Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SDN PERCOBAAN 2 DAN SDN NGRINGIN KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN Listijaningsih Listijaningsih; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.376 KB) | DOI: 10.21831/amp.v3i1.6271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Penelitian diadakan di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan karyawan untuk dijadikan informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aspek konteks di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin diperhatikan dengan sangat efektif; (2) pada aspek pendidik dan tenaga kependidikan SDN Percobaan 2 sangat efektif sedangkan, SDN Ngringin masuk kategori kurang efektif. Pada aspek pemenuhan sarana prasarana sekolah di SDN Percobaan 2 maupun SDN Ngringin sudah diupayakan secara efektif; (3) pada aspek proses pelaksanaan PBM pada dua sekolah tersebut berjalan efektif; dan (4) aspek produk, yakni budi pekerti dan kedisiplinan siswa, prestasi guru, dan prestasi sekolah di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin sudah berhasil dengan efektif.
Manajemen sistem informasi e-budgeting pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta Aan Yudha Nugraha; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v8i1.30596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1.) Mendeskripsikan mengenai manajemen sistem informasi (SI) e-budgeting di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Yogyakarta; dan 2.) Menganalisis keunggulan dan hambatan dalam manajemen SI e-budgeting di SMAN di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SMAN di wilayah Kota Yogyakarta. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, bendahara dan admin e-budgeting. Penelitian juga dilakukan pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, dan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model analisis data Creswell. Teknik keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan sistem e-budgeting baru diterapkan pada jenjang SMAN sederajat. Perencanaan mengikuti pola penyusunan RKAS. Pengorganisasian meliputi pengerahan staf dan adanya pelatihan. Sistem ini berfungsi untuk mengelola dana BOS dan APBD. Pengawasan dilakukan oleh kepala sekolah dan dinas terkait. Terdapat keunggulan dan hambatan dalam implementasi e-budgeting. E-budgeting berperan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembiayaan pendidikan. AbstractThis study aims to: 1.) Describe the management of information systems (IS) e-budgeting at State High Schools (SMAN) in Yogyakarta City; and 2.) Analyze the advantages and obstacles in the management of SI e-budgeting at SMAN in Yogyakarta City. This research is a qualitative study with a case study type. This research was conducted at SMAN in the Yogyakarta City area. Research subjects include the principal, treasurer, and admin e-budgeting. The research was also conducted at the Youth and Sports Education Office, Yogyakarta City Secondary Education Center, and the Yogyakarta City Education Office. Data collected through interview techniques, observation, and study of documents. Data analysis uses Creswell's data analysis model. The validity of the research data using triangulation techniques and using reference materials. The results showed that the new e-budgeting system was applied at the same level of high school. Planning follows the RKAS preparation pattern. Organizing includes staff deployment and training. This system functions to manage BOS and APBD funds. Supervision is carried out by principals and related agencies. There are advantages and obstacles in implementing e-budgeting. E-budgeting plays a role in increasing transparency and accountability in education funding.
Pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan manajemen berbasis sekolah melalui partisipasi masyarakat di SMP Novi Hardini Putri; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.5 KB) | DOI: 10.21831/amp.v6i1.9810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan manajemen berbasis sekolah melalui partisipasi masyarakat di SMP Negeri se-Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian dilakukan terhadap populasi dengan jumlah 39 kepala SMP Negeri se-Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang telah diuji validitasnya dengan korelasi product moment dan uji reliabilitas dengan menggunakan alpha-cronbach. Adapun analisis datanya dilakukan secara deskriptif dan analisis jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis data secara deskriptif ditemukan bahwa kinerja kepala sekolah, partisipasi masyarakat dan keberhasilan MBS termasuk dalam kategori sedang yakni: kinerja kepala sekolah = 46,2%, partisipasi masyarakat = 64,1% dan keberhasilan MBS = 41%. Sedangkan dari analisis jalur menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keberhasilan MBS di SMP Negeri Kabupaten Karimun. Selanjutnya ditemukan pengaruh tidak langsung dari kinerja kepala sekolah terhadap keberhasilan MBS melalui partisipasi masyarakat = 57,3%.Kata kunci: kinerja kepala sekolah, partisispasi masyarakat, keberhasilan manajemen berbasis sekolah THE INFLUENCE OF THE PRINCIPALS’ PERFORMANCES ON THE SUCCESS OF SCHOOL-BASED MANAGEMENT THROUGH COMMUNITY PERFORMANCE AT JUNIOR SECONDARY SCHOOLSAbstractThis study aims to find out the influence of the principals’ performances on the success of school-based management through community participation at Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency, Kepulauan Riau. This study used a quantitative approach through a correlational research design. 