Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Revitalisasi Kuliner Lokal: Social Proof Effect Terhadap Minat Beli Kuliner Tradisional Bali Oleh Generasi Z Widiantari, Komang Sri; Antara, I Putu Surya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12465

Abstract

Era digital telah mengubah pola konsumsi kuliner, khususnya di kalangan Generasi Z yang sangat aktif dalam penggunaan media sosial. Fenomena ini menunjukkan bahwa tampilan visual, tren digital, dan rekomendasi sosial memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social proof, visual appeal, dan trendiness terhadap niat beli produk kuliner tradisional Bali di kalangan Generasi Z di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 120 responden berusia 17–28 tahun yang merupakan pengguna aktif media sosial. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Faktor tren merupakan yang paling dominan, diikuti oleh daya tarik visual dan social proof. Temuan ini mengindikasikan bahwa validasi sosial yang kuat, tampilan visual yang menarik, serta kesesuaian dengan tren digital dapat meningkatkan minat beli Generasi Z terhadap kuliner tradisional Bali. Hasil penelitian ini penting bagi pelaku usaha dan pemasar dalam merancang strategi promosi digital yang menekankan keterlibatan sosial dan visual untuk merevitalisasi produk kuliner tradisional serta meningkatkan daya saingnya di pasar modern.
Analisis Push And Pull Motivation Factors Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Ke Kabupaten Karangasem, Bali Desak Made Febri Purnama Sari; Safitri, Ni Komang; Widiantari, Komang Sri; Wita Indrayani, I Gusti Ayu Putu
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v14i2.1818

Abstract

Research purposes to identify the factors influencing tourists' interest in visiting Karangasem Regency, Bali.  A quantitative data analysis was conducted involving 192 domestic tourists visiting Karangasem Regency. The data were analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA) in SPSS version 25. The analysis revealed that from the initial 32 indicators tested, three main factors emerged that can explain the interest in visiting Karangasem Regency: "peak travel experience," "social bonding," and "retreat." This research identifies that these factors play a significant role in influencing tourists' interest in visiting Karangasem Regency, Bali. The findings are expected to enrich the understanding of push and pull factor analysis regarding tourists' interest in visiting Karangasem, Bali. Furthermore, this study serves as a reference for authors and readers in the future development of tourism marketing management knowledge.
Integrasi Content Marketing Model AIDA dan Customer engagement dalam meningkatkan Brand Awareness serta Implikasinya terhadap Keputusan Pembelian Produk Skintific Dewi, Ni Kadek Lia Setia; Adriati, I Gst. Ayu Wirati; P, Komang Widhya Sedana Putra; Widiantari, Komang Sri
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i4.1003

Abstract

The development of the digital era has fundamentally transformed the global industrial landscape, especially in the beauty and skincare industry. In Indonesia, a similar phenomenon has occurred significantly. The Central Statistics Agency (2022) noted that the cosmetics industry, including skincare, experienced a growth of 9.61% in 2022. Skintific was able to dominate the market in 2024, successfully breaking through sales figures of IDR 70 billion with its strong digital marketing strategy. This study aims to empirically prove the integration of the AIDA content marketing model and customer engagement in increasing brand awareness and its implications for purchasing decisions for Skintific products. This study uses quantitative analysis techniques. The research population consists of Gen Z buyers of Skintific products in Denpasar City, using non-probability sampling with a purposive sampling technique and a Partial Least Squares - Structural Equation Modeling approach. Based on this sampling technique, 140 Gen Z buyers of skintific products in Denpasar City were selected as samples. The type of data used is primary data using questionnaires and utilizing mediation regression analysis to determine the influence between independent variables, dependent variables, and mediating variables. The results of this study show that the AIDA content marketing model and customer engagement have a significant positive effect on brand awareness. The AIDA content marketing model, customer engagement, and brand awareness have a significant positive effect on purchasing decisions, and brand awareness can strengthen the influence of the AIDA content marketing model and customer engagement on purchasing decisions.
Peran Tour Guide, Orientasi Pasar dan Keunggulan Bersaing dalam Mempengaruhi Keputusan Pembelian Wisatawan pada Artshop Dream Ball Silver Prayogi, Putu Rages Anantha Riyo; Sari, Putu Ratna Juwita; Widiantari, Komang Sri; Lestari, Ni Putu Nina Eka
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 1 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i1.1403

