Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Studia Ekonomika

Business Model Innovation in Small Ventures: A Resource-Based Perspective on Managerial Ties and External Ecosystems Grace Yulianti; Mohammad Chaidir
Studia Ekonomika Vol. 23 No. 1 (2025): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v23i1.273

Abstract

This qualitative literature review investigates the role of managerial ties, external ecosystems, and the resource-based perspective in fostering business model innovation (BMI) in small ventures. By examining a range of studies, the review highlights how small businesses leverage managerial ties to access critical resources, knowledge, and networks that enable innovation. Additionally, the review explores the importance of engaging with external ecosystems, such as suppliers, customers, and research institutions, in enhancing the business model innovation process. Drawing on the resource-based view (RBV), the study emphasizes the significance of both tangible and intangible resources for successful innovation. The findings suggest that small ventures with strong managerial ties and dynamic capabilities are more likely to navigate the complexities of BMI. This review contributes to a deeper understanding of the factors that influence business model innovation in small ventures, offering valuable insights for both researchers and practitioners.
Bridging the Gap: Exploring Borrowers' Perspectives on Peer-to-Peer Lending and Financial Literacy in Small Businesses Mohammad Chaidir; Grace Yulianti
Studia Ekonomika Vol. 23 No. 1 (2025): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v23i1.274

Abstract

This qualitative literature review explores the perspectives of borrowers in small businesses regarding peer-to-peer (P2P) lending and financial literacy. It examines the growing importance of P2P lending as an alternative financing option for small businesses, especially in contexts with limited access to traditional financial institutions. The review highlights that while P2P lending offers flexibility and accessibility, borrowers' financial literacy remains a critical factor in ensuring successful engagement with these platforms. Limited financial knowledge can lead to poor decision-making and repayment challenges. This study underscores the need for financial education to bridge the gap, improve borrowers' decision-making processes, and enhance the overall effectiveness of P2P lending in supporting small business growth. The findings contribute to a deeper understanding of how financial literacy impacts borrowers' experiences with alternative financing models.
Analisis Perbandingan Total Biaya Operasional Perusahaan Continous Process Pada PT. Union Ceramics Utama Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Lean Manufacturing (Metode Wam Dan Valsat) Yulianti, Grace
Studia Ekonomika Vol. 14 No. 2 (2016): Studia Ekonomika Volume 14 Nomor 2 Juli Tahun 2016
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v14i2.73

