Didik Setiyo Widodo
Chemistry Department, Faculty Of Sciences And Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang

Published : 56 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengambilan Logam Berat Pb dengan Metode Elektrogulasi dalam Sistem Al(s)|Pb(NO3)2(aq), KCl(aq)||H2O(l) Fadilah, Umi; Suyati, Linda; Nuryanto, Rahmad; Widodo, Didik Setiyo; Gunawan, Gunawan
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Issue 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2023.19363

Abstract

Sumber pencemaran air sebagian besar berasal dari limbah industri. Air limbah tersebut mengandung logam berat yang berbahaya dan beracun seperti logam timbal (Pb). Metode elektrokoagulasi dinilai tepat dan efektif dalam mengurangi polutan logam berat. Proses elektrokoagulasi menghasilkan koagulan yang mampu mengikat logam berat dalam suatu sistem. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum (tegangan, konsentrasi KCl, pH dan waktu elektrokoagulasi) dalam pengambilan Pb2+, menentukan kinetika elektrokoagulasi pengambilan Pb dan mengetahui komposisi unsur yang terkandung pada endapan hasil elektrokoagulasi Pb.Pada penelitian ini elektroda Al sebagai anoda dan elektroda C sebagai katoda. Larutan timbal nitrat sebagai limbah artifisial yang mengandung ion timbal dengan elektrolit pendukung KCl. Proses elektrokoagulasi dilakukan pada variasi tegangan 1, 2, 3, 4, dan 5 V, konsentrasi KCl 0,05; 0,10; 0,15; 0,20; 1,00 dan 1,50 M, variasi pH 3, 5, 7, 9 dan 11 serta variasi waktu yang digunakan yaitu 15, 30, 60, 90 dan 120 menit. Analisis konsentrasi Pb2+ setelah elektrokoagulasi dengan menggunakan instrument Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Endapan hasil elektrokoagulasi dikarakterisasi dengan EDX mapping dan FTIR.Hasil penelitian didapatkan kondisi optimum untuk pengambilan Pb2+dalam sistem ini adalah pada tegangan 3 V , konsentrasi KCl 0,10 M , pH larutan 9  dan waktu elektrolisis 120 menit . Kinetika elektrokoagulasi pengambilan Pb mengikuti pseudo orde dua,  dengan k =0,9984 g.mg-1.menit-1, sedangkan unsur yang terkandung pada endapan adalah oksigen, aluminium, timbal, kalium dan klorida. Hal ini menunjukkan bahwa Pb berhasil dikoagulasi oleh Al(OH)3 diperkuat dengan spektra FTIR yang menunjukkan adanya vibrasi Pb-O, Al-O dan O-H. 
Adsorpsi Ion Logam Mg(II) Menggunakan Kitosan Termodifikasi Asam Askorbat Wawan Prasetyo; Khabibi Khabibi; Didik Setiyo Widodo
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 17, No 2 (2014): Volume 17 Issue 2 Year 2014
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.767 KB) | DOI: 10.14710/jksa.17.2.70-74

Abstract

Modifikasi kitosan-asam askorbat dan pemanfaatannya sebagai adsorben ion logam Mg(II), ion logam Cd(II), dan campuran ion logam Mg(II)-Cd(II), juga dilakukan penentuan pH dan waktu kontak optimum untuk adsorpsi ion Mg(II), serta mengetahui kemampuan adsorpsi kitosan-asam askorbat terhadap ion Mg(II) telah dilakukan. Tahapan penelitian terdiri dari penentuan derajat deasetilasi dari kitosan awal, proses re-deasetilasi, dan penentuan derajat deasetilasi kitosan dari hasil re-deasetilasi menggunakan FTIR. Setelah itu kitosan hasil re-deasetilasi dimodifikasi menggunakan asam askorbat dan dianalisis menggunakan FTIR dan SEM. Kitosan asam-askorbat digunakan untuk menentukan pH dan waktu kontak optimum adsorpsi terhadap ion logam Mg(II) serta kemampuannya sebagai adsorben pada ion logam Mg(II), Cd(II), dan campuran ion logam Mg(II)-Cd(II). Ditemukan bahwa pH dan waktu kontak optimum adsorpsi kitosan-asam askorbat terhadap ion logam Mg(II) yaitu pada pH 5 dan waktu kontak 12 jam. Kemampuan adsorpsi pada uji ion logam Mg(II) sebesar 24,66 mg/g, Cd(II) sebesar 24,71 mg/g serta kemampuan adsorpsi kitosan asam-askorbat pada uji campuran ion logam Mg(II) dan Cd(II), didapatkan Mg(II) sebesar 24,45 mg/g, Cd(II) sebesar 24,61 mg/g.
Pengambilan Ion Logam Mn2+ dan Ni2+ Menggunakan Na-Zeolit: Suatu Usaha Pengkajian Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Didik Setiyo Widodo; Eko Sugiharto; Endang Tri Wahyuni
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2004): Volume 7 Issue 2 Year 2004
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.062 KB) | DOI: 10.14710/jksa.7.2.35-38

