Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Optimization of Breast Milk Production in Postpartum Mothers: The Effectiveness of Marmet Massage in Enhancing Milk Expression Febriyanti, Hellen; Anggraini, Desi; Putri, Nopi Anggista; Anggriani, Yunita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17415

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) penting bagi kesehatan bayi, dan frekuensi pemberian ASI eksklusif dapat mempengaruhi kualitas hidup generasi mendatang. Jika bayi tidak mendapat ASI pada 3-4 hari pertama, berat badannya akan menurun. Pijat marmet, teknik sederhana dua jari, dapat merangsang produksi ASI dengan aman dan terjangkau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat Marmet terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental dengan desain one-group pre-post design. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan populasi seluruh ibu nifas di RSUD Alimuddin Umar yang berjumlah 20 orang. Sampel sebanyak 20 orang diambil dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini melalui Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi pijat pasar, rata-rata produksi ASI tercatat sebesar 34,50; setelah intervensi, rata-rata produksi meningkat menjadi 88,00. Analisis statistik menunjukkan nilai P sebesar 0,000 yang menunjukkan Pengaruh Pijat Marmet terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas di RS Alimuddin Umar Kabupaten Lampung Barat. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk menerapkan teknik ini dalam praktik kebidanan. Ibu nifas juga dapat melakukan pijat marmet secara rutin terutama pada awal masa menyusui untuk meningkatkan produksi ASI dan membantu kelancaran proses menyusui.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA REMAJA PUTRI DI MTs NU NEGARABATIN KOTAAGUNG BARAT KABUPATEN TANGGAMUS: The Relationship Between Knowledge and Compliance with Iron Supplement Tablet (TTD) Consumption in Adolescent Girls at MTS NU Negarabatin, West Kotaagung, Tanggamus Regency Anggriani, Yunita; Komalasari; Ifayanti, Hikmah; Adawiyah, Rabiatul
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2025): JIKeb | September 2025
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikeb.v11i2.2706

Abstract

The prevalence of anemia according to the World Health Organization (WHO) in 2022, reached 50-65% worldwide, in Indonesia adolescent girls experienced anemia 18% in 2023, Lampung Province showed adolescents experiencing anemia 63% in 2023, in Tanggamus district as much as 8.7% and West Kotaagung District by 4.9% in 2023. One of the causes of anemia is iron deficiency, this can be prevented by giving blood supplement tablets in accordance. The dose given is one tablet every week. The purpose of this study was to determine the correlation between knowledge and adherence to the consumption of blood supplement tablets in adolescent girls at MTs NU Negarabatin West Kotaagung, Tanggamus District. The research method used was quantitative research with a cross-sectional approach. The research was conducted at MTs NU Negarabatin. The population of this study were all adolescent girls totaling 60 people. The sample technique used was total sampling. Data collection using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data analysis was univariate and bivariate using Fisher Exact Test. The results showed that the knowledge of adolescent girls was mostly low, namely 36 adolescent girls (60.0%). Adherence to the consumption of blood supplement tablets in adolescent girls is not compliant, which amounted to 58 adolescent girls (96.7%). The Fisher Exact Test results obtained p-value = 0.156, so it was concluded that there was no correlation between knowledge and compliance with the consumption of blood supplement tablets at MTs NU Negarabatin. It is expected for teachers to provide support and for health workers to further increase socialization and counseling to adolescent girls about anemia and the importance of consuming blood supplement tablets  
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Peningkatan Insiden Persalinan Sectio Caesarea Yunita Anggriani; Ria Putriana M.Pasau; Frety Carolis
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v3i4.598

