Claim Missing Document
Check
Articles

Kebiasaan Minum Tablet Tambah Darah dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Karwati Karwati; Damai Yanti; Sri Maryati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15303

Abstract

The results of a study in Leuwigajah, Cimahi City on the habit of taking iron tablets among female high school students showed that they sometimes only took a small portion of the iron tablets because of nausea and decreased appetite. Therefore, a study was needed that aims to analyze the correlation between the habit of taking iron tablets and the incidence of anemia, in preparation for becoming a mother. This study applied a cross-sectional design involving 202 female high school students in grade 12 in Leuwigajah, South Cimahi. Cimahi City, selected using the stratified random sampling technique. The habit of taking iron tablets was measured by filling out a questionnaire, while the incidence of anemia was measured by taking capillary blood. Furthermore, a correlation analysis was carried out between the two variables using the Chi-square test. The results of the analysis showed a p value of 0.064, so it could be interpreted that there is no significant correlation between the habit of taking iron tablets and the incidence of anemia. It was concluded that the habit of taking iron tablets is not a significant determinant of the incidence of anemia in female adolescents in Leuwigajah, South Cimahi. Cimahi City.Keywords: female adolescents; anemia; iron tablets ABSTRAK Hasil studi di Leuwigajah, Kota Cimahi tentang kebiasaan meminum tablet tambah darah para siswi SMA menunjukkan bahwa mereka kadang-kadang hanya meminum sebagian kecil tablet tambah darah karena timbulnya rasa mual dan berdampak pada penurunan nafsu makan. Oleh karena itu diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kebiasaan minum tablet tambah darah dengan kejadian anemia, dalam rangka persiapan menjadi ibu. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional yang melibatkan 202 siswi SMA kelas 12 di Leuwigajah, Cimahi Selatan. Kota Cimahi, yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Kebiasaan minum tablet tambah darah diukur melalui pengisian kuesioner, sedangkan kejadian anemia diukur dengan pengambilan darah kapiler. Selanjutnya dilakukan analisis korelasi antara kedua variabel menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p yaitu 0,064, sehingga bisa diinterpretasikan bahwa tidak ada korelasi secara signifikan antara kebiasaan minum tablet tambah darah dengan kejadian anemia. Disimpulkan bahwa kebiasaan minum tablet tambah darah bukan merupakan determinan yang signifikan dari kejadian anemia pada remaja putri di Leuwigajah, Cimahi Selatan. Kota Cimahi.Kata kunci: remaja putri; anemia; tablet tambah darah 
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. "M" G1P0A0 DENGAN ASUHAN SENAM HAMIL TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI PMB "P" Sania, Eli; Fatonah, Sofa; Purwanti; Karwati
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan tujuan lahirnya keturunan secara alami, yang mengakibatkan tumbuhnya janin di dalam rahim ibu. 138 dari 478 ibu hamil melaporkan mengalami ketidaknyamanan nyeri punggung sedang, namun mereka masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Artinya, 28,9% ibu hamil di seluruh dunia mengalami nyeri punggung bawah. Faktor penyebab nyeri punggung bawah yaitu usia ibu, usia kehamilan, pekerjaan dan pendidikan. Dampak nyeri punggung bawah antara lain insomnia, stress dan gangguan tidur. Diperlukan solusi untuk mencegah maupun mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah asuhan berkelanjutan dengan melakukan senam hamil. Senam hamil dapat meringankan nyeri punggung bawah karena dalam gerakan senam hamil terdapat gerakan yang memperkuat otot abdomen, sehingga mencegah tegangan yang berlebihan pada ligamen pelvis yang dapat mengurangi intensitas nyeri punggung bawah. Tujuan penelitian memberikan asuhan kebidanan pada Ny. “M” dengan senam hamil terhadap pengurangan nyeri punggung bawah. Metode penelitian ini merupakan pendekatan studi kasus. Instrument yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung bawah yaitu dengan skala nyeri (pain measurement scale). Hasil menunjukan bahwa Ny. “M” sudah tidak merasakan nyeri punggung bawah setelah melakukan senam hamil secara rutin yang artinya ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung bawah pada Ny. “M”. Kesimpulan dalam studi kasus ini adalah senam hamil dapat mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Diharapkan senam hamil ini dapat diaplikasikan terutama pada ibu hamil yang sering nyeri punggung pada bagian bawah.
THE EFFECT OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON ANXIETY LEVELS IN 11th GRADE STUDENTS Namira, Adinda; Karwati, Karwati; Somana, Aan
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 6 No. 2, Agustus 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/kn.v6i2.1871

