Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN

TINGKAT DAYA KAPILARITAS JENIS SUMBU PADA HIDROPONIK SISTEM WICK TERHADAP TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum Annum L.) Wahyu Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.786 KB) | DOI: 10.31540/jpp.v13i1.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui daya kapilaritas tiga jenis sumbu terhadap media tanam hidroponik sistem wick (2) ) untuk mengetahui pertumbuhan tanaman cabai merah menggunakan hidroponik sistem wick dengan jenis sumbu yang berbeda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan media tanam hidroponik sistem wick (sumbu) dengan tiga jenis sumbu yang berbeda yaitu flanel, wol, dan katun untuk melihat pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum Annum L). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya kapilaritas flanel 4,3cm/menit, wol 3,7cm/menit, dan katun 2,8cm/menit, hal ini menunjukkan bahwa daya kapilaritas untuk jenis sumbu berbahan flanel dan wol lebih baik dibandingkan dengan jenis sumbu berbahan katun. Sedangkan untuk pertumbuhan tanaman cabai dari hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman dan jumlah daun pada media tanam menggunakan jenis sumbu berbahan flanel dan wol lebih baik dibandingkan dengan media tanam yang menggunakan jenis sumbu berbahan katun.
KUALITAS BATU BATA CAMPURAN KOTORAN SAPI DAN SERBUK KAYU Yaspin Yolanda; Wahyu Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3882.27 KB)

Abstract

Penelitian pembuatan batu bata dan pengujian kualitas batu bata ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d.Agustus2015 berlokasi di pabrik batu bata Mesat Seni Lubuklinggau. Uji kualitas dilakukan di Laboratorium Fisika dan Balai Pengujian Konstruksi dan Bangunan Provinsi Bengkulu. Sampel penelitian tanah lempung dengan komposisi campuran kotoran kotoran sapi dan serbuk kayu 0%, 3%, dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Semakin besar persentase komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji kuat tekan batu bata menurut SII-02178 dan PUBI 1982 yakni kategori kelas 25 dan baik untuk kontruksi bangunan dan lebih ringan. Sehingga batubata ini sangat cocok digunakan sebagai konstruksi bangunan. (2) Penambahan komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji daya serap air rata-rata batu bata melebihi 17 persen sehingga tidak memenuhi standar mutu kualitas batu bata bata menurut Civil Engeneering Materials, 2001 yakni ASTM C 67-03. (3) Ketiga ukuran batu bata tersebut termasuk kategori bata M-6 sesuai SK SNI S–04–1989–F dengan ukuran (23x11x55)cm sehingga terjadi penyimpangan ukuran standar 2 mm tebal, 3 mm lebar dan 5 mm panjang, sehingga ketiga batu bata tersebut memiliki penyimpangan masih dalam batas toleransi dan layak untuk konstruksi bangunan. (4) Penambahan komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji kadar garamkurang dari 50 persen. Berdasarkan uji kadar garam menurut Yayasan Dana Normalisasi Indonesia NI–10, 1978maka seluruh batu bata campuran kotoran sapi dan serbuk kayu ataupun tanpa campuran sama sekali tidak membahayakan, karena kadar garamnya kurang dari 50% menutupi permukaan bata seperti lapisan tipis berwarna putih akibat pengkristalan garam-garam yang mudah larut.
KUALITAS BATU BATA CAMPURAN KOTORAN SAPI DAN SERBUK KAYU Yaspin Yolanda; Wahyu Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3882.27 KB)

