Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI GANGGUAN TRANSFORMATOR DAYA 60 MVA DI GARDU INDUK LANGSA Ilma, Miftahul; syah, Ezwar; Salahuddin, Salahuddin; Bintoro, Andik; Asri, Asri
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i1.18042

Abstract

Salah satu perangkat proteksi yang dipasang pada transformator daya adalah rele diferensial. Rele diferensial berfungsi sebagai pengaman pada transformator yang bertujuan untuk mencegah kegagalan proteksi dan meningkatkan kualitas operasional dari sistem transmisi. Pada penelitian ini menggunakan data di Gardu Induk Langsa, data tersebut dihitung secara matematis untuk menetukan rasio current transformer, error mismatch, dan parameter-parameter rele diferensial saat kondisi normal dan saat kondisi gangguan. Rasio CT yang terpasang pada trafo di sisi tegangan primer 150 kV adalah 300:1 A, sementara pada sisi tegangan sekunder 20 kV adalah 2000:1 A. Pemilihan rasio tersebut didasarkan pada perhitungan arus rating, yaitu 254,034 A untuk sisi tegangan primer 150 kV dan 1905,256 A untuk sisi tegangan sekunder 20 kV. Hasil dari simulasi rele diferensial yaitu rele diferensial dapat bekerja apabila arus diferensial lebih besar dari arus setting maka rele diferensial akan bekerja secara optimal dengan memerintahkan Circuit Breaker (CB) untuk trip. Arus setting yang didapat dari hasil perhitungan yaitu 0,1159 A dari 0,3 A yang diset pada rele dan  diharapkan dengan setting tersebut sistem proteksi transformator dapat bekerja dengan optimal.
ANALISIS PERENCANAAN SISTEM PENCAHAYAAN PADA GEDUNG DEKANAT FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MALIKUSSALEH BERBASIS SOFTWARE DIALux Evo Ramadhani, Hardiyansyah; Asri, Asri; Salahuddin, Salahuddin; Muthalib, Muchlis Abdul; Badriana, Badriana
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i1.16313

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruangan untuk menunjang kenyamanan pengguna. Sistem pencahayaan yang baik harus dapat memenuhi tiga kriteria utama, yaitu kualitas, kuantitas, dan aturan pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis mengenai sistem pencahayaan yang ada pada Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh dengan mengacu pada standar dasar petunjuk teknis SNI dalam bidang pencahayaan. Metodologi pada penelitian ini yaitu berupa survei lapangan dengan menggunakan bantuan software DIALux Evo sebagai proses simulasi. Hasil dari perencanaan sistem pencahayaan khususnya pada gedung A yang terdiri dari 2 lantai, pada setiap ruangnya saat ini belum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia yang telah ditetapkan untuk tingkat pencahayaannya, yaitu pada lantai 1 yang memiliki 4 ruang berjumlah 800 lux dan pada lantai 2 yang memiliki 10 ruang berjumlah 2.450 lux. Untuk Standar Nasional Indonesia pada lantai 1 yang memiliki 4 ruang, total nilai lux yaitu berjumlah 800 lux. Sedangkan pada proses uji simulasi didapat total nilai lux secara keseluruhan yaitu berjumlah 649 lux, sehingga selisihnya yaitu berjumlah 151 lux (9,44%). Dan pada proses hasil perhitungan manual didapat total nilai lux secara keseluruhan yaitu berjumlah 605,94 lux, sehingga selisihnya yaitu berjumlah 194,06 lux (12,13%). Untuk Standar Nasional Indonesia pada lantai 2 yang memiliki 10 ruang, total nilai lux secara keseluruhan yaitu berjumlah 2.450 lux. Sedangkan pada proses uji simulasi didapat total nilai lux secara keseluruhan yaitu berjumlah 2.024,8 lux, sehingga selisihnya yaitu berjumlah 425,2 lux (8,68%). Dan pada proses hasil perhitungan manual didapat total nilai lux secara keseluruhan yaitu berjumlah 2.063,36 lux, sehingga selisihnya yaitu berjumlah 386,64 lux (7,89%).
Studi Drop Tegangan pada Jaringan Distribusi 20 Kv Antara Gardu Induk Sigli dengan Gardu Hubung Express Trienggadeng Menggunakan Software Etap Dewi, Nurhaliza; Salahuddin, Salahuddin; Yusdartono, Habib Muharry
Jurnal Energi Elektrik Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v12i1.11587

