Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK SISA RUMAH TANGGA DENGAN TEKNOLOGI TAKAKURA OLEH AKTIVIS PEREMPUAN NASYIATUL AISYIAH Umarie, Iskandar; Gunasti, Amri; Rizal, Nanang Saiful; Satoto, Eko Budi; Yanuar, Setiyo Ferdi; Priyono, Pujo; Umarie, Winda Islamiyah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2466

Abstract

Ada permasalahan prioritas yang disepakati oleh Tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyah (PDNA) Kabupaten Jember yang akan diselesaikan. Permasalahan prioritas yang akan diselesaikan ini yakni aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember belum memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi pengolahan sampah organik. Tujuan dari kegiatan ini adalah aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi Takakura  untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama sosialisasi penerapan teknologi Takakura. Kedua, pelatihan teknologi Takakura. Ketiga, penerapan teknologi Takakura. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi Takakura. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi Takakura. Kegiatan ini telah mampu meningkatkan kemampuan Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember. Pada saat sebelum dilaksanakan kegiatan, Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember memiliki kemampuan menerapkan teknologi Takakura ini sebesar 26,875. Kemampuan awal dari Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember ini termasuk dalam kategori kurang. Setelah diberikan pendampingan, penyuluhan serta simulasi kepada Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember, kemampuan Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember meningkat sebesar 36,875. Sebelum diadakan kegiatan, kemampuan Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember berada dalam kategori kurang. Setelah diadakan kegiatan program pengabdian kepada Aktivis Bidang Lingkungan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Jember ini meningkat pada kategori sangat baik.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung (Solanum Melongena L.) Terhadap Pemberian (Pgpr) Plant Growth Promothing Rhizobacteria Dengan Konsentrasi Dan Interval Waktu Yang Berbeda Yakin, Ainul; Umarie, Iskandar; Suroso, Bejo
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i1.3744

Abstract

Tanaman terung (Solanum melongena L.) menjadi salah satu komoditas sayuran dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi, karena perannya yang besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) sebagai pupuk hayati salah satu alternatif dalam menyediakan bakteri baik yang dapat merangsang pertumbuhan (biostimulant) dan sebagai pengendali pathogen tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman terung terhadap konsentrasi pemberian PGPR dan interval waktu yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan dan terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama konsentrasi PGPR K1 (50 ml/l), K2 (75 ml/l), K3 (100 ml/l) dan faktor kedua interval waktu pemberian PGPR W1 (0 hst), W2 (2 hst), W3 (4 hst), W4 (6 hst). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi PGPR (K2) 75 ml/l perlakuan terbaik pada parameter tinggi tanaman 7 hst dan umur berbunga, kemudian pada konsentrasi PGPR (K3) 100 ml/l perlakuan terbaik pada parameter jumlah buah pertanaman dan diameter buah. Perlakuan interval waktu pemberian PGPR 4 hst (W3) perlakuan terbaik pada parameter tinggi tanaman 28 hst, persentase bunga menjadi buah. Interval waktu pemberian PGPR 6 hst (W4) perlakuan terbaik pada parameter jumlah bunga, jumlah buah pertanaman, panjang buah, diameter buah dan berat buah pertanaman. Interaksi perlakuan konsentrasi 75 ml/l dan interval waktu 4 hst (K2W3) interaksi terbaik pada parameter tinggi tanaman 28 hst. Konsentrasi 100 ml/l dan interval waktu 6 hst (K3W4) interaksi terbaik pada parameter jumlah buah pertanaman. Sedangkan konsentrasi 100 ml/l dan interval waktu 4 hst (K3W3) interaksi perlakuan terbaik pada parameter diameter buah.
Pakcoy (Brassica rapa L.) Aquaponik: Inovasi Urban Farming Menuju Ketahanan Pangan Kota Berkelanjutan Umarie, Iskandar; Oktarina, Oktarina; Hazmi, M.; Suroso, Bejo; Widiarti , Wiwit; Munawaroh, Faridatul; Priyandana, Dhiaz Ari
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 23 No. 1 (2025): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v23i1.3498

