Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Application Of User Centered Design (Ucd) Method For Ui/Ux Design At Husqy Petshop Herlambang Cahya Pratama, Yudha; Al Hafidz, Mohammad; Lazuardy, Nouval; Naristi, Keysa
MSJ : Majority Science Journal Vol. 2 No. 2 (2024): MSJ-May
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v2i2.152

Abstract

The era of digital transformation has made the MSME industry in Indonesia become technology literate, one of which is Husqy Petshop. Husqy Petshop is transforming by creating e-commerce which makes transaction accessibility easier. The development of the Husqy Petshop e-commerce application must pay attention to the right User Interface (UI) and User Experience (UX) so that it can be used by users comfortably. User Interface (UI) and User Experience (UX) are two important aspects of application design that play a role in the interaction between users and products. Good UI/UX design is obtained by using a method that takes into account the appearance and user experience, one of which is User Centered Design (UCD). The Husqy Petshop application, which applies the User Centered Design (UCD) method, does not only focus on technical aspects, but also considers user needs, preferences and experience. The test results using the Single Ease Question (SEQ) method produced an average score of 6.89 which states that the appearance of the Husqy Petshop Application is easy to use.The aim of this research is to provide recommendations for interface designs that suit the needs and are easy for users to use.
Peningkatan Metode Pembelajaran Guru SMK Se-Wilayah Pantai Utara Gresik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Outcome Supriyati, Supriyati; Ronny, Ronny; Cahya Pratama, Yudha Herlambang
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 02 (2024): Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2024.5.02.172-179

Abstract

Kurikulum merdeka yang diberlakukan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut lulusan mampu menjadi wirausaha mandiri sebagai pilihan prioritas ketika lulus. Hal ini diperparah dengan belum adanya SMK yang ada di wilayah Pantai Utara Gresik yang menerapkan kurikulum OBE pada RPP yang digunakan pada saat menyampaikan materi pembelajaran. Siswa perlu dibekali dengan banyak tugas dan praktek serta magang pada industri sebagai pengalaman dan memperdalam kompetensinya. Permasalahan yang dihadapi sekolah yang berada di Wilayah Pantai Utara Gresik adalah masih terbatasnya kemampuan guru merekonstruksi kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewirausahaan dengan fokus pada capaian outcome pembelajaran. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kemampuan guru memahami dan merekonstruksi kurikulum OBE. Metode pengabdian yang digunakan berupa pelatihan, pendampingan dan evaluasi pada guru pengajar mata pelajaran Pendidikan Kewirausahaan. Berdasarkan hasil kuesioner evaluasi pelatihan, menunjukkan skor rata-rata 2.95 tergolong Baik. Hasil pengabdian terlihat pada tersusunnya RPP dan modul ajar yang telah sesuai dengan kurikulum OBE.
Digital Promotion Training on Making Animated Stickers for Students and Teachers of the Visual Communication Design Department at SMKN 1 Surabaya Suminto, Miftahul Adi; Setiyoko, Nanang; Dewanto, Thomas Hanandry; Afandi, Haekal Ridho; Pratama, Yudha Herlambang Cahya; Hermansyah, Deny; Suryani, Tatik
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2024): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v5i3.229-240

Abstract

In the digital era, promotional skills through visual media are becoming increasingly important, especially for students and teachers in the field of Visual Communication Design (DKV). This community service activity aims to improve the digital promotion competence of students and teachers majoring in DKV at SMKN 1 Surabaya through training in making animated stickers. The method used in this research is qualitative descriptive research, with the participation of 17 students and 9 DKV teachers. This training involves several stages, starting from an introduction to the basics of making animated stickers, manufacturing practices, to implementation in digital promotional strategies. The research results show that this training was successful in improving students' and teachers' skills in creating effective animated stickers for digital promotions. Apart from that, training participants also showed an increased understanding of the importance of using animated stickers in more creative and attractive promotional campaigns. Thus, this training can be used as a model for developing other digital promotion skills in vocational education institutions.
A Systematic Review: Aggregation Methods for Production Processes in Supply Chain Management Cahya Pratama, Yudha Herlambang; Naristi, Keysa; Arifianti, Clariza
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v10i2.8248