Abstract

The silver handicraft industry in Bali faces increasing competition and market dynamics, particularly in maintaining tourist purchasing interest after the COVID-19 pandemic. Artshops are required to strengthen marketing strategies and competitive positioning to sustain business performance. This study aims to analyze the influence of tour guide roles, market orientation, and competitive advantage on tourists’ purchasing decisions at Dream Ball Silver Artshop, Batubulan Village, Gianyar Regency. A quantitative approach was employed using a survey method involving 170 tourists who had made purchases. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using validity and reliability tests, followed by multiple linear regression analysis. The results indicate that the role of tour guides, market orientation, and competitive advantage each have a positive and significant effect on purchasing decisions, both partially and simultaneously. Among the three variables, competitive advantage shows the strongest influence, reflecting the importance of unique design, product quality, and value differentiation in attracting tourist buyers. These findings highlight the strategic role of tour guides as marketing intermediaries, the importance of understanding market needs, and the necessity of strengthening competitive advantages to enhance purchasing decisions and business sustainability in the tourism-based creative industry.
Pengaruh UGC, Brand Trust, dan Perceived Value dalam Mendorong Repurchase Intention MakeOver di TikTok Widiantari, Komang Sri; Sari, Kadek Ayu Nirmala; Suidarma, I Made; Saputra, I Gusti Ngurah Widya Hadi
INOVASI Vol. 12 No. 2 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v12i2.p534-543.56079

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen, khususnya dalam proses pembelian melalui media sosial seperti TikTok yang mengintegrasikan konten kreatif dengan aktivitas belanja. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi merek kosmetik adalah mempertahankan niat pembelian ulang konsumen di tengah persaingan digital yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh user generated content, brand trust, dan perceived value terhadap repurchase intention produk kosmetik lokal MakeOver pada platform TikTok dengan menggunakan kerangka teori Stimulus Organism Response (SOR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 160 pengguna TikTok di Kota Denpasar yang pernah membeli produk MakeOver minimal dua kali, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa user generated content, brand trust, dan perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention, baik secara parsial maupun simultan. Nilai adjusted R square sebesar 0,467 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 46,7% variasi niat pembelian ulang, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Kepuasan Pengguna Sebagai Mediator Pengaruh Ease of Use dan Trust Terhadap Keputusan Transaksi Gopay Nirwasita, Ida Bagus Ray Mahija; Widiantari, Komang Sri
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 4 No. 1 (2026): October - January
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v4i1.690

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kemudahan Penggunaan dan Kepercayaan terhadap Keputusan Transaksi di kalangan pengguna GoPay, dengan Kepuasan Pengguna sebagai variabel mediasi. Berlandaskan Model Penerimaan Teknologi (TAM), penelitian ini menghipotesiskan bahwa kemudahan penggunaan dan kepercayaan secara positif mempengaruhi kepuasan pengguna, dan bahwa kepuasan, pada gilirannya, berperan sebagai variabel mediasi dalam pengaruh keduanya terhadap keputusan transaksi pengguna dalam konteks fintech, khususnya di kalangan Generasi Z. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk analisis data. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada 100 responden Generasi Z di Kota Denpasar, Indonesia, yang dipilih menggunakan sampling purposif. Variabel penelitian meliputi kemudahan penggunaan dan kepercayaan sebagai variabel independen, kepuasan pengguna sebagai variabel mediasi, dan keputusan transaksi sebagai variabel dependen.   Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan kepercayaan memiliki efek positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, kepuasan pengguna terbukti memediasi hubungan antara kemudahan penggunaan dan keputusan transaksi, serta antara kepercayaan dan keputusan transaksi. Implikasi: Secara teoritis, studi ini berkontribusi pada perluasan Model Penerimaan Teknologi dalam konteks keuangan digital dengan menyoroti peran mediasi kepuasan pengguna dalam menghubungkan persepsi pengguna dengan perilaku transaksi aktual. Secara praktis, temuan ini memberikan wawasan bagi GoPay dan penyedia fintech lainnya untuk meningkatkan pengalaman pengguna, memperkuat mekanisme kepercayaan, dan mempertahankan penggunaan di kalangan pengguna Generasi Z.
Peran Gender Sebagai Moderasi Dalam Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, dan Literasi Keuangan Terhadap Minat Investasi Generasi Muda Widiantari, Komang Sri; Palguna, I Gusti Agung Bayu Satria; Suidarma, I Made; Sunarta, I Nyoman
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 7 No 3 (2026): February 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v7i3.8762

