Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALI IRIGASI BERBASIS ANALISIS EVAPOTRANSPIRASI DENGAN KONTROLER PI Suwoko Suwoko; Susilo Adi Widyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.133 KB)

Abstract

Food is a basic requirement for life so that the availability is absolutely necessary of all time, while the source of the water decreases and becomes scarce during the dry season. One way to meet the water needs of plants properly is to calculate the crop evapotranspiration with Penman-Monteith equation. While the tools to realize the results of these calculations is to create an irrigation controllers system. Irrigation control system that is made has inputs from weather environment obtained with the sensor and has an output valve to drain the water. The type of valve used is linear and also installed on/off valve for comparison that performance. The main parameters are used as input air temperature, wind speed, relative humidity, and solar radiation. All parameters acquired digitally except solar radiation, solar radiation are acquired from correlation shaping using artificial neural networks algorithm with input temperature and light intensity. Artificial neural networks are used feedforward structure with neurons numbered 15. The controller used for each valve is on/off valve is controlled by the controller on/off and linear valves are controlled by a PI controller with constant Kp = 1.15 and Ki = 0.95.The test results are established neural network showed good results, where the error is 1.13%. The simulation results of the control system on/off produces an error of 0.68% and PI control system generates an error of 0.02%, while the application of control system on/off produces an error of 2.20%, and the PI control system generates an error of 1.74%
Simulation of Automated Irrigation ON-OFF Controller based on Evapotranspiration Analysis Susilo Adi Widyanto; Achmad Widodo; Achmad Hidayatno; Suwoko .
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 1: EECSI 2014
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.496 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v1.391

Abstract

Climate change tends to be extreme that have a negative impact on the productivity of agriculture business. An automated system is one attempt to solve the problem. This paper presents the development of ON-OFF controller on automated irrigation system based on evapotranspiration analysis. The input data included: temperature, heat radiation, wind speed and air pressure were used to calculate evapotranspiration using revised Penman Mointeith equation. Furthermore the output of such equation was used for input data of ON-OFF controller end then it was compared with a reference of soil moisture data. The use of ON-OFF controler, a reference of soil moisture is approximated by triangular signal, in which the deviation error can be decreased by reducing discretization sampling time. Sampling time of 0.5 second and 0.005 second yielded the deviation error of 30.5% and 11,1%, respectively.
Pemodelan Aliran Gas Buang Turbin Gas dalam Sistem Exhaust Plenum Tipe Fr-9E Susilo Adi Widyanto
Eksergi Vol 14, No 1 (2018): JANUARI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.852 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i1.1138

Abstract

Pembelokan aliran gas buang turbin gas dengan temperatur 560 Cmerupakan kondisi kritis dalam sistem operasi exhaust plenum. Selain mengalami beban thermal yang cukup tinggi, dinding dalam (liner sheet) exhaust plenum mengalami tekanan akibat kecepatan aliran yang besarnya sekitar 36 m/detik yang sifatnya tidak terdistribusi merata pada seluruh dindingnya. Paper ini membahas tentang simulasi pola aliran, distribusi tekanan dan distribusi temperatur pada struktur liner sheet sistem exhaust plenum. Pada simulasi pertama liner sheet dimodelkan tanpa clamp bar, sedangkan pada pemodelan kedua liner sheet ditempel clamb bar yang berfungsi sebagai pengikat liner sheet terhadap schallop bar dan frame. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemasangan clamp bar yang disesuaikan dengan arah aliran terbukti mampu meningkatkan keteraturan pola aliran terutama pada dinding samping dimana proses pembelokan arah aliran terjadi. Kata kunci: exhaust plenum, clamp bar, frame, liner sheet, turbin gas
Identifikasi Zona Bahaya Kebakaran pada Unit Electrochlorination Plant (ECP) PLTU Rembang Susilo Adi Widyanto; Agus Suprihanto
Eksergi Vol 13, No 1 (2017): JANUARI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5170.96 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i1.812

Abstract

Guna menghindari terjadinya biofouling suatu PLTU membutuhkan zat disinfektan. Zat ini berguna menekan perkembangnya mikroorganisme laut pada unit-unit lainnya seperti kondenser, pompa, pipa dll. Zat disinfektan yang banyak digunakan adalah sodium hypochlorite yang dihasilkan dari proses elektrolisis air laut yang dihasilkan pada unit electrochlorination plant (ECP). Proses elektrolis tersebut ternyata menghasilkan pula gas hidrogen yang mudah terbakar. Oleh karena itu diperlukan kajian untuk mengetahui level dan zona potensi bahaya kebakaran pada unit ECP. Telah dilakukan kegiatan pengukuran dan pengamatan pada unit ECP PLTU Rembang Jawa Tengah. Hasil kegiatan tersebut mendapatkan data mengenai lokasi dan denah, konsentrasi gas hidrogen, arah dan kecepatan angin dan temperatur peralatan-peralatan listrik. Analisis data yang dilakukan menghasilkan bahwa zona dan level bahaya potensi kebakaran pada unit ECP ini berada dibagian tangki chlorinasi dengan radius bahaya mencapai 4,75m. Oleh karena itu pada radius tersebut sumber-sumber percikan api harus dihindarkan. Kata kunci: biofouling, electrochlorination plan, zona dan level bahaya
NUMERICALANALYSIS of MECHANICAL DISTORTIONBEHAVIOR of MULTIMATERIAL PRODUCTSWITH BLOCK FORMATIONCu-Ni Amat Umron; Susilo Adi Widyanto
ICETIA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : ICETIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.696 KB)

