Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kadar Saturasi Oksigen dengan Tingkat Kesembuhan Klien Corona Virus Disease-19 di Ruang Isolasi Baitus Sholehah; Achmad Junaidi Gunawan; Heri Siswanto; Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.870

Abstract

Corona virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan suatu penyakit yang dapat menular akibat dari suatu virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) sebagai penyebabnya.Penderita COVID-19 jika saturasi oksigen ada dibawah 95% sampai 60% akan mengalami gagal nafas dan kematian jika penurunan terus terjadi tanpa dilakukan pertolongan segera akan mengakibatkan perburukan prognosis. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kadar saturasi oksigen dengan tingkat kesembuhan pada klien corona virus disease 19 di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan case control.Populasi dalam penelitian ini adalah klien corona virus disease 19 pada bulan juli sebanyak 61 orang dengan teknik total sampling.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk kadar saturasi oksigen dan kesembuhan klien. Berdasarkan analisis menggunakan Spearman Rho didapatkan bahwa ada hubungan tingkat sedang antara kadar saturasi oksigen dengan kesembuhancorona virus disease 19 yaitu p value sebesar 0,001 dan nilai r 0,412. Kesimpulan penelitian ini berarti ada hubungan tingkat sedang antara kadar saturasi oksigen dengan kesembuhan corona virus disease 19 di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Perawat Unit Gawat Darurat di Puskesmas dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Inez Wulansari; Handono Fatkhur Rahman; Heri Siswanto; Baitus Sholehah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.876

Abstract

Corona virus adalah virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Tenaga kesehatan yang bekerja menangani pasien positif Covid-19 cenderung lebih tinggi mengalami kecemasasan, depresi, dan insomnia dibandingkan dengan yang tidak. Penelitian ini berujuan untuk menganalisa faktor – faktor apa saja yang berhubungan dengan kecemasan perawat di UGD puskesmas dalam upaya pencegahan covid- 19. Jenis penelitian analitik korelation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah perawat di UGD yang menangani pasien Covid-19. Dari total 103 responden, didapatkan 82 responden dengan teknik purposive sampling.asil penelitian menggunakan uji regresi logistik multivariat faktor ketersediaan APD nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Jenis kelamin dengan nilai signifikansi 0,041 <0,05. Pengetahuan responden dengan nilai P Value 0,002 < 0,05. Sedangkan nilai sikap P Value 0,004 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat kecemasan perawat dalam upaya pencegahan Covid-19 adalah faktor ketersediaan APD, jenis kelamin , pengetahuan responden, sikap responden. Sedangkan usia, status pernikahan tidak mempengaruhi tingkat kecemasan responden.
Pengaruh Pola Asuh Otoriter dan Demokratif Orang Tua terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Pra Sekolah (4 – 6 Tahun) Fitriah Fitriah; Zainal Munir; Baitus Sholehah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.877

Abstract

Interaksi sosial anak-anak adalah yang terbaik untuk meningkatkan perkembangan mereka dengan lingkungan, karena anak-anak prasekolah berusia 4 hingga 6 tahun dapat berteman dalam aktivitas yang sama. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam berinteraksi dengan anak selama pengasuhan disebut pola asuh orang tua. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pola asuh otoriter dan demokratif orang tua terhadap interaksi sosial anak usia prasekolah (4 – 6 Tahun). Penelitian yang digunakan dengan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang dengan teknik Purposive Sampling. Kemudian dianalisis dengan uji statistik Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pola asuh Otoriter terhadap Interaksi sosial anak usia prasekolah dengan nilai ρ = 0,000, dan ada pengaruh pola asuh Demokratif terhadap Interaksi sosial anak usia prasekolah dengan nilai ρ = 0,001. Sehingga disimpulkan ada pengaruh antara pola asuh otoriter dan demokratif orang tua terhadap interaksi sosial anak usia prasekolah.
Hubungan Waktu Tanggap (Respon Time) dengan Kepuasan Pelayanan Kegawatdaruratan pada Pasien Asma di Unit Gawat Darurat Angga Kurniawan Marta Putra; Baitus Sholehah; Yudho Tri Handoko; Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.956

