Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendampingan Asesmen Higher Order Thinking Skills dalam Meningkatkan Kualitas Pedagogik Guru MI Se-Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Aang Yudho Prastowo
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v4i2.99

Abstract

Tujuan dari pendampingan pembuatan soal ini adalah, (1) guru mempunyai pengetahuan tentang evaluasi hasil belajar untuk mengukur kemampuan tingkat tinggi, (2) melatih guru di MI Se-Kecamatan Garum Kabupaten Blitar dalam membuat soal Higher Order Thinking Skills sehingga evaluasi tersebut mampu mengembangkan daya berpikir kritis siswa. Luaran dari program pendampingan ini adalah soal HOTS yang ditulis oleh guru MI Se-Kecamatan Garum Kabupaten Blitar mampu diimplementasi di satuan pendidikan masing-masing. Metode kegiatan adalah dengan metode ceramah, tanya jawab (forum grup disscusion), serta penugasan dalam pelatihan dan pendampingan pembuatan soal HOTS. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pendampingan ini, disimpulkan Guru mampu memahami konsep wawasan kemampuan High Order Thingking Skill berdasarkan paparan dari pemateri, mampu mempresentasikan ulang materi berdasarkan diskusi kelompok, pengembangan kisi-kisi soal High Order Thingking Skill mulai dari Menganalisis Kompetensi Dasar, mengembangkan indikator pencapaian, meyusun indikator soal, menentukan level kognitif, menentukan tipe soal dan membuat nomor yang disesuaikan dengan karakteristik High Order Thingking Skill
Produktivitas Pupuk Bokhasi Limbah Penyulingan Daun Cengkeh untuk Meningkatkan Hasil Panen Sawi (Brassica Juncea L.) Wahyu Ezy Asmi Hasanah; Mochammad Dwi Irvan Safi'i; Hanif Fatkur Rohman; Dewi Lailatul Istiana; Aang Yudho Prastowo
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v4i2.115

Abstract

Desa Sumberurip Kecamatan Doko Kabupaten Blitar memiliki sumber energi manusia yang sangat beragam. Jumlah penduduk Desa Sumberurip Kecamatan Doko Kabupaten Blitar berjumlah sekitar 5.048 jiwa. Jumlah laki-laki 2.247 jiwa dan perempuan mencapai 2.810 jiwa. Jumlah kepala keluarga sebanyak 1.502. Hampir 93% penduduk Desa Sumberurip berprofesi sebagai petani terlebih petani cengkeh. Bahan yang diaplikasikan dalam pengabdian ini yakni benih sawi, pupuk bokashi. Alat yang diaplikasikan dalam pengabdian ini yakni cangkul, meteran, timbangan, alat lapang dada dan dokumentasi.Berat keseluruhan tanaman sawi dikerjakan setelah berumur 28 hari atau saat panen. Berat keseluruhan tanaman sawi diperoleh dengan sistem menimbang keseluruhan tanaman sawi dari pucuk tanaman hingga akar tanaman. Data rata-rata hasil penimbangan berat kangkasa tanaman sawi menonjolkan adanya perbedaan berat berair pada tiap-tiap pengulangan dan perlakuan.Pemberian bokashi memberikan imbas terhadap tinggi batang pada usia 10 hari, tinggi tanaman dan jumlah daun pada usia 10 hari, 19 hari dan 28 hari. Dari pengabdian tanaman sawi terhadap pemberian bokashi daun cengkeh bisa disimpulkan bahwa pemberian bokashi dari limbah daun cengkeh memberikan hasil yang terbaik pada tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, tinggi batang serta berat sawi.
Kajian Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai Sarana Penguatan Karakter Cindya Alfi*; Aang Yudho Prastowo; Mohamad Fatih
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2023): Januari, Social, Education, Political, Economic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i1.23711

