Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAN KETUA UMUM PARTAI POLITIK DALAM PENCALONAN KEPALA DAERAHPADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK DI INDONESIA Witianti, Siti; Hendra, Hendra -
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 4, No 1 (2019): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.026 KB) | DOI: 10.24198/jwp.v4i1.21130

Abstract

Proses pencalonan kepala daerah pada pemilu serentak yang diberlakukan sejak tahun 2015 di Indonesiamerupakan salah satu fungsi penting pada internal partai politik. Pengambilan keputusan di internal partai politiksangat menentukan siapa calon yang akan dipilih partai politik untuk mewakili partainya dalam kandidasi pilkadadi Indonesia. Selain itu, model pemilihan pendahuluan di internal partai juga akan menentukan kualitas kandidatyang dipilih dan juga menentukan eksistensi partai politik pengusungnya ke depan. Pemilihan calon kepaladaerah di internal partai politik dapat dilaksanakan secara demokratis ataupun bahkan dilaksanakan secara tidakdemokratis. Untuk itu, penting untuk melihat sejauh mana peran ketua umum partai politik dalam menentukankeputusan di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif analisis denganfokus pada suatu kasus dengan mengumpulkan data melalui studi literatur. Hasil kajian, menunjukan bahwadalam pilkada serentak di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 2015, terdapat kencenderungan semakinmenguatnya pengaruh ketua umum partai politik dalam pencalonan kepala daerah. Pengambilan keputusanpartai politik pada akhirnya ditentukan oleh pertimbangan ketua umum partai politik,sudah menjadi tugasParpol seharusnya menjadi salah satu sumber utama kepemimpinan bangsa yang dituntut dapat menyiapkandan menghasilkan kader-kader bangsa yang profesional, jujur, berintegritas tinggi dan berwawasan luas dandilakukan secara demokratis.
Dinamika dalam Pemilihan Kepala Desa Ngadas Kabupaten Malang Tahun 2023 Oktapiani, Arni; Oetari Agatha, Rossenne; Luthfia, Saida; Witianti, Siti
UNES Law Review Vol. 6 No. 3 (2024): UNES LAW REVIEW (Maret 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i3.1709

Abstract

Dinamika dalam sebuah pemilihan kepala daerah, merupakan konsep yang memperhatikan banyak dimensi pada masyarakat daerah itu sendiri seperti dimensi sosial, politik, dan ekonomi. Artikel yang berfokus pada penelusuran dinamika dalam pemilihan kepala desa Ngadas, Malang pada tahun 2023 akan mendeskripsikan dan menganalisis seluruh dimensi-dimensi dinamika tersebut dalam pembahasan yang cukup mendalam. Penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dinilai belum mampu menelusuri dinamika dalam sebuah pemilihan kepala desa secara mendalam, dan cenderung hanya berfokus pada aktivitas politik yang terlihat jelas ataupun fokus pada salah satu dimensi warga desa saja, tanpa adanya upaya untuk menghubungkan dimensi-dimensi dinamika yang ada dalam suatu fokus penelitian. Oleh karenai itu, pemilihan judul artikel ini yang berfokus pada dinamika didasari pada adanya kesenjangan penelitian terkait dinamika pilkades yang mendalam itu sendiri. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, artikel ini akan mampu menjelaskan informasi yang ditemukan secara sistematis dan akurat. Dalam artikel ini kemudian ditemukan bahwa meskipun tidak ada konflik substansial yang terjadi pada pilkades Desa Ngadas tahun 2023, terdapat beberapa tantangan seperti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, terutama dalam pengajuan calon kepala desa yang kemudian harus juga disaring oleh panitia untuk dapat mengakomodasi aspek sosial dan budaya yang ada di Desa Ngadas itu sendiri.
Political Communication Of West Java PDP PDIP In Winning The 2024 Presidential Election: Post-Jokowi Effects Maduratmi, Rini; Solihah, Ratnia; Witianti, Siti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 4, No 1 (2020): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v8i2.9905

