Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Dana Desa dalam Pemberian PMT Stunting di Desa Geneng Ririen Kartika; Retno Febriyastuti Widyawati
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 9 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i9.9405

Abstract

                Stunting is a condition in which a child's physical growth is stunted or fails to grow, which is often measured by height rather than age. In Geneng village, stunting not only affects children's health but also affects their education and productivity in the future. Children who experience stunting are at higher risk of learning difficulties and contribute to the cycle of poverty. Providing additional food can be interpreted as providing additional food that has been considered for its nutritional value, but not to replace the main daily food. Further food for stunted toddlers is provided to monitor the growth and development process of children who experience stunting. Each village will budget the funds to help accelerate stunting reduction in their respective areas. This type of research is verification research. The research data obtained is used to prove the existence of doubts about information or problems in academic science. The study results showed that using village funds effectively handled stunting in Genang Village. The provision of PMT stunting for stunted toddlers in Geneng Village experienced a significant increase in weight and height. The results showed that 9 out of 13 stunted toddlers showed an increase in weight and height due to the provision of PMT. This study concludes that using village funds to provide PMT stunting is very effective.
Penguatan Jiwa Kewirausahaan Bagi Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang Karsinah, Karsinah; Wisika Prajanti, Sucihatiningsih Dian; Setyadharma, Andryan; Diana Talakua, Jeane Fransina; Widyawati, Retno Febriyastuti; Adzim, Fauzul
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v5i2.9643

Abstract

Peningkatan kemandirian ekonomi keluarga di desa memerlukan peran aktif ibu rumah tangga (IRT) sebagai pelaku ekonomi produktif. Namun, keterbatasan pemahaman kewirausahaan, keterampilan manajerial, dan akses pasar menjadi kendala utama yang dihadapi IRT di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat jiwa kewirausahaan IRT melalui rangkaian kegiatan pelatihan, pendampingan, dan supervisi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal, pendampingan pengembangan usaha rumah tangga, serta supervisi berkala untuk memantau keberlanjutan usaha. Kegiatan diikuti oleh 35 IRT, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kewirausahaan, kemampuan menyusun rencana usaha, serta keberanian memulai usaha baru. Terbentuknya komunitas wirausaha menjadi bukti keberlanjutan dampak program, yang juga mendorong pemasaran kolektif dan jejaring usaha. Supervisi menunjukkan sebagian besar peserta mampu menjaga kualitas produk dan konsistensi manajemen usaha, meskipun masih terdapat kendala akses modal dan literasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan jiwa kewirausahaan IRT dan berkontribusi pada kemandirian ekonomi keluarga. Dukungan lanjutan dari pemerintah desa dan mitra usaha diperlukan untuk menjaga kesinambungan hasil program.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Serang: Pengembangan Produk Sayuran Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Yusfi, Reikha Habibah; Widyawati, Retno Febriyastuti; Pujiati, Amin; Nihayah, Dyah Maya; Fafurida, Fafurida; Putri, Phany Ineke
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4032

Abstract

Program ini dilakukan karena menilai pentingnya diversifikasi olahan sayuran pertanian oleh petani. Saat ini produk hasil pertanian sayuran holtikultura yang dihasilkan para petani masih memiliki nilai ekonomi yang rendah. Selain itu, petani terpaksa mengikuti harga yang telah ditetapkan oleh tengkulak. Permasalahan lain yang dihadapi petani yakni dengan rendahnya harga sayuran di tingkat petani, produk sayuran yang tidak mampu bertahan lama, kurangnya pengetahuan para petani pepaya tentang pengolahan hasil pasca panen. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sayur di Desa Serang. Target peserta pengabdian ini sekitar 30 orang, yang berasal dari warga Desa Serang. Metode kegiatan meliputi: pelatihan, pendampingan, dan pengawasan. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode vacuum frying. Hasil dari kegiatan pelatihan yakni menghasilkan tingkat kadar air hingga 5%, kualitas kripik yang lebih bagus dan masa simpan yang lebih lama. Hasil dari kegiatan pendampingan yakni untuk memetakan kendala dan mengatasi masalah yang dihadapi oleh para petani. Hasil dari kegiatan pengawasan yakni secara berkala tim atau tenaga ahili akan turun ke desan untuk meninjau secara langsung bagaimana perkembangan di lapangan sekaligus memonitor dan memberikan pengarahan terhadap kegiatan yang dilakukan pendamping. Dengan program pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan keuntungan para petani sayuran yang nantinya diharapkan akan memberikan dampak positif bagi para petani dan masyarakat pada umumnya. Sehingga tercapai sasaran pengabdian ini petani dapat meningkatkan nilai ekonomis produk sayuran dan peningkatan pendapatan petani.
Peran Aktif Wanita pada Ekonomi dan Politik di Kalimantan Utara Yustie, Renta; Hariani, Ermatry; Widyawati, Retno Febriyastuti; Putri, Ferdhea Amalia; Firmansyah, Mochammad Fikri; Ramadhani, Novira Eka
OECONOMICUS Journal of Economics Vol. 9 No. 1 (2024): (December) edisi 17
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/oje.2024.9.1.64-73

