Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

OPTIMASI PENJUALAN PRODUK TAS DI MARKETPLACE : PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING UNTUK MAKSIMASI KEUNTUNGAN PENJUALAN DI ERA BISNIS ONLINE Ridha, Mokhammad; Fitriyani, Zenita Afifah; Joenarni, Elly; Budiyanto, Fajar
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i1.6316

Abstract

Perkembangan e-commerce telah meningkatkan persaingan bisnis online di marketplace. Pelaku usaha perlu menerapkan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan keuntungan, terutama dalam mengelola stok produk, alokasi modal, dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keuntungan penjualan berbagai jenis tas di marketplace dengan menggunakan metode Linear Programming. Model optimasi yang dikembangkan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk biaya produksi, biaya komisi marketplace, biaya pengemasan, biaya iklan, dan biaya gudang. Penelitian ini menggunakan metode Simplex untuk menyelesaikan model optimasi, dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan bersih setelah dikurangi semua biaya operasional. Kendala yang digunakan dalam model meliputi batasan modal, kapasitas penyimpanan maksimal, serta batasan permintaan maksimum untuk setiap jenis tas. Hasil optimasi menunjukkan bahwa kombinasi jumlah unit yang optimal adalah 300 unit tas ransel, 200 tas selempang, 120 tas pinggang, dan 80 tas jinjing. Dengan strategi ini, keuntungan maksimal yang dapat diperoleh adalah Rp40.926.000, mengalami peningkatan sebesar 31,99% dibandingkan strategi konvensional tanpa optimasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode Linear Programming dapat menjadi alat yang efektif dalam membantu pelaku usaha mengambil keputusan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memaksimalkan keuntungan di marketplace. Model ini dapat diterapkan pada berbagai jenis bisnis online yang memiliki kendala serupa dalam alokasi modal, manajemen stok, dan biaya operasional.
PENERAPAN LEAN SIX SIGMA UNTUK OPTIMASI PEMASARAN : MENINGKATKAN KONVERSI DALAM AFFILIATE MARKETING TIKTOK SHOP Ridha, Mokhammad; Sholeh, Rachmad; Joenarni, Elly; Budiyanto, Fajar
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7286

Abstract

Perkembangan industri kreatif digital yang pesat, terutama melalui platform TikTok, telah menciptakan peluang besar dalam bidang pemasaran afiliasi. Salah satu fitur unggulan yang berkembang adalah TikTok Affiliate, yang memungkinkan kreator memperoleh penghasilan melalui promosi produk. Meskipun demikian, tingkat konversi pada konten afiliasi masih rendah, ditandai dengan nilai click-through rate (CTR) dan conversion rate (CR) yang belum mencapai standar efektivitas industri. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan Lean Six Sigma guna meningkatkan performa konten afiliasi melalui optimalisasi proses produksi konten. Metode yang digunakan adalah pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control), yang mencakup analisis data performa dari lima konten TikTok. Penyebab utama rendahnya konversi diidentifikasi melalui diagram Pareto dan Fishbone, yang mencakup masalah visualisasi, kurangnya CTA eksplisit, serta durasi konten yang tidak optimal. Perbaikan dilakukan dengan strategi berbasis data seperti penyusunan skrip pendek, penyesuaian waktu unggah, dan optimasi visual. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata CTR naik dari 0,78% menjadi 1,40% (+84,6%) dan CR dari 1,1% menjadi 2,32% (+111%). Studi ini membuktikan bahwa Lean Six Sigma dapat menjadi kerangka kerja yang efektif untuk meningkatkan efisiensi kampanye afiliasi berbasis konten digital.
Edukasi Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran Terhadap Produk UMKM Di Desa Mojopilang Mokhammad Ridha; Feliza Dwi A. P; Firdausi Achmad; Nurfatiqa Cahya R.S; Khalimatussa’diah; Angel Fortuna S. P; Muhammad Jihannudin R.J; Nurul Latifa; Firda Markhumatus. S; Ikhlasul Amin; Michael Adibuana; Moch Rian. A; Nuzul Alfiah; Santo Cahyo. N; Siti Nurhasanah; Sobit Dianto; Liza Natalia; Siti Aminah; Mohamad Ilham. A; Kristian Purba. K; Yustyan Ellen. F; Rachel Aura. K; Sherlly Ines. W
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i1.306

Abstract

Increasingly sophisticated technological developments can be used for business development. The most obvious impact is being able to increase sales, because digital marketing is a marketing medium that has a huge influence. The general aim of this research is to educate about the impact of digital marketing on sales volume for MSMEs in Mojopilang village. Therefore, we, students of the Real Work Lecture (KKN) at Mayjen Sungkono University, Mojokerto, are providing education to youth youth organizations in Mojopilang village about implementing digital marketing through the Shopee platform and other social media as a tool for marketing bamboo crafts in Mojopilang village. Because basically many of the human resources in Mojopilang village are old, so only the younger generation are able to implement digital marketing like this. From the research results, it is known that digital marketing still needs to be educated and taught to youth organizations to make it easier for business people to market bamboo craft products.
A Pengaruh Program Kemitraan dan Endorsement terhadap Efektivitas Digital Marketing: Peran Mediasi Kesadaran Merek pada UMKM Elly Joenarni; Mokhammad Ridha; Anna Kridaningsih; Rachmad Sholeh
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 7 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/bisman.v7i3.3462

Abstract

This study aims to identify factors influencing the effectiveness of digital marketing among SMEs in Mojokerto City through a quantitative survey. The sample consists of 95 randomly selected SME owners from a population of 1,625, using the Henry King nomograph with a 5% margin of error. Data were collected through a questionnaire measuring partnership programs, celebrity endorsements, brand awareness, and digital marketing effectiveness, analyzed using PLS-SEM and Ordinary Least Squares (OLS). Key findings indicate that both partnership programs and celebrity endorsements significantly impact digital marketing effectiveness through increased brand awareness. Partnership programs directly enhance brand awareness, while endorsements positively influence brand perception. The analysis shows that brand awareness serves as a significant mediator linking partnership programs and endorsements with digital marketing effectiveness, supporting Keller’s (2001) brand equity theory, which positions brand awareness as the foundation of consumer-brand relationships. In a digital context, strategic collaborations with influencers and well-planned partnerships emerge as critical for effective marketing, suggesting the importance of a holistic strategy that integrates partnerships and endorsements. This research demonstrates that integrating partnership programs and endorsements into digital marketing strategies effectively enhances brand awareness, which, in turn, improves campaign effectiveness. Looking ahead, SMEs need to strategically engage with partners and celebrities aligned with their brand values to achieve maximum impact. The practical implications highlight the importance of establishing brand awareness as an initial step in digital strategies, while socially and ethically, this study emphasizes the necessity of transparency and authenticity in selecting endorsers and partners to avoid consumer manipulation.