Abstract

The global and national rates of cesarean section (CS) deliveries continue to show an increasing trend, including in Lampung Province. This study aims to analyze the factors associated with the increased incidence of CS deliveries at Griya Medika Dompet Dhuafa Hospital. An analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all mothers who gave birth during the period of January–June 2025. The sample was determined using the Slovin formula, yielding 240 medical records selected through simple random sampling. The independent variables included maternal age, educational background, obstetric history, and medical indications, while the dependent variable was CS delivery. The study was conducted from July to August 2025. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the Chi-Square test. The results showed that most respondents underwent CS delivery (95%). Maternal characteristics included non-risk age (73.8%), secondary education (38.3%), multiparity (54.2%), and the most common medical indication was fetal indication (55.4%). Bivariate analysis indicated no significant relationship between maternal age (p=0.519), educational background (p=0.509), and obstetric history (p=0.694) with CS delivery. Conversely, there was a significant association between medical indications and CS delivery (p=0.041). It was concluded that the increasing rate of CS deliveries is predominantly influenced by medical indications, particularly fetal indications. Therefore, it is recommended that health workers enhance early detection of pregnancy and childbirth risks and strengthen educational efforts for pregnant women as preventive measures to reduce the incidence of CS
Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Ayam Ras (Gallus Gallus Domesticus) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Postpartum Di PMB Maya Sari Lampung Tengah Fariza Manda Sari; Esti Prajaningrum; Yunita Anggriani; Inggit Primadevi; Hellen Febriyanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6109

Abstract

Salah satu masalah pada masa nifas yang menimbulkan infeksi adalah luka perineum. Luka perineum merupakan luka pada bagian perineum karena adanya robekan pada jalan lahir baik karena ruptur maupun tindakan episiotomi saat melahirkan janin. Dampak dari keterlambatan penyembuhan luka perineum terjadinya infeksi pada angka kematian ibu, kondisi perineum yang terkena lochea dan lembab akan sangat menunjang perkembangan bakteri yang menyebabkan timbulnya infeksi pada perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian putih telur rebus ayam ras (Gallus Gallus Domesticus )terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Quasy eksperiment dan pendekatan Two group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang ada PMB Mayasari pada bulan Juni-Agustus 2024 dengan jumlah sampel ada 30 orang terbagi dalam dua kelompok yaitu 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol dengan tehnik pengambilan acidental sampling. Analisa bivariat menggunakan uji mann-whitney. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value 0,000< 0,05 maka Ha diterima artinya ada Ada pengaruh pemberian putih telur rebus ayam ras (Gallus Gallus Domesticus) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di PMB Maya Sari Lampung Tengah. Diharapkan pemberian putih telur rebus ayam ras dapat dijadikan sebagai terapi komplementer untuk mempercepat penyembuhan luka perineum pada Ibu postpartum.
Korelasi Pengetahuan, Status Ekonomi, Paritas, dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Pedada Pesawaran Tahun 2025 Nabela Dwi Damayanti; Nila Qurniasih; Yetty Dw Fara; Yunita Anggriani
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i2.6402

Abstract

Background Anemia in pregnant women has the potential to endanger both mother and child, the prevalence of anemia in Lampung Province increased to 9.10% in 2020. Causes of anemia include non-compliance during pregnancy with iron supplementation tablets, low knowledge, and other factors. The purpose of this study was to determine the correlation between knowledge, economic status, parity, and compliance with iron tablet consumption with the incidence of anemia. Method: This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The study population was pregnant women with a sample of 68 respondents using a total sampling technique. The study was conducted in the Pedada Pesawaran Community Health Center working area from October 29, 2025, to December 2, 2025. Data collection used a questionnaire and the chi-square test. Results: Based on the results of the study, it was found that 35 (51.5%) had anemia, while 33 (48.5%) did not experience anemia. Knowledge was lacking in 31 (45.6%), knowledge was sufficient in 20 (29.4%), and knowledge was good in 17 (25%). Low economic status was low in 37 (54.4%), and high economic status was high in 31 (45.6%). Parity was at risk in 41 (60.3%), and parity was not at risk in 27 (39.7%). Further analysis showed a relationship between knowledge (p-value = 0.031), economic status (p-value = 0.001), parity (p-value = 0.015), and adherence to iron tablet consumption (p-value = 0.000) with the incidence of anemia in pregnant women. Therefore, it is recommended that pregnant women increase their adherence to regularly consuming iron tablets as a measure to prevent anemia from an early age.  
Pemberian Edukasi "LILA" (Langkah Ibu, Lindungi Anak) dengan Rencana KB Pasca Salin untuk Kesehatan Ibu dan Bayi di Puskesmas Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat: Penelitian Yunita Anggriani; Yetty Dwi Fara; Nur Alfi Fauziah; Desi Anggraini; Fitriyanti; Nurul Zakiyyah; Sutini; Wiwit Yuliana; Zahra Syifa Amanda; Refi Yuniar; Nurhasanah; Riana Mustika Ahyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5492

