Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MODEL PEMBERIAN HUKUMAN TERHADAP PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH AL-AHLIYAH AL-ISLAMIYAH Muhammad Roihan Daulay; Husniah Ramadhani Pulungan
FORUM PAEDAGOGIK Vol 12, No 2 (2021): 10 Articles, Pages 160-299
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v12i2.4414

Abstract

Abtrak  This article aims to find out how the model of giving punishment to students at Madrasah Aliyah Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak uses qualitative research methods using descriptive analysis. This research was conducted using interviews and observations of the principal, teachers, and pickets. This research is carried out first looking for data from informant sources to be managed, classified, analyzed and given improvements and conclusions to the results of data that have been collected and analyzed based on relevant previous research concepts. The results of the study show that every violation committed by students must be given educational punishments such as reading the Koran, memorizing the Koran outside class hours. This model of punishment can improve students' understanding of the Koran and ultimately students are able to continue to integrate with the Koran. Suggestions are given to all madrasah managers to apply an educational model of punishment. Keywords: punishment model; students; madrasah.  Abstract Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pemberian hukuman terhadap peserta didik di Madrasah Aliyah Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis yang bersifat deskrptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara dan observasi terhadap kepala madrasah, guru, dan piket. Penelotian ini dilakukan terlebih dahulu mencari data dari sumber informan untuk dikelola diklasifikasi, dianalisis serta diberikan penyempurnaan dan kesimpulan terhadap hasil-hasil data yang telah dikumpulkan dan dianalisis berdasarkan konsep penelitian terdahulu yang relepan. Hasil penelitian menjukkan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siswa harus diberikan hukuman yang mendidik seperti membaca Alquran, menghafal Alquran di luar jam pelajaran. Model hukuman seperti ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap Alquran dan akhirnya siswa mampu terus berintegrasi dengan Alquran. Saran-saran yang diberikan kepada semua pengelola madarasah untuk menerapkan model hukuman yang sifatnya mendidik. Kata kunci: model hukuman; peserta didik; madrasah
Islam Sebagai Agama dan Peradaban Muhammad Roihan Daulay; Astari Salsabila Nasution
Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62086/al-murabbi.v1i1.128

Abstract

Islam sebenarnya lebih dari sekedar agama tetapi peradaban yang sempurna. Islam mengajarkan bagaimana membentuk budaya dan proses menuju pembentukan peradaban lebih lanjut dalamperkembangan kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang mengandalkan sumber kepustakaan dari buku dan artikel di jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan, antara lain: 1) Pengaruh Islam sebagai agama yang memiliki konsep aturan sehingga harus diimplementasikan dalam kehidupan manusia untuk mencapai peradaban yang sempurna. 2) Faktor perkembangan suatu peradaban a) pandangan hidup Islam sebagai landasan bagi membangun peradaban Islam, b) Perkembangan ilmu pengetahuan, c) Stabilitas sosial dan politik. Kemudian beberapa faktor kemunduran suatu peradaban a) Ketidakadilan dan ketidakadilan, b) Perpecahan dan perselisihan, c) Kebobrokan moral.
Etika Bermedia Sosial Muhammad Roihan Daulay; Lisna Wati Siregar
Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62086/al-murabbi.v1i2.365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan media sosial yang baik dan benar menurut perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah dengan menggunakan literature review dimana peneliti mengumpulkan bahan-bahan untuk keperluan penelitian yang diperoleh dari artikel-artikel dalam sistem jurnal online untuk menggali bagaimana media praktis dari perspektif Islam. Jelaskan bagaimana menjadi efektif dan efisien. Diskusi penelitian. Dalam menyajikan data, peneliti mengumpulkan data dari jurnal dan artikel, berfokus pada penyajian data secara deskriptif, dan pada bagian terakhir melakukan sosialisasi dari perspektif Islam terhadap isu etika media. Selanjutnya setelah dilakukan konfirmasi artikel-artikel tersebut disusun secara sistematis berdasarkan klasifikasi yang ada dan terakhir memberikan kesimpulan atas analisis yang telah dilakukan secara deskriptif. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah masih banyak masyarakat yang tidak mengamalkan dan menerapkan syariat Islam ketika menggunakan media sosial atau berinteraksi dengan orang lain.  
PONDOK PESANTREN MUSTHAFAWIYAH PURBA BARU RELEVANSINYA DALAM REGENERASI ULAMA DI KABUPATEN MANDAILING NATAL Muhammad Roihan Daulay
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v5i2.1114

