Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA KELOMPOK TERNAK PATRA SUTERA Saputro, Danang Dwi; Wijaya, Burhan Rubai; Wijayanti, Yuni
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10124

Abstract

Kelompok ternak Patra Sutera di Desa Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora yang berdiri pada tahun 2013 telah mempunyai sapi 8 ekor yang berada di kandang komunal yang dikelola oleh 6 anggota kelompok. Dalam satu hari setiap ekor sapi dapat menghasilkan limbah padat sebanyak 20-30 kg dan limbah cair sebanyak 100-150 liter yang selama ini belum dikelola dengan baik. Limbah dari kegiatan ternak belum terolah dengan baik dan dibuang ke lingkungan sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat sekitar kandang. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan atau pendampingan bagaimanakah teknik pembuatan pupuk organic dan reaktor biogas sederhana, mengoperasikan, serta memanfaatkan gas yang dihasilkan. Dalam kegiatan ini akan diberikan pelatihan keterampilan bagaimana cara mengolah limbah ternah untuk dijadikan pupuk dan pestisida organik,serta pengelolaan biodigester. Dari kegiatan ini Anggota kelompok ternak Patra Sutera mendapat pengetahuan dan mengolah limbah kotoran ternak (padat dan cair) yang keliar dari biodigester menjadi pupuk yang lebih bermanfaat.
KUALITAS AIR PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG YANG TERVERIFIKASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GROGOL, KABUPATEN SUKOHARJO Naufal Maulana Wijaya; Yuni Wijayanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 4 (2022): JULI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v10i4.33716

Abstract

A preliminary study of 10 DAMIUs showed that there were 3 DAMIUs that did not meet the requirements for coliform in the working area of the Grogol Health Center, Sukoharjo Regency. Meanwhile, Grogol District has the highest number of DAMIUs in Sukoharjo Regency, namely 50 DAMIUs consisting of 30 unverified and 20 verified, verified, which has received routine supervision by the Grogol Health Center. Based on 2019 data, diarrhea cases were ranked first in infectious diseases with 4,686 cases. This type of research is quantitative descriptive using a case control. The samples needed in this study were 15 samples as cases and 15 as controls, so that what was needed was 30 DAMIU. DAMIUs were selected randomly, the case group was the unverified DAMIU and the control group was the verified DAMIU. The instruments used in this study were questionnaire sheets and observation sheets.statistical test chi square. The results showed that there was a relationship between the sanitation of the DAM place (p=0.006), the hygiene of the DAM handlers (p=0.001), and supervision with the quality of DAMIU drinking water in the working area of the Grogol Health Center, Sukoharjo Regency. And there is no relationship between the sanitation of DAM equipment (p=0.709) and raw water sources (p=0.063) with the quality of DAMIU drinking water in the working area of the Grogol Health Center, Sukoharjo Regency. The suggestion of this research is to improve the quality of DAMIU drinking water, as well as routine guidance and supervision by health agencies on DAMIU on a regular basis to improve the quality hygiene and sanitation. 
PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN COVID-19 YANG MENJALANI ISOLASI MANDIRI TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN LIMBAH Havivi Dwi Anggraeni; Yuni Wijayanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 4 (2022): JULI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v10i4.33724

Abstract

Based on the data up to September 2021, Covid-19 patients who run in isolation in Garung District increased untill 81 people. The handling of the Covid-19 patient who are self-isolating risk to transmit Covid-19 through waste management. The purpose of this study is to find out how the picture and relationship of the level of knowledge and attitude of Covid-19 patients in self-isolation to infectious solid waste management behavior in Garung District in 2021.The study used a Cross Sectional design. The population in this study is all self-isolation patients in Garung District which amounted to 81 people with a sample of 42 people. The instrument used is a questionnaire sheet. Data analysis uses univariate analysis and bivariate analysis with SPSS applications. The results of the univariate analysis showed that the level of knowledge Covid-19 patients who are self-isolating in Garung District was in the good category (57.1%), and the attitude had in the category was quite good (61.9%). Infectious solid waste management behavior when self-isolation in the category is quite good (59.6%). The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge level (p =0.000) and attitude (p=0.032) with infectious solid waste management behavior in Covid-19 patients who are self-isolation in Garung District in 2021.
Air Quality Study in Mijen District, Semarang City in 2022 Ristiyani Cahyaningrum; Yuni Wijayanti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 20, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v20i2.428-438

