Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Program Kerja Prodi Pbi Jurusan Tarbiyah STAIN Samarinda Tahun 2011-2015 Shafa, Shafa; Darwis, Darwis
FENOMENA FENOMENA Vol 5 No 1, 2013
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.3 KB) | DOI: 10.21093/fj.v5i1.230

Abstract

The research is to analyze some aspects that are being the attention in the working program analysis, such as: Reinforcing of vision, mission, goal and target, also achievement strategy; Tutor arrangement, leadership, management system, and giving a guarantee of quality; Related to university student  and graduate; Human resource; Curriculum, teaching and learning, and academic situation; Funding, means and infrastructure, also information system; Research, servicing/ public service, and cooperation. The research goals are: (1) To dig what programs that has been arranged by English Department of STAIN Samarinda in academic year 20111-2015; (2) To know what steps that is taken by English Department in implementing the working program; (3) To analyze the strength/ opportunity and challenge that will be faced by English Department based on the working program that has been arranged. The research isdescriptive-qualitative that using some techniques of data collecting, namely: interview, observation, and documentation. The research respondents are Vice Chairmanof Student University Affairs,Chairman of Tarbiyah Department, and English Department coordinator. Then the data collection is analyzed by using analysis of SWOT. The research summary is: The steps that is taken by English Department in implementing the working program such as: socializing the vision, mission, and strategy of English Department through brochure and leaflet distribution, optimalizing the cooperation with stakeholder such as school and region government through the programs of Tarbiyah Department, building an intensive communication with the leadership party to back up the working program, maximizing the calculation every year that oriented on the increase of study of program quality from the managerial aspect or the human resource. Nevertheless, the working program of English Department implementation from the extend time of 2011 to 2013 the applicability is still minimized and does not achieve 50% of it.
Implementasi Manajemen Tata Usaha di Madrasah Aliyah Negeri 1 Samarinda Helma Tiara; Ananiah Ananiah; Darwis Darwis
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.833 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i2.3211

Abstract

Dalam rangka menunjang kelancaran proses belajar mengajar di instansi sekolah diperlukan suatu bagian yang mendukung proses kegiatan tersebut yaitu ketatausahaan, subsistem yang lain seperti bagian kesiswaan, kurikulum, administrasi personel, dan lainnya. Bila administrasi ketatausahaan berjalan dengan baik maka kegiatan yang menyangkut pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, maka dari itu untuk memperlancar dan meningkatkan efektivitas proses administrasi maka diperlukan manajemen ketatausahaan yang baik pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen tata usaha yang mengacu kepada kegiatan manajemen tata usaha menurut Ngalim Purwanto yang meliputi organisasi surat-menyurat, organisasi dan struktur pegawai, keuangan dan rencana anggaran belanja sekolah, serta kesejahteraan perseonel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sedangkan tujuan penelitian deskriptif adalah untuk menjadikan penulisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada. Sumber data dari penelitian ini adalah kepala tata usaha serta pegawai staf tata usaha bidang administrasi persuratan, administrasi umum, keuangan, dan kepegawaian. Hasil penelitian di Madrasah Aliyah Negeri 1 Samarinda munujukkan  bahwa pelaksanaan dan penerapan manajemen tata usaha di madrasah ini telah berjalan sangat baik,. Kegiatan tata usaha yang direalisasikan secara prakteknya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Samarinda adalah administrasi persuratan, kepegawaian, keuangan, kesiswaan, serta sarana dan prasarana, juga  adanya kerjasama yang baik antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha dan pegawai tata usaha dalam pengelolaan administrasi sekolah demi mencapai tujuan kelembagaan.
Analisis Program Kerja Prodi Pbi Jurusan Tarbiyah STAIN Samarinda Tahun 2011-2015 Shafa Shafa; Darwis Darwis
FENOMENA Vol 5 No 1 (2013): FENOMENA Vol 5 No 1, 2013
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.3 KB) | DOI: 10.21093/fj.v5i1.230