Abstract

Background: Anxiety is a psychological condition characterized by vague worries, accompanied by feelings of uncertainty, helplessness, isolation, and insecurity. Adolescents are a vulnerable group to anxiety, particularly due to academic pressures such as assignments, exams, and the demands of determining future educational directions. This study aims to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy (PMR) on reducing anxiety levels among 11th grade students at State Islamic Senior High School Cimahi.Methods: The research used a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design, involving 36 respondents who met the inclusion criteria. The instrument used to measure anxiety levels was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire, administered before and after the intervention. The intervention consisted of PMR therapy conducted for three consecutive days. Data were analysed using the Shapiro-Wilk test for normality and the paired t-test to determine differences in anxiety scores before and after intervention.Results: The results showed a significant decrease in anxiety levels after the intervention; the mean score before was 20,81, which decreased to 10,39 after the intervention. The paired t-test yielded a p-value of 0,001 (< α = 0.05), indicating a significant effect of progressive muscle relaxation therapy in reducing anxiety.Conclusion: Therefore, this therapy can be considered a non-pharmacological alternative intervention to manage anxiety in adolescents.
PENERAPAN VIDEO PRENATAL YOGA UNTUK PENGURANGAN NYERI BRAXTON HICKS PADA ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY “N” G3P2A0 DENGAN RISIKO TINGGI USIA TUA DI PUSKESMAS BATUJAJAR KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2022: Asuhan Kebidanan Komprehensif Selvia; Karwati; Maryati, Iim
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Nopember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya setiap kehamilan memiliki risiko, risiko tersebut terbagi atas kehamilan resiko tinggi dan kehamilan risiko rendah. Adapun beberapa faktor (4T) yang dapat menggolongkan ibu kedalam risiko tinggi kehamilan yaitu, terlalu muda (usia 20 tahun), terlalu tua ( 35 tahun), terlalu lambat hamil (4 tahun dan terlalu lama jarak kehamilan (10 tahun).Ibu hamil di usia 35 tahun yang memiliki risiko kehamilan dan persalinan tinggi dapat merugikan kesehatan ibu dan bayi. Kematian maternal pada ibu dengan usia 35 lebih tinggi dari pada kematian maternal dengan ibu usia 20-34 tahun. Menurut survey yang dilakukan di Puskesmas Batujajar tercatat dari 325 ibu hamil sebanyak 10,8% dengan risiko tinggi usia tua. Tujuan studi kasus ini yaitu memberikan asuhan kebidanan komprehenshif dengan kehamilan risiko tinggi usia tua dan mengetahui pengaruh intensitas kontraksi setelah dilakukan pemberian prenatal yoga pa-da trimester III. Metode yang digunakan pada studi kasus yaitu dengan melakukan pengkajian sampai pemberian asuhan. Subjek penelitian yaitu Ny ”N” G3P2A0 dengan risiko tinggi usia tua yang mengalami ketidaknyamanan berupa kontraksi palsu (Braxton Hicks) pada kehamilan tri-mester III dengan pemanfaatan video prenatal yoga. Hasil studi kasus yaitu setelah dilakukan prenatal yoga melalui pem-anfaatan video pada Ny "N" dengan risiko tinggi usia tua sebanyak 3 kali dalam waktu seminggu berdurasi ±25 menit intensitas nyeri Braxton Hicks berkurang dan ibu merasa nyaman. Saran studi kasus ini diharapkan dapat menjadi masukkan pada kehamilan usia tua dengan pemberian asuhan prenatal yoga dapat dilakukan pada ibu hamil trimester III untuk mengurangi in-tensitas pada ketidaknyamanan Braxton Hicks.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI METODE TELENURSING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Siti Nurfadila; Meilati Suryani; Karwati karwati
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3201