Abstract

In the modern era, technology has significantly changed the way businesses operate, leading to the need for faster and more efficient processes, new technologies like robotics, machine learning, and artificial intelligence. This has enabled organizations to increase operational efficiency, increase customer experience, and remain competitive in the rapidly changing business environment. One strategy for implementing technology is through ideal generation planning, which involves planning the entire production process and operational planning. This approach helps companies optimize resources, reduce costs, and increase efficiency. In business management, aggregate planning is crucial for integrating various business functions, such as sales, production, and financial management, to achieve a company's full potential. However, implementation can be challenging due to various challenges, such as high production volumes and low volume. This study aims to explore the implementation of aggregate planning in business management, focusing on the impact of technology on efficiency and effectiveness of production planning. Based on the results of the analysis in the journal, it was found that production planning is important at the MSME business unit level. Chase Strategy is the right choice for production planning at the MSME business unit level. Information technology integration has proven critical to improving aggregate planning efficiency, although interdepartmental coordination challenges are a major obstacle. Therefore, it is necessary to implement centralized information technology that is able to unite the needs of each department to achieve overall business process efficiency and effectiveness.
Pemanfaatan aplikasi computer based test untuk mengukur pencapaian siswa dalam pembelajaran sekolah islam Sutarso, Yudi; Laga, Sinarring Azi; Mukhlis, Iqbal Ramadhani; Suprianto, Gaguk; Pratama, Yudha Herlambang Cahya; Natasya, Alya Rizky; Maharani, Ganestiana Diah
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i1.17644

Abstract

Penggunaan aplikasi ujian di MAN Kota Surabaya masih banyak menggunakan open source, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi ujian eksiting masih terbatas fitur yang tersedia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mendukung sekolah mengadopsi penggunaan CBT (Computer Based Test) dalam pelaksanaan ujian.  Permasalahan yang diidentifikasi meliputi kelemahan perangkat lunak eksisting dan keterbatasan literasi guru terhadap penggunaannya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Service Learning. Aktivitas terdiri dari survey dan pengembangan perangkat lunak CBT, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan survey awal mengidentifikasi kelemahan aplikasi eksisting yaitu menyangkut aspek efektivitas, dan fitur yang dibutuhkan tidak tersedia. Pengembangan CBT dilakukan dengan menambahkan kegunaan melalui penambahan fitur dan kemudahan. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan penguasaan dan efektivitas penggunaan. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan peningkatan pemahaman guru akan aplikasi, kemampuan pembuatan evaluasi, kepuasan dan efektivitas penggunaan aplikasi. Selain itu output yang lain juga terpenuhi, yaitu aplikasi CBT (UHW-CBT versi MAN), modul pelatihan, buku petunjuk penggunaan, hak kekayaan intelektual, dan publikasi. Program ini telah memberikan peningkatan adopsi CBT, yang hal ini bsa dilihat dari aspek ketersediaan software CBT, penggunaan, literasi, bentuk evaluasi dan rekap, dan perangkingan nilai. Rencana tindak lanjut dari program ini adalah pendampingan berkelanjutan sesuai kebutuhan mitra.
Implementasi Paradigma Interaksi Manusia & Komputer Pada di Era Society 5.0: Systematic Literature Review Annisa, Lolanda Hamim; Pratama, Yudha Herlambang Cahya
Technology and Informatics Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2022): TIIJ
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/tiij.v1i2.183

