Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kondisi Sanitasi Rumah dan Praktik Saniter dengan Kejadian Diare Hidayah, Nurul; Wijayanti, Yuni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.71363

Abstract

Background: Poor sanitation and floods can increase the potential for diarrhea. The incidence of diarrhea in Semarang City has increased by 10,723 cases in 2022, to 32,488 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between house sanitation conditions and sanitary practices with the incidence of diarrhea in flood-prone settlements. Method: this type of research is descriptive analytic using a cross sectional approach with simple random sampling technique at 92 houses/respondents. The instruments used were observation sheets and questionnaires. Data analysis used chi square test. Results: There is a relationship between the sanitation conditions of the walls of the house (p=0.006), wastewater sewerage (p=0.014), and solid waste disposal (p=0.001), as well as household waste protection (p=0.001) and washing hand with soap (p=0.014) with the incidence of diarrhea, while the sanitary condition of the floor of the house (p=0.122) not related to the occurrence of diarrhea.
Studi Komparasi Kondisi dan Tata Laksana Fasilitas Sanitasi Sekolah Dasar Perkotaan dan Pedesaan Munthari, Rezqy Laili; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45052

Abstract

Latar Belakang: Data dinas Kesehatan Kota Semarang menunjukkan bahwa kejadian diare pada anak sekolah daerah perkotaan dan pedesaan menunjukkan adanya perbedaan. Kejadian diare pada anak sekolah daerah perkotaan selama tahun 2016-2018 menunjukkan kecenderungan penurunan. Sebaliknya di daerah pedesaan menunjukkan kecenderungan peningkatan. Situasi ini dipengaruhi salah satunya oleh sanitasi lingkungan sekolah. Oleh karena itu perlu dikaji perbandingan kondisi dan tata laksana fasilitas sanitasi sekolah dasar antara daerah pedesaan dan perkotaan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan studi komparatif dengan subjek penelitian adalah sekolah dasar di kecamatan semarang tengah dan gunungpati dan sampel penelitian berjumlah 33 sekolah di masing-masing kecamatan. Hasil: Kecamatan Semarang Tengah dan Gunungpati terdapat perbedaan kondisi fasilitas toilet (64% dan 48%), saluran pembuangan air limbah (52% dan 33%), dan tata laksana toilet (57% dan 48%). Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan kondisi air bersih, sarana pembuangan sampah, tata laksana saluran pembuangan air limbah, dan sarana pembuangan sampah kecamatan semarang tengah dan kecamatan gunungpati. Terdapat perbedaan kondisi fasilitas toilet, saluran pembuangan air limbah, dan tata laksana toilet di sekolah dasar kecamatan semarang tengah dan gunungpati.
Analisis Kesehatan Lingkungan Sekolah Dasar Pada Wilayah Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang Tahun 2020 Wahyu Nurcahyani, Pangesty Tisna; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.45252

Abstract

Latar Belakang: Keadaan lingkungan sekolah sangat mempengaruhi kesehatan seluruh warga sekolah terutama siswa-siswi. Kesehatan lingkungan sekolah dasar pada wilayah Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang belum pernah diperiksa sehingga kualitas lingkungan di sekolah dasar tidak diketahui. Metode: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesehatan lingkungan sekolah dasar pada wilayah Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di seluruh sekolah dasar pada wilayah Kecamatan Bancak yaitu sebanyak 12 sekolah dasar berstatus negeri. Instrumen penelitian yaitu checklist. Teknik pengambilan data yaitu observasi, pengukuran di sekolah dasar dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang bertujuan untuk mendeskripsikan tiap variabel penelitian. Hasil: Hasil dan dari penelitian ini menunjukan bahwa lokasi sekolah 41,7 % tidak memenuhi syarat, variabel konstruksi bangunan, ruang bangunan, pencahayaan, ventilasi, fasilitas sanitasi sekolah, dan keberadaan jentik nyamuk seluruhnya tidak memenuhi syarat(100%), kebisingan sekolah 50% tidak memenuhi syarat, sarana olah raga dan sarana ibadah 58,3% tidak memenuhi syarat, halaman sekolah 75% tidak memenuhi syarat, dan kualitas udara seluruhnya memenuhi syarat. Kesimpulan: Sebagian besar sekolah dasar di Kecamatan Bancak tidak memenuhi syarat kesehatan lingkungan
Kondisi Kamar Hunian, Sanitasi Dasar, dan Keluhan Kesehatan di Asrama Mahasiswa Ismiati, Ayu Tri; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45384