Abstract

Abstract—The setting of physical and mechanical behavior of aproduct increasingly necessary to improve the economical aspects.One applicative techniques that can be done is the incorporation ofthe material making up a product with variations in the type andposition. This study models the bimetal products by varying theposition of the combination block Cu-Ni. Simulation using FiniteElement Method (FEM), the results obtained in the form of deflectionand twist angle. From the simulation results obtained smallestdeflection occurs in combination model block length and deflectionCu-Ni greatest model of Cu-Ni horizontal position. While thesmallest torsional angle for temperature occurs in a wide combinationmodel block Cu-Ni and greatest torsional angle occurs in blocks widevariation model combination Cu-Ni.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN MODEL PERCONTOHAN DESA SIAGA COVID-19 Lintang Dian Saraswati; Vivi Endar Herawati; Susilo Adi Widyanto
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan kelompok masyarakat di Kelurahan Tembalang.. Lokasi mitra berada di dekatkampus Undip. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan model percontohan desa siaga COVID-19 ini selainbertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam melawan COVID-19, namun juga untukmeningkatkan kenyamanan warga dalam menggunakan hand sanitizer dan sabun organik, memanfaatkan lidah buaya yang ditanamwarga, dan pencegahan penularan virus corona. Program ini memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan penghasilan iburumah tangga pada saat pandemi dan mengembalikan produktivitas warga. Sasaran pada program pengabdian kepada masyarakatini adalah kelompok ibu rumah tangga dan kelompok bapak-bapak di Tembalang. Oleh karena itu dalam kegiatan ini di berikanpelatihan tentang pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya dan sabun organik. Pendampingan setelah pelatihan juga dilakukan.Metode penyelesaian yang digunakan pada program ini adalah melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan pendampingan danmembuat modul cara pembuatan hand sanitizer dan sabun organik. Hasilnya sekarang masyarakat dapat membuat produk handsanitizer dan sabun organik secara mandiri.Kata kunci : sabun organik, hand sanitizer, pemberdayaan
Pengembangan Struktur Model Jembatan untuk Menentukan Korelasi Fenomena Fisik terhadap Pola Modus Getarnya Susilo Adi Widyanto; Sukamta Sukamta Sukamta; Bagus Acung Bilahi; Angga Alfiannur Alfiannur
Journal of Mechanical Engineering Vol 5, No 2 (2021): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v5i2.5275

Abstract

Observasi konstruksi jembatan perlu dilakukan secara regular untuk memastikan keamanan operasionalnya. Penerapan metode observasi dengan menggunakan perangkat aplikasi diagnosis kesehatan struktur yang didasarkan pada analisis modus getar berpotensi untuk meningkatkan akurasi hasil dan dapat mempermudah pelaksanaan pekerjaannya. Dalam paper ini disajikan metode desain model struktur jembatan dan metode analisisnya untuk memperoleh karakteristik dinamik yang dapat mewakili struktur jembatan yang sesungguhnya. Selanjutnya dengan struktur model tersebut, korelasi fenomena fisik terhadap pola modus getarnya dapat ditentukan dalam rangka untuk membangun sistem database sebagai bagian dari perangkat aplikasi diagnosis kesehatan struktur yang dikembangkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki karakteristik modus getar yang sama dengan konstruksi yang sesungguhnya pada aspek skala 1:23. Komponen struktur sesungguhnya yang berupa profil HWF 300.300.10.15 dapat didekati dengan struktur hollow 15.15.1,4.1,4 pada struktur model yang dikembangkan. Dari hasil pengujian getaran pada frekuensi penggetar 30Hz, pola amplitudo kedua konstruksi menunjukkan pola yang sama dengan error maksimum yang terjadi sebesar 6,37%.
Sistem Pengukuran Defleksi Crankshaft Dengan Visualisasi Pola Defleksi Eko Supriyanto; Susilo Adi Widyanto; Sahrijal Purba; Ariyana Dwiputra Nugraha; Meiri Triani; Rasgianti Rasgianti; Ruly Sitanggang; Nur Cahyo
ROTASI Vol 24, No 2 (2022): VOLUME 24, NOMOR 2, APRIL 2022
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.24.2.27-36