39 principals from all Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency were involved as population. The data were collected through questionnaires. The validity of the instrument was analyzed through product moment and the reliability through alpha-Cronbach. Then, the data were analyzed descriptively by using path analysis with the significance level of 0.05. The finding showed that the performances of the principals’ performances, and community participation on the success of MBS were included into sufficient category. They were seen from the principals’ performances = 46.2%, community participation = 64.1%, and the success of MBS = 41%. Meanwhile, from path analysis, there was a positive influence and significance on the success of MBS at Public Junior Secondary Schools in Karimun Regency. In addition, there was an indirect influence of the principals’ performances on the success of MBS through community participation = 57.3%;Keywords: principals’ performances, community participation, the success of school-based management
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS GADJAH MADA Ahmad Sulaiman; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.315 KB) | DOI: 10.21831/amp.v4i1.8197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Universitas Gadjah Mada, dengan subjek Kantor Jaminan Mutu (KJM UGM). Teknik pengumpulan data: observasi langsung, penelusuran dokumen dan arsip, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kebijakan dan konsep SPMI berupa dokumen akademik dan dokumen mutu disusun oleh KJM UGM; (2) KJM UGM sebagai koordinator dalam merencanakan dan melaksanakan SPMI di seluruh universitas; (3) Implementasi SPMI dilaksanakan dengan penyusunan rancangan berupa Siklus SPMI; (4) Kendala yang dihadapi: komitmen pimpinan, jumlah tenaga auditor, kegiatan SPMI menjadi rutinitas; (5) Langkah yang ditempuh: menyediakan tenaga expert penjaminan mutu, pelatihan auditor, membangun semangat penjaminan mutu; (6) Evaluasi Implementasi SPMI dilaksanakan setiap tahun; (7) Pemanfaatan hasil implementasi SPMI: membangun budaya mutu, akreditasi dan sertifikasi nasional dan internasional; dan (8) Pengembangan implementasi SPMI mengacu pada manajemen mutu ISO dan standar BAN PT.
PENGARUH JENJANG PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGALAMAN MENGAJAR TERHADAP PROFESIONALISME GURU SMA MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN KEBUMEN Eliyanto Eliyanto; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.79 KB) | DOI: 10.21831/amp.v1i1.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenjang pendidikan, pelatihan, dan pengalaman mengajar dengan profesionalisme guru SMA Muhammadiyah di Kabupa-ten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA Muhammadiyah se-Kabupaten Kebumen, yang berjumlah 54 orang, sedangkan sampel penelitian adalah sejumlah 44 orang. Pengumpulan data meng-gunakan angket, dan analisis data menggunakan teknik analisis korelasi Pearson product moment dan analisis regresi ganda.  Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa jenjang pendidikan dan pelatihan masing-masing memiliki pengaruh yang tidak signifikan terha-dap profesionalisme guru. Sedangkan pengalaman mengajar memiliki pengaruh yang posi-tif dan signifikan terhadap profesionalisme guru. Selanjutnya jenjang pendidikan, pelatihan, dan pengalaman mengajar secara bersama-sama memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap profesionalisme guru. Kata kunci: jenjang pendidikan, pelatihan, pengalaman mengajar, dan profesionalisme
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI, KECERDASAN EMOSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP IMPLEMENTASI PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SD Budiono Budiono; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.695 KB) | DOI: 10.21831/amp.v2i2.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi, kecerdasan emosi, dan pengambilan keputusan secara parsial maupun bersama-sama terhadap implementasi peran kepemimpinan kepala sekolah dasar se-kecamatan Wonosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh kepala sekolah dasar baik negeri maupun swasta di kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket kepada semua kepala sekolah dasar di kecamatan Wonosari. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear dan regresi ganda dengan taraf signifikansi 0,05. Semua pengujian dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komunikasi organisasi (adjusted r2 = 48,1%), kecerdasan emosi (adjusted r2= 55,3%) dan pengambilan keputusan (adjusted r2= 63,6%) terhadap implementasi peran kepemimpinan kepala sekolah dasar se-kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul, dan secara bersama-sama pengaruhnya (adjusted R2) sebesar 66,5%. Kata Kunci: komunikasi organisasi, kecerdasan emosi, pengambilan keputusan, implementasi peran kepemimpinan