Abstract

The higher the air pollution in an area, the more it can have a negative impact on human health status if inhaled continuously, especially in the respiratory system. This study used secondary data obtained from the Environment and Forestry Service. The data was analyzed using a descriptive method by comparing data collected in the field with ambient air quality standards based on Government Regulation Number 22 of 2021 concerning the Implementation of Environmental Protection and Management to determine air quality conditions in Mijen District, Semarang City. The impact resulting from air pollution can interfere with the health of living things and damage the ecosystem environment. Human health will be disrupted due to polluted air, which can lead to diseases such as ARI, heart disease, and even lung cancer, which is very dangerous. For this reason, it is necessary to conduct research on air quality to prevent air pollution that exceeds ambient air quality standards, which can cause health problems for the community in Mijen District. Based on research on the analysis of air quality parameter measurement results in Mijen District, Semarang City, it can be concluded that all air quality parameters do not exceed quality standards.
Tantangan Transformasi Digital pada Masa Pandemi Covid – 19 Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Hari Rudijanto Indro Wardono; R. Susanti; Yuni Wijayanti; Widya Hary Cahyati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid – 19 mengharuskan mahasiswa melakukan pembelajaran daring (dalam jaringan) dan menjalani transformasi digital. Transformasi digital ini adalah awal dari penciptaan cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menggantikan proses lama dalam melakukan sesuatu. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. E-learning atau pembelajaran online merupakan salah satu ciri dari transformasi digital di dunia pendidikan saat ini. Adanya sistem pembelajaran daring juga harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, artikel ini ditulis dengan tujuan mengetahui tantangan transformasi digital pada masa pandemic covid – 19 yang dilalui oleh pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh dari studi pustaka dengan sumber – sumber yang valid. Transformasi digital di dunia pendidikan memiliki berbagai manfaat juga terdapat tantangan. Tantangan yang ada pada pembelajaran daring di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang yaitu kurangnya SDM yang memadai, akses internet, dan psikologis mahasiswa. Melalui tantangan transformasi digital ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap dunia pendidikan khususnya para tenaga pendidik agar dapat memberikan pembelajaran dengan maksimal di tengah pesatnya arus perkembangan teknologi. Selain itu juga dapat membantu dalam menciptakan sebuah inovasi baru yang dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang lebih menarik.
Analysis of the Relationship between Physical Environmental Factors Air Temperature and Humidity with Airborne Germ Rates in Public Elementary Schools in the Territory Work Health Center Sumbang I, Banyumas Regency Hari Rudijanto Indro Wardono; R. Susanti; Yuni Wijayanti; Widya Hary Cahyati
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

State elementary schools play a vital role in shaping the educational environment for young children. Air quality is influenced by various physical factors, including air temperature, humidity, which can affect the presence of airborne microorganisms. This research investigates the environmental factors, including air temperature, humidity, and airborne microorganism levels, and their potential impact on indoor air quality in public elementary schools within the working area of Puskesmas Sumbang I, Banyumas Regency. The research method used is an analytical observational study with a cross-sectional design. Sampling was conducted over a specific period to obtain a representative overview. Simple linear regression statistical analysis was used to identify the relationship between environmental factors and airborne microorganism levels. Sampling was conducted over a specific period to obtain a representative overview. The results of the analysis showed a significant relationship between air temperature and humidity with the number of airborne microorganisms in elementary schools. High air temperature and low humidity tends to be associated with an increase in airborne microorganisms. This emphasizes the importance of maintaining optimal air temperature and appropriate humidity levels in the school environment. The implications of this research highlight the need for prevention and control efforts related to physical environmental factors, such as ensuring proper air temperature regulation and humidity control, to improve air quality in elementary schools. Control measures may include the use of air conditioning systems and effective ventilation management. By maintaining good air quality, it is expected that student health and overall academic performance can be enhanced.
Identifying Factors Influencing Sanitation Condition in Homes within Jatisari Urban Village, Semarang City Lutfyana Herawati; Yuni Wijayanti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i1.290-299