Abstract

The research is to analyze some aspects that are being the attention in the working program analysis, such as: Reinforcing of vision, mission, goal and target, also achievement strategy; Tutor arrangement, leadership, management system, and giving a guarantee of quality; Related to university student  and graduate; Human resource; Curriculum, teaching and learning, and academic situation; Funding, means and infrastructure, also information system; Research, servicing/ public service, and cooperation. The research goals are: (1) To dig what programs that has been arranged by English Department of STAIN Samarinda in academic year 20111-2015; (2) To know what steps that is taken by English Department in implementing the working program; (3) To analyze the strength/ opportunity and challenge that will be faced by English Department based on the working program that has been arranged. The research isdescriptive-qualitative that using some techniques of data collecting, namely: interview, observation, and documentation. The research respondents are Vice Chairmanof Student University Affairs,Chairman of Tarbiyah Department, and English Department coordinator. Then the data collection is analyzed by using analysis of SWOT. The research summary is: The steps that is taken by English Department in implementing the working program such as: socializing the vision, mission, and strategy of English Department through brochure and leaflet distribution, optimalizing the cooperation with stakeholder such as school and region government through the programs of Tarbiyah Department, building an intensive communication with the leadership party to back up the working program, maximizing the calculation every year that oriented on the increase of study of program quality from the managerial aspect or the human resource. Nevertheless, the working program of English Department implementation from the extend time of 2011 to 2013 the applicability is still minimized and does not achieve 50% of it.
Strategi Guru PAI dalam Menghadapi Asesmen Nasional Pengganti Ujian Nasional di SMAN 2 Samarinda Rabiatul Adawiyah; Darwis Darwis; Nizar Aulia Noor
Borneo Journal of Primary Education Vol 2 No 1 (2022): Borneo Journal of Primary Education, 2(1), Februari 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.213 KB) | DOI: 10.21093/bjpe.v2i1.5111

Abstract

Munculnya kebijakan baru Asesmen Nasional (AN) sebagai perbaikan mutu pendidikan di Indonesia, yang dibarengi dengan kurangnya pemahaman guru PAI terkait AN. Selain permasalahan internal tersebut muncul permasalahan eksternal seperti kurangnya sosialisasi dari pemerintah terhadap guru, sehingga guru di SMAN 2 Samarinda kurang memahami terkait AN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja strategi,apa saja faktor pendukung dan penghambat guru PAI dalam menghadapi AN. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitiannya ialah, Waka kurikulum dan guru PAI SMAN 2 Samarinda. keabsahan datanya melalui teknik triangulasi, yaitu triangulasi metode dan sumber. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa wujud strategi guru PAI terbagi menjadi tiga, yakni AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Pada aspek AKM, di antaranya persiapan sarana dan prasarana ujian, kepanitiaan ujian, dan peningkatan literasi dan numerasi. Pada survei karakter ialah penanaman karakter, literasi, dan kegiatan keagamaan, sedangkan pada survei lingkungan belajar ialah pelengkapan sarana dan prasarana, menyelesaikan masalah siswa sekolah, dan pemeliharaan lingkungan sekolah. Adapun faktor pendukung dalam penerapan startegi adalah saran prasarana di sekolah, adanya pelatihan in house training yang selalu di laksanakan sekolah. Serta penerapan karakter yang sesuai dengan asas pancasila melalui materi pembelajaran PAI. faktor penghambatnya yaitu kurang memahaminya AN, karena guru tidak terikat terhadap persiapan AN secara langsung dan pelaksanaannya dilaksanakan dari pusat kepada sekolah.
Pengaruh Pemberian Reward terhadap Kepercayaan Diri Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Noor, Widya Noviana; Safitri, Mila; Darwis, Darwis; Ananiah, Ananiah
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 9, NO 3 (2022): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v9i3.4807