Abstract

Keluarga Berencana (KB) pasca salin merupakan intervensi penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mencegah kehamilan dengan jarak terlalu dekat setelah persalinan. Namun, secara global sekitar 40% perempuan pasca persalinan di negara berkembang masih memiliki kebutuhan KB yang belum terpenuhi. Di Indonesia, cakupan KB pasca salin pada tahun 2021 baru mencapai 40,4%, yang salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu nifas. Hasil pra-survei di wilayah kerja Puskesmas Sekincau menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas belum menggunakan KB pasca salin secara optimal dan belum pernah mendapatkan edukasi KB pasca salin secara terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas serta ibu yang memiliki bayi dan balita mengenai KB pasca salin melalui Edukasi “LILA” (Langkah Ibu, Lindungi Anak). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2025 di Posyandu Melati 1, Desa Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Metode kegiatan meliputi pretest, penyampaian materi edukasi, diskusi dan tanya jawab, serta posttest. Materi edukasi mencakup konsep dasar KB, tujuan dan manfaat KB bagi kesehatan ibu dan bayi, konsep KB pasca salin, waktu pemberian KB pasca persalinan, serta jenis metode kontrasepsi yang aman dan efektif pada masa nifas dan menyusui. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 46,40 pada pretest menjadi 86,40 pada posttest (p-value = 0,000). Edukasi “LILA” terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai KB pasca salin dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan Posyandu sebagai upaya meningkatkan partisipasi ibu dalam penggunaan KB pasca persalinan.
The Factors Influencing Husband’s Support for Exclusive Breastfeeding at Suoh Medical Center Clinic Yunita Anggriani; Pipin Supinah
Indonesian Journal of Health Research and Development Vol. 1 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Health Research and Development
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijhrd.v1i2.101

Abstract

Breastfeeding is crucial for newborns, particularly throughout their early years of life. Accordingly, throughout the first six months of life, newborns should only be breastfed and not given any other foods or beverages. Government Regulation of the Republic of Indonesia Number: 33 of 2012 details the national policy that the government has also implemented on the exclusive breastfeeding program. According to Article 6, a mother who gives birth is required to nurse her child exclusively. Mothers' success in delivering exclusive breastfeeding cannot be separated from family support, especially husbands who always give encouragement and care. The purpose of this study was to identify the variables that will affect husband support for exclusive breastfeeding in 2023 at the Suoh Medical Center Clinic. Analytical survey research using a cross-sectional methodology was the methodology employed. This study included husbands with infants between the ages of six and twelve months. The number of respondents in this study's sample was thirty. Saturated sampling, or chi-square bivariate analysis, was the sample method employed. The chi-square test results revealed that knowledge had a ρ value of 0.000 <0.05, socio-culture had a ρ value of 0.002 <0.05, and education level had a significant value of 0.001 <0.05. The conclusion was that there was a correlation between education, knowledge, and socio-culture with exclusive breastfeeding. Suggestions for health workers in providing knowledge about exclusive breastfeeding need to involve husbands, who are the primary motivators of mothers in breastfeeding babies.
Analisis Faktor Penghambat Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu dengan Bayi Usia 6-36 Bulan di Puskesmas Fajar Mulia Yunita Anggriani; Mutiara Ayu Muthiatulsalimahl; Nata Sri Utami
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.445

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai hambatan. Faktor kegagalan pemberian ASI eksklusif seperti kurangnya pengetahuan, dukungan suami, sosial budaya, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui analisis faktor penghambat pemberian ASI eksklusif pada ibu dengan bayi usia 6-36 bulan di Puskesmas Fajar Mulia.  Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-36 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, Analisis yang menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan pengetahuan (p-value = 0.000), dukungan suami (p-value = 0.000), sosial budaya (p-value = 0.003) dengan hambatan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi usia 6-36 bulan. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan hambatan pemberian ASI eksklusif (p = 0,221). Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan program ASI Ekslusif seperti penyuluhan dan sosialisasi tentang hambatan pemberian ASI Ekslusif.
Pengaruh Edukasi Dan Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 2–3 Tahun Di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Tahun 2025 Terresia Novita Dewi; Deta Juliani; Hikmah Ifayanti; Yetty Dwi Fara; Yunita Anggriani
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.452