Abstract

Penelitian pembuatan batu bata dan pengujian kualitas batu bata ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d.Agustus2015 berlokasi di pabrik batu bata Mesat Seni Lubuklinggau. Uji kualitas dilakukan di Laboratorium Fisika dan Balai Pengujian Konstruksi dan Bangunan Provinsi Bengkulu. Sampel penelitian tanah lempung dengan komposisi campuran kotoran kotoran sapi dan serbuk kayu 0%, 3%, dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Semakin besar persentase komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji kuat tekan batu bata menurut SII-02178 dan PUBI 1982 yakni kategori kelas 25 dan baik untuk kontruksi bangunan dan lebih ringan. Sehingga batubata ini sangat cocok digunakan sebagai konstruksi bangunan. (2) Penambahan komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji daya serap air rata-rata batu bata melebihi 17 persen sehingga tidak memenuhi standar mutu kualitas batu bata bata menurut Civil Engeneering Materials, 2001 yakni ASTM C 67-03. (3) Ketiga ukuran batu bata tersebut termasuk kategori bata M-6 sesuai SK SNI S–04–1989–F dengan ukuran (23x11x55)cm sehingga terjadi penyimpangan ukuran standar 2 mm tebal, 3 mm lebar dan 5 mm panjang, sehingga ketiga batu bata tersebut memiliki penyimpangan masih dalam batas toleransi dan layak untuk konstruksi bangunan. (4) Penambahan komposisi kotoran sapi dan serbuk kayu terhadap uji kadar garamkurang dari 50 persen. Berdasarkan uji kadar garam menurut Yayasan Dana Normalisasi Indonesia NI–10, 1978maka seluruh batu bata campuran kotoran sapi dan serbuk kayu ataupun tanpa campuran sama sekali tidak membahayakan, karena kadar garamnya kurang dari 50% menutupi permukaan bata seperti lapisan tipis berwarna putih akibat pengkristalan garam-garam yang mudah larut.
PENGEMBANGAN ALAT PIROLISIS SAMPAH PLASTIK SEBAGAI MEDIA BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMP KABUPATEN MUSI RAWAS Wahyu Arini; Endang Lovisia
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 1 Juni 2020
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v14i1.909

Abstract

This research aims to develop a plastic waste pyrolysis tool as an environment-based learning media in SMP Musi Regency. This research is a development research. There are 3 junior high schools used, namely Air Satan Public Middle School, Muara Beliti Public Middle School and Pedang Public Middle School. Learning outcomes of learning media using pyrolysis tools by measuring students' understanding through given questions is greatly improved and average N-Gain (0.81) are included in the high category. Then for the questionnaire students' responses to the learning media pyrolysis tool obtained an average of 89,75% and a guidebook of 87,89% which is in the category of very practical, as well as a guidebook for the feasibility of the contents of 89,81%, the feasibility of serving 92,59% and language eligibility of 88,89%. For the validity level of the pyrolysis tool to the material is 90% and the media is 88,64% and for the validity of the guidebook for the material is 87,5% and the media is 84,37%. Based on the results of the analysis it can be concluded that the environment-based pyrolysis tool that was designed, developed is suitable for use as a medium for learning physics on material temperature and heat. In this research, it can also be used to produce fuel substitutes for petroleum that are difficult to renew and the impact on the environment can minimize plastic waste that is very difficult to degrade.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (DI) PEMBELAJARAN FISIKA KELAS XI DI SMA NEGERI NIBUNG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sri Lestari; Ahmad Amin; Wahyu Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.1808

Abstract

This study aims to determine whether the application of the Direct Instruction learning model can improve the learning outcomes of class XI students in physics lessons at SMA Negeri Nibung. The type of research used is True Experimental Design research. The data collection technique in this study used a test in the form of essay questions on wave material. The design in this study used a design pattern of Pre-test and Post-test one group design because this design did not use a control class. The average value of student learning outcomes in the experimental class is 79.53 and the increase in the average value of student learning outcomes in the experimental class is 56.24. This shows that the physics learning outcomes of class XI students of SMA Negeri Nibung after the implementation of the Direct Instruction model are significantly completed. So it can be concluded that student learning outcomes are significantly completed.
KORELASI HASIL BELAJAR IPA SISWA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI LUBUKLINGGAU Wahyu Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.1947

Abstract

This research aims to determine whether there is a significant relationship between learning outcomes and motivation to study science subjects in class VIII students of SMP Negeri 7 Lubuklinggau. The research population was all students of class VIII SMP Negeri 7 Lubuklinggau consisting of 6 classes totaling 163 students and the research sample was class VIII1 students with a total of 27 students. The data analysis technique used in this research is the product moment correlation technique. Based on the results of the study it was found that as many as 20 students answered that their learning motivation was sufficient, and there were 16 students whose learning outcomes were classified as very good. The existence of a relationship between learning motivation and learning outcomes is proven by obtaining an rxy of 0,599 which is greater than rtable at a significant level of 5% = 0,382 So that rxy > rtable is obtained, namely 0,599 > 0,382 which is in the medium category. Then the t test was carried out, and ttable = 2,060 and tcount 3,733 were obtained. tcount > ttable so that Ho is rejected and Ha is accepted. This shows "there is a relationship between learning motivation and science learning outcomes for class VIII students of SMP Negeri 7 Lubuklinggau".
PENGEMBANGAN KOMIK FISIKA BERBASIS SAINTIFIK MATERI GELOMBANG BUNYI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 1 (MODEL) LUBUKLINGGAU Anggun Ari Aditia Utami; Wahyu Arini; Tri Arini
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2213