Abstract

Listrik merupakan energi yang dialirkan dalam bentuk kebel. Listrik memegang peran penting dalam kelangsungan hidup manusia. Dengan bertambahnya usia yang semakin berkembang pesat kebutuhan dan tuntutan manusia akan energi listrik otomatis juga semakin meningkat, karena tanpa adanya sumber listrik, seseorang sulit untuk melakukan atau menjalankan aktivitas apapun secara normal. Sistem Distribusi adalah bagian dari sistem kelistrikan. Tugas sistem distribusi adalah menyalurkan energi listrik dari sumber daya ke pelanggan konsumen pelayanan listrik, dan hal ini selalu mengakibatkan jatuh tegangan. Pada tugas akhir ini penulis membandingkan penurunan tegangan pada jaringan distribusi 20 kV antara Gardu Induk Sigli dengan Gardu Hubung Express Trienggadeng, membuat perhitungan manual dengan rumus dan perhitungan dengan simulasi menggunakan software ETAP 19.0.1. Sebelum melakukan analisis, penulis mengambil dan mengecek data di PT. PLN (Persero) UP3 Sigli ULP Meureudu. Panjang kabel antara GI Sigli dengan GH Express Trienggadeng adalah 240 mm2 dengan konduktor tipe A3C-S dengan reaktansi 0,2824 Ω, 34,5 kms. Hasil analisis perhitungan dengan rumus didapatkan persentase rugi gangguan tegangan sebesar 2,66% sedangkan persentase yang dihitung dengan simulasi software ETAP 19.0.1 sebesar 2,93%. Penurunan tegangan dalam keadaan demikian tidak memenuhi standar PLN 1:1978 yaitu minimal +5% dan maksimal -10% dari tegangan nominal.
ANALISIS PENGATURAN TEGANGAN GENERATOR SINKRON BERDASARKAN PERUBAHAN BEBAN DAYA MENGGUNAKAN STATIC EXCITATION SYSTEM BERBASIS MATLAB SIMULINK R2015A Hardiansyah, Juni; Salahuddin, Salahuddin; Taufiq, Taufiq
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i1.4933

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis pengaturan tegangan generator sinkron berdasarkan perubahan beban daya aktif dan reaktif menggunakan sistem eksitasi statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan beban daya aktif dan reaktif pada sisi beban terhadap besar arus ekistasi yang disuplai ke kumparan medan pada rotor generator untuk dapat menciptakan tegangan yang stabil. Metode penelitian yang dilakukan ialah menggunakan softwere matlab simulink R2015a untuk mensimulasikan sistem eksitasi statis. Dalam simulasi tersebut parameter yang diubah ialah data beban daya aktif dan reaktif pada sisi beban, sedangkan parameter yang diamati adalah data tegangan keluaran generator, arus eksitasi, dan tegangan eksitasi. Berdasarkan hasil simulasi dan analisis tersebut, terdapat pengaruh perubahan beban daya aktif dan teraktif terhadap besar arus eksitasi yang disuplai ke kumparan medan pada rotor generator. Semakin besar beban daya aktif dan reaktif yang ditanggung oleh generator maka semakin besar pula arus eksitasi yang disuplai ke kumparan medan pada rotor generator. Untuk %Vr yang diperoleh pada pengaturan tegangan ini sebesar +0% sampai +0,0508%, dengan %Vr rata-rata sebesar +0,0272%.
Implementasi Metode Backpropagation pada Peramalan Beban Listrik Jangka Panjang di Lhokseumawe Fahira, Balqis; Salahuddin, Salahuddin
Jurnal Energi Elektrik Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v12i1.12487

Abstract

Pemakaian listrik yang berlebihan berdampak pada konsumsi listrik yang tinggi sehingga mengakibatkan menipisnya persediaan energi listrik. Persoalan yang unik dalam operasi sistem ialah : “Daya yang dibangkitkan harus selalu sesuai dengan daya yang dikonsumsi oleh konsumen listrik”. Permintaan kebutuhan energi listrik memerlukan perencanaan serta peramalan yang cermat dan terstruktur, sebab listrik memiliki sifat yang sulit dipertahannkan dan susah disimpan dalam skala besar. Jaringan syaraf tiruan backpropagation dapat diterapkan untuk prediksi beban listrik dan memberikan tingkat akurasi yang tinggi sebab kinerjanya dipengaruhi oleh parameter tingkat pembelajaran yang akan dimodelkan. Metode backpropagation dapat melaksanakan proses pembelajaran sesuai pola yang diberikan. Hasil prediksi beban listrik tahun 2023 sampai 2025 akan mencapai 158,1 MV di wilayah Lhokseumawe dengan tingkat error MAPE 0,004% mendekati data beban aktual PT PLN UP3 Lhokseumawe.
Rancang Bangun Keran Air Wudhu Otomatis Berbasis Arduino Azizi, Jamali; Salahuddin, Salahuddin; Badriana, Badriana; Nisa, Fidyatun; Nurfebruary, Nanda Sitti
Jurnal Energi Elektrik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Energi Elektrik 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v11i2.3674