Abstract

ABSTRACTAnemia is a condition in which the number and size of erythrocytes or hemoglobin concentrations are below the threshold value, resulting in a decrease in blood transport capacity throughout the body. Anemia is still a problem because it is based on WHO data (World Health Organization, 2018). The prevalence of anemia in adolescents aged 15–24 reaches 32%, the anemia rate in women is (27.2%) higher than in men (20.3%). West Java Province has an anemia problem of 51.7%. Therefore, the Indonesian government intensifies the prevention and control of anemia in adolescent girls through health education. This study aims to determine the effect of providing education on telenursing methods on adolescent girls' knowledge about anemia. This type of research is a pre-experimental design method with a one-group pretest design. The sample in the study was 36 students in grade VII of Junior High School 8 Cimahi. Sampling in this study used the marginal homogenity analysis test. The results of the marginal homogenity test obtained a    p-value of 0.000 < 0.05, which means that H0 was rejected and Ha was accepted. With an average knowledge of 1.08 before the intervention and 2.33 after the intervention was given. The results of the study indicate that there is an influence of telenursing method education on adolescent girls knowledge about anemia. Telenursing media (a WhatsApp chat group) can be a reference in providing health education about anemia to adolescent girls to increase their knowledge. Keywords: anemia; telenursing; knowledge; health education ABSTRAK Anemia merupakan suatu kondisi jumlah dan ukuran eritrosit atau konsentrasi hemoglobin berada di bawah nilai ambang batas dan mengakibatkan terjadi penurunan kapasitas transportasi darah ke seluruh tubuh. Anemia masih menjadi masalah karena berdasarkan data WHO (World Health Organization, 2018). Prevalensi anemia pada remaja usia 15-24 tahun mencapai 32%, angka anemia pada wanita 27,2% lebih tinggi dibandingdkan pada pria 20,3%. Provinsi Jawa Barat memiliki masalah anemia sebesar 51,7%. Maka dari itu pemerintah Indonesia melakukan intensifikasi pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Jenis penelitian ini adalah metode pre-eksperimental desain dengan tipe one-group pretest design. Sampel dalam penelitian adalah siswi kelas VII SMP Negeri 8 Cimahi yang berjumlah 36 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan uji analisa Marginal Homogenity. Hasil uji Marginal Homogienity diperoleh nilai p-value (0,000) < (0,05) yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi 1,08 dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 2,33. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Media telenursing (grup chat Whatsapp) dapat menjadi referensi dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang anemia pada remaja putri untuk meningkatkan pengetahuan. Kata kunci: anemia; telenursing; pengetahuan; pendidikan kesehatan
Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Batujajar Atep Suhendar; Ijun Rijwan Susanto; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2308

Abstract

ABSTRACTHypertension is still a health problem in the wordl, especially in Indonesia. According to WHO (World Health Organization), it is estimated that 1,28 billion people in the world suffer from hypertension, which is treated with pharmacological therapy and carrying out progressive muscle relaxation exercises. Progressive muscle relaxation is a relaxation technique that combines deep breathing exercises and a series of specific muscle contractions and relaxations. The aim of this study was to determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on reducing blood pressure in the elderly at Batujajar Community Health Center. The experimental method used in this research was a Two group pretest-posttest with control group design, with this control group only being given a pretest and posttest without being given any treatment or intervention which consisted of the independent variable, namely the progressive muscle relaxation technique and the dependent variable, namely blood pressure. The population was 116 people and the sample consisted of 10 intervention group respondents and 10 control group respondents. The sampling technique used proportional random sampling, data analysis for the control group used the paired T-test and for the intervention group used the Wilcoxon statistical test. The results of this study show that blood pressure before being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 170/100Mmhg and blood pressure after being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 140/80Mmhg. The results of the analysis can be concluded that if the progressive muscle relaxation technique is given, there is a significant effect on reducing blood pressure. Keywords: progressive muscle relaxation technique;blood pressure;paried t-test;wilcoxon. ABSTRAKHipertensi masih menjadi masalah kesehatan didunia terutama di Indonesia. Menurut WHO (World Health Organization) diperkirakan terdapat 1,28 miliar orang didunia menderita hipertensi, penanganannya dengan terapi farmakologi dan melakukan latihan relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif adalah teknik relaksasi yang mengombinasikan latihan nafas dalam dan serangkaian seri kontrasi dan relaksasi otot tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di puskesmas batujajar. Metode eksperimen yang diguanakan dalam penelitian ini adalah Two group pretest-postest with control grup desain, dengan kelompok control ini hanya diberikan pretest dan posttest tanpa diberikan perlakuan atau intervensi yang terdiri dari variabel bebas yaitu teknik relaksasi otot progresif dan variable terikat yaitu tekanan darah. Populasinya berjumlah 116 orang dan sampel berjumlah 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok control. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling , analisis data untuk kelompok kontrol menggunakan uji paired T-test dan untuk kelompok intervensi menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tekanan darah sebelum diberikan teknik relaksasi otot progresif pada lansia yaitu berkisar 170/100Mmhg dan tekanan darah setelah diberikan teknik relakasi otot progresif pada lanisa berkisar 140/80Mmhg. Hasil analisis dapat disimpulkan dengan diberikan teknik relaksasi otot progresif terdapat pengaaruh penurunan tekanan darah secara signifikan. Kata kunci: teknik relaksasi otot progresif;tekanan darah;paried t-test;wilcoxon
EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH Tazkhiatun Nufush MS; Karwati Karwati; Widya Putriastuti; Damai Yanti
Health Idea Vol 3, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3303

