Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI YANG DIMEDIASI DENGAN KEPUASAN KERJA: Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Ehwani, Rida; Akos, Misransyah; Rahmadi, R
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.213

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out and analyze how the influence of leadership on employee performance is mediated by job satisfaction at the Kapuas District Education Office. Research conducted by the author is a quantitative research with explonatory (explanation). For data sources in this study using internal data sources, namely the Kapuas District Education Office as respondents, including data on the characteristics of research respondents, respondents' perceptions of the relationship between the variables of Leadership and Job Satisfaction with Employee Performance based on established indicators. Data collection techniques in this study were carried out using questionnaires and documentation studies. The analysis technique used in this study is multiple regression. The results showed that the coefficient of direct influence of leadership (X) on performance was 0.247 with a p-value of 0.000 or p <0.05 which means it is significant. The estimation results on the model of the indirect influence of leadership (X) on performance (Y) through job satisfaction (Z) show an increase of 0.747 and is significant with a p-value of 0.000 or p <0.05. This shows that with the variable job satisfaction (Z) as an intervening variable, the influence of leadership (X) increases significantly on the performance (Y) of employees at the Kapuas District Education Office. Based on the results of the research above, the researcher provides suggestions, namely: First, based on the results of the analysis that the leadership variable has an influence on the performance of Kapuas Education Employees, the agency adopts a policy to improve its performance so that later it can achieve the Vision and Mission of the Kapuas District Education Office. Second, the work variable also has an influence on the performance of the Kapuas Regency Education Office staff, so the agency adopts a policy to increase the satisfaction of the performance of its employees. Third, future research should add to the independent work which is still based on performance data used in this study and previous research, such as other factors that affect employee performance such as work discipline, compensation, work ability, education and training. Keywords: Leaderrship; Employee Performance; Job Satisfaction ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (penjelasan). Untuk sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data internal yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas sebagai responden, meliputi data karakteristik responden penelitian, persepsi responden terhadap hubungan antara variabel Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Pegawai berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien pengaruh langsung kepemimpinan (X) terhadap kinerja sebesar 0,247 dengan nilai p-value sebesar 0,000 atau p<0,05 yang berarti signifikan. Hasil estimasi pada model pengaruh tidak langsung kepemimpinan (X) terhadap kinerja (Y) melalui kepuasan kerja (Z) menunjukkan peningkatan sebesar 0,747 dan signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,000 atau p<0,05. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya variabel kepuasan kerja (Z) sebagai variabel intervening, maka pengaruh kepemimpinan (X) meningkat secara signifikan terhadap kinerja (Y) pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti memberikan saran yaitu: Pertama, berdasarkan hasil analisis bahwa variabel kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, maka pihak dinas mengambil kebijakan untuk meningkatkan kinerjanya agar nantinya dapat mencapai Visi dan Misi Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Kedua, variabel pekerjaan juga memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, maka pihak instansi mengambil kebijakan untuk meningkatkan kepuasan kinerja pegawainya. Ketiga, penelitian selanjutnya hendaknya menambah pekerjaan mandiri yang masih berdasarkan data kinerja yang digunakan dalam penelitian ini dan penelitian terdahulu, seperti faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai seperti disiplin kerja, kompensasi, kemampuan kerja, pendidikan dan pelatihan. Kata Kunci: Kepemimpinan; Kinerja Pegawai; Kepuasan Kerja
PENGARUH FASILITAS KERJA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT YANG DIMEDIASI DENGAN KUALITAS PELAYANAN PADA KANTOR KECAMATAN KAPUAS BARAT Romi, Helki; Akos, Misransyah; Risal, Semuel
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.214

