Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kalirang Kabupaten Kutai Timur: Studi Restropektif Hartati, Dwi; Purnamasari, Dwi Amalia; Masyita, Gita; Meihartati, Tuti
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 5 No 1 (2024): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v5i1.45763

Abstract

Anemia pada ibu hamil mempunyai dampak buruk yang signifikan terhadap tubuh ibu dan bayi. Dari 21 Puskesmas yang berada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Puskesmas Kaliorang memiliki persentase paling besar untuk ibu hamil yang terdeteksi anemia dan ibu hamil dengan KEK (Kekurangan energi kronis). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kaliorang Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional, dengan sampel 118 orang. Variabel bebas (independent variable) penelitian ini adalah faktor risiko berupa usia, paritas, jarak kehamilan, dan ukuran LILA (Lingkar lengan atas). Untuk variabel terikat (dependent variable) penelitian ini yaitu kejadian anemia pada ibu hamil. Analisa data menggunakan analisa univarat dan Analisa bivarat dengan uji chi square. Berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan hasil p-value < 0,05 sehingga dinyatakan bahwa ada hubungan antara faktor-faktor risiko yang diteliti terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kaliorang. Terdapat hubungan antara faktor risiko usia (p 0,030), paritas (p 0,011), jarak kehamilan (p 0,027) dan ukuran LILA (Lingkar lengan atas) (p 0,000) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kaliorang. Pemberian penkes pada catin agar calon ibu hamil mengetahui faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil.
Optimalisasi Peran Kader Posyantek dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal Di Desa Teluk Bakau Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan Kepri Suswaini, Eka; Uperiati, Alena; Purnamasari, Dwi Amalia; Chahyadi, Ferdi; Nurfalinda, Nurfalinda; Hekso, Anton
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13926

Abstract

The Bintan Regency Government through the Village Community Empowerment Service (PMD) established Posyantek (Pos Technology Services) in 2018. Posyantek is a Technology Service that is spread out from the smallest villages, sub-districts and districts. Based on the Minister of Home Affairs regulation No. 20 of 2010 concerning Community Empowerment through Appropriate Technology Management and also Minister of Home Affairs Instruction No. 24 of 1998 concerning Posyantekdes operations. The purpose of establishing a posyantek is how to improve the welfare of the community. Posyantek has various main types which include providing technical services, information, and promotion of various types of TTG to the community, increasing the quality and quantity of various types of products produced by the community, both small and medium enterprises (SMEs), posyantek is also expected to be a bridge for the community to use TTG in the context of utilizing TTG (Appropriate Technology). The purpose of community service is carried out as an effort to support the important role of the presence of technology in community life as one of the factors driving change and also accelerating development both in the economic, and social and cultural fields. In the process of implementing Posyantek Posyantek operations in the Regency of Bintan is developing a process of designing activities programs, in line with this the need for synergy of interference and support from related parties including educational institutions in the Maritime University of Raja Ali Haji. Assistance and training are given to posyantek cadres in carrying out work programs in accordance with the output expected by the government and the community.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pelaporan Kerusakan Fasilitas Publik di Kota Batam Melalui Aplikasi BALAP-IN Sembiring, Evaliata Br; Wibowo, Ari; Brajawidagda, Uuf; Santiputri, Metta; Mufida, Mir’atul Khusna; Janah, Nur Zahrati; Rokhayati, Yeni; Prasetyaningsih, Sandi; Sartikha, Sartikha; Thohari, Ahmad Hamim; Purnamasari, Dwi Amalia; Uperiati, Alena; Ramadhan, Gilang Bagus; Andesti, Cyntia Lasmi; Afifah, Ummul Fitri; Handayani, Nadya Satya; Simalango, Holong Marisi; Evadini, Sukma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v7i2.11822

Abstract

Fasilitas public di Kota Batam masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kerusakanjalan, taman, mapun lampu penerangan sering kali lambat mendapatkan perbaikan. Rendahnya keterlibatan masyarakat dalam memnyampaikan laporan turut memperburuk kondisi ini, terutama karena mekanisme pelaporan yang dianggap berbelit dan kurang jelas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi berupa aplikasi BALAP-IN (Batam Lapor-Infrastruktur), dimana aplikasi ini merupakan platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat untuk melaporkan kerusakan fasilitas public secara praktis, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Oleh sebab itu, aplikasi BALAP-IN perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan sehingga diharapkan tumbuh kesadaran dan partisipasi aktif warga untuk melaporkan kerusakan yang ditemui kepada pihak pengelola. Kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan menerapkan model teknologi partisipatif. Metode yang digunakan melalui sosialisasi di media sosial dalam bentuk kampanye digital, Brainstorming dan diskusi dengan pihak berwenang, dan FGD. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa target dan tujuan tercapai yaitu: (1) Dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melaporkan kerusakan fasilitas publik, melalui partisipasi masyarakat membagikan pengalamannya yang mencapai 70,87%; (2) aplikasi BALAP-IN dikenal masyarakat secara luas dan berpotensi dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaporan kerusakan infrastruktur publik; (3) Antusias masyarakat dalam menggunakan aplikasi BALAP-IN, mengindikasikan dapat meningkatkan jumlah laporan kerusakan fasilitas publik yang valid di kota Batam. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pengawasan dan pemeliharaan jalan di Kota Batam dapat berjalan lebih responsive, transpran dan berkelanjutan.
Rancang Bangun Aplikasi Pemandu Wisata dengan Penerapan Google API & PWA Dwi Amalia Purnamasari; Alena Uperiati; Yeni Rokhayati; Irsyad Nafi Alif Perdana; Veve Karisa
Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtit.v10i2.332

Abstract

Batam dikenal sebagai tujuan wisata yang populer, terutama dari Singapura dan Malaysia, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah berupaya mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan alternatif yang penting. Politeknik Negeri Batam (Polibatam) merupakan salah satu perguruan yang ikut serta memberikan inovasi pada Kota Batam terkait produk-produk yang dihasilkan melalui proses pembelajaran berbasis masalah dan berbasis proyek. Salah satunya proyek penelitian “Guide Me: Aplikasi Tour Guide" bertujuan agar wisatawan dapat berkunjung ke Kota Batam tanpa menggunakan jasa tour guide yang harapannya dapat memberikan informasi yang ingin diketahui dan rekomendasi yang dibutuhkan oleh wisatawan. Aplikasi menyediakan daftar destinasi wisata seperti wisata bahari, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata religi, wisata pertanian, wisata budaya, wisata belanja dan wisata lainnya yang ada di kota Batam. Penerapan Guide Me: Aplikasi Tour Guide yang didalamnya terdapat AI ini dapat diakses dimanapun oleh pengguna baik menggunakan media laptop, komputer maupun smartphone, sehingga dapat menghemat biaya, lebih efisien waktu dan perjalanan wisatawan yang masuk ke Batam berjalan dengan baik. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan aplikasi Waterfall dengan Design dalam bentuk source code, script dan pemanfaatan Google API implementasi serta penerapan AI pada web tersebut. Bahasa pemrograman menggunakan PHP Native & HTML, dengan penyimpanan database yang digunkan yaitu MySQL.