Abstract

In the last centuries, the development of democracy cannot be separated from the role of political communication. In West Java, political communication of DPD (Regional Representative Council) PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) in winning the 2024 election requires structured and strategic planning in the contemporary political context. Effective politics can mobilize support, shape public opinion, and influence election outcomes. In the 2024 election, PDIP got a drastic drop in votes, namely being in fifth place with the badly loss of Ganjar-Mahfud in this province. This study aims to analyze the political communication of the West Java DPD PDIP in winning the 2024 election with the post-Jokowi-Effect. This qualitative study used a descriptive analysis. The results of the study showed that the political communication of the West Java DPD PDIP in winning the 2024 election was optimal in terms of communication elements such as the communicator, message content, media used, target audience, and final effect. The decline in PDIP votes in this province and the bad loss of Ganjar-Mahfud were caused by other factors, not by the political communication, namely the strong Jokowi-Effect in the use of "Jokowi Elements", the elite power factor of former PDIP and the performance of regional heads from PDIP. They all cause the poor work of this political party machine.Keywords: Political Communication, elections, political parties
The Correlation of Social, Political, and Economic Capital: A Study of Incumbent’s Capital ‎Utilization in the 2024 Legislative Elections Ramadhani, Rahmah; Solihah, Ratnia; Witianti, Siti
Journal La Sociale Vol. 5 No. 4 (2024): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v5i4.1292

Abstract

This qualitative case study examines the strategic utilization of social, political, and economic capital ‎by Edi Sitorus, as an incumbent, in the 2024 legislative elections in Depok, Indonesia. The research ‎investigates how Sitorus effectively combines these forms of capital to enhance his electability and ‎secure electoral victories in a highly competitive environment. Data were collected through ‎interviews with the candidate, his campaign team, and some constituents, alongside observations of ‎campaign activities and analysis of relevant election documents. The findings reveal that Sitorus's ‎electoral success is significantly influenced by his adept use of social capital to engage with and ‎mobilize the community, political capital to exploit his incumbency advantages and party networks, ‎and economic capital to fund targeted campaign initiatives. This integrated approach not only ‎maximizes voter outreach but also aligns campaign strategies with the specific needs and ‎expectations of the electorate in Depok. The study underscores the importance of a synergistic use of ‎various capitals in legislative elections, highlighting their interdependent roles in building a ‎successful electoral strategy. By extracting into the dynamics of capital utilization in Indonesian ‎politics, this research contributes to a deeper understanding of electoral strategies and offers valuable ‎insights for candidates and political strategists in similar contexts.
Strategi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dalam Komunikasi Politik Lewat Media Sosial Pada Pemilihan Legislatif 2024 Athalla Meiliaputri, Syaira Alifia; Witianti, Siti
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.1942-1951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik yang diterapkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melalui media sosial dalam menghadapi Pemilihan Legislatif 2024. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi politik yang efektif dan efisien dalam menjangkau pemilih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teori komunikasi politik dan teori penggunaan media sosial dalam kampanye politik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pengurus dan tim media sosial PDI-P, serta analisis konten dari akun media sosial resmi partai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDI-P menggunakan strategi komunikasi yang terstruktur dan terencana dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter untuk menyampaikan pesan politik, menggalang dukungan, dan membangun citra partai. Selain itu, partai juga mengadopsi pendekatan interaktif dengan melibatkan pemilih melalui berbagai kegiatan online dan konten yang menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial oleh PDI-P berperan penting dalam meningkatkan visibilitas dan popularitas partai serta mempengaruhi persepsi pemilih dalam Pemilihan Legislatif 2024. 
YOUTH MOBILIZATION IN THE 2019 ELECTION CAMPAIGN IN WEST JAVA, INDONESIA (STUDY OF THE GERINDRA PARTY, THE INDONESIA DEMOCRATIC PARTY OF STRUGGLE, AND THE PROSPEROUS JUSTICE PARTY) Witianti, Siti; Paskarina, Caroline; Solihah, Ratnia
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 10, No 1 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) January
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v10i1.51917