Abstract

Air adalah sumber kehidupan bagi makhluk hidup, selain untuk dikonsumsi, air juga berperan penting bagi kelangsungan makhluk hidup, bukan hanya untuk kebutuhan tumbuh-tumbuhan seperti perkebunan ataupun peternakan, salah satunya digunakan untuk kegiatan beribadah, khususnya umat Islam. penggunaan air ketika berwudhu seringkali terjadi pemborosan air, oleh karena itu penulis ingin merancang dan membuat sebuah alat yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mempunyai nilai guna seperti: rancang bangun kran air wudhu otomatis berbasis Arduino yang bertujuan untuk meminimalisir pemborosan air dimeunasah maupun masjid. metode yang digunakan yaitu menggunakan gerak gelombang ultrasonik, seperti sensor proximity, yang berfungsi mendeteksi pergerakan manusia dengan jarak yang telah disetting pada program sesuai dengan kebutuhan jarak objek yang diperlukan, kemudian mengaktifkan keran/valve guna membuka maupun menutup keran air sehingga air dapat mengalir keluar dan dapat digunakan untuk berwudhu.
RANCANG BANGUN PENGUKURAN NILAI PH PADA CAIRAN ASAM TINGGI BERBASIS MIKROKONTROLER Pratama, Diky Amar; Salahuddin, Salahuddin
Jurnal Energi Elektrik Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v12i2.13497

Abstract

Perkembangan teknologi sangat memudahkan pekerjaan manusia terutama pada bidang penelitian untuk pengecekan pH cairan asam tinggi, dengan adanya alat ini dapat memudahkan manusia dalam pengecekan pH dan mengurangi dampak resiko dalam pemaparan cairan asam tinggi. Alat ini digerakkan dengan menggunkan dua buah motor sebagai penggerak, sensor pH berfungsi sebagai alat pengukur pada cairan asam yang telah berada pada wadah yang tersedia. Alat ini diprogram menggunakan Bahasa C++ dengan menggunakan modul ESP32 sebagai kontroler dan akan mengirimkan data kepada aplikasi blynk. Dari hasil pengukuran terhadap cairan asam cuka, H2SO4, HNO3, dan HCL, Setelah itu dimana terdapat cairan asam yang sangat tinggi dengan nilai pH 1 yaitu cairan asam HCL. Dari data yang telah dihasilkan dapat disimpulkan bahwa pengukuran dengan menggunakan alat secara otomatis ini memiliki tingkat keakuratan yang sangat sesuai dengan pengukuran secara manual dengan menggunakan kertas lakmus, namun mecanical pada alat ini tidak sepenuhnya berjalan dengan bagus, hal ini dapat diperbaiki dengan mekanikal yang lebih baik kedepanya.
Sosialisasi Penegakan Hukum Denda Administrasi dan Pidana Terhadap Pencurian Arus Lisrik di Gampong Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhoksemawe A. Hamid, Muhibuddin; Jalil, Saifuddin Muhammad; Salahuddin, Salahuddin; Fatahillah, Fatahillah; Akli, Zul; Jafar, Sofyan
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.17574