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh varietas pakcoy dan jenis ikan terhadap produktivitas sistem aquaponik sebagai solusi urban farming berkelanjutan. Penelitian menggunakan Rancangan Split Plot dengan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor: varietas pakcoy (Green, White, Shanghai) dan jenis ikan (Lele, Nila, Mas), masing-masing 3 ulangan menghasilkan 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang, panjang akar, dan bobot basah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan varietas Shanghai memberikan tinggi tanaman terbaik (22,172 cm), sementara ikan Nila menghasilkan tinggi tanaman optimal (22,793 cm). Kombinasi terbaik diperoleh pada Ikan Nila × Varietas Shanghai (25,249 cm) untuk tinggi tanaman. Untuk bobot basah, kombinasi Ikan Nila × Varietas Green menghasilkan produktivitas tertinggi (3,324 g). Sistem aquaponik terbukti efektif sebagai alternatif urban farming dengan produktivitas optimal melalui pemilihan kombinasi varietas dan jenis ikan yang tepat
PENGENALAN TEKNOLOGI BIOPORI UNTUK MENAMBAH CADANGAN AIR TANAH BERKUALITAS BAGI SISWA SMP MUHAMMADIYAH 16 JEMBER Abadi, Taufan; Umarie, Iskandar; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2476

Abstract

Secara spesifik, dapat dijelaskan bahwa Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 16 Jember memiliki permasalahan belum mengenal teknologi biopori yang mampu menambah dan menstabilkan cadangan air. Oleh karena itu diperlukan prioritas penyelesaian masalah untuk kedua hal tersebut yakni memberikan pelatihan pembuatan  Lubang Resapan Biopori (LRB) kepada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 16 Jember. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 16 Jember mampu memanfaatkan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, sosialisasi Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kedua, pelatihan Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Ketiga, penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini telah mampu meningkatkan kemampuan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 16 Jember. Pada saat sebelum dilaksanakan kegiatan, Siswa memiliki kemampuan menerapkan dan memanfaatkan teknologi biopor dengan nilai sebesar 43. Kemampuan awal Siswa ini termasuk dalam kategori sedang. Setelah dilakukan pendampingan, penyuluhan dan simulasi, kemampuan Siswa dalam menerapkan teknologi biopora adalah sebesar 83. Setelah diberikan pendampingan, penyuluhan serta simulasi kepada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 16 Jember, kemampuan Siswa meningkat sebesar 40.
Implikasi Kandungan Silikon Di Jaringan Jagung Dengan Karakteristik Arsitektur Kanopi Tanaman Terhadap Efisiensi Tersepsi Septin, Wahyu; Umarie, Iskandar; Widiarti, Wiwit; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i2.3027

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang kontribusinya sangat potensial. Tujuan untuk Mengetahui efek aplikasi Si terhadap rigiditas sel jaringan Tanaman Jagung. Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT.Faktor pertama varietas tanaman jagung terdiri dari 2 taraf,V1(Hibrida P5027),V2 (Komposit Lamuru) dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT terdiri dari 4 taraf S0(Kontrol),S1(MHT),S2(Si),S3(MHT+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan. hasil penelitian Tinggi pada tanaman  umur 35, 45 HST,jumlah daun 35,45 HST dan indeks luas daun 45 HST menunjukkan berbeda nyata.Pada parameter sudut daun 35, 45 HST dan spesifik luas daun 45 HST dipengaruhi secara nyata oleh varietas, pada parameter laju pertumbuhan 45 HST, efisiensi intersepsi 85 HST,  dan produktivitas dipengaruhi secara nyata oleh MHT berbasis Si.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBUAT JAMU CAIR TRADISIONAL Sanosra, Abadi; Kosjoko, Kosjoko; Umarie, Iskandar; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2866

