dalam menyelesaikan soal literasi sains berbasis kearifan lokal Mandar dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut.  Oleh  karena  itu, rancangan penelitian metode campuran digunakan dalam penelitian ini.  Untuk menjawab tujuan penelitian pertama, digunakan metode survei dengan menggunakan instrumen literasi sains berbasis kearifan lokal Mandar yang telah dikembangkan sebelumnya oleh peneliti. Untuk menjawab tujuan kedua, penelitian digunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada beberapa calon guru fisika di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa Kemampuan para calon guru fisika dalam menyelesaikan  soal literasi sains berbasis kearifan lokal berada pada kategori kurang dengan nilai rata-rata 57. Kemampuan literasi sains calon guru dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu latar belakang keluarga, fasilitas sekolah, minat dan akses membaca, serta sikap terhadap sains.
Pelatihan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMAN 2 Campalagian melalui Kegiatan Pembimbingan Praktikum Fisika Humairah, Nur Aisyah; Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v7i2.5370

Abstract

This community service activity involves training the scientific process skills of students at SMAN 2 Campalagian through physics practicum mentoring. In its execution, the activity employs a method that includes training, counseling, and guidance integrated into the implementation of physics practicum. This method is chosen with the intention of providing opportunities for students at SMAN 2 Campalagian to actively engage in physics practicum. Additionally, participants in this activity will be introduced to a virtual laboratory site, serving as an alternative for virtual implementation of practicums. The activity is carried out in two systematic and continuous stages: (1) Material Delivery; (2) Training and Assistance. After the activity, the results indicate that 22% of participants fall into the high category, 78% fall into the moderate category, and there are no participants in the low category. Based on this data, it can be concluded that there is an improvement in the knowledge and skills of the scientific process among students at SMAN 2 Campalagian.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini berupa pelatihan keterampilan proses sains peserta didik di SMAN 2 Campalagian melalui kegiatan pembimbingan praktikum fisika. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menggunakan metode yang mencakup pelatihan/penyuluhan, pembimbingan, dan pendampingan yang terintegrasi dalam pelaksanaan praktikum fisika. Metode ini dipilih dengan maksud memberikan peluang kepada peserta didik SMAN 2 Campalagian untuk secara aktif terlibat dalam praktikum fisika. Selain itu dalam kegiatan ini juga peserta didik akan diperkenalkan dengan situs laboratorium virtual yang dapat menjadi alternatif pelaksanaan praktikum secara virtual. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap yang sistematis dan berkesinambungan, yakni: (1) Penyampaian Materi; (2) Pelatihan dan Pendampingan. Setelah dilaksanakan kegiatan, diperoleh hasil bahwa  sebanyak 22% peserta didik berada pada kategori tinggi, 78% peserta didik berada pada kategori sedang, dan tidak ada peserta didik untuk kategori rendah. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan proses sains peserta didik SMAN 2 Campalagian.
Sosialisasi dan Pelayanan Bahaya Bullying di Sekolah SMP Negeri 3 Simboro Arsyad, Arie Arma; Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kdvyjn23

