Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter tentang Rahasia Kedokteran Berdasarkan Undang – Undang Kesehatan Octaviani, Lissa Intan; Permana, Ouve Rahadiani; Wibisono, Bambang
Soepra Jurnal Hukum Kesehatan Vol 11, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/sjhk.v11i1.12553

Abstract

Abstrak: Rahasia Kedokteran Rentan Menimbulkan Kerugian Yang Tidak Hanya Berpotensi Dilakukan oleh Pihak Tidak Berwenang Tetapi juga Oleh Pihak yang Berkewajiban. Sehingga Pengetahuan dan Sikap Tentang Rahasia Kedokteran Dinilai Penting Karena Dapat Menujang Kinerja Dokter, Dokter Gigi atau Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Profesi. Dalam Pembukaan Rahasia Kedokteran Cenderung Kurang Mendapatkan Perhatian, Sehingga Menimbulkan Terjadinya Sengketa Medis Antar Para Pihak Didalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan.Penelitian Ini Bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Tentang Rahasia Kedokteran Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan.Penelitian Ini Menggunakan Metode Cross Sectional Melalui Pendekatan Observasional Analitik. Subjek Yang Digunakan adalah Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Angkatan 2019. Teknik Pengambilan Sampel Dalam Penelitian Ini Menggunakan  Total Sampling Dengan Analisis Data Menggunakan Spearman Test. Instrumen Penelitian Yang Digunakan Adalah Kuesioner Yang Telah Dilakukan Uji Validitas Dan Reliabilitas.Responden Di Dalam Penelitian Ini Memiliki Tingkat Pengetahuan tentang Rahasia Kedokteran Sebanyak (53.8%) Dengan Kategori Cukup Dan Responden Yang Memiliki Sikap Tentang Rahasia Kedokteran Sebanyak (50.5%) Dengan Kategori Baik. Hasil Analisis Data Menunjukkan Adanya Hubungan Yang Signifikan Pada Variabel Pengetahuan Dan Sikap (Uji Spearman P-Value = 0.048, Koefisien Korelasi = 0.206).Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Tentang Rahasia Kedokteran Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan.Abstract : The Secrets of Medicine are Vulnerable to Causing Harm that Can Potentially Be Perpetrated Not Only by Unauthorized Parties but Also by Those Who are Obligated to Uphold Them. Thus, Knowledge And Attitude About the Secrets of Medicine are Considered Important as They Can Support the Performance of Doctors, Dentists, or Medical Students in Their Proffesional Phase. In the Opening of Medical Confidentiality, There Tends to be Less Attention, Thus Giving Rise to Medical Disputes Between Parties in the Provision of Health Services. This Study Aims to Determine Correlation of the Level Knowledge and Attitude of Students in the Doctor Professional Study Program Regarging the Secrets Of Medical Based on Health Law. This Study Uses a Cross-Sectional Method Through an Analytical Observational Approach. The Subjects Used are Students from the 2019 of the Medical Profession Study Program. The Sampling Technique in This Study uses Total Sampling, with Data Analysis Conducted Using the Spearmen Test. The Research Instrument used is a  Questionnaire That has Undergone Validity and Reliability Testing. Respondents in This Study Have a Level of Knowledge about Medical Secrets Of (53.8%) Categorized as Sufficient, and Respondents with Attitude Towards Medical Secrets Amount To  (50.5%) Categorized As Good. The Result of the Data Analysis Indicate a Significant Correlation of Knowledge and Attitude Variables (Spearman Test P-Value = 0.048, Correlation Coefficient = 0.206). There is a Significant Correlation of the Level  Knowledge and Attitude of Students in the Doctor Professional Study Program Regarging the Secrets of Medical Based on Health Law.
Ketidaksetaraan Gender dalam Program FTV Suara Hati Istri: Suatu Kajian Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Setiawan, Dandi; Wibisono, Bambang; Astuti, Soekma Yeni
Journal of Feminism and Gender Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Feminism and Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jfgs.v2i2.30730

Abstract

The FTV Suara Hati Istri episode Aku Hanya Boneka di Sangkar Emas Suamiku is interesting to study, because there are gender inequalities in it. Using qualitative research with the approach of Norman Fairclough, this study aims to describe: (1) the dimensions of the text of gender inequality discourse, (2) the practical dimensions of gender inequality discourse, and (3) the dimensions of sociocultural practice. The research data was combined with the free-of-conversation listening technique, analyzed descriptively analytically, and the results were presented informally. The results of the study indicate that there are texts or discourses on gender inequality in FTV through the production of texts and the responses of viewers who consume them. The sociocultural practice that is displayed is a strong patriarchal culture in married life.
Marriage legalization: Preserving the customary marriage tradition of the ethnic Chinese community in Cirebon City Andri, Gusti Yosi; Nandar, Aris Putra; Wibisono, Bambang; Hardjowikarto, Dharliana; Suhaeni, Eni; Angwarmase, Raymond; Kartini, Murtiningsih
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Regular Issue: October-December 2024
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i1.731