Abstract

Adolescence is a period of rapid growth and development, physically,psychologically, and intellectually. Teenagers still have limited knowledge abouthealthy living behaviors and the risks of negative behaviors. Improvement ofAdolescent Health Knowledge and Character Through the SMART YouthProgram, students will receive training on mental health, stress management,responsible decision-making, and strengthening adolescent character. The aimof this community service is to enhance teenagers' knowledge and awarenessabout the importance of healthy living behaviors and stress management andinstill SMART character values (healthy, independent, active, religious, andresponsible) in teenagers' daily lives. The activity methods were carried outthrough the delivery of materials, educational films, training, integrationpractices, and question-and-answer sessions. Topics include reproductivehealth, stress management, life skills, physical and social activity, ethics andreligious values in adolescent life, discipline, and integrity in daily life. Thisactivity was conducted on Wednesday, February 28, 2025, with 30 participants.The success of the activity was measured using a questionnaire. The resultsshow an increase in knowledge from the category of sufficient knowledge togood, with teenagers increasingly understanding the importance of maintainingphysical and mental health, being able to act independently, being active inpositive activities, upholding religious values, and being responsible in everyaction. Conclusion: expanding students' knowledge and skills in facingadolescent challenges, as well as supporting the formation of a healthy, happy,and responsible adolescent character. Suggestion: It is expected to continueand integrate SMART values into learning activities and counseling guidancesustainably as part of student character development.
Pemberdayaan Yayasan Anak Yatim Miftahul Jannah dalam Pengembangan Budidaya Lele Secara Aquaponik Umarie, Iskandar; Manggala, Adhitya Surya; Hazmi, M
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 2 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01440

Abstract

Yayasan Miftahul Jannah yang merupakan yayasan yatim piatu dibawah binaan Pengurus Cabang Muhammadiyah Bangsalsari. Adapun ragam kegiatan yang akan dilaksanakan saat ini yaitu bimbingan belajar pada sekolah dasar dan bimbingan agama islam seperti sekolah madrasah yang berlaku pada umumnya. Yayasan Miftahul Jannah memiliki tanah wakaf selaus 1000 m2, dan di  atas tanah tersebut berdiri bangunan selauas 500 m dan satu musholah. Selain kegiatan pembelajaran, terdapat kegiatan-kegiatan ekonomi yaitu pemeliaharaan cacing sutra dan kolam ikan lele, sebagai media pembelajaran untuk anak-anak panti asuhan.  Dalam upaya pemberdayaan Yayasan Mithahul Jannah, yaitu dengan memaksimalkan sumberdaya lahan yang dimiliki untuk kegiatan ekonomis. Solusi yang diberikan adalah merancang pengembangan potensi lahan yang ada untuk dijadikan tempat budidaya lele secara aquaponik yang memiliki dua fungsi, yaitu fungsi ekonomi dan fungsi edukasi. Memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki Yayasan Mifthatul Janna, berarti memberikan sumber pendapatan bagi Yayasan.  Adapun nilai tambahnya adalah memberikan edukasi pada para santri, bagai mana melakukan sebuah usaha bisnis.  Rencana kegiatannya meliputi pelatihan budidaya lele secara aquaponic, pembuatan rak hidroponik,  monitoring dan evaluasi. Adapun luaran pengabdian masyarakat yang ditargetkan adalah publikasi pada jurnal terindeks sinta 5-6 dan Fasilitas aquaponic di Yayasan Mittahul Janna
PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI OLEH ANGGOTA HIZBUL WATHAN UNTUK MENGANTISIPASI BANJIR DAN KEKERINGAN Umarie, Iskandar; Sanosra, Abadi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1457

Abstract

Hizbul Wathan in Jember Regency was reactivated along with the activation of this Scouting Movement at the national level. There are several problems in Jember Regency that GKHW can basically be a pioneer and play an important role in overcoming. These problems include the problem of drought and flooding which from year to year increases massively. The objectives of this activity are (1) GKHW members of Jember Regency are able to understand how Biopore Infiltration Holes work, (2) GKHW members of Jember Regency are skilled in making Biopore Infiltration Holes in accordance with proven standards. The steps taken in the implementation of the service program in the Muhammadiyah Association environment are strengthening the ideology of the Hizbul Wathan scouting movement, guidance and counseling on biopori technology, simulation of the application of biopori technology, making video activities and evaluating the success of the program. The implementation of this service in the Muhammadiyah Association has succeeded in improving the ability of the Scouting Movement of the Hizbul Wathan Regional Kwartir of Jember Regency from the category of less to very good. Therefore, it is expected that participants can become instructors at lower levels, namely Branch and Branch Scouts.
PENERAPAN TEKNOLOGI LAHAN BASAH RETENSI UNTUK MENGATASI BENCANA KEKERINGAN DI KELURAHAN BINTORO JEMBER Galuh, Senki Desta; Mufarida, Nely Ana; Umarie, Iskandar
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1776

