Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Social Conflict in the Novel " Dua Barista " By Najhaty Sharma, a Sociology of Literature Approach Hamdani, Imron; Werdiningsih, Dyah; Badrih, Moh
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 7 No 4 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i4.886

Abstract

This study aims to describe the forms of social conflict found in the novel "Dua Barista" by Najhaty Sharma, including: (1) interpersonal social conflict, (2) social class conflict, and (3) social group conflict. The research employs a qualitative approach with descriptive analysis. Data collection techniques used in this study include observation, reading, and note-taking. Data validity was verified using triangulation techniques, including source, method, investigator, and theory triangulation. The data sources consist of primary and secondary data. Data analysis techniques involve data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The findings of this study reveal that interpersonal social conflicts are manifested as overthinking, social class conflicts are related to social status, and social group conflicts involve disputes. These conflicts arise due to differences in beliefs and interests. This research is expected to complement previous studies on social conflict in literary works and serve as a reference for other researchers interested in literary sociology.
Implementasi E-Modul Berbasis Exe Learning pada Materi Puisi untuk Siswa Kelas VII MTs Sunan Kalijaga Ubaidillah, A. Shafir; Werdiningsih, Dyah; Busri, Hasan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11724

Abstract

Media pembelajaran merupakan suatu proses yang harus ada untuk mengembangkan model pembelajaran pada kurikulum merdeka, diketahui bahwa pada kelas VII MTs Sunan Kalijaga media pembelajaran yang digunak sudah cukup beragam, namun untuk pemanfaatan sarana teknologi informasi yang disediakan kurang dimanfaatkan dengan baik, sehingga guru terus melakukan upaya untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan tepat sasaran. Salah satu upaya guru bahasa Indonesia yakni dengan penerapan e-modul berbasis Exe Learning, sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk dapat mendeskripsikan bagaimana implementasi penggunaan e-modul berbasis Exe Learning pada materi puisi serta kelebihan dan kekurangan media pembelajaran ini pada saat di implementasikan. Model dari penelitian ini yakni metode kualitatif deskripif. Penelitian ini menghasilkan bahwa E-modul berbasis Exe Learning ini ianggap sangat efektif karena penggunaan e-modul berbasis Exe Learning ini memiliki beberapa manfaat untuk siswa dan guru serta dapat meningkatkan minat, kreatifitas dan motivasi belajar siswa serta meningkatkan hasil pembelajaran siswa pada saat dilakukannya tes tentang materi puisi. Namun aplikasi ini memiliki beberapa kekurangan yang juga harus dikembangkan selanjutnya yakni penggunaan yang harus dengan pc atau laptop sehingga sulit diakses oleh siswa yang tidak memiliki laptop/pc diluar sekolah.
Keefektifan Aplikasi Podcast Spotify dalam Pembelajaran Keterampilan Menyimak pada Siswa Kelas X SMA PGRI Larangan Dwijayanti, Novia Shafa; Werdiningsih, Dyah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11760

Abstract

Media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh guru supaya siswa dapat menerima informasi atau pesan dengan baik. Aplikasi spotify yang digunakan ini berupa podcast untuk keterampilan menyimak pada siswa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan aplikasi podcast spotify sebagai media pembelajaran keterampilan menyimak untuk siswa kelas X SMA PGRI Larangan. Metode penelitian yang digunakan yakni metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yakni siswa kelas X SMA PGRI Larangan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan penyebaran kuisioner. Teknik analisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian pada media pembelajaran berupa aplikasi podcast spotify diperoleh empat indikator jawaban, yaitu (1) sangat setuju diperoleh skor 203, (2) setuju diperoleh skor 373, (3) tidak setuju mendapatkan skor 37, dan (4) sangat tidak setuju mendapat skor 6. Maka dari itu aplikasi ini layak digunakan pada saat pembelajaran keterampilan menyimak di kelas.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS PROSEDUR DESAIN ACTIVE DEEP LEARNER EXPERIENCE (ADLX) PENDEKATAN TERPADU DI KELAS VII SMPIT AL USWAH BANGIL Famsah, Saefuddin; Imrotin, Imrotin; Wahyuni, Sri; Rani, Abdul; Werdiningsih, Dyah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i2.28034