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola interaksi sosial antar warga yang ada di luar dan dalam Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai sarana penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Teknik pengambilan data dengan observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi sosial yang terjadi di Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi Blitar berupa interaksi social asosiatif terjalin dalam berbagai macam kegiatan yakni syawir, roan, makan bersama, sehingga menciptakan iklim yang kondusif antar sesama santri berdasarkan aturan yang ada dalam pondok. Pada interaksi kyai dengan santri sering terjadi pada kegiatan ruang kelas atau ruang belajar berupa memberikan tausiah, membacakan arti dan tujuan dari kitab yang di pelajari, kegiatan mushafahah, dan juga pada kegiatan ngalap barokah seperti mencium tangan kyai, atau ziarah kubur. Sedangkan interaksi sosial santri dengan masyarakat terjadi pada kegiatan tahlilan atau event-event yang sedang diselenggarakan oleh pesantren terutama dalam kegiatan keagaman. Sedangkan interaksi social disasosiatif berupa adanya konflik pertengkaran antar santri namun mampu terselesaikan dengan baik. Selanjutnya, nilai-nilai yang harus dipegang oleh santri sebagai sarana penguatan karakter, yakni kepatuhan santri terhadap kyai, memiliki ahklak yang baik merupakan nilai yang harus dimiliki oleh seorang santri, serta menghormati yang lebih tua sikap menyayangi kepada yang kecil.
Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa Berbasis Case method Pada Matakuliah Profesi Kependidikan Aang Yudho Prastowo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1451

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengembangkan lembar kerja mahasiswa berbasis case method pada matakuliah profesi kependidikan yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (research and Development). Model ADDIE dipilih dalam penelitian ini yang dikembangkan oleh Dick and Carey. Sampel penelitian adalah mahasiswa semseter V yang mengambil mata kuliah profesi kependidikan tahun pelajaran 2022/2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis data hasil validasi LKM, (2) Analisis Kepraktisan LKM berbasis case method. Hasil penelitian menemukan bahwa hasil validasi serta kelayakan produk (materi, bahasa dan desain) dengan (sangat valid/sangat layak) dengan skor 88,89%, dan rata-rata skor 83,36% respon mahasiswa terhadap penggunaan LKM berbasis case method praktis.  
PENGOLAHAN LIMBAH PENYULINGAN DAUN CENGKEH MENJADI PUPUK BOKASHI di DESA SUMBERURIP DOKO Mar Atul Chasbiyah; Ibnu Husaini; Kristina Kristina; Aang Yudho Prastowo; Boing Kristiawan
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.175

Abstract

Desa Sumberurip Kecamatan Doko merupakan desa penghasil cengkeh terbesar di Kabupaten Blitar. Pernyataan tersebut dibuktikan berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Blitar tahun 2015, Kecamatan Doko menghasilkan 3833 ton setiap tahunnya. Sebagian besar cengkeh tersebut di olah menjadi minyak atsiri melalui proses penyulingan. Limbah yang berasal dari penyulingan tersebut masih belum dimanfaatkan dengan optimal oleh masyarakat sekitar, Alhasil, tujuan dari kegiatan ini diantaranya membuat terobosan baru untuk mengolah limbah penyulingan daun cengkeh menjadi pupuk bokashi. Bokashi adalah pupuk yang dibuat dengan cara memfermentasi bahan organik dengan mikroba endofit (EM), yang memiliki manfaat untuk meningkatkan keanekaragaman mikroba dalam tanah dan tanaman, serta memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Kegiatan ini mengambil pendekatan kualitatif deskriptif dengan empat jenis prosedur pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data (dengan menggabungkan tiga pendekatan pengumpulan data).Luaran dari kegiatan ini adalah pupuk organik bokashi yang dihasilkan secara berkelompok oleh para peserta selama pelatihan dan meningkatkan motivasi dan minat petani maupun warga Desa Sumberurip dalam mengembangkan pupuk organik sebagai alternatif pupuk yang lebih hemat biaya
Kajian Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai Sarana Penguatan Karakter Alfi*, Cindya; Prastowo, Aang Yudho; Fatih, Mohamad
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2023): Januari, Social, Education, Political, Economic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i1.23711

