Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Mustashfa

INDUSTRI KERAJINAN BATIK TULIS TRUSMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PENGRAJIN BATIK TULIS TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON CIREBON Nining Wahyuningsih; Noor Fauziah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.249 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1194

Abstract

Abstrak Industri batik tulis kini semakin berkembang. Begitu juga dengan batik tulis Trusmi yang perkembangannya kini semakin pesat. Pendapatan merupakan suatu akibat atau dampak dari perkembangan industri batik tulis. Pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi, dapat digunakan untuk kebutuhan pokok baik kebutuhan pokok pengrajin batik tulis maupun kebutuhan dalam usaha pembuatan batik tulis, dan juga pendapatan pengrajin batik tulis digunakan untuk pengembangan industri atau usaha batik tulis Trusmi.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu mengenai dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi sebagai akibat dari perkembangan industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan, yaitu untuk mengetahui dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi dari perkembangan industri batik tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang digunakan pendekatan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan melakukan wawancara mendalam dengan pengrajin batik tulis Trusmi dan juga perangkat Desa, serta mengumpulan dokumentasi berupa gambar-gambar dan catatan-catatan kecil. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi digunakan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk kebutuhan pokok pengrajin batik tulis namun digunakan juga untuk mengembangkan usaha pembuatan batik tulis. Dengan menggunakan analisis SWOT dampak pendapatan ini tidak hanya memiliki kekuatan, namun juga memiliki kelemahan yaitu masih belum tersusun rapih mengenai laporan keuangan usaha batik tulis, dan adapula ancamannya, yaitu berupa persaingan batik tulis dari daerah lain. Sedangkan kekuatan itu sendiri adalah dapat meneruskan usaha batik tulis dan peluangnya yaitu dapat mengembangkan usaha pembuatan atau industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan untuk memaksimalkan kekuatan serta peluang dan meminimalisir kelemahan dan ancaman untuk itu pengrajin batik tulis perlu melakukan pengembangan usaha dengan menggunakan strategi diferensiasi. Kata kunci: Batik Tulis, Pengrajin, Pendapatan Abstract Batik industry is now growing. Likewise with batik Trusmi that development is now growing rapidly. Revenue is a consequence or impact of the development of batik industry. Revenue Trusmi batik artisans, can be used for the basic needs of both basic needs and the needs of batik artisans in the business of making batik and batik artisans revenue also used for industrial development or business Trusmi batik. The problems discussed in this research on the impact of batik artisans Trusmi revenue as a result of the development of batik industry Trusmi. With the goal, which is to determine the revenue impact of batik artisans Trusmi batik industry development. The method used in this research is using descriptive qualitative method with the approach used approach SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Data collected by using observation and in-depth interviews with batik artisans Trusmi and also the village, as well as gathering documentation in the form of images and small notes. Results of research conducted by the researchers, it is known that income Trusmi batik artisans used for a variety of needs, not only for the basic needs of batik artisans but is also used to develop the business of making batik. By using SWOT analysis of the impact of this revenue is not only powerful, but also has the disadvantage of not yet arranged neatly on the financial statements batik business, and there were also threats, in the form of batik competition from other regions. While the strength of itself is able to carry on business batik and opportunities that can develop the business of making or write Trusmi batik industry. With the aim to maximize profits and the opportunities and minimize weaknesses and threats to the batik artisans need to develop the business by using a strategy of differentiation.
PENGARUH PRESEPSI MASYARAKAT DESA PEJAGAN TENTANGPERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENJADI NASABAHBANK SYARIAH Nining Wahyuningsih; Eva Nur'ana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.198 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i1.758

Abstract

AbstrakPenelitian ini menjadikan masyarakat desa Pejagan sebagai subyek penelitian , dimana data yang diperoleh adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang warga desa Pejagan yang diambil secara random. Sample yang di ambil dari populasi dengan menggunakan rumus pengambilan sample Profortionate stratifield Random sampling yakni rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari 5026 warga desa Pejagan.selain data primer, juga digunakan data sekunder berupa data jumlah bank syariah yang ada di Brebes. Yang mana hasil dari pengumpulan data tersebut diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic 20, yang selanjutnya akan digunakan metode deskriptif kuantitatif dari hasil pengolahan tersebut.Dari hasil penelitian dan olah data yang dilakukan, dihasilkan bahwa memang ada pengaruh yang signifikan antara persepsi masyarakat desa Pejagan tentang  perbankan syariah terhadap minat menjadi nasabah perbankan syariah yakni sebesar 0,249. Dengan persentase sumbangan pengaruh variabel persepsi masyarakat  tentang perbankan syariah terhadap minat sebesar 7,5% sedangkan sisanya sebesar 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini Selain itu diperoleh hasil bahwa Nilai t hitung > t tabel (2,818> 1,984467404) maka Ho ditolak. Kata kunci:  Bank Syariah, Persepsi, Minat Menjadi Nasabah, Desa Pejagan                  Abstract This research were Pejagan rural communitiesas subjects in this study, where the data obtained is the primary data from questionnaires distributed to 100 villagers Pejagan taken at random. Sample taken from the population using the formula Profortionate stratifield sampling Random sampling the Slovin formula, in order to obtain a sample of 100 people from 5026 villagers Pejagan.selain primary data, also used secondary data existing number of Islamic banks in Bradford. Which results from the collection of the data is processed using IBM SPSS statistical applications 20, which would then be used quantitative descriptive method of the processing results.From the research and data processing are carried out, resulting that there is a significant relationship between the perception of villagers Pejagan on Islamic banking to become customers of Islamic banking interests which amounted to 0,249. With the contribution percentage of variables influence the public perception of Islamic banking to interest of 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables not included in this study showed that addition value t> t table (2.818> 1, 984467404), then Ho is rejected. Keywords: Islamic Bank, Perception, Interests Being customer, Desa Pejagan