Abstract

Zeolit alam asal Cikalong Jawa Barat telah digunakan untuk pengambilan ion Mn2+ dan Ni2+ dari larutannya, dengan cara mempertukarkan ion-ion tersebut dengan ion Na+ dalam zeolit alam termodifikasi berdasarkan sistem batch. Penelitian ini juga mengkaji pengaruh keberadaan ion Cu2+ di dalam sistem pertukaran kation. Konsentrasi ion-ion dianalisis dengan metode spektrofotometri serapan atom. Data eksperimen menunjukkan bahwa zeolit alam yang telah dimodifikasi dengan Na+ dapat digunakan untuk mengambil ion Mn2+ dan Ni2+ melalui mekanisme pertukaran kation. Uji selektivitas memperlihatkan bahwa Na-Zeolit lebih selektif terhadap Mn2+ dibandingkan terhadap Ni2+. Urutan selektivitas ini tidak dipengaruhi oleh keberadaan Cu2+. Na-Zeolit mampu mempertukarkan kation Mn2+ sampai 57,73 % dalam keadaan sendiri dan 19,72 % dalam keadaan bersama; Ni2+ sampai 37,71 % dalam keadaan sendiri dan hanya 5,81 % dalam keadaan bersama kation logam lain di dalam larutannya.
Pembuatan Eco-enzyme Berbasis Limbah Rumah Tangga pada Pondok Pesantren untuk Mencapai Sustainable Development Goals Christwardana, Marcelinus; Lusiana, Retno Ariadi; Suyati, Linda; Gunawan, Gunawan; Widodo, Didik Setiyo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v5i3.170

Abstract

Pondok pesantren memiliki karakteristik khusus dalam sistem pendidikan. Salah satu program tersebut adalah pelatihan wirausaha, yang bertujuan untuk membekali santri dengan keterampilan berwirausaha guna mendukung kemandirian mereka di masyarakat. Artikel ini membahas implementasi workshop pembuatan eco-enzyme di Pesantren Al-Mahbubiyah, Gamping Sleman, yang terbukti efektif dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada santri. Workshop ini memberikan pengalaman langsung kepada santri melalui praktek yang dipandu oleh fasilitator berpengalaman dan dilengkapi dengan sesi tutorial untuk memperkuat pemahaman mereka. Keseluruhan kegiatan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan santri dalam pembuatan eco-enzyme. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan lingkungan, memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
STUDI SIFAT FISIKOKIMIA MEMBRAN KITOSAN TERMODIFIKASI HEPARIN DAN POLIETILEN GLIKOL (PEG) Lusiana, Retno Ariadi; Rusendi, Diana Pratiwi; Widodo, Didik Setiyo; Haris, Abdul; Suseno, Ahmad; Gunawan, Gunawan
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i2.2019.p1-13

Abstract

Pembuatan material membran diarahkan agar menghasilkan membran dengan karakter sesuai seperti pori-pori kecil yang seragam, kuat secara mekanik, dan mempunyai ketahanan pada tekanan tinggi. Kitosan merupakan salah satu biopolimer yang dapat digunakan sebagai bahan membran. Penelitian ini mengembangkan membran berbasis kitosan dan menganalisis karakteristik fisiko-kimia dari membran. Keberhasilan reaksi modifikasi dianalisis dengan  FTIR dan karakteristik  fisika dianalisis melalui uji serapan air,  pengembangan air, porositas, ketahanan pH, dan hidrofilisitas. Spektra FTIR yang diperoleh menunjukkan bahwa modifikasi membran kitosan telah berhasil dilakukan. Modifikasi melalui pemaduan PEG dan reaksi cangkok dapat meningkatkan persentase serapan air, daya pengembangan, porositas, dan meningkatkan hidrofilisitas membran. Sementara, ketahanan membran pada berbagai kondisi pH, membran kitosan termodifikasi lebih tinggi dibanding membran kitosan.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i2.2019.p01-13
Dekolorisasi Larutan Remazol Black B dengan Fenton-like Method menggunakan Modifier Oksida Timbal Hasil Sintesis dari Limbah Elektroda Aki Widodo, Didik Setiyo; Djunaidi, Muhammad Cholid; Kusumaningati, Marchelina One
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2025.29906