Abstract

West Java has the largest number of voters including young elections, but there are symptoms where political parties have rarely been placed as subjects in elections by political parties. This study aims to describe the strategies of the Gerindra Party, PDIP, and PKS in mobilizing youth support in the 2019 elections in West Java and to analyze research phenomena based on the theory used so that it is hoped that new concepts will be obtained in mobilizing youth support during the election momentum, especially in implementing strategies mobilization that places the youth segment as a political subject, not only as an object of party strategy. The research method in this study used qualitative methods and descriptive techniques including literature review and in-depth interviews with party members and youth activists,. The research results show that in the 2019 Election the Gerindra Party, PDI Perjuangan, and PKS used several strategies in mobilizing youth support. However, not all strategies are carried out optimally. For example, the PKS does not utilize volunteers or its party wings in mobilizing youth due to differences in views within political parties, the use of mass media is not yet optimal, as well as the use of election data in formulating strategies is not optimal.
Supervision By The Tasikmalaya Regency Bawaslu Of Campaign Violations Of Legislative Member Candidates (Dprd) In The 2024 General Elections In Tasikmalaya Regency Sidik, Sholahudin Maulana; Solihah, Ratnia; Witianti, Siti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 1 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.12220

Abstract

In organizing general elections, the government forms election organizers, one of which is Bawaslu, whose duties and authorities include supervision of violations that often occur during elections. The challenges ahead, especially for Bawaslu Tasikmalaya Regency, are very complex, starting from human resource adaptation to technical supervision. The problems in facing these challenges include the first. In this study, the researcher wants to know, identify and analyze Bawaslu Tasikmalaya Regency's Supervision of Campaign Violations of Legislative Candidates (DPRD) in the 2024 General Election in Tasikmalaya Regency. This study uses qualitative research by describing various problems and focusing on research. The results of this study still found campaign violations in the 2024 legislative elections, violations were still found during the campaign
THE INFLUENCE OF POLITICAL FAKE NEWS ON TIKTOK AND ITS IMPACT ON INTER-ETHNIC RELATIONS IN MALAYSIA Amri, Ahmad Luqman Mohd Shamsul; Mustazar, Muhammad Aiman Daniel; Hamim, Muhammad Adib Farhan Mohd; Jamri, Mohamad Hafifi; Witianti, Siti
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 10, No 3 (2025): JWP (Jurnal Wacana Politik) September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v10i3.56596