Abstract

ABSTRACT Background: The dormitory is a residence for students who have a high potential for health and environmental problems, one of which is the student dormitory of Universitas Negeri Semarang. Based on the results of the preliminary study, the physical condition of the living room and basic sanitation in the dormitory was in poor condition accompanied by health complaints experienced by students. The purpose of this study was to describe the condition of the residential room, basic sanitation, and health complaints in the UNNES student dormitory in 2020. Methods: This type of research used a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach with the research subjects being male and female student dormitories at Universitas Negeri Semarang. The variables in the study include ceiling conditions, wall conditions, floor conditions, room temperature, humidity, lighting intensity, ventilation conditions, occupancy room density, clean water supply, garbage disposal, feces disposal, wastewater disposal, and health complaints. Sampling using a proportional random sampling technique. Data were analyzed using univariate analysis. Results: The results showed that the room conditions met the criteria, namely 95.1% ceiling, 100% walls, 96.7% floor, 52.8% temperature, 74.8% humidity, 91.9% lighting intensity, and 100% ventilation. Basic sanitation that meets the criteria is only the provision of clean water. While the variable of health complaints, there were 95.2% of people experiencing complaints on the skin, 78.4% experiencing complaints on breathing, and 37.3% experiencing complaints on digestion. Conclusion: The conclusion of this study is a description of the condition of the living room, basic sanitation, and health complaints in the student dormitories of Universitas Negeri Semarang. There are still variables that do not meet the criteria when compared with health regulations. ABSTRAK Latar Belakang: Asrama merupakan tempat tinggal bagi mahasiswa yang berpotensi tinggi mengalami masalah kesehatan dan lingkungan, salah satunya adalah asrama mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, kondisi fisik kamar hunian dan sanitasi dasar di asrama dalam keadaan kurang baik disertai adanya keluhan kesehatan yang dialami mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kondisi kamar hunian, sanitasi dasar, dan keluhan kesehatan di asrama mahasiswa UNNES tahun 2020. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan subjek penelitian adalah asrama mahasiswa putra dan putri Universitas Negeri Semarang. Variabel dalam penelitian meliputi kondisi langit-langit, kondisi dinding, kondisi lantai, suhu kamar hunian, kelembaban kamar hunian, internsitas pencahayaan, kondisi ventilasi, kepadatan kamar hunian, penyediaan air bersih, pembuangan sampah, pembuangan tinja, pembuangan air limbah, dan keluhan kesehatan. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kondisi kamar hunian yang memenuhi kriteria yaitu langit-langit 95,1%, dinding 100%, lantai 96,7%, suhu 52,8%, kelembaban 74,8%, intensitas pencahayaan 91,9%, dan ventilasi 100%. Sanitasi dasar yang memenuhi kriteria hanya penyediaan air bersih. Sedangkan variabel keluhan kesehatan terdapat 95,2% orang mengalami keluhan pada kulit, 78,4% mengalami keluhan pada pernapasan, dan 37,3% mengalami keluhan pada pencernaan. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah gambaran kondisi kamar hunian, sanitasi dasar, dan keluhan kesehatan di asrama mahasiswa Universitas Negeri Semarang masih terdapat variabel yang tidak memenuhi kriteria jika dibandingkan dengani peraturan kesehatan.
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Siswa Sekolah Dasar Dewi, Agita Kusuma; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 2 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i2.47261