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia saat ini memiliki beragam sumber belajar, namun masih kurangnya sumber belajar interaktif yang sesuai dengan kebutuhan guru dan peserta didik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan bahan ajar teks prosedur dengan desain pembelajaran Active Deep Learner Experience (ADLX) pendekatan terpadu di kelas VII SMPIT Al Uswah Bangil. Tujuannya adalah untuk membantu meningkatkan pembelajaran teks prosedur melalui pengembangan bahan ajar yang lebih menarik dan interaktif. Langkah-langkah pengembangan yang dilakukan terdiri dari analisis kebutuhan, pengembangan produk, uji coba kelompok kecil, dan revisi terhadap hasil uji coba produk. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah adaptasi dari model pengembangan Borg & Gall yang terdiri dari 7 langkah. Hasil pengembangan bahan ajar tersebut sangat layak/valid digunakan untuk proses pembelajaran, yang ditunjukkan oleh hasil penilaian pada validasi ahli isi dan bahasa, serta ahli perancangan pembelajaran dan media. Begitu juga pada hasil angket peserta didik, yang menunjukkan karakteristik peserta didik dan tingkat pemahaman materi tentang teks prosedur yang sangat layak/valid. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar teks prosedur dengan desain pembelajaran Active Deep Learner Experience (ADLX) pendekatan terpadu di kelas VII SMPIT Al Uswah Bangil dapat membantu meningkatkan pembelajaran teks prosedur yang lebih menarik dan interaktif.
KONSTRUKSI KREATIF PEMEROLEHAN KOMPETENSI PRAGMATIK ANAK USIA PRASEKOLAH Werdiningsih, Dyah
Diksi Vol. 15 No. 1: DIKSI JANUARI 2008
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v15i1.6557

Abstract

This article is about a research conducted with the objective of studyingthe process of creative construction, which consists of a process of hypothesisformulation and that of hypothesis testing, in Javanese-Indonesian bilingualpreschool children's acquisition of pragmatic competence in using Indonesian.Employing a longitudinal research design, the research used subjects of differentages: preschool children 2, 3, 4, and 5 years of age. The data were compiled bymeans of observations together with data recording by using electronic recordingequipment and field-note data cards. The data were analyzed by using a techniqueof performance analysis. On the basis of the data analysis, it has been found that thecreative construction in the acquisition of pragmatic competence has been seen inpreschool-age children's use of learning strategies, which consist of two types:cognitive and social strategies.Keywords: creative construction, pragmatic competence, child learners
Optimalisasi Penyusunan Pembelajaran Inovatif Dan Interaktif Berbasis Gamifikasi di SMP PGRI 01 Kota Batu Muslimin, Muslimin; Werdiningsih, Dyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2738

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menuntut transformasi dalam dunia pendidikan, namun praktik pembelajaran konvensional yang monoton dan minim interaksi masih banyak ditemukan di sekolah, berdampak pada rendahnya motivasi belajar serta keterampilan abad ke-21 siswa. Hasil asesmen internasional menunjukkan performa siswa Indonesia masih rendah dalam bidang matematika, sains, dan keterampilan berpikir kritis. Untuk menjawab tantangan tersebut, program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SMP PGRI 01 Kota Batu dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis gamifikasi secara efektif. Pendekatan partisipatif kolaboratif digunakan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung dalam pembuatan perangkat pembelajaran berbasis aplikasi digital seperti Educaplay dan Wordwall. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, kepercayaan diri, dan minat guru dalam menggunakan gamifikasi; 95% guru merasa pelatihan sangat bermanfaat, 92% mampu mempraktikkan penggunaan platform digital, serta 90% menilai gamifikasi efektif meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain tercipta suasana kelas yang lebih interaktif dan menyenangkan, program ini juga mendorong terjadinya pergeseran paradigma pembelajaran menuju pengembangan keterampilan abad ke-21. Evaluasi pelaksanaan melalui kuesioner dan diskusi kelompok memperkuat kolaborasi serta budaya pembelajaran sepanjang hayat di kalangan guru. Dengan demikian, program pelatihan gamifikasi ini tidak hanya relevan menjawab tantangan pendidikan masa kini, tetapi juga berhasil membekali guru dengan strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Nilai Budaya Using dalam Buku Cerita Anak Bergambar Terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur: Perspektif Shalom H. Schwartz Elvira Damayanti; Dyah Werdiningsih; Ari Ambarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah nilai-nilai budaya dalam buku cerita anak bergambar terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, khususnya yang berbahasa Indonesia dan Using. Nilai-nilai dalam budaya menyentuh segala aspek kehidupan manusia. Nilai budaya menjadi pedoman yang layak untuk terus diimplementasikan dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membedah nilai-nilai budaya Using dalam buku cerita anak terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah narasi berupa kata, frasa, klausa, kalimat, atau wacana dan visualisasi yang memuat informasi mengenai nilai-nilai budaya Using. Sumber data dalam penelitian ini adalah 20 buku cerita anak bergambar berbahasa Using-Indonesia. Data dikumpulkan dengan metode baca-catat yang dilakukan secara intensif. Temuan data dianalisis menggunakan teori Miles & Huberman berbantuan teori Shalom H. Schwartz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Using yang terkandung di dalamnya meliputi nilai keamanan (berupa keamanan keluarga dan kesehatan), nilai prestasi (berupa ambisi dan cakap), kedermawanan (berupa persahabatan sejati dan suka menolong), pengarahan diri (berupa mandiri, ingin tahu, memiliki tujuan, kreativitas), nilai kesesuaian berupa kepatuhan, dan nilai tradisi (berupa merawat tradisi dan taat beragama). Nilai-nilai budaya tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembeajaran sastra di sekolah untuk membangun karakter serta membangun kesadaran multikultural siswa. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap objek dengan muatan kebudayaan yang berbeda.
Speech Acts of Desiderative Modality of Teachers and Students in Indonesian Language Learning for Class VII of Bumi Shalawat Progressive Middle School Dwitasari, Arnanda; Werdiningsih, Dyah; Ambarwati, Ari
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5548-5562