Abstract

Deskripsi adalah bagaimana menjelaskan hal atau banyak hal melalui beberapa tahapan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana menghitung hasil Lean Manufacturing pada perusahaan continuous process yang ada di PT. Union Ceramics Utama pada tahun 2012-2013. Untuk mengetahui bagaimana menilai suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas produksinya secara efektif dan efisien. Maka penulis menggunakan analisis Perhitungan Lean Manufacturing sebagai suatu cara untuk mengukur suatu kinerja perusahaan manufaktur yang pada akhirnya digunakan dalam menghasilkan keputusan yang tepatbagi perusahaan. Lean Manufacturing sendiri merupakan suatu standar penilaian terhadap perusahaan sebagai suatu pendekatan sistemik dan sistematik untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan (waste), atau aktivitas yang tidak bernilai tambah ( non value adding activities) melalui peningkatan terus- menerus (continuous improvement) dengan cara mengalirkan produk (material, work-in-process, output) dan informasi menggunakan sistemtarik (pull system) dari internal dan eksternal untuk mengejar keunggulan dan kesempurnaan. Dengan menghilangkan unsur-unsur pemborosan seperti Transportation, Inventories, Motion atau Movement, Waiting, Over Process, Over Production, Defective, dan tidak memanfaatkan keahlian yang dimiliki karyawan. Hasil analisis perhitungan lean manufacturing pada PT. Union Ceramics Utamatahun 2012-2013 menunjukkan adanya perubahan dengan sebelum dan sesudah menggunakan lean manufacturing. Dari hasil pengamatan dan perhitungan yang telah dilakukan penulis diketahui bahwa terjadi penurunan over process yang telah dilakukan perusahaan. Dengan menggunakan lean manufacturing perusahaan dapat mengurangi biaya produksi.
Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Aset Tetap, Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return On Equity (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016) Yulianti, Grace; Azhary, Sisca Aprillia
Studia Ekonomika Vol. 16 No. 1 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 1 Januari Tahun 2018
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v16i1.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara pertumbuhan penjualan, aset tetap,dan debt to equity ratio terhadap return on equity. Penelitian ini dilakukan kepada perusahaan yang memiliki manajemen perusahaan yang baik dan terdaftar sebagai perusahaan manufaktur sektor industry barang konsumsi yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2016. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah return on equity, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini yaitu: pertumbuhan penjualan, aset tetap, dan debt to equity ratio. Data dikumpulkan dengan dengan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 23 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan di setiap tahun selama periode penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh negatif terhadap return on equity, dan debt to equity ratio memiliki pengaruh positif terhadap return on equit. Sedangkan variabel aset tetap tidak memiliki pengaruh terhadap return on equit.
Analisis Pengaruh Asset Tangibility, Sales Growth, Dan Profitability Terhadap Leverage (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016) Yulianti, Grace; Azhary, Cindy Aprillia
Studia Ekonomika Vol. 16 No. 1 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 1 Januari Tahun 2018
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v16i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara asset tangibility, sales growth, dan profitability yang diproksikan oleh ROA, ROE, dan NPM terhadap leverage. Dalam penelitian ini leverage diukur dengan menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR). Penelitian ini dilakukan kepada perusahaan yang memiliki manajemen perusahaan yang baik dan terdaftar sebagai perusahaan manufaktur sektor dasar dan kimia yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2016. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah leverage, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini yaitu: asset tangibility, sales growth, dan profitability yang diproksikan oleh ROA, ROE, dan NPM. Data dikumpulkan dengan dengan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 15 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan di setiap tahun selama periode penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel asset tangibility dan sales growth tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap leverage. Sedangkan variabel profitability yang diproksikan oleh ROA dan NPM memiliki pengaruh signifikan negatif dan ROE memiliki pengaruh signifikan positif terhadap leverage.
Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Dan Profitabilitas Tehadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2019) Permana, Ngadi; Yulianti, Grace; Kusumah, Rengganis Ningrum
Studia Ekonomika Vol. 20 No. 1 (2022): Studia Ekonomika Volume 20 Nomor 1 Januari Tahun 2022
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v20i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penghindaran pajak (tax avoidance) yang diukur dengan menggunakan ETR (effective tax rate). Variabel independen dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan subsektor batu bara yang terdaftar terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014 hingga 2019. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan terdapat 9 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda (multiple regression analysis) yang terdapat dalam program SPSS 21.0 (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bila diuji secara simultan variabel ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas bepengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Apabila diuji secara parsial variabel ukuran perusahaan dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance), sedangkan variabel profitabilitas secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).
Analisis Variabel Dan Positioning Konsumen Dalam Memilih Produk Pepsodent Yulianti, Grace; Widiya, Widiya
Studia Ekonomika Vol. 15 No. 1 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 Nomor 1 Januari Tahun 2017
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v15i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi pelanggan untuk memilih produk pepsodent dalam: 1) Mencegah gigi berlubang dan memutihkan gigi 2) Mencegah gigi berlubang tetapi mengabaikan mengenai masalah memutihkan gigi 3) Memutihkan gigi tetapi mengabaikan mengenai masalah pencegahan gigi berlubang dan 4) Hanya untuk membersihkan gigi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 67 responden pelanggan Carrefour Puri. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling (nonprobability sampling) dan analisis yang digunakan adalah MDS (Multidimentional Scale) dengan perhitungan software SPSS for Windows 21.0. Hasil penelitian adalah bahwa variabel yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih pepsodent terdapat pada kuadran I yang di pengaruhi oleh 2 zat yang terkandung di dalamnya yaitu zat Flouride dan Perlite.
Analisis Pengaruh Sales Growth, Total Asset Turnover Dan Current Ratio Terhadap Tingkat Pengembalian Aktiva (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015–2017) Yulianti, Grace; Pitria, Pitria
Studia Ekonomika Vol. 18 No. 1 (2020): Studia Ekonomika Volume 18 Nomor 1 Januari Tahun 2020
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v18i1.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara sales growth, total asset turnover dan current ratio terhadap tingkat pengembalian aktiva. Dalam penelitian ini profitabilitas diukur dengan menggunakan tingkat pengembalian aktiva sebab sampel yang diteliti merupakan perusahaan industri barang konsumsi yang sumber pendapatan berasal dari pengelolaan aset yang dimiliki agar mendapatkan keuntungan yang maksimal. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang memiliki manajemen perusahaan yang baik dan terdaftar sebagai perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat pengembalian aktiva, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini yaitu: sales growth, total asset turnover dan current ratio. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 25 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan di setiap tahun selama periode penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Sales growth memiliki nilai thitung sebesar 1,311 < ttabel 1,993 dengan nilai signifikansi 0,194 > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel sales growth tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat pengembalian aktiva. Total asset turnover memiliki nilai thitung sebesar 4,855 > ttabel 1,993 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan current ratio memiliki nilai thitung sebesar 7,534 > ttabel 1,993 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa variabel total asset turnover dan current ratio memiliki pengaruh positif terhadap tingkat pengembalian aktiva sedangkan secara simultan variabel sales growth, total asset turnover dan current ratio memiliki nilai Fhitung sebesar 28,296 > Ftabel 2,73 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa variabel sales growth, total asset turnover dan current ratio secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengembalian aktiva.
Akuntansi sebagai Infrastruktur Informasi Risiko: Sintesis Literatur atas Peran Prinsip Akuntansi dalam Model Faktor Harga Aset Grace Yulianti; Wulandari, Ria
Studia Ekonomika Vol. 24 No. 1 (2026): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v24i1.402