Abstract

Penyakit Asma merupakan salah satu penyakit yang paling umum pada sistem pernapasan manusia. Penyakit ini menyerang orang yang memiliki tanda-tanda penyempitan saluran udara (bronkus) di dalam tubuh, yang berfungsi membawa oksigen ke paru-paru dan rongga dada serta penyakit radang kronis pada jalan nafas. Dasar dari penyakit ini adalah hiperfungsi bronkus dan obstruksi jalan napas. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan waktu tanggap (respon time) dengan kepuasan pelayanan ke gawat daruratan pada pasien asma di Unit Gawat Darurat Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel yang diteliti melalui pendekatan cross sectional.Populasi dalam riset ini adalah pasien asma dan keluarga pasien asma pada bulan oktober-november sebanyak 60 orang dengan tehnik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk respon time perawat dan kuesioner skala likert untuk pasien asma dan keluarga. Hasil uji analisis korelasi Spearman rho diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara Waktu Tanggap(response time) dengan kepuasan pelayanan kegawatdaruratan pada penderita asma di UGD Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo yaitu P value sebesar 0,000 dan Nilai coefficient correlation r = ,828 artinya response time berpengaruh pada kepuasan pelayanan kegawatdaruratan kuat.
Pengalaman Perawat dalam Menghadapi Crowded Pasien Corona Virus 19 (Covid 19) di Instalasi Gawat Darurat Baitus Sholehah; Untun Irfandi; Yudho Tri Handoko; Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.969

Abstract

Kondisi pandemi Corona Virus 19 (COVID 19) berdampak pada tingginya kunjungan pasien ke Rumah Sakit. Salah satu tempat yang mengalami peningkatan jumlah kunjungan pasien selama pandemi adalah ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menghadapi kepadatan pasien Corona Virus 19 (COVID 19) di IGD. Penelitian ini menggunakan rancangan (design) penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan cara indepth interview secara mendalam. Penelitian ini berfokus pada peneliti yang sebagai responden utama dalam penelitian ini dan terdapat 6 orang partisipan yang telah memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan alat perekam berupa handphone. Analisis data dilakukan dengan metode Interpretative Analysis Phenomenology (IPA). Dari hasil penelitian teridentifikasi lima tema utama : (1) Perawat merasa beban kerja terasa berat selama crowded pasien covid 19, (2) Bekerja dalam situasi dan kondisi yang membuat cemas, (3) Merasa bangga terhadap pekerjaan sebagai perawat, (4) Adannya kekurangan alat – alat penunjang medis dalam penangan covid 19, (5) Butuh dukungan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi pandemi covid 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengalaman perawat dalam menghadapi kepadatan pasien Corona Virus 19 (COVID 19) di IGD diliputi rasa cemas dan beban kerja terasa berat.
Analisis Faktor Pengetahuan dan Persepsi terhadap Minat Masyarakat dalam Melakukan Vaksinasi Covid-19 Herni Siptiyawati; Baitus Sholehah; Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1063

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap vaksin covid-19 ialah suatu tanggapan atau penerimaan dari informasi yang diperoleh mengenai keyakinan terhadap kehalalan vaksin, kesediaan divaksinasi covid-19. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali isu-isu yang mempengaruhi tentang informasi mengenai vaksin Covid-19 seperti faktor kehalalan dan keamanan dari vaksin Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap minat vaksinasi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 393 orang dengan teknik Purposive Sampling. Kemudian dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dengan sig. 0,030 (< 0,05) dan persepsi dengan sig.0,036 (< 0,05). Sehingga dapat disimpulkan faktor pengetahuan dan persepsi berpengaruh terhadap minat masyarakat dalam melakukan vaksinasi Covid-19.
Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Self Motivasi Terapi pada Pasien Hipertensi Heni Suryaningsih; Kholisotin Kholisotin; Baitus Sholehah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1115