Abstract

Gender is one of the important issues and main discussions in North Kalimantan Province. The existence of gender issues is marked by the contribution of women's active role in the economic and political sectors in North Kalimantan which is still relatively low with a gender empowerment index in the range of 50 to 60 percent. Focusing on the role and function of women in society and government in their contribution to the regional economy and politics in North Kalimantan Province, it is necessary to increase the active role of women. The active role and function of women are measured by 3 (three) factors, namely the Women's Labor Force Participation Rate (TPAK), the involvement of women in parliament, and women's income contributions so that these three factors are independent variables in the study that will affect gender empowerment which is used as a dependent variable in the study. Developing and balanced gender empowerment can increase the role and position of women's workers in society formally and encourage sustainable development in North Kalimantan Province. This study is a quantitative study with secondary data sourced from the BPS of North Kalimantan Province. The research sample used 5 districts / cities in North Kalimantan Province, namely Malinau Regency, Bulungan Regency, Tana Tidung Regency, Nunukan Regency, Tarakan City. The research method uses a panel method with a period of 2018 to 2022, with a multiple linear regression model of panel data. The alpha value (α) in the study is 5% or equivalent to 0.05 and the results are expected that all independent variables in the study are able to influence the dependent variable, namely the gender empowerment index to increase the active role of women for the position of female workers in the economic and political sectors that are able to encourage sustainable development in North Kalimantan Province in the long term and support SDG's at point 5, namely gender equality. The purpose of this study is to test and analyze the factors that influence the active role of women in the economic and political sectors in North Kalimantan
Strategi Pemasaran Digital Produk UMKM Paguyuban Kampung Bejo Dengan Aplikasi Linktree Dan Media Sos Ginting, Andi Lopa; Sulistyowati, Lilik; Hafa, Fauzi; Widyawati, Retno Febriyastuti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i2.5041

Abstract

Perkembangan perdagangan yang terjadi saat ini adalah efek langsung adanya teknologi. Adanya perkembangan teknologi menjadikan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menawarkan barangnya secara online untuk meningkatkan hasil produknya ke konsumen sehingga akan meningkatkan pendapatannya. Perkembangan teknologi juga memungkinkan lebih banyak konsumen mengetahui produk-produk yang dijual oleh para produsen. Hal ini memudahkan konsumen untuk menemukan informasi tentang barang yang dijual oleh produsen. Program pendukung seperti aplikasi linktree dapat digunakan untuk mengaplikasikan informasi tersebut. Linktree adalah program yang bagus, dimana aplikasi ini bisa membuat tautan link pada satu landing page saja. Namun kenyataannya, banyak UMKM yang tidak menyadari hal tersebut, termasuk UMKM Paguyuban Kampung Bejo di Kelurahan Arjowinangun. Maka, tim pengabdian masyarakat membantu UMKM mengatasi permasalahan dengan memberikan sosialiasi pelatihan strategi pemasaran dengan aplikasi linktree dan media sosiak. Pendekatan dilakukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh 21 UMKM pada Selasa, 11 Juli 2023 di Kelurahan Arjowinangun. Hasil dari kegiatan ini yaitu para pelaku UMKM sangat bersemangat dan mempraktekkan pembuatan aplikasi Linktree secara langsung. Diharapkan dengan adanya aplikasi Linktree ini dapat memudahkan para pelaku UMKM dalam menjual produknya sehingga lebih dikenal oleh konsumen dan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Pencegahan Stunting dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Di 11 Kabupaten Jawa Timur Hariani, Ermatry; Widyawati, Retno Febriyastuti; Muhammad, Reyza Tamara; Dwimastadji W, Muhammad; Dewa L, Baru
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.3187

Abstract

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia adalah kunci utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Tantangan kedepan dalam pembangunan SDM ini yaitu bagaimana kita mewujudkan konsep generasi emas. Untuk menuju generasi emas tersebut maka kita harus mempersiapkan sejak dini, salah satunya yaitu menciptakan generasi yang berkualitas melalui program percepatan penurunan angka stunting. Provinsi Jawa Timur termasuk 12 prioritas wilayah dalam program penurunan angka stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data data panel di 11 Kabupaten Jawa Timur dari tahun 2019-2021. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu prevalensi stunting dan variabel bebasnya yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Sanitasi Lingkungan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variabel PDRB, IPM serta sanitasi lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan angka prevalensi stunting.
PENGARUH TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN Widyawati, Retno Febriyastuti; Suma Pratama, Fani; Fransina Diana Talakua, Jeane; Nainggolan, Elisabeth
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 10 No 1 (2025): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v10i1.218