Abstract

Undang-undang No. 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Kebijakan penerpan P2TL itu sendiri dilaksanakan berdasarkan pada Surat Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor: 1486.K/DIR/2011 tentang Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik.  Pencurian listrik menjadi kasus yang perlu diwaspadai. Salah satu faktor, dilakukannya pencurian listrik karena adanya kenaikan tarif listrik dan para oknum masyarakat banyak alasan lainnya mencuri arus listrik. Maka banyak pelaku yang menjalankan aksi pencurian listrik dengan dalih ingin memenuhi kebutuhan hidupnya. Tetapi perbuatan ini tidak dibenarkan. karena dapat membawa pengaruh buruk dan merugikan bagi banyak pihak.   Selain pengguna, bahkan negara juga akan terkena imbasnya. Pasal 51 Ayat 3Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan menyebutkan, bahwa Setiap orang yang menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan denda paling banyak Rp.2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah). Kegiatan penyuluhan pelaksanaan Sosialisasi Penegakan Hukum Denda Administrasi Dan Sanksi Pidana Terhadap  Pencurian Arus Lisrik Di Gampong Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhoksemawe ini sebagai salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengemban amanat Tri Darma Perguruan Tinggi. Penyuluhan ini merupakan bukti partisipasi dosen dan masyarakat dalam meningkatkan dan membudayakan program hidup hemat penggunaan daya arus listrik dan tidak melakukan pencurian daya listrik secara ilegal khususnya dalam penggunaan energi listrik. Kegiatan penyuluhan pelaksanaan Sosialisasi Penegakan Hukum Denda Administrasi Dan Sanksi Pidana Terhadap  Pencurian Arus Lisrik, diharapkan dapat meningkat cara pandang dan wawasan masyarakat dalam mengurangi aksi melakukan pencurian arus listrik.Ini akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap keselamatan jiwa dan ketenangan hidup, dan juga dapat menimbulkan terjadinya kekurangan kapasitas daya energi listrik,  sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat lainnya karena kekurangan daya listrik dirumah-rumah; Akibatnya listrik bisa sering padam atau mati lampu, dan dapat memicu kebakaran akibat hubung singkat arus listrik. Diharapkan pada masyarakat bahwa dampak dari mencuri arus listrik dapat diancam pidana dan denda sebagaimana di atur dalam Pasal 51 ayat 3 Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan menyebutkan, bahwa setiap orang yang menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 tahun dan denda paling banyak Rp 2,5 miliar. 
Reliability Distribution System on Load Break Switch Addition at PT. PLN (PERSERO) ULP Langsa City Using RIA-SECTION Technique Combined Method on ETAP 14.1.0 Hasibuan, Arnawan; Bintoro, Andik; Salahuddin, Salahuddin; Meutia, Rizka Dwi
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 2 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v2i2.42

Abstract

PT. PLN (Persero) ULP Langsa city is one part of UP 3 langsa, the LS-05 feeder in section two is the location for placing several office buildings. Continuity stable distribution of electrical energy is one of the most important aspects in the distribution system. Based on these problems, the writer was inspired to consuct research with the aim of testing the reliability of the feeders LS-05 and LL-4 which was installed with LBS manuver motorized at both ends of feeders. The LS-05 feeder with section method SAIFI value is 2.2739 times/ customers/ year and SAIDI Value is 8.41995 hours/ customers/ year. For LL-4 feeder witsh the same method SAIFI value is 2.28905 times/ customers/ year, then using RIA-Section technique combined method, LS-05 feeder have SAIFI value is 2,0219 times/ customers/ year, SAIDI value is 8,3082 hours/ customers/ year, LL-4 feeder have SAIFI value is 2.6574 times/ customers/ year and SAIDI 9.3008 hours/ customers/ year. This value indicates thet these two methods have succeeded in showing a reliability index is in accordance with SPLN due to the addition of LBS motorized.
Error comparison between postpaid and prepaid kWh meter readings under load variations Thania, Visty Chifa; S, Salahuddin; Multazam, Teuku; Yusdartono, Habib Muharry; Fariadi, Dedi
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 3, No 2 (2024): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/joge.v3i2.47

Abstract

Load variations found in PT PLN Persero customers, such as resistive, inductive, or capacitive loads, can potentially affect the error rate in kWh meter readings. To determine the error rate of kWh meter readings, it is necessary to compare the reading data from each kWh meter with the measurement data from a 6-in-1 multimeter display. This involves comparing the prepaid digital kWh meter, the postpaid semi-digital kWh meter, and the postpaid analog kWh meter, all assembled in series. Based on the test results, the average reading error rate for resistive loads was found to be 0,11% for the prepaid digital kWh meter, 6,91% for the postpaid semi-digital kWh meter, and 0,36% for the postpaid analog kWh meter. For inductive loads, the average reading error rate was 0,36% for the prepaid digital kWh meter, 7,00% for the postpaid semi-digital kWh meter, and 0,27% for the postpaid analog kWh meter. For capacitive loads, the average reading error rate was 0,09% for the prepaid digital kWh meter, 7,52% for the postpaid semi-digital kWh meter, and 0,62% for the postpaid analog kWh meter. This research is important for the electricity supply industry because the accuracy of electrical energy measurement is a key factor in maintaining operational efficiency and improving tariff fairness for customers.