p-Index From 2021 - 2026
5.881
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus SEIKO : Journal of Management & Business AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Biolearning Journal eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (Penataran) El-kahfi : Journal of Islamic economics Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Open Access Indonesia Journal of Social Sciences SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Journal of Education Research JANITA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Journal of Indonesian Rural and Regional Government (JIRReG) Journal of Economics and Social Sciences International Education Trend Issues Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains TRIAGE Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa (Jurnal PKM BATASA) RISK : Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE) Kolaborasi: Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Psikologi Terbalik dalam Investasi Emas: Analisis Perilaku Investor pada Fluktuasi Harga Emas Maghfiroh, Ana Muntadhirotul; Sunaidah, Siti; Susilowati, Eni; Puspitasari, Ayu Febri; Sopingi, Imam
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 11 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v11i1.12008

Abstract

Investasi emas sebagai salah satu instrumen safe haven yang banyak dipilih masyarakat pada saat terjadi ketidakpastian ekonomi. Namun, keputusan investasi emas sering kali tidak didasarkan pada pertimbangan rasional, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis yang mendorong munculnya perilaku investasi yang irasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku investor terhadap fluktuasi harga emas, mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang memengaruhi keputusan investasi, serta mengungkap fenomena psikologi terbalik (reverse investment psychology) dalam investasi emas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang berlandaskan teori behavioral finance. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap investor emas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku investor lebih dipengaruhi oleh respons emosional daripada analisis rasional, yang tercermin dalam kecenderungan membeli emas ketika harga meningkat akibat fear of missing out (FOMO) dan optimisme memperoleh keuntungan, serta menjual emas ketika harga menurun karena dipengaruhi loss aversion dan kepanikan pasar. Selain itu, herding behavior, overconfidence, dan pesatnya penyebaran informasi melalui media digital turut memperkuat terbentuknya perilaku psikologi terbalik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bias psikologis memiliki peran dominan dalam pengambilan keputusan investasi emas sehingga perilaku investor sering menyimpang dari prinsip investasi yang rasional. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan, kemampuan analisis, dan pengendalian emosi, serta perlunya edukasi investasi berbasis behavioral finance oleh berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih objektif dan berkelanjutan.
Transformasi Pola Konsumsi Rumah Tangga Santri terhadap Produk Digital Ekonomi Syariah pada Masa Pembatasan Sosial Covid-19 Eni Susilowati; Siti Anasatul Nur Alifah; Endira May Susanti
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Volume 1, Number 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v1i1.41

Abstract

The COVID-19 pandemic and social distancing policies have triggered significant changes in the household consumption patterns of Islamic boarding school students (pesantren). This study aims to analyze the transformation of Islamic boarding school household consumption patterns towards digital Islamic economic products and the factors influencing their acceptance during the social restrictions period. The study used a qualitative approach with a case study at the Nurul Iman Islamic Boarding School in Blitar City. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, then analyzed using reduction, presentation, and conclusion-drawing techniques. The results show that limited mobility has accelerated the use of halal marketplaces, Islamic digital wallets, and digital Islamic banking services. This transformation is adaptive and pragmatic, yet remains grounded in Sharia compliance. The research findings confirm that the Islamic digital economy has high adaptability and has the potential to strengthen the resilience and economic independence of Islamic boarding school households in a sustainable manner
Pemberdayaan UMKM Desa Mirigambar Melalui Sharia Accounting Education Vol. 2: Optimalisasi Laporan Keuangan untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan: Empowerment of MSMEs in Mirigambar Village through Sharia Accounting Education Vol.2: Optimizing Financial Reporting to Achieve Sustainable Local Economic Independence Zaidah Fahmiyah Arrosyidah; Desvita Putri Arista Pratama; Eni Susilowati; Aufa Azizatunisa
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 9 No. 2 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v9i2.7261