Abstract

Bullying merupakan tindakan penyalahgunaan kekuasaan oleh seseorang atau sekelompok orang yang dilakukan oleh para peserta didik maupun oleh lingkungan masyarakat di mana dampak bullying ini sangat berakibat pada psikogis dan mental korban bully. Layanan ini diberikan kepada peserta didik dari seluruh kelas VII hingga IX di SMP Negeri 3 Simboro. Kegiatan ini sebagai layanan pemberian informasi kepada peserta didik serta guru agar lebih memperhatikan para peserta didik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang menjunjung tinggi kekeluargaan serta melengkapi kekurangan informasi tentang bully pada peserta didik dan juga diperuntukkan untuk para guru. Banyak peserta didik bahkan guru yang tidak sadar telah melakukan tindk bully, sehingga perlu mengenalkan kepada mereka tentang siapa saja dan apa saja bentuk-bentuk bullying ini. Upaya meminimalisasikan bullying, yaitu: 1) cermati gejala-gejala perubahan anak, dan segeralah lakukan pendekatan padanya, 2) tenanglah dalam bertindak, sambil meyakinkan anak bahwa ia telah mendapat perlindungan dari perilaku bullying mendatang, 3) laporkan kepada guru/pihak sekolah untuk segera dilakukann penyelidikan tentang apa yang telah terjadi, 5) meminta pihak sekolah untuk memberikan info tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan 6) mengajarkan anak cara-cara menghadapi bullying. Kasus perundungan yang akhir-akhir ini terjadi di banyak sekolah mendorong kami untuk memberikan layanan mengenal bahaya bullying ini.
STEM-Based Physics Modules with CK-12 Simulations for High School Students: Development and Implementation Nurlina, Nurlina; M., Musdar; Hajati, Kartika; Zulfiani, Ulfa
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 2 (2024): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 10 Issue
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.10215

Abstract

Research has been conducted to develop STEM-based physics modules with CK-12 simulations for high school students. This study evaluates the STEM-based physics module’s validity, practicality, and effectiveness with CK-12 simulations for grade X students. The research employed research and development (R&D), utilizing the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved three expert validators and students from two schools to assess the module’s validity, practicality, and effectiveness. The participants comprised grades X MIA students from SMAN 1 Alu and X IPA students from MAN 2 Polewali Mandar. The validity of the developed physics modules, presented as a practical module, was assessed through expert validation, while practicality was evaluated using response questionnaires completed by students and teachers. Effectiveness was determined based on student learning outcome tests. The results indicate that the physics module was highly valid, with an overall validity score of 87.78%. Practicality was also rated highly, with scores of 90.29% from students and 99.00% from teachers. Furthermore, the module demonstrated effectiveness, as evidenced by student learning outcomes meeting the established criteria, with an effectiveness score of 79.17%. These findings suggest that STEM-based physics modules with CK-12 simulations can significantly enhance the quality of physics teaching and learning for high school students. In addition, this research should be explored for other topics.
PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS VARIATIF DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK XI IPA Nurlina, Nurlina; Sutrisno, Sutrisno; Nursiah, Nursiah
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v7i1.4326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik sebelum dan setelah diajar metode pemberian tugas variatif dengan model kooperatif tipe numbered head together (NHT) di SMA Negeri 1 Sendana; (2) bagaimana peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik sebelum dan setelah diajar metode ceramah dengan pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Sendana; (3) apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif peserta didik antara kelas yang menggunakan metode pemberian tugas variatif dengan model kooperatif tipe numbered head together (NHT) dan kelas yang menggunakan metode ceramah dengan pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Sendana. Jenis penelitian adalah kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Kelas eksperimen menggunakan metode pemberian tugas variatif dengan model kooperatif tipe numbered head together (NHT) sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data melalui instrumen tes hasil belajar kognitif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif menggunakan uji N-Gain dan statistik inferensial menggunakan uji t. Berdasarkan perhitungan uji N-Gain hasil belajar kognitif peserta didik diperoleh bahwa rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5165 kategori sedang sedangkan rata-rata nilai N-Gain kelas kontrol sebesar 0,2972 ketegori rendah. Perhitungan uji t membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh hasil = 5,9430 = 1,9973 dengan taraf signifikansi 0,05.
Pendampingan Praktikum Fisika Untuk Menumbuhkan Minat Terhadap Sains pada Peserta Didik MTs DDI Lapeo Lutfin, Nursakinah Annisa; A, Fauziah; Tuada, Rasydah Nur; Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4933