PENERAPAN MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH STUDI KASUS DI DUA SEKOLAH Siti Nurnisa Dewanta; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.344 KB) | DOI: 10.21831/amp.v2i1.2412

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) mengenali bentuk konflik di sekolah, (2) mengetahui bagaimana sekolah mengelola konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik dalam pengumpulan data: menggunakan penelusuran dokumen, arsip, wawancara, dan observasi partisipan. Wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru-guru, peserta didik, dan alumni. Pengamatan langsung dilakukan untuk mendalami manajemen konflik di setiap sekolah. Hasil penelitian: (1) konflik yang terjadi diantara para peserta didik, individu atau kelompok bisa berwujud bullying, perkelahian atau tawuran. (2) konflik yang terjadi antara peserta didik disebabkan perbedaan persepsi, tujuan dan ketergantungan antara mereka. (3) konflik antara peserta didik - guru berwujud sikap tidak sopan, mengabaikan pelajaran, ancaman fisik terhadap guru. (4) konflik antara guru - peserta didik, karena ketidaksiapan guru menerima sikap kritis, serta ketidaksamaan persepsi dan tujuan. (5) kekolah menyelesaikan konflik dengan cara: mendatangkan tokoh, menciptakan konflik baru, penerapan progam-program sekolah untuk membangun komitmen, komunikasi yang terbuka dan keakraban satu sama lain. (6) untuk menyelesaikan konflik, guru harus membangun komunikasi keakraban dengan peserta didik, memudahkan penyelesaian konflik diantara mereka. Kata kunci: konflik, resolusi konflik, manajemen konflik berbasis sekolah
Efisiensi eksternal pendidikan kejuruan di Kota Yogyakarta Irsan Roseno; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.246 KB) | DOI: 10.21831/amp.v7i1.10558

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efisiensi eksternal pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Yogyakarta dengan sudut pandang nilai guna kemampuan lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Sumber data adalah dokumentasi dan informan dari alumni SMK di Kota Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan keterserapan lulusan SMK di Kota Yogyakarta belum tercapai dengan maksimal. SMK belum mampu memberikan manfaat seperti yang diharapkan kepada seluruh lulusan. Oleh karena itu efisiensi eksternal pendidikan kejuruan di Kota Yogyakarta disimpulkan tidak efisien. Kesesuaian pengajaran di sekolah dengan perkembangan dunia kerja/industri belum sepenuhnya baik. Di sisi lain, terdapat beberapa manfaat dari pendidikan SMK bagi siswa antara lain: Mendapat pengalaman kerja melalui program Magang, PKL, atau prakerin; Mendapat peluang kerja di dunia usaha dan industri; Berwirausaha dengan keterampilan yang didapat; Pendidikan menengah kejuruan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sedangkan dari survai kepuasan diketahui alumni merasa puas terhadap lembaga sekolahnya. Namun terdapat beberapa informan yang merasa kurang puas antara lain kesesuaian kurikulum dengan dunia industri, keberadaan pembelajaran soft skill di lembaga pendidikan, bimbingan guru selama prakerin, jumlah kelengkapan sarana dan prasarana praktik, dan kesesuaian sarana prasarana praktik dengan dunia industri. The external efficiency of vocational education in YogyakartaAbstractThis research aims to describe of external efficiency of vocational education (SMK) in Yogyakarta with point of view of the values of graduates’ ability. This research used the qualitative approach of phenomenology. The data sources were the documentation and the informants of graduates of Vocational High School in Yogyakarta. The data collection was done through document analysis and interview. The data analysis technique included of collecting data, data reduction, data display, and conclusion. The research finding reveals that the absorption of vocational high schools graduates in Yogyakarta have not been reached maximally. Vocational high schools cannot enable to give the benefits as expected for the graduates. So, the external efficiency of vocational education in Yogyakarta can be concluded that is inefficient. The instructional conformity of the school that related to the development of working field/industry is not good enough. In other hand, there are some benefits of Vocational education for students such as: getting experience in the work field through the internship program, PKL, or prakerin; getting job opportunity in the business world and industry; entrepreneurship with the skill that got; Vocational High School Education can continue to the advanced study. Meanwhile, based on the survey of satisfaction is known that the graduates feel satisfied toward their school education. However, there are some informan that are not satisfied with the conformity of curriculum related to the industry field, the existence of learning soft skill in the school education, the teacher’s guide during prakerin, the number of completeness of practicum tools, and the conformity of practicum tools with the industry field.