Abstract

Desiderative speech acts are one of the uses of language used to convey information by speakers to their interlocutors. This study has a primary focus on comprehensively describing the desiderative forms, desiderative functions, and desiderative meanings of speech act modalities that appear in verbal interactions during Indonesian language learning for grade VII at SMP Progresif Bumi Shalawat. In this study a qualitative approach was used. Primary data were collected through authentic audio recordings that captured communication interactions between teachers and students during Indonesian language learning sessions in grade VII. Based on in-depth analysis, there are 10 desiderative modality forms, 6 desiderative functions, and 6 desiderative meanings of speech act modalities present in a rich and varied manner in Indonesian language learning for grade VII at SMP Progresif Bumi Shalawat. These expressions of hope and desire are found both in teacher speech to students and vice versa, demonstrating dynamic communication interactivity.
Efektivitas model pembelajaran menulis reflektif-kritis terhadap pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas X Junaidi, Junaidi; Wahyuni, Sri; Werdiningsih, Dyah
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i4.1596

Abstract

Writing instruction in Indonesian language classrooms frequently encounters obstacles, particularly because many learners find it difficult to structure and develop ideas coherently in written form. This research investigated whether the reflective–critical writing model could effectively improve students’ ability to compose expository texts. A pre-test and post-test design was used in a quasi-experimental manner. The participants were 88 tenth-grade students who were evenly assigned to an experimental group and a control group. Instruction for the experimental group was delivered through the reflective–critical writing model, whereas the control group received traditional teaching methods, including lectures and question-and-answer activities. Data analysis was conducted using paired-sample and independent-sample t-tests, followed by an effect size calculation employing Cohen’s d. There was a substantial difference between the two groups, according to the statistical findings (p = 0.000). The experimental group demonstrated a strong effect size (d = 1.690), while the control group showed a more moderate effect (d = 0.636). These findings indicate that the reflective–critical writing model is highly effective in strengthening students’ expository writing skills. Consequently, this model is recommended for implementation in other instructional settings with comparable student profiles to promote active learning and improve overall academic achievement.
Students’ Views on the Use of Educaplay in Indonesian Learning at Elementary School Nur Asih, Dian; Werdiningsih, Dyah
International Journal of Language Teaching and Education Vol. 10 No. 1 (2026): International Journal of Language Teaching and Education
Publisher : Universitas Jambi, Magister Program of English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijolte.v10i1.55933

Abstract

This study aims to describe the perception of elementary school students towards the use of Educaplay educational games in Indonesian learning. The research uses a qualitative method with a descriptive design. Data were collected through semi-structured interviews with students who had used Educaplay and questionnaires to corroborate the results of the interviews. The participants in this study amounted to 3 students. Interview data was transcribed and analyzed, then combined with the results of the questionnaire. The results show that Educaplay is considered to have an attractive appearance, easy-to-use features, and increase learning motivation that is felt directly by students. Regarding the implementation of the use of Educaplay quizzes, students are divided into two opinions, students choose to be carried out at the beginning of learning as a way to recover energy after previous learning activities and students choose at the end of learning as a conclusion and evaluation of fun learning.