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola interaksi sosial antar warga yang ada di luar dan dalam Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai sarana penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Teknik pengambilan data dengan observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi sosial yang terjadi di Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi Blitar berupa interaksi social asosiatif terjalin dalam berbagai macam kegiatan yakni syawir, roan, makan bersama, sehingga menciptakan iklim yang kondusif antar sesama santri berdasarkan aturan yang ada dalam pondok. Pada interaksi kyai dengan santri sering terjadi pada kegiatan ruang kelas atau ruang belajar berupa memberikan tausiah, membacakan arti dan tujuan dari kitab yang di pelajari, kegiatan mushafahah, dan juga pada kegiatan ngalap barokah seperti mencium tangan kyai, atau ziarah kubur. Sedangkan interaksi sosial santri dengan masyarakat terjadi pada kegiatan tahlilan atau event-event yang sedang diselenggarakan oleh pesantren terutama dalam kegiatan keagaman. Sedangkan interaksi social disasosiatif berupa adanya konflik pertengkaran antar santri namun mampu terselesaikan dengan baik. Selanjutnya, nilai-nilai yang harus dipegang oleh santri sebagai sarana penguatan karakter, yakni kepatuhan santri terhadap kyai, memiliki ahklak yang baik merupakan nilai yang harus dimiliki oleh seorang santri, serta menghormati yang lebih tua sikap menyayangi kepada yang kecil.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA SMP/MTs KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA Mariyanti Elvi; Nur Izzati; Nur Asma Riani Siregar; Susanti; Metta Liana; Aang Yudho Prastowo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i3.4126

Abstract

Perubahan kurikulum membawa efek yang signifikan bagi guru dalam merancang pembelajaran. Guru harus mampu merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah yang dituangkan dalam modul ajar. Namun, masih banyak guru yang belum mempunyai kompetensi dalam mengembangan modul ajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan dalam mengembangan modul ajar bagi guru matematika SMP/MTs Kota Tanjungpinang. Kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan. Instrumen evaluasi yang digunakan dalam bentuk angket, bertujuan untuk mengumpulkan data tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pelatihan dan penguasaan peserta terhadap substansi pelatihan. Data responden diolah secara deskripstif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman guru terhadap konsep modul ajar, capaian pembelajaran, merancang model pembelajaran dan membuat asesmen pembelajaran.
Pendampingan Guru dalam Menyusun Asesmen Berdasarkan Kebutuhan Peserta Didik Prastowo, Aang Yudho; Febrian, Febrian; Astuti, Puji; Susanti, Susanti; Liana, Metta; Azmi, Roma Doni; Siregar, Nur Asma Riani
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15373

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendampingan terhadap masalah yang dihadapi oleh guru-guru di SMPN 17 Bintan yang terkait dengan merancang asesmen pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di SMPN 17 Bintan, dengan jumlah peserta 27 guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terdiri atas beberapa tahapan pertama, persiapan dilakukan dengan melakukan komunikasi, observasi, dan survei awal terhadap permasalahan disekolah. Kedua, pelaksanaan dilakukan dengan melakukan kegiatan pengabdian di lokasi permasalahan berdasarkan hasil observasi dan komunikasi awal, seperti pendampingan penyusunan asesmen berdasarkan kebutuhan peserta didik melalui kegiatan tatap muka. Ketiga, evaluasi dilakukan dengan mengevaluasi dan merefleksikan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Peserta diberikan uji pretest dan posttest untuk mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi, serta diberikan tugas menyusun asesmen berdasarkan kebutuhan peserta didik. Dari hasil evaluasi, rerata nilai pretest peserta pendampingan adalah 66,9, sementara nilai posttest mencapai 81,9. Terlihat bahwa terjadi peningkatan nilai peserta setelah mengikuti pendampingan. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa peserta kegiatan pengabdian telah berhasil menguasai kemampuan untuk menysusun instrumen berdasarkan kebutuhan peserta didik.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT PADA SISWA KELAS VII SMP Riswana, Ira Rayani; Prastowo, Aang Yudho; Azmi, Roma Doni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa dengan adversity quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu angket adversity quotient, tes literasi matematis, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan literasi matematis siswa climber rata-rata memenuhi semua indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah, menerapkan konsep, dan menafsirkan hasil penyelesaian. Siswa climber memiliki daya juang yang tinggi dan memiliki keyakinan yang lebih baik, sehingga siswa climber cenderung tidak ingin menyerah sebelum bisa menyelesaikan masalah yang ditemuinya. 2) Kemampuan literasi matematis siswa camper rata-rata mampu memenuhi dua dari tiga indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah dan menerapkan konsep. Siswa camper memiliki daya juang yang sedang dan memiliki keyakinan yang cukup untuk menyelesaikan masalah yang ditemui, siswa camper cenderung cepat puas dengan pencapaian yang telah dicapai. 3) Kemampuan literasi matematis siswa quitter rata-rata hanya mampu memenuhi satu dari tiga indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah. Siswa quitter memiliki daya juang yang rendah dan kurang memiliki keyakinan dari jawaban penyelesaian yang telah ia kerjakan. Dari hasil peneltian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa climber, camper, dan quitter terdapat perbedaan yang mana mereka mempunyai kemampuan literasi matematis tiap-tiap orang berbeda. Semakin tinggi adversity quotient siswa maka semakin baik kemampuan literasi matematis siswa. Oleh karena itu, kemampuan literasi matematis siswa meningkat seiringi dengan tingkat adversity quotient mereka.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Konteks Kemaritiman: Materi Statistika Putri Sekar Sari; Metta Liana; Aang Yudho Prastowo
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v9i2.16141