Abstract

Penelitian mengenai dekolorisasi larutan remazol black B (RBB) menggunakan metode Fenton-like telah dilakukan dengan memanfaatkan timbal dioksida (PbO₂) sebagai material alternatif dalam metode Fenton. PbO2 diperoleh dari konversi limbah elektroda baterai dengan menggunakan oksidator kuat H2O2 dan NaOCl. Tujuan penelitian adalah mensintesis timbal dioksida dari Pb pada limbah baterai dan menguji potensi dekolorisasi larutan remazol black B. Timbal dioksida disintesis dengan menggunakan H₂O₂ dan NaOCl dan dilanjutkan dengan pengeringan pada suhu 200°C dan 300°C. Hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM-EDX untuk mengetahui morfologi serta komposisi unsur penyusun. Uji potensi timbal dioksida dalam proses dekolorisasi larutan RBB dilakukan dengan metode Fenton-like, yang ion Fe²⁺ pada metode Fenton konvensional digantikan oleh  Pb2+ dari timbal dioksida. Timbal dioksida dalam dekolorisasi bereaksi dengan H₂O₂ membentuk radikal •OH yang memiliki potensial oksidasi tinggi. Sejumlah PbO2 ditambahkan ke dalam 100 mL larutan remazol black B dengan konsentrasi 25 ppm, kemudian diproses mengikuti prosedur metode Fenton. Hasil dekolorisasi dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa unsur utama penyusun oksida adalah Pb dan O, sesuai dengan prediksi. Timbal dioksida yang disintesis menggunakan NaOCl mampu menghilangkan warna larutan hingga 99,37%, sedangkan produk yang disintesis menggunakan H₂O₂ menunjukkan kemampuan dekolorisasi sebesar 94,16%.
Co-Authors A. Haris A. Rusgiyono Abdul Haris Abdul Haris Abdul Haris Abdul Haris Afrianti Reza Kusuma Agus Hartanto Ahmad Suseno Anggun Yuliani Ardi Ariawan Arnelli Arnelli Aulannisa Elqudsy Ayu Fadhilatul Rukmana B. Raharjo Byan Pratama D. Ispriyanti Dahlia Nurmalasari Danang Subarkah Hadikawuryan Desvita Sari Dewi Martina Diana Pratiwi Rusendi E. Setiawati Eka Pratista Eko Sugiharto Endang Tri Wahyuni Endang Tri Wahyuni F. Ariyanto Fardhani, Dea Ayu Fithri Noorikhlas Fitra Nilla Sari Galih Widayanti Ghina Labiebah Ginanjar Argo Pambudi Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan H. Sutanto Hasan Muhtar Helena Krey Hera Yulianti I Gusti Ngurah Antaryama I. Marhaendrajaya Ilmi Muftiana Ilyas Bachtiar Ina Triavia Ines Ayu Handayani Ismiyarto Ismitarto J. E. Suseno Juwanda, Farikhin Kaviani Suciana Alifah Khabibi Khabibi khabibi Khabibi Kharisma Luthfiaratri Rahayu Kusumaningati, Marchelina One Laila Ika Anggraini Lina Yuanita Linda Suyanti Linda Suyati Linda Suyati Lutfia Apipah M. Izzati M. Nur Marcelinus Christwardana Mei Viantikasari Meiske Erdinarini Anggita Muhamad Abduh Hasibuan Muhammad Cholid Djunaidi Nawatuttuqoh Nawatuttuqoh Nesti Dewi Maharani Nia Siskawati Nies Suci Mulyani Nor Basid Adiwibawa Prasetya Pardoyo Pardoyo Patmawati Patmawati, Patmawati Prihastuti Santini Laksmi Dewi Priyono Priyono R. Hariyati R. Hastuti Rahmad Nuryanto Rahmad Nuryanto Rahmad Nuryanto Retno Ariadi Lusiana Riska Nurfida Annisa RR. Ella Evrita Hestiandari Rum Hastuti Rusendi, Diana Pratiwi S. Tana Santi Hermayanti Siti Elin Huriati Sonita Afrita Purba SRI ISDADIYANTO Suberta, Melani Sugito Sugito Suhartana Suhartana Suhartono Suhartono T. Windarti Titi Agustin Titik Darmawanti Ulfa Wiwit Chasanah Umi Fadilah, Umi Vinsencius Guntur Pandu Marcellino W. H. Rahmanto Wahyu Adi Kristanto Wahyu Adi Kristanto Wasino Hadi Rahmanto Wawan Prasetyo Wilman Septina Yudhi Richard Z. Muhlisin