Abstract

Interaksi manusia & computer (IMK/HCI) adalah ilmu yang mempelajari bagaimana pengembangan antarmuka pada sebuah computer dapat digunakan oleh penggunanya dengan mudah. Idealnya, interaksi manusia-komputer tidak bergantung pada bahasa mesin. Ada beberapa penggunaan paradigma interaksi manusia dan komputer. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi implementasi interaksi manusia & computer pada berbagai bidang melalui Systematic Literature Review (SLR). Dengan tidak adanya peralatan keyboard dan mouse, komunikasi manusia-komputer dapat diwujudkan kapan saja dan di mana saja. Bidang studi interaksi manusia dan komputer (IMK) adalah aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam suatu perancangan aplikasi/website. Perlu disebutkan bahwa antarmuka pengguna adalah medianya dan antarmuka dialog antara orang dan komputer untuk mentransfer dan bertukar informasi. Interaksi manusia-komputer (HCI) terletak di persimpangan antara sosial dan ilmu perilaku di satu sisi dan komputer dan teknologi informasi di sisi lain. Penelitian ini hanya berfokus pada dampak yang dihasilkan dari penggunaan paradigma interaksi manusia & computer pada society 5.0 dalam rangka meningkatkan digitalisasi. Dampak yang dihasilkan dari pemetaan SLR berbeda-beda, semuanya bergantung pada jenis industri dan jenis aplikasi yang digunakan. Ini adalah yang tumbuh paling cepat dan bagian yang paling terlihat dari ilmu komputer.
PENGUATAN BUSINESS DIGITAL GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA KAMPUNG WISATA KULINER DAN EDUKASI RUNGKUT SURABAYA Nurhadi, Mochamad; Supriyati, supriyati; Herlambang Cahya Pratama, Yudha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2905-2911

Abstract

Business digital telah menjadi media operasi dan pemasaran usaha, tidak terkecuali usaha kecil dan menengah. Kampung kue rungkut yang sebagian besar penduduknya adalah produsen kue, sebelum pandemi COVID mampu memiliki omzet yang besar. Selama pandemi sampai pasca pandemi, omzet mereka mengalami penurunan dan belum mampu bersaing dengan marketplace besar yang sudah menggunakan media digital dalam operasionalnya. Keterbatasan kemampuan teknologi informasi, keterbatasan sumberdaya, menurunnya peran generasi muda dalam operasional dan belum tersedianya media online yang mereka miliki. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa pelatihan, pendampingan pengembangan business digital dan evaluasi kegiatan. Target peserta dalam kegiatan tersebut adalah pengurus paguyuban kampung kue dan admin online yang ditunjuk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus paguyuban merasa sangat terbantu dalam menangani transaksi online, walaupun business digital masih memerlukan penyempurnaan kembali. Penyempurnaan yang diharapkan agar sistem tersebut dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan produsen kue, sehingga keberlanjutan usaha dapat dipertahankan. Upaya pengurus paguyuban, produsen kue dan tim pelaksana pengabdian masyarakat digunakan untuk menjadikan kampung kue sebagai kampung wisata kuliner dan edukasi sekaligus ikonik kota Surabaya
Literatur Review: Analisa Faktor Kesuksesan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) di Indonesia. Pratama, Yudha Herlambang Cahya; Annisa, Lolanda Hamim
Journal of Digital Business and Management Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Digital Business and Management
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jdbm.v1i2.186

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) merupakan program aplikasi keuangan daerah yang telah mengintegrasikan empat tahapan penyelenggaraan keuangan daerah yaitu, penganggaran, perubahan anggaran, penatausahaan, serta pelaporan dan pertanggungjawaban. Sistem Infrormasi Manajemen Daerah (SIMDA) ini merupakan terobosan dari pemerintah pusat guna mendukung keterbukaan publik dan e-government. Seluruh pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota sampai tingkat pusat wajib menggunakan aplikasi ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) dengan metode Systematic Literatur Review (SLR). Jurnal literatur yang digunakan untuk proses analisis faktor sebanyak 20 jurnal. Hasil pengelompokan diketemukan adanya level pemerintahan pada studi kasus yang diteliti. Level pemerintahan yang diketemukan dalam literatur ini adalag level pemerintah daerah kabupaten/ kota dan provinsi. Sebanyak 18 jurnal diketemukan studi kasus dengan level pemerintahan daerah kabupaten/kota. Sedangkan sebanyak 2 jurnal untuk studi kasus pada level pemerintahan daerah tingkat provinsi. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang paling banyak digunakan untuk mensukseskan implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Faktor yang banyak digunakan dalam analisa literatur review adalah faktor komunikasi, faktor sumberdaya manusia, faktor sikap/disposisi dan faktor struktur birokrasi. Faktor-faktor tersebut diperkuat dengan adanya dukungan dari manajemen puncak dan atribut dari aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA).
Pelatihan siswa & guru jurusan desain komunikasi visual SMK Negeri 1 Surabaya membuat animated sticker dan memasarkannya secara digital Miftahul Adi Suminto; Nanang Setiyoko; Thomas Hanandry Dewanto; Haekal Ridho Afandi; Sabina Raniah Yuandi; Yudha Herlambang Cahya Pratama; Saqira Kaila; Deny Hermansyah; Muhammad Zakariya Alif Ridwan; Tatik Suryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23403