Abstract

Kajian literatur kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana akuntansi berfungsi sebagai infrastruktur dasar informasi risiko dalam model faktor harga aset. Dengan merujuk pada studi terkini dalam akuntansi keuangan dan penetapan harga aset, sintesis ini menyoroti bagaimana prinsip-prinsip akuntansi—seperti pengukuran berbasis akrual, konservatisme, dan pengakuan aset takberwujud—membantu menjelaskan variasi silang dalam imbal hasil saham. Kajian ini membahas bagaimana laporan keuangan menyumbang pada berita arus kas (cash-flow news) maupun berita tingkat diskonto (discount-rate news), sehingga memperkuat peran akuntansi dalam membentuk ekspektasi pasar. Selain itu, variabel-variabel berbasis akuntansi terbukti dapat melengkapi atau bahkan menggantikan faktor risiko tradisional seperti dalam model Fama-French. Temuan ini menyiratkan bahwa integrasi informasi akuntansi ke dalam kerangka penetapan harga aset meningkatkan estimasi risiko, akurasi valuasi, dan kekuatan prediktif, khususnya dalam perekonomian yang semakin digerakkan oleh modal takberwujud
Membangun Kurikulum Kewirausahaan yang Inklusif: Peran Strategis Literasi Keuangan dalam Meningkatkan Intensi Mahasiswa untuk Berwirausaha Ahembang; Yulianti, Grace
Studia Ekonomika Vol. 24 No. 1 (2026): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v24i1.403

Abstract

Kajian literatur kualitatif ini mengeksplorasi peran strategis literasi keuangan dalam meningkatkan intensi berwirausaha mahasiswa dalam kerangka kurikulum kewirausahaan yang inklusif. Studi ini mensintesis temuan empiris dari berbagai konteks pendidikan dan sosial ekonomi, yang menunjukkan bahwa literasi keuangan secara signifikan memperkuat efikasi diri dan persepsi kontrol perilaku mahasiswa—dua determinan utama dari niat berwirausaha. Selain itu, kurikulum kewirausahaan yang inklusif dan mengintegrasikan literasi keuangan melalui pembelajaran berbasis pengalaman, keterlibatan komunitas, dan pemanfaatan alat keuangan digital terbukti mampu mendorong kesiapan berwirausaha yang lebih tinggi. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam penerapan kurikulum semacam ini secara merata, khususnya di kalangan mahasiswa yang kurang terlayani. Kajian ini menekankan pentingnya pengembangan program pendidikan tinggi yang lebih aksesibel dan sensitif terhadap konteks lokal, yang mengombinasikan kompetensi finansial dengan praktik pedagogis yang inklusif.