Abstract

The condition of the sanitation environment within households is a crucial aspect of community health, ensuring the adoption of behaviors conducive to cleanliness and well-being. Inadequate sanitation conditions within homes pose risks and facilitate the transmission of various diseases. This research aims to explore factors associated with household sanitation conditions, including knowledge, attitudes, income, and education. The study employs an observational analytics approach, utilizing a cross-sectional design. The sample comprises 95 respondents, with research instruments including questionnaires and observational sheets. Data analysis involves both univariate and bivariate analyses, utilizing chi-square tests. Univariate analysis reveals that 42 respondents (44.2%) possess good knowledge, 48 (50.5%) exhibit positive attitudes, 54 (56.8%) have higher education levels, and 53 (55.8%) earn less than Rp. 3,060,000. Moreover, 80 respondents (84.2%) have adequate sanitation conditions at home. Bivariate analysis demonstrates significant relationships between knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.022), income (p = 0.019), education (p = 0.018), and household sanitation conditions. The findings suggest that enhancing awareness and promoting hygiene practices among the residents of Jatisari Village, Semarang City, can mitigate disease transmission and improve overall community health.
Hubungan Pengelolaan Sampah dengan Tingkat Kepadatan Lalat di TPS Kabupaten Klaten Mahmudah, Amira Isnaini; Wijayanti, Yuni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.66560

Abstract

Permasalahan sampah yang tidak tertangani akan mempengaruhi kesehatan masyarakat karena sampah merupakan media transmisi penularan penyakit. Sampah dapat menjadi tempat berkembangbiak vektor salah satunya lalat. Keberadaan lalat di suatu tempat merupakan salah satu indikasi kurang baiknya kebersihan tempat tersebut. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di 10 TPS Kabupaten Klaten, seluruhnya memiliki tingkat kepadatan lalat > 2 atau tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan sampah dengan tingkat kepadatan lalat di TPS Kabupaten Klaten. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 TPS. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil menunjukkan Adanya hubungan tingkat kepadatan lalat di TPS Kabupaten Klaten dengan variabel pemilahan sampah (P-Value), peran serta masyarakat (P-Value) dan sarana prasarana (P-Value). Variabel yang tidak ada hubungan adalah pengumpulan, pengangkutan, pembiayaan, peran lembaga,peraturan dan hukum
Hubungan Pengetahuan, Sosial Ekonomi dan Ketersediaan Jamban Keluarga dengan Kebiasaan BABS di Sungai Batang Sikabau Friska, Anastasya Meliza; Wijayanti, Yuni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.69185

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih ditemukan masyarakat dengan perilaku BABS, dengan jumlah kasus 7.462.063 KK (18,93%), di Nagari/kelurahan Ujung Gading kasus BABS sebanyak 1.349 KK (14,59%) serta di Jorong/Desa Pasar Lama sebanyak 1.113 KK (20,03%) masih melakukan praktik BABS di sepanjang aliran sungai Batang Sikabau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional dan dilakukan pada bulan Februari-Maret 2023 di Jorong Pasar Lama yang dilewati oleh aliran sungai Batang Sikabau. Total sampel pada penelitian ini sebanyak 90 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pendidikan dengan p value 0,023, tingkat pendapatan dengan p value 0,002 dan ketersediaan jamban keluarga dengan p value 0,000 berhubungan dengan kebiasaan BABS di sepanjang aliran Sungai Batang Sikabau. Sedangkan tingkat pengetahuan dengan p value 0,835 tidak ada hubungan dengan kebiasaan BABS di sepanjang alirang Sungai Batang Sikabau. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan ketersediaan jamban keluarga, namun tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kebiasaan BABS di sepanjang aliran Sungai Batang Sikabau tahun 2023.
Pratik Personal Hygiene pada Penjamah Makanan Pedagang Kaki Lima Lestari, Hesti Tri; Wijayanti, Yuni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.70545