Abstract

The crankshaft is one of the main components of a combustion engine. Due to the engine's operating conditions and operation time, the crankshaft alignment may deviate to a particular value that should not exceed the standard limit. When the deviation value has exceeded the limit, the crankshaft will fail. In this research, the design of the crankshaft deflection measurement system was carried out with the visualization of the deflection pattern. The method is done by measuring five positions of the axial deviation between the web surfaces on each piston using a digital dial indicator. Measurement data at each point is then sent and stored in the control panel device wirelessly. Furthermore, the complete measurement data is taken, processed, and displayed in the developed software application to visually display the crankshaft deflection pattern. The test results show that the accuracy of the measuring instrument is 0.001 mm, where this value has met the prerequisites for testing the crankshaft deflection, which is 0.12 mm.
RANCANG BANGUN PERANGKAT APLIKASI G-CODE GENERATOR POLA SAMBUNGAN TENON MORTISE Mochamad Agung Tri Sulaksono; Susilo Adi Widyanto; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambungan merupakan komponen penting dalam industri mebel. Sambungan Tenon dan mortise menjadi salah satu sambungan yang masih digunakan pada industri mebel. Pembuatan sambungan yang dilakukan secara manual akan memakan waktu yang lebih lama dan memiliki ketelitian yang kecil. Berdasarkan dari permasalahan tersebut maka dengan adanya teknologi akan membantu dalam proses produksi pada industri mebel. CNC (Computerize Numerical Control) merupakan salah satu teknologi yang dapat membantu dalam proses produksi. CNC merupakan mesin yang bekerja dengan input numerical control yang berupa G/M Code. Penelitian ini mengusulkan aplikasi G-Code generator pola sambungan Tenon dan mortise yang dapat diaplikasikan pada mesin CNC Tenon mortise. Perangkat aplikasi menerima input parameter bentuk benda yang diinginkan berupa jenis pola Tenon atau mortise, ukuran dimensi, feedrate, kecepatan spindle, dan formasi. Parameter diperoleh dari user manual input, lalu perangkat aplikasi dapat men-generate G-Code membentuk pola yang diinginkan. Pembuatan perangkat aplikasi meliputi perancangan algoritma pemrograman, desain dan pemrograman UI/UX, dan pemrograman perhitungan gerak pahat. Semua proses pembuatan aplikasi menggunakan IDE Borland Delphi 7 dan untuk simulasi hasil dari G-Code menggunakan CNC Simulator Pro serta pengujian hardware pada driver yang terpasang firmware GRBL untuk menggerakan motor stepper. Hasil perhitungan G-Code ini terdiri dari penentuan koordinat yaitu menggunakan koordinat incremental. Pada jenis pola sambungan Tenon terdiri dari pemakanan wilayah benda kerja lalu pola pemakanan membentuk Tenon, dan untuk pola sambungan mortise pola pemakanan hanya membentuk lubang yang menyesuaikan bentuk dari Tenon. Maksimal formasi yang dapat terbentuk sebanyak 3 formasi Tenon atau mortise, dan hasil G-Code dapat disimpan dalam jenis file (.nc).
RANCANG BANGUN MESIN CNC TENON – MORTISE Khaidir Noor; Susilo Adi Widyanto; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab produktifitas industri manufaktur pada UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di Indonesia dikarenakan proses produksi yang dilakukan masih dilakukan secara manual oleh tangan manusia. Dengan pengadaan mesin perkakas modern seperti mesin Computer Numerical Control (CNC) diharapkan pelaku UKM mampu meningkatkan kualitas hasil produksi. Untuk mengatasi masalah ini disusun dan dibuatlah mesin CNC tenon – mortise dimana geometri dikhususkan untuk membuat pin atau lubang pada bahan baku kayu. Perancangan mesin ini memiliki desain dengan dimensi secara keseluruhan sebesar 990,30 mm x 1083,30 mm dan tinggi sebesar 1625,80 mm yang memiliki 3 sumbu gerak yaitu X, Y, dan Z. Untuk sistem gerak sumbu menggunakan ballscrew dan motor stepper sebagai penggeraknnya. Dari hasil perhitungan dengan acuan NSK, ukuran ballscrew didapatkan nilai yaitu lead 4 mm atau ≥ 4 mm dan diameter minimal shaft sebesar 3,31 mm pada sumbu X, 5,31 mm pada sumbu Y, dan 1,40 mm pada sumbu Z. Karena sistem penggerak yang akan digunakan pada setiap sumbu sama, maka dipilihlah ballscrew EBB 1605-4 dengan nilai dr = 13,1 mm dan lead 5 mm sesuai dengan katalog THK. Pengujian kelayakan mesin CNC tenon – mortise mengacu pada standar penerimaan mesin perkakas Schlesinger.