Abstract

Abstrak Keterampilan membuat animated sticker guna menunjang aspek pemasaran dan penjualan mengalami puncak popularitas dan menjadi tren di industri digital. Animated sticker dapat dikembangkan di berbagai platform untuk dijadikan sebagai video animasi yang mudah diaplikasikan. Bentuk aplikasi dari animated sticker bisa digunakan sebagai media promosi produk, jasa, dsb. Saat ini keterampilan membuat animated sticker dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui keahlian dan kompetensi pada kegiatan pelatihan di Institusi Pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki beragam program keahlian yang ditawarkan. Pada pembelajaran SMK orientasi capaian akhir belajar mayoritas berupa penugasan berbasis proyek. Sehingga lulusan SMK dituntut memiliki keilmuan dan kompetensi yang dapat langsung diterapkan pada aktifitas dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan banyak program keahlian pada SMK, masing-masing siswa perlu ada pembekalan terhadap perkembangan industri digital yang menyajikan beragam peluang untuk siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya pada industri kreatif, menjadi hal yang potensial memerlukan tambahan keterampilan teknis dan pengalaman praktis khusunya pada siswa jurusan desain komunikasi visual (DKV). Peluang terhadap kebutuhan animasi digital yang dapat diintegrasikan pada platform digital seperti sosial media, website, dsb menciptakan peluang bagi siswa-siswi SMK jurusan DKV sebagai potensi bisnis dan pengembangan portofolio digital, guna menambah nilai diri dan keahlian siswa sesudah lulus. Sebab itu, diperlukan adanya bentuk pelatihan terhadap pembuatan animasi digital dalam bentuk animated sticker baik pada siswa maupun guru SMK jurusan DKV sebagai pembekalan kompetensi di industri digital, berupa perancangan desain animated sticker yang dapat dipublikasikan dan dipasarkan secara digital. Kata kunci: animated sticker; animasi; media sosial. AbstractThe skill of making animated stickers to support marketing and sales aspects is experiencing peak popularity and has become a trend in the digital industry. Animated stickers can be developed on various platforms to be used as animated videos that are easy to apply. The application form of animated stickers can be used as a promotional medium for products, services, etc. Currently, the skill of making animated stickers is seen as an opportunity that can be developed through skills and competencies in training activities at educational institutions, especially Vocational High Schools (SMK), which have a variety of skills programs on offer. In vocational school learning, the majority of final learning achievement orientations are in the form of project-based assignments. So that vocational school graduates are required to have knowledge and competencies that can be directly applied to activities in the business and industrial world (DUDI). With many skills programs at vocational schools, each student needs to be equipped with the development of the digital industry which presents various opportunities for students to channel their interests and talents in the creative industry, which has the potential to require additional technical skills and practical experience, especially for students majoring in communication design. visual (DKV). Opportunities for digital animation needs that can be integrated on digital platforms such as social media, websites, etc. create opportunities for vocational school students majoring in DKV for business potential and digital portfolio development, in order to increase students' self-worth and skills after graduation. For this reason, there is a need for training in the creation of digital animation in the form of animated stickers for both students and vocational school teachers majoring in DKV as a competency provision in the digital industry, in the form of designing animated sticker designs that can be published and marketed digitally. Keywords: animated sticker; animation; social media.