Abstract

In 2023, 103 families in Bintoro Village experienced the most severe water crisis. Meanwhile, hundreds of other families experienced moderate drought impacts. The rest of the population in Bintoro Village, Patrang Subdistrict, experienced moderate drought. The aim of this activity is that the community of Bintoro Village, Patrang Subdistrict, Jember Regency has the expertise or skills to apply wet retention pond technology to overcome drought. The activities of this Community Service program began with observation and coordination, then socialization of retention wetland technology and simulation of the application of retention wetland technology. To measure the ability of participants, an evaluation of the success of the program is carried out. After all the activities are running, a re-assessment is carried out. The average score obtained was 82.5. This value also shows that the error rate is below 20 percent. Therefore, it can be concluded that after being given training, the participants have succeeded or have been able to work on the six indicators of making retention wet ponds. The results of the assessment of the participants can be concluded that the participants have succeeded or are able to work on the six indicators of making wet retention ponds with an error rate below 20 percent.
Pemanfaatan teknologi takakura untuk membuat pupuk dari sampah organik Yanuar, Setiyo Ferdi; Umarie, Iskandar; Hamduwibawa, Rofi Budi; Rizal, Nanang Saiful; Satoto, Eko Budi; Mufarida, Nely Ana; Rofi, Sofyan; Pratama, Aditya Dimas; Sanosra, Abadi; Muhtar, Muhtar; Gunasti, Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21765

Abstract

Abstrak Salah satu program dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah memberi kontribusi kepada kalangan eksternal atau masyarakat umum. Upaya tersebut dilakukan dengan mengatasi problem yang terjadi dimasyarakat, salahsatunya adalah terkait tumpukan sampah. Hanya saja anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember memiliki permasalahan yakni belum mampu memanfaatkan teknologi takakura secara maksimal untuk mengatasi sampah serta sekaligus menciptakan pupuk organik. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan penerapan teknologi Takakura bagi anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah tercapainya tingkat keberdayaan menerapkan teknologi takakura untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan. Solusi yang ditawarkan adalah Bimbingan dan Penyuluhan serta simulasi teknologi Takakura. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan diawali melakukan observasi serta melakukan koordinasi, dilanjutkan dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan, simulasi penerapan teknologi Takakura serta evaluasi keberhasilan program. Adapun rata-rata peningkatan kemampuan peserta adalah sebesar 44,79 poin. Hasil evaluasi ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: takakura; sampah organik; pupuk; hizbul wathan AbstractOne of the programs of the Hizbul Wathan Scout Movement is to contribute to external circles or the general public. This effort is done by overcoming problems that occur in the community, one of which is related to piles of garbage. It's just that members of the Hizbul Wathan (HW) Regional Kwartir of Jember Regency have a problem that is not yet able to utilize takakura technology to the fullest to overcome waste and at the same time create organic fertilizer. Therefore, it is necessary to assist the application of Takakura technology for members of the Hizbul Wathan Regional Quartet (HW) of Jember Regency. The purpose of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) activity is to achieve the level of empowerment to apply Takakura technology to overcome floods and waste and drought. The solution offered is Guidance and Counseling and simulation of Takakura technology. The method of implementing this activity is carried out by starting with observation and coordination, followed by providing guidance and counseling, simulating the application of Takakura technology and evaluating the success of the program. The average increase in participants' abilities was 44.79 points. The evaluation results indicate that this community service activity has succeeded in improving the ability of participants. Keywords: takakura; organic waste; fertilizer; hizbul wathan