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra MTs DDI Lapeo yaitu banyak peserta didik yang menunjukkan ketertarikan rendah terhadap pelajaran sains, khususnya dalam bidang ilmu fisika. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan minat sains peserta didik MTs DDI Lapeo melalui kegiatan pendampingan praktikum fisika. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs DDI Lapeo, Desa Lapeo Kab. Polewali Mandar Sulawesi Barat pada 06 Juli sampai 06 September 2024 dengan 17 orang peserta yang terdiri dari peserta didik di MTs DDI Lapeo. Pendampingan praktikum fisika yang dilakukan terdiri dari lima unit percobaan yaitu yaitu Suhu dan Kalor, Prinsip Archimedes, Ayunan Sederhana, Usaha Pada Bidang Miring dan Hukum Hooke. Setelah praktikum selesai, peserta didik dilatih untuk mengolah dan menganalisis data hasil praktikum. Selain itu peserta didik diajarkan pentingnya rasa ingin tahu, menghargai data hasil praktikum, berpikir kritis, kreatif, berpikiran terbuka dan kerjasama, ketekunan, dan menumbuhkan sikap peka terhadap lingkungan dalam bereksperimen dan belajar sains. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan praktikum fisika telah berhasil menumbuhkan minat sains peserta didik di MTs DDI lapeo. Pendampingan praktikum berjalan lancar dan peserta didik memberikan respon positif terkait kegiatan praktikum yang dilaksanakan.
Scientific Literacy Assessment for Physics Instruction by Integration Local Wisdom of Mandar Tribe in West Sulawesi, Indonesia Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina; Mutmainna, Mutmainna
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 10, No 2 (2025): May 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jipf.v10i2.6839

Abstract

Scientific literacy is an important skill that enables students to apply scientific knowledge to solve daily problems. However, Indonesian students’ scientific literacy levels are still relatively low compared to international standards. One potential strategy to address this issue is integrating local wisdom into science learning. This study aims to develop a scientific literacy assessment instrument based on local wisdom that meets the eligibility criteria to improve students’ scientific literacy skills comprehensively. Using a research and development (R&D) methodology, this study was conducted in three main stages: product design, product trial, and product assembly. The instrument underwent expert validation and was tested on a limited and larger scale to evaluate readability, item difficulty, item discrimination, and reliability. The findings indicate that the instrument is valid, reliable, and effective for assessing students’ scientific literacy. It helps educators diagnose students’ abilities to communicate, associate, and apply scientific concepts in real-life and culturally relevant contexts. By connecting science learning with students’ cultural backgrounds, this study contributes to enhancing the quality of physics education and improving scientific literacy outcomes among Indonesian students.
Application of The Physics Aviary Virtual Laboratory to Support Student Motivation and Self-Regulated Learning Nurlina, Nurlina; Humairah, Nur Aisyah; Kalsum, Ummu; A, Fauziah.; Maisarah, Maisarah; Widia, Widia; Fardilla, Wita
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v6i3.12422

Abstract

Limited access to adequate physics laboratory facilities remains a major challenge in Indonesian schools, including SMAN 1 Mamasa, where conventional physics learning often lacks hands-on experiments. To address this issue, this study was conducted as part of a Community Service (PkM) activity, providing training and mentoring on the use of The Physics Aviary (TPA) virtual laboratory for eleventh-grade students. The activity employed Community-Based Research (CBR) and Service Learning approaches, enabling students to actively participate in meaningful learning experiences while contributing to the community. A total of 34 students (20 females, 14 males) participated in the program, which was conducted from July to August 2025. Data on learning motivation and self-regulated learning (SRL) were collected using validated questionnaires and analyzed descriptively. The results indicate that the virtual laboratory effectively fostered students’ intrinsic motivation, with the highest scores observed in intrinsic goal orientation (mean = 4.12, SD = 0.95) and task value (mean = 4.06, SD = 0.89). Additionally, SRL skills were reflected in high scores for time and study environment management (mean = 4.06, SD = 0.81) and peer learning (mean = 3.91, SD = 0.99). Student satisfaction with the training was also high, demonstrating successful implementation. This PkM activity not only introduced TPA in the local school context but also provided initial empirical evidence that virtual labs can serve as effective alternatives for fostering motivation and self-regulation in secondary physics education. However, the findings highlight the need to strengthen metacognitive and collaborative learning aspects.