Abstract

This study aims to investigate efforts to preserve traditional Chinese marriages through marriage legalization in the city of Cirebon, Indonesia. The study used a qualitative approach with a descriptive type of research because it is to minimize changes in attitudes from the millennial generation that can cause the loss of traditions and cultural heritage of ancestors regarding customary marriage. The population studied was ethnic Chinese who are members of the Chinese Ethnic Social Clan, both traditionally and nationally. Data analysis was carried out using the content analysis method, using concepts from structural functionalism theory and social change theory as the framework of analysis. The results of the research show that marriages that are not registered can still be submitted for registration, even though they have exceeded the maximum limit (60 days) as long as a court decision in the form of a determination of marriage registration is obtained first. The validity of marriage is also studied from the theory of structural functionalalism. This research contributes to preserving cultural heritage by addressing the legal recognition of customarily married marriage in the Chinese ethnic community. The government needs to issue provisions that regulate the issue of the marriage registration mechanism due to the delay in marriage registration so that couples who have been married and have not been recorded get legal certainty that protects the validity of their marriage, especially regarding the status of children.
UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI PATOGEN PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RSUD WALED CIREBON Triani, Vivi Melisa; Amanah, Amanah; Wibisono, Bambang
InaBHS (Indonesian Journal of Biomedicine and Health Science) Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran UGJ Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/inabhs.v1i1.7308

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus dengan angka morbiditas dan mortalitas cenderung meningkat. Ulkus diabetikum disebabkan oleh infeksi bakteri terdiri dari derajat Wagner 0-5 dengan terapi antibiotik. Terdapat beberapa antibiotik yang diduga telah resistensi. Penulis tertarik meneliti tentang identifikasi bakteri dan sensitivitas antibiotiknya terhadap bakteri patogen ulkus diabetikum. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bakteri patogen yang terdapat pada ulkus dan sensitivitasnya terhadap jenis bakteri patogen ulkus diabetikum pada pasien ulkus diabetikum di RSUD Waled. Penelitian bertempat di RSUD Waled sebagai tempat pengambilan sampel dan Laboratorium RSUD Waled sebagai pemeriksaan sampel. Penelitian deskriptif univariat dengan rancangan penelitian cross sectional, menggunakan biakan bakteri ulkus diabetikum derajat Wagner 1-5 sebagai sampel penelitian. Pengambilan sampel secara Total Sampling pada Januari-Februari 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden ulkus diabetikum laki-laki (70%); umur >50 tahun (70%); lama menderita diabetes melitus <10 tahun (90%); dan derajat Wagner 1 (10%), Wagner 2 (10%), Wagner 3 (40%), Wagner 4 (40%), dan Wagner 5 (0%). Ditemukan 8 jenis bakteri patogen yaitu Morganella morganii (n=1), Pseudomonas aeruginosa (n=1), Klebsiella pneumoniae (n=2), Proteus hauseri (n=1), Achromobacter denitrifican (n=1), Proteus mirabilis (n=2), Escherichia coli (n=1), dan Staphylococcus aureus (n=1). Uji sensitivitas antibiotik menunjukkan 9 dari 10 bakteri sensitif terhadap meropenem dan amikacin serta 6 dari 10 bakteri resisten terhadap ciprofloxacin dan ampicillin. Bakteri patogen dominan penyebab ulkus diabetikum yaitu Klebsiella pneumoniae dan Proteus mirabilis. Meropenem dan amikacin merupakan antibiotik dengan sensitivitas terbanyak serta ciprofloxacin dan ampicillin merupakan antibiotik dengan resistensi terbanyak.Kata Kunci: Ulkus diabetikum, bakteri patogen, antibiotik, sensitivitas. 
EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC MEDICAL RECORDS BASED ON THE PERSPECTIVE OF USERS AT THE CIREBON CITY HEALTH CENTER Azzahra, Nasywa Imelia; Wibisono, Bambang; Latief, Muhammad Amar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.49901

Abstract

Puskesmas diwajibkan untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 paling lambat pada tanggal 31 Desember 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan mutu pelayanan kesehatan. Di Kota Cirebon, penerapan RME didukung oleh sistem e-Puskesmas yang terintegrasi dengan platform nasional Satu Sehat. Namun, hingga saat ini belum terdapat penelitian yang mengevaluasi implementasi RME di Puskesmas Kota Cirebon, sementara studi di wilayah lain menunjukkan adanya kendala seperti keterbatasan infrastruktur, jaringan yang tidak stabil, kurangnya pelatihan teknis, serta kesiapan sumber daya manusia yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan RME berdasarkan persepsi pengguna di Puskesmas Kota Cirebon dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup persepsi kebermanfaatan, kemudahan penggunaan, niat berperilaku, dan penggunaan aktual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan instrumen kuesioner berbasis TAM. Sebanyak 85 responden dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan Simple Random Sampling. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kebermanfaatan mencapai 90%, kemudahan penggunaan 78%, niat berperilaku 88%, dan penggunaan aktual 83%, dengan skor total sebesar 84,7% yang termasuk dalam kategori “sangat baik.” Kesimpulannya, pelaksanaan RME di Puskesmas Kota Cirebon memperoleh skor keseluruhan sebesar 84,7% (sangat baik), dengan rincian subdimensi kebermanfaatan (90%, sangat baik), kemudahan penggunaan (78%, baik), niat berperilaku (88%, sangat baik), dan penggunaan aktual (83%, baik).