Abstract

This development research aims to (1) determine the quality of science-based physics comics on sound wave material and (2) improve students' physics learning outcomes after participating in learning activities using scientific-based physics comics on sound wave material. This research is a development research using a 4D model. The subjects of this study included students of class XI MIPA 2 MAN 1 Lubuklinggau. Data collection techniques were carried out using validation sheets and learning achievement tests. Based on the results of validation by material experts of 0.95; media experts at 0.89; and linguists at 0.87. Thus scientific-based physics comics are appropriate for use in classroom learning activities. And the results of the analysis of increasing student learning outcomes through questions with pretest and posttest learning outcomes tests. Increased mastery of physics material after students use scientific-based physics comics developed after being analyzed with a Gain Score score of 0.79 is included in the very high category. Based on the research data obtained, it can be concluded that science-based physics comics on sound waves for class XI developed by researchers are declared valid and can improve student learning outcomes so that they can be used in learning activities.
PENGEMBANGAN E-MODUL GELOMBANG BUNYI BERBANTUAN APLIKASI PHYPHOX UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA MAN 2 LUBUKLINGGAU Ramadhan Fitri Yani; Wahyu Arini; Yaspin Yolanda
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2216

Abstract

The purpose of this development research is to (1) increase learning independence and (2) improve students' physics learning outcomes after participating in learning using the phyphox application-assisted sound wave e-module. This research is a development research with the ADDIE model. The subjects of this study were students of grade XI Science 1 MAN 2 Lubuklinggau. Data collection techniques are carried out in the form of validation sheets, learning independence questionnaires and learning outcomes tests. The validation obtained 0.82 material experts, media experts 0.85 and linguists 0.87. Thus, the phyphox application-assisted sound wave e-module is very feasible for use in the classroom. And the results of the analysis of increasing learning independence of 85% and the analysis of learning outcomes with questions that have pre-test and post-test learning results, obtained a Gain Score of 0.54 included in the medium category. . Based on the research data obtained, it can be concluded that the sound wave e-module assisted by the phyphox application can improve student independence and learning outcomes so that it can be used in learning activities.
ANALISIS KEBUTUHAN LKPD FISIKA BERBASIS POE (PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN) DI SMP SABILILLAH KABUPATEN MUSI RAWAS Wahyu Arini; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2385

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik berbasis POE, sehingga diperlukan studi pendahuluan yang terdiri atas studi literatur dan studi lapangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa lembar wawancara analisis kebutuhan guru, dan angket analisis kebutuhan peserta didik. Media pembelajaran yang akan dikembangkan berupa LKPD Fisika berbasis POE. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui bahan ajar digunakan guru, kendala saat pembelajaran berlangsung, dan bahan ajar diperlukan peserta didik. Hasil analisis kebutuhan 32 peserta didik kelas VIII SMP Sabililah diperoleh 84,4% memiliki buku pegangan untuk belajar fisika akan tetapi, 97,7% peserta didik materi getaran dan gelombang di dalam buku pegangan sulit dipahami. Sehingga menurut 87,5% peserta didik buku pegangan yang digunakan belum mencukupi sebagai sumber belajar dan 95,5% peserta didik membutuhkan bahan ajar lain untuk menunjang kegiatan belajar serta 93,7% peserta didik membutuhkan bahan ajar lain yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil tersebut menunjukkan perlunya dikembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis POE materi getaran dan gelombang.
Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP Negeri Prabumulih II Dari, Weni Ulan; Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II, (2) Mengetahui peningkatan minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yaitu terdiri 1) tahap Define, 2) tahap Design, 3) tahap Develop, 4) tahap Disseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan hasil validasi ahli media sebesar 45 termasuk dalam kategori baik, ahli bahasa sebesar 35 dikategorikan sangat baik dan ahli materi 41 termasuk kategori sangat baik; (2) peningkatan minat belajar siswa sebelum menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 70,71% dikategorikan tinggi dan setelah menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 80,47% dikategorikan sangat tinggi; (3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,57 termasuk dalam kategori sedang.