Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi MBTI untuk pengembangan karir mahasiswa: studi perbedaan tipe kepribadian pada mahasiswa bimbingan konseling Setiawati, Farida Agus; Triyanto, Agus; Gunawan, Nanang Erma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2015): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.019 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v8i2.8272

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe-tipe kepribadian individu denganMyers-Briggs Type Indicator (MBTI) pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling diFakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Di samping tipe kepribadian,penelitian akan mengukur kompetensi konselor yang dimiliki oleh para subjek. Tujuanberikutnya adalah mengetahui perbedaan kompetensi konselor berdasar berbagai tipekepribadian. Data dikumpulkan dengan teknik survey dengan menggunakan duainstrumen yaitu MBTI dan kompetensi konselor yang sudah diadaptasi dari AmericanSchool Counselor Association (ASCA) tahun 1992. Hasil menunjukkan subyek dengantipe ekstrovert berjumlah lebih banyak daripada yang introvert, cenderung memperolehinformasi dengan sensing daripada intuisi, membuat keputusan dengan feeling daripadathinking, dan orientasi terhadap dunia luar yang relatif sama antar subyek penelitian. Padakompetensi konselor, ada perbedaan rerata kompetensi pribadi pada subyek ekstrovertdan introvert (t=3.602 sig. p=.0.000) dan pada kompetensi keterampilan (t=2.167 sig.p=0.031). Sementara itu tidak ada perbedaan pada aspek pengetahuan dan professionalyang mana juga nampak pada tipe kepribadian sensing dan intuition, thinking dan feeling,dan judging dan perceiving
Developing Specialization Model Applications for High School Students Triyanto, Agus; Dewanti, Septinda Rima; Sari, Widya Juwita
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce a model application of specialization for the majors of high school students. The research method used is the Borg and Gall development research method. The research procedure was carried out by conducting a literature review and preliminary study, planning, developing, validating, revising, testing on research subjects, revising, and finalizing and socializing the application specialization model. The research instrument used is a rating scale. Data analysis was carried out by averaging expert judgments on applying the specialization model that had been developed. In addition, data were also obtained from the results of student interest. The expert test results showed that the application of the specialization model for the majors of high school students that was developed was feasible to be used to provide recommendations for students’ specialization. Data from students when using the specialization model is grouped into two types of data, namely appropriate and inappropriate. The results of the trial using the specialization model by students showed that 97 percent of the subjects stated that the conclusions of the specialization model were in accordance with their interests.
Pemetaan Media Inovatif Layanan Bimbingan dan Konseling Secara Online Triyanto, Agus; Dewanti, Septinda Rima; Sari, Widya Juwita
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v9i2.16648

Abstract

Online learning is facing an obstacle caused mainly by a lack of students learning interests. The situation is worsening caused by only a few creative learning media in online education. The study aims to map the kinds of innovative media in guidance and counseling delivery. The research used mix method. The research activities are surveys and in-depth interviews. The number of the subject was ninety-four school counselors in senior high school. The result of the study is a map that shows the classification of media based on its characteristics. The study also describes the constraints faced by the teacher in school while developing and applying innovative learning media. The limitations are mainly caused by the availability of computer and internet connections in schools. Another constraint is that many school counselors cannot use technology to develop interactive guidance and counseling media. The recommendation from this study is to equip the school's counselors with computers and other tools and build their skills to use technology effectively.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI CANVA UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Triyanto, Agus; Ardini, Fadhila Malasari; Sari, Widya Juwita; Setiani, Ismarini Bekti; Eliasa, Eva Imania
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27640

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi di era digital menghadirkan berbagai aplikasi yang mendukung pembelajaran, salah satunya Canva. Platform ini memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran dan layanan yang menarik, interaktif, serta efisien. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan hard skill dan soft skill guru bimbingan dan konseling SMK di Yogyakarta dengan pemanfaatan Canva sebagai media layanan bimbingan dan konseling. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui keefektifan teknik tersebut adalah skala penilaian pemahaman pengembangan media melalaui canva yang dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan guru bimbingan dan konseling dalam menggunakan canva. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata skor pre-test sebesar 48 yang mengalami peningkatan menjadi 77 pada saat pre-test. Berdasarkan hal tersebut mazka kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.Abstract: The development of technology in the digital era presents various applications that support learning, one of which is Canva. This platform allows teachers to develop learning media and services that are interesting, interactive, and efficient. This activity aims to develop the hard skills and soft skills of vocational guidance and counseling teachers in Yogyakarta by utilizing Canva as a medium for guidance and counseling services. The measuring instrument used to determine the effectiveness of the technique is an assessment scale for understanding media development through Canva which is done by giving a pre-test and post-test. The results of the implementation of the activity showed an increase in the understanding and ability of guidance and counseling teachers in using Canva. This can be seen from the average pre-test score of 48 which increased to 77 during the pre-test. Based on this, this community service activity has succeeded in achieving the stated objectives. 
Manajemen kegiatan siswa SMP dalam penguatan pendidikan karakter mandiri Triyanto, Agus
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22978