Abstract

This study to determine the relevance of IBSMPB to the regeneration of the Mandailing Natal scholars. This used a qualitative method with a fenomena approach by using qualitative descriptive analysis. As the result of the research, regeneration in Mandailing Natal Regency includes two things: culture that is physical and non-physical. As for the physical form of culture such as: long white shirt, sarong (abid), white coat, turban, robe and coat, sandals. Non-physical includes: reading the yasin on Friday, reading the takhtim and tahlil on the grave of the sholar, and visiting the house of the favorite sholar.
Urgensi Psikologi dalam Pendidikan Islam Arifa Anni Panggabean; lis yulianti siregar; Muhammad Roihan Daulay
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v8i1.3397

Abstract

Tujuan Artikel ini adalah untuk mengetahui seberap urgensi Psikologi dalam Pendidikan Islam. Manusia sebagai subjek sekaligus objek pendidikan terdiri dari elemen Ruhaniyah dan Jasmaniah yang sifatnya labil dan berubah-ubah, terkadang meningkat drastic dan tidak jarang menurun bahkan menjadi buruk. Pendidikan sebagai sebuah proses pengembangan potensi Ruhaniyah maupun jasmaniyah merupakan usaha nyata manusia untuk mengoptimalkan Intelektual, Moral, spiritual, serta kemampuan untuk berinteraksi social. Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan analisi deskriftif dengan mengumpulkan buku dan jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikologi dalam pendidikan Islam berperan untuk mengkaji masalah  jiwa, karena subyek didik itu adalah manusia yang memiliki jiwa. Jiwa, jauh sebelum dikembangkan psikologi, telah dibahas dalam khazanah keilmuwan Islam klasik dengan topik ilm nafs.
Popular Issues in Islamic Education Management Daulay, Muhammad Roihan; Pulungan, Husniah Ramadhani
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 4 No. 1 (2024): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v4i1.1035

Abstract

This research aims to find popular issues in Islamic education management. This is done because a study requires assistance in mapping problems that need to be overcome and improved in the management system so that it becomes better so that it is easier to adapt in its implementation. This research method uses literature study with data taken from the latest journal articles on Google Scholar from 2020 to 2023 only. The results of the research found that there are 10 popular issues in Islamic education management which include (1) the issue of integration of Islamic values, (2) the issue of empowering teachers and teaching staff, (3) the issue of using technology in Islamic education, (4) the issue of resource management power, (5) issues of parent and community participation, (6) issues of curriculum development, (7) issues of character and ethics development, (8) issues of overcoming radicalism and extremism, (9) issues of justice and equality, and (10) issues of performance measurement and evaluation. The novelty of this research found that the most popular issue in Islamic education management is the issue of radicalism and extremism (issue 8) because the discussion is highest during 2023. Thus, issue 8 is an issue that requires a special approach and can be anticipated both internally and externally from every Islamic school in Indonesia. Keywords: Issue Islamic Education Management, Education Management, Popular Issues Management
Learning Perceptive Mental Processes in Angkola Language Pulungan, Husniah Ramadhani; Chalimah, Chalimah; Daulay, Muhammad Roihan; Masuwd, Mowafg Abrahem; Kristiawan, Muhammad
Anglophile Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Anglophile Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/anglophile.v2i2.327

Abstract

This article aims to reveal the learning of patterns and cultural influences of perceptive mental processes in Angkola language with a Systemic Functional Linguistics (SFL) approach. This is because learning research tends to offer research related to language learning models and language learning media from various perspectives. Meanwhile, the content of the learning is still limited to be analyzed in certain grammar. This research offers perceptive mental process learning based on one of the regional languages in Indonesia, namely Angkola language which needs to be raised considering that this language still includes native speakers. Thus, the Angkola language must be included in the list of documentation of languages and oral traditions that should be preserved in order to maintain the wealth of the archipelago. The method used is descriptive qualitative with transitivity analysis. The results of the analysis show that the Angkola community in expressing perceptive mental processes produces two patterns, one sequential pattern and one non-sequential pattern. However, for non-sequential patterns, after the process is not followed by sensing but is followed by a phenomenon then sensing afterwards. The uniqueness and symptoms of this strangeness are found in the study of perceptive mental processes in the Angkola language. Therefore, according to the presentation of the analysis, it can be proven the consistency, prevalence and acceptance of this pattern in transitivity in the Angkola language. Keywords: Angkola Language, Mental Process Language, Systemic Functional Linguistics
Improving Student Learning Outcomes Using the Problem Solving Approach in Islamic Education Learning at SMP Negeri 5 Kampung Rakyat Hatun, Hamdiah Fitro; Daulay, Muhammad Roihan
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 1 No. 1 (2023): FEBRUARY 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppg.v1i1.6665