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan menyeluruh dan berkelanjutan yang mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Masa kehamilan, khususnya trimester III, sering disertai keluhan nyeri punggung bagian bawah akibat perubahan postur tubuh, pertambahan berat badan, dan perubahan hormonal. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di PMB "T" Kota Bandung, nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan terbanyak yang dialami ibu hamil. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kompres hangat terhadap pengurangan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus terhadap Ny. "E" G1P0A0 usia kehamilan 37 minggu yang mengalami nyeri punggung bawah. Intervensi dilakukan dengan pemberian kompres hangat kering secara rutin selama 15 menit, dengan frekuensi 3 kali per hari. Hasil pengukuran nyeri dengan faces rating scale menunjukkan penurunan skala nyeri secara signifikan dari skala 4 menjadi skala 1 setelah intervensi. Selain itu, proses persalinan berjalan normal, masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, bayi lahir sehat dan ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan sebagai metode KB. Simpulan dari studi kasus ini adalah kompres hangat efektif dalam mengurangi nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III. Diharapkan intervensi ini dapat menjadi pilihan penanganan nonfarmakologis yang mudah, aman, dan nyaman bagi ibu hamil yang mengalami sakit punggung bagian bawah. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Nyeri Punggung Bawah, Kompres Hangat Kering, Ibu Hamil
Perbandingan Teknik Akupresur Dengan Kompres Air Jahe Sebagai Teknik Pengurangan Rasa Nyeri Guna Mengatasi Keluhan Sakit Pinggang Pada Ibu Trimester III Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeber Sri Maryati; Damai Yanti; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2304

Abstract

Pain is a very common problem in pregnancy, especially in the third trimester. Pain, defined by the International Society For The Study Of Pain as “an unpleasant sensory and emotional experience arising from actual or potential tissue damage”, causes fear and anxiety that can increase stress and drastic physiological changes during pregnancy. A common problem experienced by pregnant women in the third trimester is lower back pain, with around 70% of women complaining of some form of lower back and back pain at some point during pregnancy, childbirth and postpartum. This is caused by the burden of the stomach and changes in the spine and ligaments. If not treated properly, this pain can reduce the quality of life of pregnant women. Therapies that can be given to mothers with lower back pain are Acupressure and ginger water compresses. The purpose of this study was to determine the comparative effectiveness of acupressure techniques with ginger water compresses as pain reduction techniques in overcoming complaints of back pain in pregnant women in the third trimester in the Cibeber Health Center work area. This study was a quasi-experiment with a post-test only design, statistical tests using one way ANOVA. Samples were taken by accidental sampling, with research subjects being pregnant women in the third trimester who visited PMB "K" and PMB "R" in November - December 2023. The results of the study at PMB in the Cibeber area showed that the average pain scale results in the acupressure group on days 2, 4 and 6 were 4.25; 2.35; 1.50 with a p value of 0.0001; while in the ginger water compress group on days 2, 4 and 6 were 4.15; 3.35; 2.50 with a p value of 0.006. In conclusion, there is a difference in the scale of lower back pain in mothers before and after being given a combination of Acupressure massage and ginger water compress therapy. This therapy is expected to be taught by health workers, especially midwives, to the patient's family so that it can be done independently, provide a strong psychological effect, and support a safe, smooth, and enjoyable delivery process. The output produced in this study is publication in a national journal with ISSN. Keywords: pain reduction; waist of pregnant women trimester III; acupressure; ginger water compress
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI PADA KEHAMILAN DI PMB ‘K’ CIBEBER CIMAHI SELATAN Ina Vera Yuniar; Karwati Karwati; Dedeh Sri Rahayu
Health Idea Vol 1, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi1101