Abstract

Berhasil dan tidaknya belajar itu tergantung beberapa faktor. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran antara lain faktornya kejiwaan (psikis) dan mental spiritual. Pada sisi lain, ada seorang siswa yang kurang percaya pada diri sendiri, hal ini menjadi permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Sikap kurang percaya diri dikarenakan rasa malu, minder, sungkan, dan takut salah saat menjawab atau mengeluarkan pendapat pada pelajaran akidah akhlak. Pada pelajaran tersebut banyak yang hampir serupa maknanya sehingga membuat siswa kurang percaya diri saat menjawab pertanyaan dari guru sehingga keluarlah reward sebagai penguatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh reward terhadap kepercayaan diri. Metode pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 182 siswa di MTs Darul Ihsan Samarinda. Kemudian peneliti menentukan sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 65 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini angket (kuesioner) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan korelasi product moment sebesar 0,582 dan pengaruh reward terhadap kepercayaan diri sebesar 33,9%. Disimpulkan penelitian pengaruh pemberian reward terhadap kepercayaan diri siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ihsan Samarinda berkategori cukup berpengaruh.
Korelasi Keaktifan Berorganisasi Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Mahmudah, Lailatul; Darwis, Darwis; Armella, Rega; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir
Borneo Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2022): Borneo Journal of Islamic Education, 2 (1), Mei 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.186 KB) | DOI: 10.21093/bjie.v2i1.5498

Abstract

Perkembangan zaman menuntut manusia tidak hanya menguasai teori ilmu pengetahuan semata, namun dibutuhkan pula softskill yang dapat mengimbangi kemajuan teknologi yang begitu pesat. Kemajuan teknologi menyebabkan banyaknya tenaga kerja manusia tergantikan oleh teknologi. Kesadaran mengenai penguasaan softskill pada zaman ini sudah disadari oleh sebagian orang, dibuktikan dengan banyaknya orang-orang yang mengikuti seminar, pelatihan, workshop, komunitas, organisasi dan lainnya yang menjadi tempat untuk mengasah keterampilannya.Keaktifan dalam berorganisasi dapat membantu mengasah softskill pada masing-masing individu. Namun, ditemukan asumsi yang berbeda mengenai keaktifan berorganisasi pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Melalui observasi sebanyak 29% mahasiswa beranggapan aktif beroganisasi akan menurunkan prestasi belajar dan 71% beranggapan dapat meningkatkan prestasi belajar. Perbedaan asumsi ini membuat peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana hubungan keaktifan berorganisasi dengan prestasi belajar mahasiswa yang aktif terlibat dalam organisasi.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan menggunakan sampel sebanyak 68 berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dengan prestasi belajar, 2) Keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan prestasi belajar, 3) Besar konstribusi keaktifan berorganisasi terhadap prestasi belajar sebesar 36%.
Pengembangan Media AI ChatGPT sebagai Inovasi Pembelajaran Digital di Era Society 5.0 Nahda Aulia; Darwis Darwis
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 2 No. 1 (2025): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, February 2025
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i2.353

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam era Society 5.0 membawa transformasi signifikan pada sektor pendidikan melalui integrasi kecerdasan buatan (AI), big data, dan Internet of Things (IoT). Pengembangan media pembelajaran berbasis AI ChatGPT merupakan inovasi penting yang memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih adaptif, interaktif, dan personal. Media ini dapat memberikan respons secara real-time terhadap pertanyaan siswa serta mendukung guru dalam penyusunan materi dan evaluasi pembelajaran. Studi penerapan ChatGPT di berbagai institusi pendidikan menunjukkan peningkatan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan peserta didik. Namun, implementasi teknologi ini menghadapi tantangan seperti kebutuhan infrastruktur digital memadai, pelatihan pengguna, serta pengawasan akurasi dan keamanan data. Artikel ini membahas pengembangan dan penerapan media AI ChatGPT dalam konteks pendidikan digital yang menyesuaikan kebutuhan abad ke-21, dengan tujuan menciptakan sistem pembelajaran yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan di masa depan.
Persepsi Mahasiswa PAI tentang Konsep Mahabbah terhadap Hidup Selibat dalam Perspektif Rabi’ah Al-Adawiyah Annuriah Syahrani; Darwis Darwis; Atika Muliyandari
Borneo Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Borneo Journal of Islamic Education 4 (1), Mei 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjie.v4i1.8554