Abstract

The aim of this research was to examine how students' mathematical communication improved when the problem-based learning model with maritime context was utilized and to determine whether this improvement outweighed any benefits of using the conventional model. Pretest-posttest control group design was the study strategy employed. Cluster sampling was used as the sampling method. Class VIII D comprised the control group, whereas Class VIII F served as the experimental group. Tests and non-tests were used as data collection methods. The precondition test, hypothesis testing, and N-Gain test are examples of data analysis approaches. In both the paired and unpaired T-tests, the study's findings yielded a Sig. (2-tailed) of 0.001.  Due to the one-party nature of the test (right-party test), the P-value  was discovered, leading to the acceptance of  and the rejection of . Thus, it can be said that students who use a problem-based learning model with a maritime context for their education have much improved mathematical communication skills and that there are differences in the improvement of mathematical communication skills between students in the control class and the experimental class.
Co-Authors ACHMAD CHOIRUL IKROM Adel Trariyah Yuniarsa Afini, Rindi Naawaini Agustini, Raja Kharin Alfi*, Cindya Ana Nurul Laili Ananda Fahreza Andrew Sijaba Apriani, Melda Apriliano, Riko Ariij Zuhriyyatul Aini Zakaria Armansyah, Ikhsan Arief Arya Winata Atik Maulaya Audi Kustanti, Meilani Boing Kristiawan Br Simanjuntak, Yuyun Elfrida Cindya Alfi* Dewi Lailatul Istiana Fathul Niam Fatih, Mohamad Ferdian Ramadhana Hanif Fatkur Rohman Hayunnisa, Shifa Herlian, Jusril Nanda Ibnu Husaini Irmawati Rahayu Kholfatur Rofi'ah Kristina Kristina Maisya Tusaqdiah Mar Atul Chasbiyah Melliawati, Melliawati Metta Liana Miftakhul Maghfiroh Mochammad Dwi Irvan Safi'i Mohamad Fatih Muhammad Hafiz Muhammad Naufal Alafif Mulianingsih, Suci Multi Sari Murtiani, Ririn Nazhirah Fa-izah nilna nur azizah Norma Indah Magdalena Panjaitan Nova Ramasaputri Nur Izzati Nurmala Eka Wardani Nurul Hilda Syani Putri Nurwijayanti Oktariani Sedo Barek Oktavida Istna Ulin Nur Mazidah Puji Astuti Putri Sekar Sari Putri, Manda Destri Ranti, Ranti Rara Safira Rindrawati, Hermaita Rintaria Riri Novitrianty Riswana, Ira Rayani Rodhia Tammardhiah Rofiqoh Meliyana Wati Roma Doni Azmi Roma Doni Azmi Ronald Fauziandi Rosalina Rosalina Rosi Novita Ulfa Rukiyah Yunita Rambe Rusiah Rusiah Said Zamri Sakina Aulia Santi Pratama Anggraini Savana, Raja Musyaffa Abiyyu Selindion Br. Ginting Setianingsih, Reva Simongilailai, Rasmi Delmita Sindi Nanda Aulia Sintiana, Ranti Marshanda Sirait, Richart Siregar, Nur Asma Riani Siska Siska St Budi Waluya Surbakti, Paul Gracia Susanti Susanti Susanti Wahyu Ezy Asmi Hasanah Widiansyah, Irsyad