Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kualitas Nutrien Pellet Kombinasi Limbah Ikan dan Daun Kelor sebagai Supplemen Pakan Protein Tinggi Besse Mahbuba We Tenri Gading; Agustina Agustina
JURNAL TRITON Vol 16 No 1 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i1.1276

Abstract

Protein adalah salah satu nutrien yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia yang sangat penting terutama untuk pertumbuhan ternak muda. Limbah ikan dan daun kelor memiliki kandungan protein yang tinggi dan berpotensi dijadikan sebagai pakan sumber protein tinggi dan tidak bersaing dengan manusia. Pembuatan pellet diharapkan dapat meningkatkan proteksi protein dalam rumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrien pellet suplemen pakan protein tinggi yang berbahan dasar limbah ikan dan daun kelor yang akan diberikan ke ternak ruminansia. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan yaitu persiapan, pencampuran dan pencetakan pellet. Materi yang digunakan adalah limbah ikan, daun kelor, dedak, mineral mix, molases dan tepung tapioka, kemudian dilakukan analisis kandungan nutrien. Formulasi pellet terdiri dari FA: limbah ikan 60%, daun kelor 20%. FB: limbah ikan 50%, daun kelor 30%. FC: limbah ikan 40%, daun kelor 40%, FD: limbah ikan 30%, daun kelor 50%. serta masing-masing formulasi memiliki kandungan dedak 10%, mineral mix 2%, molases 3%. Analisis data menggunakan analisis statistik secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadar air FA, FB dan FC memenuhi standar mutu pellet, sedangkan FD melebihi standar. Kadar protein keempat formulasi berada diatas 20%. Lemak kasar tidak lebih dari 7%. Kandungan serat kasar formulasi FA, FB, FC dan FD memenuhi standar namun memiliki kadar abu yang sangat tinggi. Simpulan dari hasil penelitian adalah formulasi terbaik dari supplemen pakan protein tinggi adalah pada formulasi FC yaitu kandungan limbah ikan dan daun kelor yang seimbang. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai pemberian pellet pakan kombinasi limbah ikan dan daun kelor secara langsung ke ternak ruminansia, untuk melihat pengaruh pada performa yang dihasilkan.
PEMBERDAYAAN IBU PKK KELURAHAN GALUNG MELALUI INOVASI PRODUK ICE CREAM SECANG SEBAGAI PELUANG USAHA Muhammad Irfan; Agustina Agustina; Deka Uli Fahrodi; Nur Saidah Said
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 1 (2026): Periode Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i1.7561

Abstract

This community service program was carried out in Galung Village, Banggae District, Majene Regency, involving women’s community groups (PKK) as partners. The program aimed to enhance participants’ knowledge and skills in processing milk into secang ice cream by utilizing sappan wood (Caesalpinia sappan L.) extract as a natural colorant and antioxidant source, making it a promising functional ingredient. The implementation method consisted of participatory counseling, demonstration- based training, hands-on practice, and mentoring with monitoring and evaluation. The results of the activity showed a significant increase in all aspects of participants’ knowledge, namely dairy processing technology from 48% to 91%, the use of secang wood from 31% to 86%, ingredients from 0% to 90%, production stages from 0% to 83%, business benefits from 0% to 92%, marketing strategies from 0% to 90%, and interest in making secang wood ice cream from 78% to 100%. These outcomes demonstrate the effectiveness of the program in improving technical skills, entrepreneurial motivation, and local product innovation capacity. Secang ice cream has the potential to be developed into a sustainable home-based business that empowers women economically. Further development through product diversification, packaging innovation, and local government support is expected to expand its impact and replication in other regions.