Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM SEKOLAH ANTI BULLYING: PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM SEKOLAH ANTI BULLYING Wicaksono, Vicky Dwi; Dellarosa, Maretha; Muhimmah, Hitta Alfi; Sukartiningsih, Wahyu; Mulyani; Julianto
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v4n2.p87-93

Abstract

Bullying in the educational environment is in the spotlight of society and social media. Data from KPAI for 2021 recorded 2,982 cases of violence against children, of which 157 were cases of bullying. Educational institutions, as producers of human resources, are expected to create a safe and friendly environment for students, but in reality there are still many cases of bullying. Therefore, preparing an anti-bullying training program is very necessary. This training aims to equip teachers with knowledge and skills in developing a holistic anti-bullying program, creating a safe, comfortable learning environment and supporting student development. The methods used in implementing this training activity include lectures, questions and answers, discussions, giving assignments, and independent practice. The results of the training showed that teachers acquired the skills to design effective anti-bullying programs. From the pretest results, data on teacher understanding of bullying was 75.2%. After participating in the training, results increased to 80.5%. Evaluation through a training questionnaire showed that 93.5% of participants felt helped by this training. This training makes a positive contribution in creating a learning environment that is free from bullying at the elementary school level, and supports the creation of schools that are inclusive, innovative and relevant to current developments. Keywords: Program, anti-bullying, elementary school
PELATIHAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH INKLUSIF : PELATIHAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH INKLUSIF Wicaksono, Vicky Dwi; Muhimmah, Hitta Alfi; Sukartiningsih, Wahyu; Julianto; Mulyani; Dellarosa, Maretha
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n1.p24-31

Abstract

The differentiated instruction approach is one of the strategies aimed at creating inclusive learning. This training for creating differentiated teaching modules is designed for elementary school teachers as an effort to create innovative and relevant inclusive schools in the era of the Industrial Revolution 4.0. Differentiated teaching modules are collections of learning modules developed to accommodate students' diverse learning needs. Therefore, it is crucial for teachers to understand how to design these modules to achieve effective and enjoyable learning for students. This training explores the use of differentiated teaching modules as an effective teaching tool, enabling teachers to create engaging, interactive, and student-centered learning materials. The methods used in this training include lectures, Q&A sessions, discussions, assignments, and independent practice. The results of this training indicate that 98% of teachers feel supported by the training in creating differentiated teaching modules, which aids in the growth and development of students. Keywords:Teaching Modules, Differentiation, Inclusive School
Pengembangan Media Bigbook dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Demokrasi di Sekolah Dasar Zya, Riefqya Wifdhama; Wicaksono, Vicky Dwi; Paksi, Hendrik Pandu; Puspita, Ari Metalin Ika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Pancasila merupakan bagian penting dari pendidikan dasar karena bertujuan mengembangkan karakter, moralitas, kesadaran kebangsaan, serta tanggung jawab sosial peserta didik. Salah satu materi pokok dalam Pendidikan Pancasila adalah demokrasi yang menekankan pada hak dan kewajiban, keadilan, penghargaan terhadap perbedaan, serta pengambilan keputusan bersama. Penyampaian konsep demokrasi di sekolah sering kali masih bersifat abstrak dan kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini mengembangkan media Big Book sebagai sarana pembelajaran inovatif untuk menghadirkan materi demokrasi secara lebih konkret, visual, dan interaktif. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian melibatkan 30 peserta didik kelas V di SDN Lontar 481. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli, praktis menurut respons guru dan siswa, serta efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep demokrasi. Peningkatan pemahaman ditunjukkan melalui hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test, serta respons positif dari siswa yang menilai media menarik dan mudah dipahami. Media Big Book dapat menjadi alternatif efektif untuk memperkaya strategi pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya dalam penyampaian materi demokrasi di sekolah dasar.
Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Pecahan melalui Media Koperhan pada Siswa Kelas V SDN Banjarsugihan Nurmala, Ula; Maryamah, Maryamah; Indrayani, Titik; Kasmiatun, Kasmiatun; Wicaksono, Vicky Dwi
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v4i2.185

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pendidikan matematika dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Fokus penelitian adalah pada pembelajaran perkalian pecahan di kelas V SDN Banjar Sugihan I/116 Surabaya, yang mengalami kesulitan memahami konsep tersebut. Penyebab utama adalah metode pengajaran konvensional yang kurang efektif dan minimnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan media KOPERHAN (Kotak Perkalian Pecahan) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media KOPERHAN efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 66,5 pada siklus I menjadi 88 pada siklus II, dan persentase ketuntasan meningkat dari 45% menjadi 83%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang inovatif, seperti KOPERHAN, dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam matematika, khususnya pada materi perkalian pecahan. Saran yang diberikan adalah agar guru matematika menggunakan media konkret untuk membuat pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan.
Kontribusi Pembelajaran PPKn dalam Penanaman Nilai Nasionalisme Pada Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Systematic Literature Review Pratiwi, Yulianti Tri; Wicaksono, Vicky Dwi; Nasution, Nurul Rafiqah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme pada siswa sekolah dasar melalui telaah sistematis terhadap penelitian terdahulu. Kajian dilakukan untuk mengisi kesenjangan penelitian terkait belum tersedianya pemetaan komprehensif mengenai efektivitas pembelajaran PPKn dalam pembentukan karakter kebangsaan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti prosedur PRISMA. Sebanyak 20 artikel terbitan 2016–2025 dipilih melalui basis data Google Scholar, Garuda, dan DOAJ berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi: subjek siswa sekolah dasar serta fokus pada pembelajaran PPKn dan nilai nasionalisme. Analisis data dilakukan menggunakan thematic narrative synthesis untuk mengidentifikasi pola, strategi pembelajaran, serta kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berkontribusi signifikan terhadap penguatan nilai nasionalisme melalui tiga dimensi utama: (1) kognitif, berupa peningkatan pemahaman nilai Pancasila dan simbol negara; (2) afektif, melalui penguatan sikap cinta tanah air, toleransi, dan kebanggaan sebagai warga negara; dan (3) psikomotorik, melalui partisipasi siswa dalam kegiatan sosial, gotong royong, serta praktik kewarganegaraan di sekolah. Pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan kontekstual ditemukan sebagai strategi yang paling efektif dalam menumbuhkan nilai nasionalisme. Kesimpulannya, PPKn memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter nasionalis siswa sekolah dasar. Namun demikian, tantangan berupa pengaruh budaya global dan tuntutan digitalisasi memerlukan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.