Abstract

TikTok as a platform has become an ideal environment for political discussions and even plays a role in spreading false information. Malaysia, a country with diverse ethnicities, has experienced the impact of viral political misinformation on societal harmony. Thus, this study aims to enhance our understanding of how political misinformation on TikTok can exacerbate ethnic differences in Malaysia by highlighting its potential social implications. The study adopts the Uses and Gratifications Theory as a foundation for developing a framework. A quantitative survey method was employed, with data collected via Google Forms from 407 respondents. Data analysis was conducted using SPSS software. The findings reveal that the majority of respondents are highly aware and knowledgeable about various aspects of political fake news on TikTok. Specifically, understanding of fake news on TikTok is notably high, with an overall mean score of M=4.17, indicating strong comprehension among respondents. Similarly, exposure to political content on TikTok recorded a high average score of M=3.33, reflecting frequent interactions with such material. Furthermore, perceptions of political fake news had an overall mean of M=3.79, showing that respondents generally acknowledge and recognize the presence of misinformation. Lastly, the perceived impact of political fake news on interethnic relations was significant, with a high average score of M=3.99, highlighting concerns about the potential exacerbation of ethnic tensions due to misinformation. These findings underscore the critical need to address the spread of political fake news to mitigate its adverse effects on social cohesion.
Strategi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dalam Komunikasi Politik Lewat Media Sosial Pada Pemilihan Legislatif 2024 Meiliaputri, Syaira Alifia Athalla; Witianti, Siti
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik yang diterapkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melalui media sosial dalam menghadapi Pemilihan Legislatif 2024. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi politik yang efektif dan efisien dalam menjangkau pemilih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teori komunikasi politik dan teori penggunaan media sosial dalam kampanye politik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pengurus dan tim media sosial PDI-P, serta analisis konten dari akun media sosial resmi partai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDI-P menggunakan strategi komunikasi yang terstruktur dan terencana dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter untuk menyampaikan pesan politik, menggalang dukungan, dan membangun citra partai. Selain itu, partai juga mengadopsi pendekatan interaktif dengan melibatkan pemilih melalui berbagai kegiatan online dan konten yang menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial oleh PDI-P berperan penting dalam meningkatkan visibilitas dan popularitas partai serta mempengaruhi persepsi pemilih dalam Pemilihan Legislatif 2024. Kata kunci: komunikasi politik, media sosial, strategi AbstractThis research aims to analyze the political communication strategy implemented by the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P) through social media in facing the 2024 Legislative Election. The background of this research is the increasing use of social media as an effective and efficient political communication tool in reaching voters. The theories used in this research include political communication theory and the theory of social media use in political campaigns. The research method employed is qualitative with a case study approach, where data is collected through in-depth interviews with PDI-P administrators and social media team members, as well as content analysis of the party's official social media accounts. The research results show that PDI-P uses a structured and planned communication strategy by utilizing various social media platforms such as Facebook, Instagram, and Twitter to convey political messages, garner support, and build the party's image. Additionally, the party adopts an interactive approach by engaging voters through various online activities and engaging content. This research concludes that the use of social media by PDI-P plays an important role in increasing the party's visibility and popularity, as well as influencing voter perceptions in the 2024 Legislative Election. Key words: political communication, social media, strategy
Dinamika dalam Pemilihan Kepala Desa Ngadas Kabupaten Malang Tahun 2023 Oktapiani, Arni; Oetari Agatha, Rossenne; Luthfia, Saida; Witianti, Siti
UNES Law Review Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i3.1709

Abstract

Dinamika dalam sebuah pemilihan kepala daerah, merupakan konsep yang memperhatikan banyak dimensi pada masyarakat daerah itu sendiri seperti dimensi sosial, politik, dan ekonomi. Artikel yang berfokus pada penelusuran dinamika dalam pemilihan kepala desa Ngadas, Malang pada tahun 2023 akan mendeskripsikan dan menganalisis seluruh dimensi-dimensi dinamika tersebut dalam pembahasan yang cukup mendalam. Penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dinilai belum mampu menelusuri dinamika dalam sebuah pemilihan kepala desa secara mendalam, dan cenderung hanya berfokus pada aktivitas politik yang terlihat jelas ataupun fokus pada salah satu dimensi warga desa saja, tanpa adanya upaya untuk menghubungkan dimensi-dimensi dinamika yang ada dalam suatu fokus penelitian. Oleh karenai itu, pemilihan judul artikel ini yang berfokus pada dinamika didasari pada adanya kesenjangan penelitian terkait dinamika pilkades yang mendalam itu sendiri. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, artikel ini akan mampu menjelaskan informasi yang ditemukan secara sistematis dan akurat. Dalam artikel ini kemudian ditemukan bahwa meskipun tidak ada konflik substansial yang terjadi pada pilkades Desa Ngadas tahun 2023, terdapat beberapa tantangan seperti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, terutama dalam pengajuan calon kepala desa yang kemudian harus juga disaring oleh panitia untuk dapat mengakomodasi aspek sosial dan budaya yang ada di Desa Ngadas itu sendiri.