Abstract

Pernyakit bawaan makanan menjadi masalah kesehatan di Indonesia karena personal hygiene yang buruk. Sehingga penjamah makanan harus memenuhi persyaratan dalam melakukan kegiatan pelayanan penanganan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap, dan sarana cuci tangan dengan praktik personal hygiene pada penjamah makanan pedagang kaki lima. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan rancangan cross sectional. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner dan lembar observasi. Sampel penelitian berjumlah 72 orang dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p=0,951), jenis kelamin (p=0,021), tingkat pendidikan (p=0,108), tingkat pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,285), dan sarana cuci tangan (p=0,704). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin dan tingkat pengetahuan dengan praktik personal hygiene pada penjamah makanan pedagang kaki lima, sedangkan umur, tingkat pendidikan, sikap, dan sarana cuci tangan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan praktik personal hygiene pada penjamah makanan pedagang kaki lima.
Co-Authors Adi Heru Sutomo Amelia, Shinta Ari Yuniastuti Arifah, Ahsana Sayidatil Arifin, Muhammad Hakam Arifin, Muhammad Hakam Ariyanto, Andhika Arum Siwiendrayanti Asih Kuswardinah Bambang Budi Raharjo Basuki, Yunita Rohmawati Budi Laksono Cahyati, Widya Hari Deviyani, Deviyani Dewi S, Maria Magdalena Dewi, Agita Kusuma Dyah Rini Indriyanti Edison, Feramida Yuliya Eram Tunggul Pawenang Eunike Raffy Rustiana Fadhilah, Rizky Zidni Fahrurrozi, M. Fazriyah, La’elatul Fitriana, Astri Fitriana, Nana Fitriani, Lisna Annisa Friska, Anastasya Meliza Hadinata, Kwik Vida Arianti Hapsari, Erlinda Ratih Wulan Hari Rudijanto Indro Wardono Hari Rudijanto Indro Wardono Hastari, Melinda Pebriyana Hasty Widyastari, Hasty Haswari, Galuh Tri Havivi Dwi Anggraeni Hayani, Nur I Made Sudana Ida Nilawati Indah Septiani Indwiani Astuti Irwan Irwan Ismatul Khasanah Ismiati, Ayu Tri Kasmini Handayani, Oktavia Woro Kharismawati Nur Istiqlal, Dyah Ayu Kusuma, Windy Widyanti Kusumaningtyas, Diyan Argani Lestari, Hesti Tri Lestari, Pipit Indra Lukman Fauzi Lusi, Lusi Aprilia Lutfyana Herawati M. Burhan Rubai Wijaya Made Sudana, I Mahalul Azam Mahmudah, Amira Isnaini Martien Herna Susanti Meilana, Hafiidh Ardi Munthari, Rezqy Laili Nadila Lupita Puteri Naufal Maulana Wijaya Nisa, Alfiana Ainun Novtasari, Diah Indriyani Novtasari, Diah Indriyani NURUL HIDAYAH Oktia Woro Kasmini Handayani Pangesti, Devy Ega Preztiana, Arnies Mega Prihatiningsih, Erika Prihatiningsih, Erika R. Susanti R. Susanti Rahmawati, Meuthia Ratna Rahayu, Sri Ristiyani Cahyaningrum Rizki Herwianti, Chyntia Olyvia Rizkiyah, Annisa Rohmawati, Nur Rohmawati, Nur Rr. Sri Ratna Rahayu Rudatin Windraswara Siswanti Siswanti Soesanto Soesanto Sofiyani, Tri Sri Maharsi Suryana, Erni Suryaningsih, Nita Susilowati, Anik Sutama Tandiyo Rahayu Utomo, Ervansyah Wahyu Wahyu Nurcahyani, Pangesty Tisna Wardono, Hari Rudijanto Indro Widya Asmara Widya Hary Cahyati Widya Rahmawati, Arika Wijayantiningrum, Tutuk Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Woro Kasmini, Oktia Wulandari, Endah Sri Yuliana, Ina Yuliniar, Ulvarine Yuslikhah, Aronida Mutia