Abstract

Latar Belakang: Word Health Organization (WHO) mengumumkan bahwa dunia dalam keadaan darurat global akibat mewabahnya COVID-19 sejak Januari 2020. Virus corona dapat menular kepada semua orang termasuk bayi, anak-anak. Bulan Juli 2020 Kabupaten Demak masuk dalam zona merah COVID-19. Jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi di Kabupaten Demak pertanggal 15 Juli 2020 berjumlah 679 kasus dan 116 meninggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Gajah. Metode: Jenis penelitian ini observasinal analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dengan subjek penelitian siswa kelas lima Sekolah Dasar Kecamatan Gajah. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan PHBS, tingkat sikap PHBS, tingkat pengetahuan Protokol Kesehatan COVID-19, tingkat sikap Protokol Kesehatan COVID-19, dan fasilitas sanitasi lingkungan sekolah. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindakan pencegahan penularan COVID-19. Teknik pengambilan sampel menerapkan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil: terdapat hubungan tingkat pengetahuan PHBS p value 0,005, Tingkat sikap PHBS p value 0,044, Tingkat Pengetahuan Protokol Kesehatan COVID-19 p value 0,001, tingkat sikap Protokol Kesehatan COVID-19 p value 0,019 dengan tindakan pencegahan penularan COVID-19. Variabel fasilitas sanitasi lingkungan tidak berhubungan dengan tindakan pencegahan penularan COVID-19 di sekolah. Kesimpulan: kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan PHBS, tingkat sikap PHBS, tingkat pengetahuan Protokol Kesehatan COVID-19,dan tingkat sikap Protokol Kesehatan COVID-19 dengan tindakan pencegahan penularan COVID-19. Dan Variabel fasilitas sanitasi lingkungan tidak berhubungan dengan tindakan pencegahan penularan COVID-19.
Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Protokol Kesehatan Masyarakat terdampak Covid-19 Cluster Keluarga Deviyani, Deviyani; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.54253

Abstract

Latar Belakang: Sejak awal pandemi hingga 27 Juli 2021 total kasus Covid-19 di Kelurahan Jatisari mencapai 514 kasus. Dari 514 kasus, telah terjadi 54 kasus cluster keluarga yang merupakan risiko infeksi Covid-19 tinggi karena kontak yang dekat dan sering. Faktor yang mempengaruhi kejadian Covid-19 cluster keluarga antara lain faktor lingkungan fisik rumah dan faktor perilaku protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara lingkungan fisik rumah dan perilaku protokol kesehatan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan desain case control. Penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 28 kasus dan 28 kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu data info Covid-19 Puskesmas Mijen, lembar observasi, kuesioner, roll meter, dan luxmeter. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS versi 22.0. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga dalam penelitian ini yaitu variabel luas ventilasi rumah (p value= 0,032), kepadatan hunian (p value= 0,030), dan pencahayaan rumah (p value= 0,032), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga yaitu perilaku protokol kesehatan (p value =0,593). Kesimpulan: Perlu adanya upaya peningkatan kegiatan penyuluhan dan penyebaran media informasi tentang penularan Covid-19 cluster keluarga
Determinan Sosial, Ketahanan Pangan, Praktik Hygiene, dan Kondisi Rumah Pasien TB Paru BTA (+) sebagai Faktor Risiko Penularan TB Riwayat Kontak Serumah Sofiyani, Tri; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.54916