MEKANISME PEMBERIAN INSENTIF TENAGA AKADEMIK DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Hani'atul Millah; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.829 KB) | DOI: 10.21831/amp.v4i2.10807

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang mekanisme pemberian insentif dan dampaknya terhadap kinerja tenaga akademik di UNY. Dampak insentif ini dilihat secara umum dan pasca- lahirnya kebijakan baru tentang penghentian beberapa insentif finansial dosen tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi, dengan sampel purposive dan teknik snowball. Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan analisis induktif interpretatif komponensial yang dikembangkan berdasarkan model Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) UNY tidak memiliki satu aturan khusus dan integral yang mengatur mekanisme pemberian insentif untuk tenaga akademik, baik pada tingkat universitas maupun fakultas. (2) Insentif finansial, non-finansial dan perverse incentives yang ditemukan dari hasil penelitian memiliki pengaruh terhadap kinerja tenaga akademik. Tetapi insentif finansial memiliki pengaruh lebih signifikan dibanding kedua bentuk insentif lain. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kehadiran dosen mengajar dan mengawas ujian mahasiswa di kelas yang tinggi saat ada insentif dan menurun saat insentif tersebut dihilangkan. Kata kunci: insentif, dampak insentif, tenaga akademik THE MECHANISM OF INCENTIVE DISTRIBUTION OF ACADEMIC STAFF AT YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY Abstract This study reveals the mechanism of incentive distribution and its impact on the performance of academic staff at UNY. Its impact is seen in general and after the issuing of a new policy that stopped the financial incentives of lecturer in 2013. The research used a qualitative method. Data were collected through depth interview, observation, and review of documents, with purposive sampling based on snowball technique. The data was analyzed using componential interpretative inductive analysis developed by Spradley’ model. The result shows, (1) UNY does not have the specific and integral rules that regulate mechanism of incentive distribution for academic staff, both at the university and faculty level. (2) Financial, non-financial and perverse incentives found from the research have an influence on the performance of academic staff, but financial incentive has more significant effect than the two other incentives forms. It is shown by the lecturers presence for teaching and supervising students examination in the class which is high when there is a financial incentives and decreases when there was no financial incentives. Keywords: Incentive, the impact of incentives, academic staff
Dampak perubahan kebijakan kelulusan terhadap pendidikan menengah di Kota Bima-Nusa Tenggara Barat Randitha Missouri; Udik Budi Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.999 KB) | DOI: 10.21831/amp.v6i2.9666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak perubahan kebijakan kelulusan dalam meningkatkan persiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, biaya, kegiatan monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi persiapan pelaksanaan ujian nasional terhadap peningkatan persiapan SDM di Kota Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis research of policy. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Keabsahan data diuji melalui trianggulasi data dan trianggulasi metode. Analisis data menggunakan model interactive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kebijakan kelulusan tidak berdampak pada perkembangan kegiatan persiapan peserta didik sekolah tingkat atas negeri dan swasta, tidak berdampak pada peningkatan jumlah sarana dan prasarana sekolah swasta, dan tidak berdampak pada peningkatan biaya persiapan ujian nasional sekolah negeri dan swasta. Orang tua, peserta didik, dan pendidik sekolah negeri dan swasta merasakan dampak negatif yang sama yaitu menurunnya motivasi orang tua memantau perkembangan anak, motivasi belajar peserta didik, dan motivasi mengajar pendidik. Dampak positif adalah menurunnya tingkat kecurangan saat pelaksanaan ujian nasional. Kepala sekolah sekolah negeri dan swasta dan dinas terkait melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi sebelum, saat, dan setelah pelaksanaan ujian nasional, namun tindak lanjut hasil kegiatan monitoring dan evaluasi belum mempengaruhi perkembangan kegiatan persiapan sumber daya manusia, jumlah sarana dan prasarana, dan biaya persiapan ujian nasional. Perubahan kebijakan kelulusan tidak berdampak pada peningkatan mutu pendidikan menengah di Kota Bima.Kata kunci: kebijakan kelulusan, pendidikan menengah, mutu pendidikan THE IMPACT OF CHANGES IN THE POLICY OF GRADUATION TO THE SECONDARY EDUCATION IN BIMA-WEST NUSA TENGGARAAbstractThis study aims to identify the impact of changes in the policy of graduation to improve the preparation of human resources, facilities and infrastructures, budgeting, monitoring and evaluating, and following-up of monitoring and evaluating in implementation of national exam preparation towards improving the human resources preparation in Bima-West Nusa Tenggara. This is a qualitative research method and kind of the research is policy research. Data were collected through interviews, observation and document study. Data validation examined by data and method triangulation. The data analysis used by interactive. The results showed that the graduation policy changes had no impact on the progress of the preparation public and private senior high school, had no impact on increasing the number of facilities and infrastructures of private school, and had no impact on increasing the graduation exam preparation budgeting of national public and private secondary schools. The parents, students, and teachers of public and private school felt the same negative impact. The negative impact were declining motivation of parents to monitor child development, motivation of learners, and educators teach motivation. Positive impact was a decreased level of cheating during the implementation of the national exam. The principals and government did the monitoring and evaluating before, during, and after the implementation of the national exam, but following-up of the monitoring and evaluating had not affected for preparation of human resources, facilities and infrastructures, and the budgeting of national exam preparation.Keywords: policy of graduation, senior high school, and quality of education