Abstract

Resiko hipertensi di Indonesia termasuk tinggi, Dukungan keluarga atau Family Support dibutuhkan pasien untuk mengontrol penyakit. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Self Motivasi Terapi pada pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tapen Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional, dimana peneliti menggunakan kuesioner kepada 89 responden, penelitian dengan menggunakan tekhnik Probability Sampling. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan uji Sperman Rho dengan nilai p sebesar 0,002. Karena nilai p < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Motivasi Terapi pada pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tapen Kabupaten Bondowoso Tahun 2021. Sedangkan arah hubungan adalah positif karena nilai r positif, berarti semakin tinggi dukungan orang tua maka semakin meningkat self motivation klien Hipertensi.
PENGARUH TERAPI MURATTAL AL-QURAN TERHADAP TINGKAT SKALA HALUSINASI PENDENGARAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG RAWAT INAP JIWA PAV. SEROJA RSU dr. H. KOESNADI BONDOWOSO Agung Riyadi; Handono Fatkhur Rahman; Sholehah Baitus
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2022): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.713 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v11i1.2147

Abstract

Mental health is still a significant health problem in the world, including in Indonesia. According to WHO data (2016), there are about 35 million people affected by depression, 60 million people affected by bipolar, 21 million affected by schizophrenia, and 47.5 million affected by dementia. The results of the 2018 Riskesdas, show the prevalence of households with members suffering from schizophrenia/psychosis of 7/1000 with treatment coverage of 84.9%. uses a pre-experimental design One group research design. With a sample of patients who are inpatients at the Seroja Pavilion with auditory hallucinations. The results of the data analysis using the Wilcoxon correlation test, which obtained a P value of 0.01. The conclusion which means that there is an effect of Murottal Al-Quran therapy on the level of the auditory hallucinations scale in schizophrenia patients. Keywords: Mental Health, Auditory Hallucinations, Murottal Al-Quran Therapy
Jurnal Rauf Hubungan Sikap dan Tindakan dengan Bebas Jentik Rauf Fansuri; Handono Fatkhur Rahman; Baitus Sholehah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2110

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang dapat berakibat fatal dalam waktu yang relatif singkat. Penyebab penyakit ini adalah virus dengue, sejenis virus yang tergolong arbovirus yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap dan tindakan dengan Bebas Jentik di wilayah kerja puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 393 orang dengan teknik Purposive Sampling yaitu cara pengambilan secara acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi tersebut, selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan uji statistik Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian hampir seluruhnya masyarakat bersikap baik terhadap bebas jentik sebanyak 329 responden (86,4%), hanpir seluruhnya tindakan masyarakat baik terhadap bebas jentik sebanyak 327 responden (85,8%) dan hampir seluruhnya bebas jentik di Wilayah Kerja Puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso negatif sebanyak 367 responden (96,3%). Sehingga disimpulkan ada hubungan yang sedang antara sikap dan tindakan dengan bebas jentik di Wilayah Kerja Puskesmas Tenggarang Kabupaten Bondowoso.
Hubungan Self Management dengan Kategori Hipertensi di Puskesmas Paiton Probolinggo Musthofa, Ahmad Labib Umam; Nugroho, Setiyo Adi; Sholehah, Baitus
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v5i1.7304

Abstract

Hipertensi, sebuah kondisi yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah, merupakan faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kardiovaskular dan komplikasi lainnya. Manajemen diri (Self Management) telah diidentifikasi sebagai pendekatan yang efektif dalam mengurangi risiko komplikasi pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi self management pada penderita hipertensi di Puskesmas Paiton, serta mengevaluasi hubungannya dengan kategori hipertensi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Hypertension Self Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) pada 103 responden. Data dianalisis menggunakan uji rank Spearman untuk mengevaluasi hubungan antara self management dan kategori hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self management dan kategori hipertensi (p=0,001, p<0,005), menunjukkan bahwa penerapan self management berpotensi memengaruhi kategori hipertensi pada penderita. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya self management dalam manajemen hipertensi di tingkat pelayanan kesehatan primer. Temuan ini dapat memberikan landasan bagi pengembangan intervensi yang lebih efektif dalam manajemen hipertensi, serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran individu terhadap peran penting self management dalam memperbaiki kesehatan jantung dan mencegah komplikasi yang berhubungan dengan hipertensi.