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in Islamic Education using the Problem Solving Approach. This study is a classroom action research that uses four steps, namely planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were junior high school students. The data for this study were obtained using test and observation techniques. Tests are used to improve student learning outcomes in developing a character of mutual respect and observation is used to analyze teacher and student learning activities. The data analysis technique used in this study is descriptive statistics by comparing the results obtained with indicators of research success. The results of the study indicate that learning using the Problem Solving Approach can improve learning outcomes. This can be seen from the increase in the percentage of completeness of improving student ability results in each cycle with details of the pre-cycle 44.54%, the first cycle 79.57% and in the second cycle increased to 90.57%. Thus, learning using the Problem Solving Approach can be used as an alternative to improve student learning outcomes.
Pengembangan Modul Pembinaan Karakter Religius pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Panyabungan Mandailing Natal Hapsoh; Zulhammi; Muhammad Roihan Daulay
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.957

Abstract

Model pembinaan karakter bagi para warga binaan pemasyarakatan perlu adanya inovasi agar terciptanya masyarakat warga binaan yang memiliki karakter religius demi adanya perubahan sikap maupun akhlak yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengembangan Model Pembinaan Karakter Religius pada warga binaan pemasyarakatn Kelas II B Panyabungan, (2) mengetahui tingkat validitas pengembangan model pembinaan karakter religius pada warga binaan pemasyarakatan Kelas II B Panyabungan, (3) mengetahui tingkat praktikalitas pengembangan model pembinaan karakter religius pada warga binaan pemasyarakatan Kelas II B Panyabungan. (4) mengetahui tingkat efektivitas pengembangan model pembinaan karakter religius pada warga binaan pemasyarakatan Kelas II B Panyabungan. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan model pengembangan analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE). Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan uji validatas untuk mengukur tingkat kevalidan dan kelayakan media dan materi pembelajaran dan uji praktikalitas untuk mengukur kepraktisan penggunaan model pembinaan karakter berupa modul materi pembinaan. Hasil penelitian didapat yaitu (1) pengembangan model pembinaan karakter religius pada warga binaan pemasyarakatan dengan menggunakan model ADDIE, (2) tingkat validitas oleh ahli materi didapatkan nilai sebanyak 96% dengan kategori sangat valid, ahli media modul diperoleh nilai sebanyak 98% dengan kategori sangat valid. (3) tingkat praktikalitas media yang dikembangkan memperoleh nilai sebanyak 96% dengan kategori sangat praktis. (4)  Tingkat efektivitas yang diperoleh untuk masing-masing persentase yaitu 96%, 94% dan 94% dengan kategori sangat efektif.
Manajemen Pembelajaran Berbasis Information and Communication Technology (ICT) Dalam Meningkatkan Kreativitas Guru PAI SMP Negeri Se-kecamatan Pangkatan Sihombing, Suci Rahmaida; Zulhimma, Zulhimma; Roihan Daulay, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT) dalam meningkatkan kreativitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Sekecamatan Pangkatan. Fokus penelitian ini mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen pembelajaran berbasis ICT dalam konteks pengajaran PAI. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI di beberapa SMP Negeri di Kecamatan Pangkatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan ICT dalam manajemen pembelajaran PAI mampu meningkatkan kreativitas guru dalam merancang dan menyampaikan materi ajar. Perencanaan pembelajaran berbasis ICT dilakukan dengan memanfaatkan perangkat digital dan sumber belajar daring. Pengorganisasian melibatkan pembagian tugas antar guru dalam penggunaan teknologi dan integrasi perangkat pendukung. Pelaksanaan pembelajaran berbasis ICT mendorong penggunaan media interaktif seperti video edukasi, aplikasi pembelajaran, dan platform Learning Management System (LMS). Evaluasi dilakukan secara digital melalui tes daring dan pemantauan aktivitas siswa di platform pembelajaran. Manajemen pembelajaran berbasis ICT terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dan kreativitas guru dalam menyampaikan materi ajar. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya pelatihan guru dalam penggunaan ICT. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah dalam menyediakan fasilitas serta pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.