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data per Desember 2020, terdapat 34,47% dari total 376 kasus TB Paru BTA (+) dan terdapat 206 kasus baru BTA (+) dengan riwayat kontak serumah. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan sosial, ketahanan pangan, praktik hygiene, dan kondisi rumah pasien sebagai faktor risiko kejadian TB Paru BTA (+) dengan riwayat kontak serumah. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kasus kontrol dengan 74 sampel. Data analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji regresi logistik. Hasil: Berdasarkan hasil bivariat ditemukan bahwa faktor risiko yang terbukti berhubungan dengan kejadian TB Paru BTA (+) adalah tingkat pendidikan, tingkat ketersediaan pangan, stabilitas pangan, kualitas pangan, kebiasaan menjemur alat tidur, kebiasaan membuka jendela rumah, kebiasaan mencuci tangan, luas ventilasi, jenis dinding, dan jenis lantai. Probabilitas responden untuk mengalami kejadian TB Paru BTA (+) berdasarkan analisis multivariabel dengan memiliki faktor risiko tingkat pendidikan yang rendah, tingkat ketersediaan pangan yang buruk, tidak memiliki kebiasaan membuka jendela rumah, tidak memiliki kebiasaan mencuci tangan, luas ventilasi yang buruk, dan jenis dinding yang tidak memenuhi syarat adalah sebesar 85,2 %. Kesimpulan: Meningkatkan penyuluhan dan upaya pecegahan kejadian TB Paru BTA (+).
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Meilana, Hafiidh Ardi; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 3 (2022): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i3.54967

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan WHO tahun 2018 diketahui bahwa sebanyak 2,3 milyar orang di dunia masih memiliki keterbatasan untuk mengakses sanitasi dasar lengkap, sedangkan diketahui bahwa BAB secara terbuka atau open defecation masih dilakukan oleh 892 juta orang di dunia. Kabupaten Pekalongan merupakan kabupaten dengan angka desa ODF terendah ke dua dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku BAB. Metode: Jenis dan rancangan penelitian yaitu analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari kepala keluarga yang bertempat tinggal di 3 desa wilayah kerja Puskesmas Kajen II diambil dengan cara proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik chi square. Hasil: menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0.001), kondisi jamban (p=0,000) dengan perilaku BAB dan tidak ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat (p=0,572) dengan perilaku BAB. Kesimpulan: hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, kondisi jamban dengan perilaku BAB dan tidak ada hubungan dukungan tokoh masyarakat dengan perilaku BAB. Saran penelitian yaitu peningkatan edukasi dan pemantauan berkala kondisi jamban.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat Usia Produktif Kharismawati Nur Istiqlal, Dyah Ayu; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 3 No 2 (2023): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v3i2.59085

Abstract

Background: Ambarawa Regency is one of the highest contributors to positive Covid-19 cases in Semarang Regency. As many as 2862 COVID-19 cases were recorded in Ambarawa, of which 164 people died. The purpose of this study was to determine the relationship between clean and healthy behavior (CHB) with cases of COVID-19 in people of productive age. Methods: This research is an observational study with a case control approach. The sample in this study amounted to 130 people consisting of 65 people in the case group and 65 people in the control group. The sampling technique used is simple random sampling technique. The instrument used in this study was a questionnaire. The data were processed and analyzed using the chi square test. Results: The results showed that CHB factors associated with Covid-19 were washing hands with soap (p = 0.023), use of hand sanitizers (p = 0.013) and smoking habits (p = 0.031). Meanwhile, the unrelated factor was house disinfection (p = 0.194) and the use of double masks (p = 0.054). Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between washing hands with soap, use of hand sanitizers and smoking habits with the incidence of Covid-19.
Pengelolaan Sampah Pasar Tradisional di Pedesaan Indonesia Pangesti, Devy Ega; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 3 No 2 (2023): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v3i2.59881