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze (1) The effect of work facilities on service quality at the West Kapuas District Office, (2) The effect of work facilities on community satisfaction at the Kapuas Bara District Office, (3) The effect of service quality on community satisfaction at the West Kapuas District Office, (4) The effect of work facilities on community satisfaction at the West Kapuas District Office mediated by service quality. The method used is explanatory. The population in this study were people who felt the service at the West Kapuas District Office. The sampling technique uses simple random sampling where the method of drawing from a population or universe in a certain way so that each member of the population or universe has the same chance of being selected or taken. So from the sampling technique, the number of samples in this study was 50 people. The results showed (1) Work facilities affect service quality at the West Kapuas District Office, (2) Work facilities affect community satisfaction at the West Kapuas District Office, (3) Apparatus service quality affects community satisfaction at the West Kapuas District Office, (4) Work facilities affect community satisfaction at the West Kapuas District Office through apparatus service quality as a mediating variable. The effect of work facilities on community satisfaction is only partially mediated by the quality of apparatus services. Keywords: Work Facilities; Service Quality; Community Satisfaction ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Pengaruh fasilitas kerja terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat, (2) Pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Bara, (3) Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat, (4) Pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat yang dimediasi kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang merasakan pelayanan di Kantor Kecamatan Kapuas Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dimana metode penarikan dari suatu populasi atau semesta dengan cara tertentu sehingga setiap anggota populasi atau semesta mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih atau diambil. Maka dari teknik pengambilan sampel tersebut, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) Fasilitas kerja berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat, (2) Fasilitas kerja berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat, (3) Kualitas pelayanan aparatur berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat, (4) Fasilitas kerja berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kecamatan Kapuas Barat melalui kualitas pelayanan aparatur sebagai variabel mediasi. Pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan masyarakat hanya dimediasi secara parsial oleh kualitas pelayanan aparatur. Kata Kunci: Fasilitas Kerja; Kualitas Pelayanan; Kepuasan Masyarakat
MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN KEPUASAN KERJA YANG DIMODERASI DENGAN VARIABEL LAMA KERJA : STUDI PADA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Fikriyah, Siti; Akos, Misransyah; Risal, Semuel
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan kepuasan kerja yang dimoderasi dengan variabel lama kerja. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, sampel ditetapkan sebanyak 40 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan analisa data menggunakan analisis jalur dibantu dengan software SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh signifikan gaya kepemimpinan (X1) terhadap kinerja pegawai (Z); (2) Terdapat pengaruh signifikan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Z); (3) Terdapat pengaruh signifikan kepuasan kerja (X3) terhadap kinerja pegawai (Z); (4) Terdapat pengaruh signifikan lama kerja (Y) terhadap kinerja pegawai (Z); (5) Menyatakan Lama kerja (Y) - (Moderating Effect 1 – X1*Y) memoderasi pengaruh gaya kepemimpinan (X1) terhadap kinerja pegawai (Z); (6) lama kerja (Y) (Moderating Effect 2 – X2*Y) memoderasi pengaruh motivasi kerja (X2) terhadap kinerja Pegawai (Z); (7) menyatakan Lama kerja (Y) - (Moderating Effect 3 – X3*Y) memoderasi pengaruh kepuasan kerja (X3) terhadap kinerja pegawai (Y).
Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Izhar, Gusti Maulana; Irawanto, Irawanto; Misransyah, Misransyah; Risal, Semuel; Yani, Anhar
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5216

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of compensation and work discipline on employee performance with work motivation as an intervening variable at the Hulu Sungai Selatan Regency Ministry of Religion office. The research is quantitative in nature. The population in this study were all State Civil Apparatus at the Office of the Ministry of Religion of Hulu Sungai Selatan Regency as many as 47 people with total sampling techniques. The data collection technique used is a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The data analysis method used is path analysis using the Smart PLS 3.0 program. The results showed that: 1) compensation (X1) has a positive and significant effect on performance (Y); 2) work discipline (X2) has a positive but insignificant effect on performance (Y); 3) compensation (X1) has a positive but insignificant effect on motivation (Z); 4) work discipline (X2) has a positive and significant effect on motivation (Z); 5) motivation (Z) has a positive and significant effect on performance (Y); 6) compensation (X1) has no significant effect on performance (Y) through work motivation (Z) as an intervening variable; 7) work discipline (X2) has a significant effect on performance (Y) through work motivation (Z) as an intervening variable.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Aparatur Sipil Negara pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 47 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan program Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kompensasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y); 2) disiplin kerja (X2) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja (Y); 3) kompensasi (X1) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap motivasi (Z); 4) disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi (Z); 5) motivasi (Z) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y);  6) kompensasi (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) melalui motivasi kerja (Z) sebagai variabel intervening; 7) disiplin kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) melalui motivasi kerja (Z) sebagai variabel intervening.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Budaya Pesantren Terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Santri-Santriwati Pondok Pesantren Ibnu Sabil dan Nurul Ichsan Misransyah
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1128

