Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FOURIER TRANSFORM INFRA RED SPECTROSCOPY UNTUK IDENTIFIKASI MINYAK BABI DALAM MINYAK BUMBU MIE INSTAN IMPOR Utami, Pri Iswati; Ryandita, Ika; Sundhani, Elza
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mie instan impor yang beredar terkadang tidak mencantumkan label halal. Identifikasi bahan tidak halal khususnya babi penting dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh produk halal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi minyak babi dalam minyak bumbu mie instan impor menggunakan metode spektrofotometri Fourier Transform Infra Red (FTIR) yang dikombinasikan dengan kemometrik Principal Component Analysis (PCA) dan Partial Least Square (PLS). Sampel kalibrasi dibuat dengan variasi minyak babi dan minyak nabati. Masing-masing sampel kalibrasi dibuat spektrum FTIR pada bilangan gelombang 4000 – 650 cm-1. Spektrum FTIR yang diperoleh menunjukkan adanya 2 pita serapan khas minyak babi, yaitu pada 1226,73 dan 1111 cm-1. Analisis PCA menghasilkan score plot yang menunjukkan terpisahnya minyak babi dan minyak kedelai di kuadran yang berbeda. Analisis PLS menghasilkan persamaan Y = 0,9921x + 0,3963 dengan nilai R2 0,992103 ; nilai RMSEP 0,0072 dan nilai RMSEC 2,1998. Hasil penentuan Limit of Detection (LOD) menunjukkan bahwa metode FTIR mampu mendeteksi minyak babi dalam sampel kalibrasi pada konsentrasi 1%. Hasil analisis terhadap sampel minyak bumbu pada lima merek sampel mie instan impor menunjukkan tidak ada sampel yang terdeteksi adanya minyak babi.
Candidate for natural halal cosmetic ingredients: determination of total phenolic level and spf values from extract and purified extract seeds of Swietenia mahagoni Jacq Marsha, Ardiana; Diniatik, Diniatik; Utami, Pri Iswati
Journal of Halal Science and Research Vol. 1 No. 1 (2020): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.067 KB) | DOI: 10.12928/jhsr.v1i1.1927

Abstract

Sinar ultraviolet (UV) yang pada sinar matahari dapat beresiko menyebabkan pigmentasi, penuaan dini, kerutan, hingga kanker kulit. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan ekstrak etanol 70% dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq.). Penelitian yang dilakukan adalah menentukan kadar fenolik total dengan mereaksikan larutan sampel dengan reagen folin-ciocalteu dan mengukur nilai absorbansinya pada panjang gelombang maksimal 749 nm. Pengukuran nilai SPF dilakukan menurut persamaan Mansur yang diukur absorbansinya pada panjang gelombang 290-320 nm. Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia yang dilakukan untuk mengetahui senyawa yang terdapat pada ekstrak dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni. Hasil yang diperoleh dari menghitung TPC (Total Phenolic Content) pada ekstrak etanol adalah 1,849mg GEA/gram, dan 2,517 mg GEA/gram pada ekstrak terpurifikasi. Nilai SPF yang diperoleh dengan konsentrasi 200ppm pada ekstrak etanol adalah 0,66±0.008918, sedangkan nilai SPF ekstrak terpurifikasi adalah 1,18±0,009386. Hasil skrining fitokimia ekstrak dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni menunjukkan bahwa positif mengandung senyawa alkaloid, polifennol/tanin, flavonoid, terpenoid, dan saponin.Â