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Program Sharia Accounting Education yang dilaksanakan di Desa Mirigambar bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam optimalisasi laporan keuangan dan pemasaran digital. Berdasarkan survei awal, UMKM di desa ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk minimnya kemampuan dalam penyusunan laporan keuangan dan kurangnya pengetahuan tentang digital marketing. Program ini dirancang melalui beberapa tahap, dimulai dengan persiapan yang meliputi survei kebutuhan UMKM, diikuti dengan pelaksanaan pelatihan yang mencakup pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan keuangan dasar, dan penerapan strategi digital marketing. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan pelaku UMKM mengenai pentingnya laporan keuangan dan pemasaran yang efektif. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada akhir kegiatan, tercatat bahwa sekitar 50% warga mengaku merasa terbantu dengan adanya program ini. Selain itu, program ini juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan peserta dan beragamnya tingkat pemahaman. Meskipun demikian, kontribusi program terhadap kemandirian ekonomi lokal sangat positif, karena UMKM yang terlatih mampu bersaing lebih baik dan berkontribusi pada penguatan ekonomi Desa Mirigambar. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pemberdayaan UMKM di daerah lain serta bagi kemandirian ekonomi lokal.
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PENDEKATAN ABCD BERBASIS LITERASI BILINGUAL DAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK Nova Kristian; Ringgi Candraning Prawerti; Eni Susilowati; Yunesia Pramesthi; Anindita Badianti
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/k57kh252

Abstract

This study aims to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through an Asset-Based Community Development (ABCD) approach grounded in bilingual literacy and digital marketing to enhance product competitiveness. The phenomenon examined is the limited ability of MSME actors to develop communicative and effective promotional content in both Bahasa Indonesia and English, as well as the suboptimal utilization of digital marketing strategies. This research employs the ABCD approach, consisting of the stages of discovery, dream, design, and destiny, which emphasize active community participation in identifying and developing local assets. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation involving selected MSME actors using purposive sampling. The findings reveal three main outcomes: the improvement of bilingual literacy in marketing communication, the optimization of digital marketing as a promotional medium, and the strengthening of MSME actors’ capacity and self-confidence. The integration of language literacy and marketing strategies proved effective in generating more persuasive promotional content and increasing consumer engagement. These findings indicate that asset-based empowerment combined with communicative approaches and digital technology can produce a significant impact on business development. The study concludes that the ABCD approach based on bilingual literacy and digital marketing is effective in sustainably enhancing MSME competitiveness. This research contributes theoretically by offering an interdisciplinary integration framework in community empowerment studies and practically by proposing an applicable training model. Future research is recommended to examine the long-term impact on business performance and to expand the implementation across various MSME sectors.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) DALAM LITERASI MEMBACA Susilowati, Eni; Ernawati, Fetty; Fairuz Amin Fuadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53708

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of the Deep Learning approach in improving students’ reading literacy at SD Negeri 3 Mojo, Andong District, Boyolali Regency, and to identify the challenges and strategies associated with its implementation. The Deep Learning approach was selected because it emphasizes meaningful, reflective, contextual, and student-centered learning while fostering critical thinking skills in reading literacy instruction. This study employed a descriptive qualitative approach involving fourth- and fifth-grade teachers as the primary participants, with the principal and students serving as supporting informants. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data credibility was ensured through source and technique triangulation, while data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings revealed that the Deep Learning approach was implemented systematically through lesson planning, instructional practices, and assessment activities. The approach integrated the principles of mindful learning, meaningful learning, and joyful learning into reading literacy instruction. Learning activities were conducted through contextual discussions, reflective exercises, visual and digital media utilization, and Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based questioning. The implementation contributed positively to students’ reading comprehension, critical thinking skills, self-confidence, and reading motivation. However, several challenges were identified, including differences in students’ literacy abilities, low reading interest among some students, limited instructional time, and varying levels of teacher understanding of the Deep Learning approach. To address these challenges, teachers and the school implemented reading assistance programs, strengthened the school literacy culture, promoted teacher collaboration, and applied contextual learning strategies. These findings indicate that the Deep Learning approach has significant potential to support active, reflective, and meaningful reading literacy learning in elementary schools while fostering competencies required for 21st-century learning.