Abstract

This study investigates the influence of interest rates, inflation, and financial literacy on investment intention among Generation Z in Bali Province, with gender serving as a moderating variable. The research is motivated by the increasing participation of young people in Indonesia’s capital market, which reflects a growing awareness of financial opportunities in the digital era. A quantitative approach was applied using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method, analyzed through SmartPLS 4 software. The study involved 152 respondents aged 17–28 years, all classified as Generation Z residents of Bali who have never engaged in capital market transactions, selected through purposive sampling. Respondents were limited to individuals who had never conducted transactions in the capital market to avoid bias from investment experience, ensuring that the measured investment intention genuinely reflects the early stage of decision-makingThe results reveal that financial literacy exerts a positive and significant effect on investment intention (T-statistics = 3.463; P-value = 0.001), confirming its pivotal role in shaping rational financial decisions. In contrast, interest rates and inflation show positive but insignificant relationships with investment intention. These findings align with the Theory of Planned Behavior (TPB) and Behavioral Finance Theory, indicating that financial literacy, as a component of perceived behavioral control, serves as the dominant predictor of investment intention. Furthermore, gender does not moderate the relationships between independent variables and investment intention. The model’s R-square value of 0.767 suggests that the proposed framework explains 76.7% of the variance in Generation Z’s investment intention in Bali.
The effect of product quality, price, and distribution on customer satisfaction with korigengi products on Tokopedia Tapa, I Gede Fery Surya; Korry, Putu Dyah Permata; Widiantari, Komang Sri; Danuarta, Maulana Ari
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i2.1433

Abstract

The expansion of digital commerce in Indonesia has reshaped the way local creative brands compete in online marketplaces. Although platforms such as Tokopedia enable sellers to reach a wider audience, maintaining customer satisfaction has become increasingly challenging due to market saturation. KORIGENGI is a local brand specializing in otaku-themed merchandise that operates through Tokopedia, yet its competitive position remains weaker than that of several rival stores. This study aims to analyze how product quality, price perception, and distribution performance influence customer satisfaction with KORIGENGI products on Tokopedia. This research applies a quantitative approach using survey data collected from customers who have previously purchased KORIGENGI products. Structured questionnaires were distributed online and measured using a Likert scale. The collected data were examined through instrument testing, classical assumption testing, and multiple linear regression analysis. The findings indicate that product quality, price, and distribution exert positive and statistically significant effects on customer satisfaction. When examined simultaneously, these variables collectively explain the variations in customer satisfaction. Product quality was the most influential factor, followed by price and distribution. The results highlight the importance of delivering high-quality products, applying appropriate pricing strategies, and ensuring reliable distribution processes to enhance customer satisfaction in competitive e-commerce environments.
Pengaruh Literasi Keuangan, Mental Accounting, dan Penggunaan Aplikasi Fintech Terhadap Pengelolaan Keuangan pada Gen Z di Kota Denpasar Rakadevasya, Gusti Ngurah Putu; Widiantari, Komang Sri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15504

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan, mental accounting, dan penggunaan aplikasi fintech terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Denpasar menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda pada 112 responden usia 17-28 tahun yang aktif menggunakan fintech. Hasil menunjukkan literasi keuangan, mental accounting, dan penggunaan fintech berpengaruh positif signifikan secara parsial, dengan pengaruh simultan kuat menjelaskan 58.6% variasi pengelolaan keuangan. Temuan menggambarkan bahwa Gen Z perempuan (85.7%) dan mahasiswa (83%) di Denpasar Selatan (45.7%) cenderung memiliki kesadaran tinggi terhadap pengelompokan dana mental dan fitur fintech untuk perencanaan, tabungan, serta pengendalian pengeluaran, meski tantangan konsumtif tetap ada di era digital. Implikasi praktis mencakup rekomendasi edukasi terintegrasi oleh OJK dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan perilaku keuangan berkelanjutan pada generasi digital native ini.