Abstract

Kemampuan menghafal Al-Qur'an merupakan aspek penting dalam pendidikan pesantren dan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti Kecerdasan Emosional dan Budaya Pesantren. Kecerdasan Emosional mencakup kemampuan mengenali dan mengelola emosi yang membantu meningkatkan fokus dan ketekunan santri dalam menghafal. Budaya Pesantren mendukung lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecerdasan Emosional dan Budaya Pesantren terhadap kemampuan menghafal Al-Qur'an santri di Pondok Pesantren Ibnu Sabil dan Nurul Ichsan, Kota Bontang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis data melalui statistik deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS 25. Sampel penelitian terdiri dari 95 santri kelas VII-XII, dan data dikumpulkan melalui observasi serta dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecerdasan Emosional dan Budaya Pesantren secara signifikan berpengaruh terhadap kemampuan menghafal Al-Qur'an, baik secara individual maupun simultan. Nilai signifikansi masing-masing adalah 0.017 untuk Kecerdasan Emosional dan 0.009 untuk Budaya Pesantren, lebih kecil dari 0.05. Secara simultan, uji F menunjukkan nilai signifikansi 0.000 dan F hitung 9.539, membuktikan bahwa kedua variabel ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan menghafal Al-Qur'an santri. The ability to memorize the Qur'an is an important aspect of pesantren education and is influenced by factors such as Emotional Intelligence and Pesantren Culture. Emotional Intelligence includes the ability to recognize and manage emotions that help increase the focus and perseverance of students in memorizing. This study aims to analyze the effect of Emotional Intelligence and Boarding School Culture on the ability to memorize the Qur'an of students at Ibnu Sabil and Nurul Ichsan Islamic Boarding Schools, Bontang City. The method used is quantitative with data analysis through descriptive and inferential statistics using IBM SPSS 25. The research sample consisted of 95 students in grades VII-XII, and data were collected through observation and documentation.The results showed that Emotional Intelligence and Boarding School Culture significantly influenced the ability to memorize the Qur'an, both individually and simultaneously. The significance value of each is 0.017 for Emotional Intelligence and 0.009 for Boarding School Culture, smaller than 0.05. Simultaneously, the F test shows a significance value of 0.000 and F count of 9,539, proving that these two variables have a significant influence on the ability to memorize the Qur'an of students.
The Role of School Principals in Promoting Inclusive Education Rivana, Anggi; Pao, Chai; Zahir, Roya; Misransyah, Misransyah
International Journal of Educational Narratives Vol. 2 No. 6 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v2i6.1745

Abstract

Inclusive education has become a global priority in educational reform, aiming to provide all students, regardless of their abilities or disabilities, with equal opportunities to succeed. School principals play a vital role in fostering an inclusive environment, as they are responsible for leading the implementation of inclusive practices and promoting a culture of acceptance within the school community. However, there is a gap in understanding the specific roles and strategies school principals use to support inclusive education. This study aims to explore the role of school principals in promoting inclusive education, focusing on the strategies they employ, challenges they face, and the impact of their leadership on creating inclusive school environments. The study employed a qualitative research design, using in-depth interviews with 15 school principals across diverse educational settings. Data was analyzed thematically to identify key patterns in the principals’ approaches to inclusion, including leadership styles, professional development, and collaboration with teachers and parents. The findings indicate that school principals play a crucial role in fostering inclusive education by promoting inclusive policies, ensuring adequate resource allocation, and supporting professional development for teachers. However, challenges such as limited resources, resistance to change, and a lack of training were also identified. The study concludes that effective leadership by school principals is essential for the successful implementation of inclusive education. To overcome existing challenges, further professional development and a stronger emphasis on collaboration among educators and stakeholders are recommended.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Meubel di Desa Tapus, Kabupaten Hulu Sungai Utara Misransyah, Misransyah; Rizali, Muhammad
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 6 (2024): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi sebesar 407 UMKM dan sampel sebesar 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Variabel Modal (X1) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai uji t-hitung (-.151) < t-tabel (2.02809). Variabel Tingkat Pendidikan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai t-hitung (3.557) > t-tabel (2.02809). Variabel Teknologi (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai t-hitung (3.901) > t-tabel (2.02809). Nilai signifikansi untuk pengaruh X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai f-hitung (9.112) > f-tabel (2.86), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1(modal), X2(tingkat pendidikan) dan X3(teknologi) secara simultan terhadap Y(pendapatan).
Evaluasi Dampak Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tabalong: Studi Kasus Madrasah Piloting Sarury, Jiabus; Irawanto; Akos, Misransyah; Priono, Singgih
Administraus Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v9i1.274