Abstract

Abstract The Mahabbah notion originated with the first female Sufi figure, Rabi'ah Al-Adawiyah. Sufism's teachings were one of Rabi'ah's reasons for not marrying. The figure of Rabi'ah, as well as the concept of mahabbah and Rabi'ah's life story, have been known in various parts of the world in Islamic history, including among Islamic Religious Education students at the Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University of Samarinda, where the researcher initially obtained answers by observing the students' daily lives. The pupil recognized Rabi'ah's figure and even idolized him through his love poetry to Allah. So the researcher's goal in this study is to investigate the perspectives of Islamic Religious Education Students at Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University regarding the concept of Mahabbah Rabi'ah Al-Adawiyah. This study followed a qualitative descriptive research design. According to the findings of this study, students of Islamic Religious Education at Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University have a harmonious perception that the concept of mahabbah is the perfect reason for someone to live celibate, owing to their understanding of mahabbah, specifically how pure a servant's love is for his Rabb. Celibacy, according to them, is defined as someone who chooses to live without marriage in order to improve their religion. However, a number of students stressed the importance of remembering the level of maqamat. Rabi'ah Al-Adawiyah's maqam is a guardian, therefore he is not reckless with his decisions, so lay people must exercise caution if they desire to be celibate while adhering to the notion of mahabbah, because his maqam is not present, allowing the concept of mahabbah to be broken. As a result, when studying Sufism, students must have a more in-depth and meaningful understanding. Keywords: Celibacy, Mahabbah, Rabi'ah Al-Adawiyah, Abstrak Konsep Mahabbah merupakan ajaran tasawuf dari tokoh sufi perempuan pertama, Rabi’ah Al-Adawiyah. Yang mana ajaran tasawufnya tersebut menjadi salah satu alasan Rabi’ah untuk hidup tanpa pernikahan. Sosok Rabi’ah beserta konsep mahabbah, dan kisah hidup Rabi’ah telah dikenal diberbagai belahan dunia dalam sejarah Islam, termasuk dikalangan mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, dimana pada observasi awal peneliti memperoleh jawaban dari mengamati keseharian mahasiswa yang menggambarkan bahwa mahasiswa tersebut mengenali akan sosok Rabi’ah bahkan mengidolakannya melalui syair-syair cintanya kepada Allah. Maka tujuan dari penelitian ini adalah, peneliti ingin mengkaji terkait Persepsi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Tentang Konsep Mahabbah Rabi’ah Al-Adawiyah. Penelitian ini disusun dengan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda memberikan persepsi yang selaras bahwa konsep mahabbah adalah alasan yang sempurna jika seseorang ingin hidup selibat, karena pengetahuan mereka tentang konsep mahabbah yaitu bagaimana kemurnian cinta seorang hamba kepada Rabb-Nya. Adapun selibat dalam pandangan mereka yaitu seseorang yang memutuskan hidup tanpa pernikahan dengan tujuan untuk menyempurnakan agamanya. Namun, sejumlah mahasiswa juga menyampaikan pandangannya bahwa perlu diingat terkait tingkatan maqamat. Rabi’ah Al-Adawiyah maqamnya adalah wali sehingga tidak sembarangan dengan keputusannya, maka perlu berhati-hati bagi para awam jika ingin berselibat meskipun dengan konsep mahabbah, karena maqamnya tidak sampai sehingga konsep mahabbahnya bisa terpatahkan. Maka dari itu mahasiswa harus diberikan pemahaman yang lebih mendalam dan implikatif dalam mempelajari ilmu tasawuf. Kata Kunci: Mahabbah, Rabi’ah Al-Adawiyah, Selibat