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan dimana kondisi ibu menyebabkan janin tidak dapat tumbuh kembang secara optimal. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya resiko pada kehamilan adalah penyakit tekanan darah tinggi saat hamil (preeklamsi), kejang saat hamil (eklamsia), anemia, dan penyakit jantung serta riwayat obstetric yang buruk. Data ibu hamil dengan kejadian resiko tinggi di puskesmas Cibeber pada kurun waktu 3 bulan terakhir terdapat 46 kasus dengan kejadian resiko tinggi. Diantaranya terdapat Abortus (1 orang), anemia (6 orang), KEK/kekurangan energi kronis (10 orang), terlalu muda (4 orang), terlalu tua (4 orang), terlalu dekat (4 orang), terlalu sering (5 orang), riwayat SC (10 orang).  Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang resiko tinggi pada kehamilan di PMB ‘K’ Cibeber Cimahi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik total sempling  sebanyak 26 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 15 responden dengan pengetahuan kurang dimana 5 responden (20%) bersikap negatif dan 10 responden (38%) bersikap positif dan kurang dari setengahnya yaitu 11 responden yang memiliki pengetahuan cukup dimana 8 responden (30%) memiliki sikap negatif sedangkan 3 responden (12%) memiliki sikap positif. Hasil perhitungan uji Chi-square didapatkan 0,047 < α (0,05) maka H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang resiko tinggi pada kehamilan di PMB K Cibeber Cimahi Selatan. Berdasarkan penelitian tersebut bagi ibu hamil disarankan dapat mengetahui resiko tinggi pada kehamilan dengan sikap yang lebih baik.
Penerapan Kompres Hangat Guna Menurunkan Intensitas Nyeri Pinggang Dengan Pemanfaatan Video Pembelajaran Kompres Air Hangat Risa Septiani; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2101

Abstract

Selama kehamilan trimester III, seorang perempuan biasanya akan mengalami perubahan yang akan menimbulkan banyak ketidaknyamanan, salah satunya nyeri pinggang. Keluhan ini dapat diatasi dengan pengobatan non farmakologi salah satunya yaitu kompres hangat. Berdasarkan data dari PMB “T” Kota Bandung, dari 30 ibu hamil yang ditemui, 14 orang (46%) mengalami ketidaknyamanan sering buang air kecil dan sebagian besar 16 orang (53%) mengalami sakit pinggang. 16 orang ibu hamil yang mengalami sakit pinggang memiliki kualitas tidur yang kurang dan mengakibatkan aktivitas seharihari ibu terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan kebidanan guna menurunkan intensitas nyeri pinggang ibu hamil trimester III. Metode pada penelitian ini merupakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Subjek pada asuhan kebidanan ini adalah Ny. “N” G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu dengan keluhan ketidaknyamanan sakit pinggang. Penyebab dari sakit pinggang Ny. “N” adalah karena Indeks Masa Tubuh (IMT) yang berlebih/overweight dengan IMT yaitu 25,7. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diberikan asuhan teknik pengurangan rasa nyeri dengan kompres hangat sehari 3 kali sehari selama ± 15 menit skala nyeri turun dari 3 ke 1. Dapat disimpulkan bahwa studi kasus asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “N” berjalan dengan normal dan efektif untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami. asuhan kebidanan komprehensif ini diharapkan dapat diaplikasikan untuk meminimalisir komplikasi yang mungkin terjadi pada masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas sampai pelayanan kontrasepsi.