Abstract

Background: Urban waste in Indonesia comes from traditional markets, the volume of waste is increasing every year. This study aims to determine the factors that influence the management of traditional market waste in Pucung Rejo Village. Method: quantitative analysis with cross sectional approach. The population is all traditional market traders in Pucung Rejo Village. The sample in the study was 74 respondents. The sampling technique was simple random sampling. The instrument uses observation sheets and questionnaires. Data obtained from primary data and secondary data. The data were analyzed using the chi square test with the help of SPSS version 22.0. Results: bivariate analysis with Chi Square test was knowledge p = 0.000, OR 2.6 (95% CL = 1.681-4.170), attitude p = 0.000, OR 2.6 (95% CL = 1.617 - 4.373) waste disposal facilities p = 0.024, OR = 1.8 (95% CL = 1.075 – 3.168). So that there is an influence between knowledge, attitudes and waste disposal facilities on traditional market waste management in Pucung Rejo Village. By providing information about waste management, supervising market traders and fulfilling waste disposal facilities, it is very necessary. Conclusion: it is necessary to empower market traders by market managers regarding waste management.
Co-Authors Adi Heru Sutomo Amelia, Shinta Ari Yuniastuti Arifah, Ahsana Sayidatil Arifin, Muhammad Hakam Arifin, Muhammad Hakam Ariyanto, Andhika Arum Siwiendrayanti Asih Kuswardinah Bambang Budi Raharjo Basuki, Yunita Rohmawati Budi Laksono Cahyati, Widya Hari Deviyani, Deviyani Dewi S, Maria Magdalena Dewi, Agita Kusuma Dyah Rini Indriyanti Edison, Feramida Yuliya Eram Tunggul Pawenang Eunike Raffy Rustiana Fadhilah, Rizky Zidni Fahrurrozi, M. Fazriyah, La’elatul Fitriana, Astri Fitriana, Nana Fitriani, Lisna Annisa Friska, Anastasya Meliza Hadinata, Kwik Vida Arianti Hapsari, Erlinda Ratih Wulan Hari Rudijanto Indro Wardono Hari Rudijanto Indro Wardono Hastari, Melinda Pebriyana Hasty Widyastari, Hasty Haswari, Galuh Tri Havivi Dwi Anggraeni Hayani, Nur I Made Sudana Ida Nilawati Indah Septiani Indwiani Astuti Irwan Irwan Ismatul Khasanah Ismiati, Ayu Tri Kasmini Handayani, Oktavia Woro Kharismawati Nur Istiqlal, Dyah Ayu Kusuma, Windy Widyanti Kusumaningtyas, Diyan Argani Lestari, Hesti Tri Lestari, Pipit Indra Lukman Fauzi Lusi, Lusi Aprilia Lutfyana Herawati M. Burhan Rubai Wijaya Made Sudana, I Mahalul Azam Mahmudah, Amira Isnaini Martien Herna Susanti Meilana, Hafiidh Ardi Munthari, Rezqy Laili Nadila Lupita Puteri Naufal Maulana Wijaya Nisa, Alfiana Ainun Novtasari, Diah Indriyani Novtasari, Diah Indriyani NURUL HIDAYAH Oktia Woro Kasmini Handayani Pangesti, Devy Ega Preztiana, Arnies Mega Prihatiningsih, Erika Prihatiningsih, Erika R. Susanti R. Susanti Rahmawati, Meuthia Ratna Rahayu, Sri Ristiyani Cahyaningrum Rizki Herwianti, Chyntia Olyvia Rizkiyah, Annisa Rohmawati, Nur Rohmawati, Nur Rr. Sri Ratna Rahayu Rudatin Windraswara Siswanti Siswanti Soesanto Soesanto Sofiyani, Tri Sri Maharsi Suryana, Erni Suryaningsih, Nita Susilowati, Anik Sutama Tandiyo Rahayu Utomo, Ervansyah Wahyu Wahyu Nurcahyani, Pangesty Tisna Wardono, Hari Rudijanto Indro Widya Asmara Widya Hary Cahyati Widya Rahmawati, Arika Wijayantiningrum, Tutuk Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Woro Kasmini, Oktia Wulandari, Endah Sri Yuliana, Ina Yuliniar, Ulvarine Yuslikhah, Aronida Mutia