Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Nemui Nyimah

PENINGKATAN PENGETAHUAN SANTRI PONDOK PESANTREN TENTANG PEMBUATAN PAVING BLOK DENGAN CAMPURAN BAHAN LIMBAH PLASTIK Usman, Kristianto; Kusumastuti, Dyah Indriana; Wahono, Endro P; Zakaria, Ahmad
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 1 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i1.22

Abstract

Pondok pesantren (ponpes) Darul Muttaqin diperuntukkan bagi santri pria dan wanita yang sedang menempuh pendidikan agama Islam pada jenjang tertentu. Ponpes ini terletak di desa Kesumadadi, Bekri, Lampung Tengah. Ponpes ini memiliki beberapa sarana belajar mengajar dan asrama untuk para santri. Permasalahan yang dihadapi oleh ponpes, yang dikelola para ustad lulusan dalam dan luar negeri ini, adalah terbatasnya prasarana penunjang, yaitu paving block di area sarana dan asrama. Oleh karena itu, inisiasi untuk meningkatkan pengetahuan santri dalam pembuatan paving block, diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif, produktif, dan ramah lingkungan (environmentally friendly), serta berkelanjutan (sustainability). Kandungan limbah plastik dalam paving block akan meningkatkan keandalannya dan dapat menjadi alternatif dalam pengurangan jumlah sampah plastik di lingkungan sekitar ponpes. Peningkatan pengetahuan untuk para santri dan ustad di Ponpes Darul Muttaqin, dilakukan melalui penjelasan teori dan praktek langsung (konsep learning by doing) di lapangan yang meliputi: 1) pengenalan campuran material (job mix), yang terdiri dari campuran pasir, semen, dan limbah plastik dengan perbandingan tertentu, serta target kuat tekan tertentu, misal K-175 (kuat tekan=175 kg/cm2). 2)pengenalan berbagai bentuk cetakan (moulding) paving block. 3)praktek pencampuran material. 4)praktek pencetakan paving block. 5)praktek pengeringan diiringi penyiraman untuk menjaga kadar air optimal paving block (curing process), hal ini dilakukan untuk mencegah susut berlebih (excessive shrinkage) yang dapat menyebabkan retak dan mutu di bawah standar.