Abstract

The issue of students’ independence remains an important concern in the field of education. Schools do not only function to deliver knowledge but also play a role in shaping character through various student activities. Therefore, well-directed management of student activities becomes an important strategy to foster independent character. The purpose of this study is to understand the concept of independence according to Maria Montessori, describe activity management at SMP Al-Amanah Al-Gontory, and formulate a model for strengthening independent character based on Montessori values. The research employed a qualitative descriptive approach using interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Montessori views independence as an innate potential that needs to be facilitated through a supportive environment, practical life activities, and freedom of choice with responsibility. SMP Al-Amanah Al-Gontory has implemented POAC management (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) in programs such as Leader of the Day, Market Day, and scouting activities. The results show improvements in students' self-regulation, responsibility, and self-confidence. This study recommends involving students in activity planning, strengthening partnerships with parents, and arranging a physical environment that supports independent exploration. Abstrak Permasalahan kemandirian peserta didik masih menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan. Sekolah tidak hanya berfungsi menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter melalui berbagai kegiatan siswa. Karena itu, pengelolaan kegiatan peserta didik yang terarah menjadi strategi penting untuk menumbuhkan karakter mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami konsep kemandirian menurut Maria Montessori, mendeskripsikan manajemen kegiatan di SMP Al-Amanah Al-Gontory, serta merumuskan model penguatan karakter mandiri berbasis nilai-nilai Montessori. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Montessori memandang kemandirian sebagai potensi bawaan yang perlu difasilitasi melalui lingkungan yang mendukung, kegiatan kehidupan praktis, dan kebebasan memilih. SMP Al-Amanah Al-Gontory telah menerapkan manajemen POAC (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan) dalam program seperti Leader of the Day, Market Day, dan pramuka. Temuan menunjukkan peningkatan kemampuan regulasi diri, tanggung jawab, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian merekomendasikan pelibatan siswa dalam perencanaan kegiatan, penguatan kemitraan dengan orang tua, serta penataan lingkungan yang mendukung eksplorasi mandiri.
PELATIHAN CAPCUT: STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) Triyanto, Agus; Rachmawati, Ulvina; Ardini, Fadhila Malasari; Sari, Widya Juwita; Setiani, Ismarini Bekti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37663

Abstract

Abstrak: Pelatihan Capcut ini dilatarbelakangi tuntutan adaptasi layanan BK di era digital dan rendahnya literasi dan kompetensi digital guru BK, yang berpotensi pada penurunan daya tarik dan relevansi layanan BK bagi siswa Gen Z. Pelatihan CapCut ditujukan untuk meningkatkan literasi media digital dalam BK, literasi aplikasi CapCut, dan keterampilan teknis dalam membuat media digital BK berupa video psikoedukasi. Metode pelatihan berupa pemaparan materi dan tanya jawab, praktik terbimbing, penugasan mandiri, feedback, dan evaluasi. Partisipan berjumlah 31 guru BK yang tergabung di MGBK SMP Kab Bantul. Sistem evaluasi pretest-posttest berbasis angket dan wawancara digunakan untuk mengukur tujuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor mean total dari 23.6 saat pretest menjadi 28.6 saat posttest dan peningkatan level pemahaman literasi dari level rendah dan sedang saat pretest menjadi level tinggi pada seluruh partisipan.Abstract: This CapCut training is motivated by the demands of adapting Guidance and Counseling services in the digital era and the low digital literacy and competence among school counselors. This situation has the potential to reduce the appeal and relevance of guidance and counseling services for Gen Z students. The CapCut training aims to enhance digital media literacy in guidance and counseling, CapCut application literacy, and technical skill in creating digital guidance and counseling media in the form of psychoeducational videos. The training method consists of material presentation and Q&A sessions, guided practice, independent assignments, feedback, and evaluation. Participants consisted of 31 school counselors who are member of MGBK SMP Kab Bantul. A pretest-posttest evaluation system based on questionnaires and interviews was used to measure the objectives. The results show an increase in the total mean score form 23.6 in the pretest to 28.6 in the posttest and an improvement in the level of literacy understanding from low and moderate in the pretest to a high level among all participants.