Abstract

ABSTRACT This study aims to evaluate the impact of the Merdeka Curriculum policy and the perceptions of teachers, students, and parents at MAN 1 Tabalong. Using a qualitative case study method, the research involved five key informants, including the acting head of the madrasa, the vice principal for curriculum, and teachers. The findings indicate that the Merdeka Curriculum has been effectively implemented in terms of effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy, though challenges remain. These challenges include uneven achievement of student competencies, the need for continuous support, and improvements in infrastructure and facilities. Increased budget allocation is also necessary for optimal implementation. Teachers appreciate the curriculum's flexibility, enabling learning tailored to students' needs and local contexts. Students enjoy active learning through projects aligned with their interests, while parents support the curriculum, viewing it as a comprehensive approach to fostering their children's potential. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak kebijakan Kurikulum Merdeka serta persepsi guru, peserta didik, dan orang tua di MAN 1 Tabalong. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, penelitian melibatkan lima informan, termasuk kepala madrasah, wakil bidang kurikulum, dan guru. Hasilnya menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berjalan baik dari segi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan, meski menghadapi tantangan seperti pencapaian kompetensi yang belum merata, kebutuhan pendampingan berkelanjutan, serta peningkatan sarana dan prasarana. Dukungan anggaran juga penting untuk optimalisasi. Guru mengapresiasi fleksibilitas kurikulum yang memungkinkan pembelajaran berbasis kebutuhan peserta didik dan kondisi lokal. Peserta didik menikmati pembelajaran aktif melalui proyek sesuai minat, sementara orang tua mendukung karena kurikulum ini dinilai mampu mengembangkan potensi anak secara lebih menyeluruh.
KORELASIONAL MOTIVASI KERJA TERHADAP GAJI DAN TUNJANGAN PADA CV. HABIBI DI DESA AWANG BANGKAL Misransyah
Scientific : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fekon Uvaya Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Employees are one of the important resources, namely labor as a driver of other economic factors (production resources), such as money, materials, methods, machines, markets available and owned by the company. Planned, implemented, monitored and controlled by the company. Motivation is to revive the enthusiasm and passion of the potential and work ability of employees so that the needs and goals of each employee and business entity are achieved, in addition to the perception of interest in line with expectations, challenges and guarantees of certain continuous employment opportunities between employee needs and company goals, can be real fulfilled and sustainable. The research aims to determine the motivation to meet the work needs of employees in the form of salaries and benefits as well as to meet the interests and goals of the business entity. This research is useful as an employee performance survival that can be used as input for company management and limited liability companies in providing the desired motivation potential in the form of salaries and subsidy by CV. Habibi in Awang Bangkal Village. This study uses a survey method, with a population of 21 people. This study shows the employee motivation variable CV. Habibi In Awang Bangkal Village in terms of the salary and benefits of his employees.
KORELASIONAL MODAL, PENGALAMAN DAN TENAGA KERJA SEKTOR INFORMAL PASAR KARANG ANYAR 1 KELURAHAN LOK TABAT BANJARBARU Misransyah; Irawan, Haris; Hastuti, Puji
Scientific : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Fekon Uvaya Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objek penelitian dilakukan pada para pelaku ekonomi usaha sektor informal Pasar Karang Anyar 1 Kelurahan Loktabat Kecamatan Banjarbaru Utara. Penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan korelasional faktor modal, pengalaman, dan tenaga kerja terhadap Pendapatan pelaku ekonomi usaha sektor informal Pasar Karang Anyar 1 Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif (descriptif research) dan jenis penelitian menerangkan (explatory research) Pengumpulan data primer dengan melakukan metode survei yang dianalisis dengan menggunakan analisis Statistik deskriptif (tabulasi) dan inferensial (uji regresi berganda) dengan Social Program Statistic of Sciene versi 17,0. Wilayah penelitian dilakukan di Pasar Karang Anyar 1 Kelurahan Lok Tabat Banjarbaru. Mereka mengadakan usaha jualan atau dagang yang memiliki tempat berusaha kios atau warung menetap, populasi sebanyak 31 orang. Sebanyak 31 responden yang dipilih secara acak bertujuan (purposive random sampling) dan dijadikan sampel.