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang perlu distimulasi sejak dini. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat dapat menyebabkan perkembangan motorik halus anak tidak optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan pelatihan stimulasi terhadap perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment pretest-posttest with control group design. Populasi sekaligus sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 2–3 tahun dan dipilih dengan total sampling, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan motorik halus. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U. Rata-rata skor kelompok intervensi meningkat dari 52,67 menjadi 90,00, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 42,00 menjadi 59,33. Uji Wilcoxon menghasilkan p=0,001 pada kedua kelompok dan uji Mann-Whitney U menghasilkan p=0,001 dengan mean rank kelompok intervensi 20,60 dan kelompok kontrol 10,40. Dengan demikian, edukasi dan pelatihan stimulasi memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun. Intervensi edukasi yang disertai praktik stimulasi perlu dilakukan secara teratur melalui kegiatan posyandu dan pendampingan orang tua.
Co-Authors Agustini Agustini, Agustini Almufaridin, Anissa Syafitri Andri Kariny, Elsy Juni Andriani, Norsya Vitri Apriantini, Eva Arselly, Sabrina Windy Asri Meiwulantari Azzah, Junis Afif Ulayya Beniqna Maharani Beniqna Maharani Besmaya Betaria Dewanti C. Hardiyanti Rukmana Dea Fitria Sela Debby Sandela Desi Anggraini Desi Anggraini Deta Juliani Dewi Fatmawati Dewi, Adinda Puspa Dewi, Terresia Novita Dian Puspita Sari Elsy Juni Andri Karini erna wati Esti Prajaningrum Esti Prajaningrum Fara, Yetty Dwi Fariza Manda Sari Fariza Manda Sari Fauziah, Nur Alfi Fisca Pratiwi Fitriana Fitriana Fitriyanti Frety Carolis Ghina Hamidah Hanun Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Hikmah Ifayanti Hoerunnisa, Hoerunnisa Iis Tri Utami Ishaeni, Iyas Juliani, Deta Juwita Desri Ayu Kesumayusa, Khoirunnisa Kholia Trisyani Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Kurniati, Nurul Lia Puspita Lilis Ariani Lismasari, Devi Mareza Yolanda Umar Maryati Maryati Maulia Isnaini Mayang Widiyanti Meri Handayani, Meri Meriyani Assri Meta Andriyani Muarni, Deti Muhimah, Muhimah Mutiara Ayu Muthiatulsalimahl Nabela Dwi Damayanti Nata Sri Utami Nopi Anggista Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nur Alfi Fauziah Nurhasanah Nurjanah Nurul Badriyah Nurul Mahmudah, Nurul Nurul Zakiyyah Okta Mawarni Orika Crisna Pipin Supinah Primadevi, Inggit Psiari Kusuma Wardani Putri, Cindyana Sabila Putriani, Olif Delfia Qurniasih, Nila Rabiatul Adawiyah Rahma Dewi Setianingsih Rahmawati, Nira Refi Yuniar Ria Putriana M.Pasau Riana Mustika Ahyan Rika Agustina Rika Agustina, Rika Riki Lutfhi Utari Rini Wahyuni riona, riona sanjaya Riyadi, Selianita Rahma Rodliyah Ali Anjani Rossy, Putri Amalia Sari, Eva Yulita Sari, Feti Yulia Sari, Juvita Sari, Wanda Fatika SEPTI WULANDARI Septika Yani Veronica Siska Wulandari, Siska Siskarina, Aulia Siti Nurfaizah Siti Rohani Siti Wasirah Sri Rahayu SRI RAHAYU Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suryanti, Firma Dwi Sutini Syarah, Swari Terresia Novita Dewi Umar, Mareza Utami, Iis Tri Wiwit Yuliana Wulan dari Yana, Putri Sheilla Septi Erda Yeti Yulistyawati Yetty Dw Fara Yetty Dwi Fara Yona Desni Sagita, Yona Desni Yuli Handayani yuliarti yayu Yulinda Hervilia Yuni Sulistyawati Yuyun, Yuyun Zahra Syifa Amanda Zonalentera, Inda