Abstract

Poverty remains a challenge for regional development, including in Batang Regency. This study aims to analyze the influence of the Labor Force Participation Rate (LFPR), the Human Development Index (HDI), and the Gross Regional Domestic Product (GRDP) on the poverty rate in Batang Regency from 2007 to 2024. The research method employed was a quantitative approach, utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The results indicate that the LFPR has a positive but statistically insignificant effect on poverty, suggesting that the availability of productive employment has not fully kept pace with the increase in labor force participation. The HDI has a negative and insignificant effect on poverty, suggesting that improvements in education, health, and livings standard have not been evenly distributed across all levels of society. Meanwhile, the GRDP rate shows a negative and significant effect, indicating that economic growth can significantly contribute to poverty reduction. Keywords: LFPR, IPM, GRDP Rate, Poverty
PENGARUH TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN Widyawati, Retno Febriyastuti; Suma Pratama, Fani; Fransina Diana Talakua, Jeane; Nainggolan, Elisabeth
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 10 No 1 (2025): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v10i1.218

Abstract

Poverty remains a challenge for regional development, including in Batang Regency. This study aims to analyze the influence of the Labor Force Participation Rate (LFPR), the Human Development Index (HDI), and the Gross Regional Domestic Product (GRDP) on the poverty rate in Batang Regency from 2007 to 2024. The research method employed was a quantitative approach, utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The results indicate that the LFPR has a positive but statistically insignificant effect on poverty, suggesting that the availability of productive employment has not fully kept pace with the increase in labor force participation. The HDI has a negative and insignificant effect on poverty, suggesting that improvements in education, health, and livings standard have not been evenly distributed across all levels of society. Meanwhile, the GRDP rate shows a negative and significant effect, indicating that economic growth can significantly contribute to poverty reduction. Keywords: LFPR, IPM, GRDP Rate, Poverty
Inisiasi Fun Sport Tourism Guna Menambah Ragam Kegiatan Kepariwisataan di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Setiawan, Avi Budi; Fafurida; Bowo, Prasetyo Ari; Marpaung, Grace Natalia; Yusfi, Reikha Habibah; Widyawati, Retno Febriyastuti; Kusuma, Putri Patria
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2021

Abstract

Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, terutama melalui keberadaan Rawa Pening dan lanskap perbukitan yang indah. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal karena kegiatan wisata masih didominasi oleh wisata alam pasif sehingga wisatawan cenderung hanya singgah dalam waktu singkat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya lama tinggal wisatawan dan terbatasnya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian masyarakat dengan menginisiasi konsep Fun Sport Tourism sebagai strategi diversifikasi atraksi wisata. Metode pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat melalui tahapan inisiasi, sosialisasi, focus group discussion (FGD), pendampingan penyusunan rencana, pelatihan dan praktek, serta pendampingan implementasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya diversifikasi wisata, terbentuk kesepakatan kegiatan prioritas seperti fun bike, trail run, festival permainan tradisional di Rawa Pening. Selain itu, tersusun rencana jangka pendek dan menengah untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Uji coba kegiatan fun bike juga berhasil menarik wisatawan dari luar daerah serta meningkatkan penjualan produk UMKM lokal. Dengan demikian, inisiasi Fun Sport Tourism terbukti efektif dalam menambah ragam kegiatan wisata, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di Desa Banyubiru. Ke depan, keberhasilan program ini memerlukan kesinambungan pendampingan, penguatan promosi digital, dan kolaborasi lintas pihak agar dapat berkembang menjadi ikon pariwisata berbasis olahraga di Kabupaten Semarang.
Efektivitas Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa di Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora ALFANI, BAYU; Widyawati, Retno Febriyastuti
OECONOMICUS Journal of Economics Vol. 10 No. 1 (2025): (December) edisi 19
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Dana Desa dalam pembangunan Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari lima perangkat desa dan lima warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan dana desa masih terkendala oleh keterlambatan pencairan dana, fluktuasi harga bahan bangunan, serta pengambilan keputusan yang tidak sepenuhnya berbasis data. Meskipun pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan ekonomi telah dilaksanakan, beberapa tidak berjalan optimal dan kurang relevan dengan kebutuhan lokal. Kesimpulannya, pengelolaan Dana Desa di Ngadipurwo belum sepenuhnya efektif, namun memberikan dampak positif dalam pembangunan sosial ekonomi. Perlu peningkatan dalam perencanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan berbasis data.