Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Penerapan Total Quality Management Terhadap Kualitas Pelayanan Pada PDAM Wanua Wenang Lombonaung, Febbyanti M; Tumbel, Altje L; Wullur, Magdalena
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i3.605

Abstract

Total Quality Management adalah sebuah sistem yang dapat diadaptasi menjadi pendekatan untuk meningkatkan daya saing perusahaan maupun organisasi dengan cara melakukan perbaikan berkelanjutan pada produksi, layanan, sumber daya manusia, dan proses. PDAM Wanua Wenang Manado merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian air bersih untuk masyarakat yang telah mengikuti perkembangan sistem terkait dengan dengan jasa pelayanan, khususnya dalam penerapan TQM. Namun, hal ini belum sepenuhnya optimal karena sering muncul berbagai kendala yang menjadi penghambat pelaksanaan setiap operasional perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan Total Quality Management dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan di PDAM Wanua Wenang Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendektan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip TQM, seperti Fokus Pada Pelanggan, Obsesi Terhadap Kualitas, Kerjasama Tim, Komitmen Jangka Panjang, Perbaikan Sistem Secara Berkesinambungan, serta Pendidikan dan Pelatihan, telah memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pada PDAM Wanua Wenang Manado, meskipun ada beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan.
ANALISIS PELAKSANAAN STANDAR MUTU PELAYANAN DI BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) KANTOR CABANG Paparang, Gilbert Erickson; Wullur, Magdalena; Tumewu, Ferdinand J.
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai lembaga terintermediasi, pihak perbankan membutuhkan kepercayaan dari masyarkat terutama nasabahnya sehingga kelangsungan sektor perbankan sebagai urat nadi perekonomian dapat terus berjalan. Untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat maka sektor perbankan harus dikelola secara profesional mulai dari segi pelayanan, strategi pemasaran yang baik, segi keuangan yang dikelolah dengan prinsip kehati-hatian serta perbankan harus inovatif dalam menciptakan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana elaksanaan standar mutu pelayanan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Pembantu Banggai Laut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel bersifat “sampling purposive” ialah melalui pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan Pegawai bank BRI KCP Banggai Laut dan Nasabah BRI KCP Banggai Laut, observasi dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah (BRI) KCP Banggai Laut, sudah memenuhi kriteria sebagai unit pelayanan sebagai mestinya, dan juga memenuhi harapan nasabah dalam bertransanksi, serta memberikan pelayanan dengan semaximal mungkin untuk nasabahnya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) KCP Banggai Laut memberikan rasa nyaman kepada nasabah untuk bertransanksi.
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2022 Kogoya, Octofian Papuanus Handali; Mangantar, Maryam; Wullur, Magdalena
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018 hingga 2022 dan karakteristik yang terkait dengan likuiditas, profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan penjualan. Proses pengambilan sampel menghasilkan 117 sampel dari 168 populasi dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, profitabilitas, leverage, dan rasio likuiditas semuanya mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesulitan keuangan, sedangkan rasio likuiditas mempunyai pengaruh negatif dan sebagian besar kecil. Kesulitan keuangan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh rasio profitabilitas.
Pengendalian Kualitas Layanan Pelanggan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang Manado Regitha Margaretha Rarung; Magdalena Wullur; Arrazi bin Hasan Jan
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas layanan pelanggan diterapkan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang Manado. Layanan pelanggan merupakan aspek krusial dalam keberlangsungan PDAM karena berkaitan langsung dengan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari manajer, admin, staf lapangan dan pelanggan PDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDAM telah memiliki fondasi sistem pengendalian kualitas dan mekanisme layanan pelanggan yang terstruktur. Namun, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan efektivitas layanan, diperlukan peningkatan pada kecepatan respons terhadap keluhan, penguatan koordinasi internal, modernisasi infrastruktur distribusi serta peningkatan transparansi dan komunikasi yang lebih intensif kepada pelanggan.
ANALISIS IMPLEMENTASI QUALITY MANAGEMENT DI PERUSAHAAN OTOMOTIF (STUDI KASUS PADA HONDA KMG MANADO) Albasakran, Wanda Oktaviani; Wullur, Magdalena; Palandeng, Indrie Debbie
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2025): JE. Vol. 13 No. 4
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v13i04.64453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kualitas di Honda KMG Manado dengan fokus pada penerapan Total Quality Management (TQM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai praktik manajemen kualitas di Honda KMG Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan berbagai alat manajemen kualitas, antara lain check sheet, diagram pareto, dan control chart, guna mengidentifikasi serta menganalisis masalah utama yang dihadapi. Permasalahan yang paling dominan ditemukan adalah keterlambatan proses servis dan keterbatasan ketersediaan suku cadang. Analisis lebih lanjut memperlihatkan bahwa sekitar 75% dari total keluhan pelanggan dapat diselesaikan melalui langkah perbaikan yang dilakukan secara sistematis dengan memanfaatkan alat-alat tersebut. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan TQM di Honda KMG Manado berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Selain itu, praktik manajemen kualitas yang terstruktur juga mendukung peningkatan efisiensi dalam proses operasional perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan otomotif lain dalam mengoptimalkan implementasi TQM sebagai strategi peningkatan kualitas dan daya saing di pasar yang dinamis.   Kata Kunci: Quality Management, TQM, Seven Tools, Otomotif, Kepuasan Pelanggan.
INCENTIVE MECHANISM FOR QUALITY INSPECTION: A LINEAR PROGRAMMING APPROACH I Nyoman Sutapa; I Gede Riana; Magdalena Wullur; Indriati Njoto Bisono
MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2025.v19.i02.p05

Abstract

This study develops an incentive mechanism model for outsourced personnel in product quality inspection, based on a principal-agent relationship. The core challenge lies in misaligned incentives, where agents often prioritize output volume over quality. By integrating Mechanism Design Theory (MDT) and Linear Programming (LP), our model aligns the principal's objective of minimizing defective products with the agent's utility maximization, subject to Incentive Compatibility and Individual Rationality constraints. Our analysis reveals that the optimal incentive structure combines a basic wage with a performance-based bonus. The optimal effort level of outsourced personnel increases with both rising losses due to defective products and enhanced detection effort effectiveness. The model also shows that optimal inspection allocation should be assigned to personnel with higher capabilities, especially for high-risk products. This research provides a theoretical contribution by integrating MDT and LP for incentive design and offers practical implications for improving product quality through a measurable incentive framework.
ANALISIS ALIRAN PRODUK, INFORMASI, DAN KEUANGAN DALAM RANTAI PASOK IKAN SEGAR PADA CV. MARINDO INOBONTO Paputungan, Felma Nur Fitra; Wullur, Magdalena; Hasan Jan, Arrazi bn
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.67126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran produk, informasi, dan keuangan dalam rantai pasok ikan segar pada CV. Marindo Inobonto di tingkat perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan aktivitas distribusi ikan segar. Analisis difokuskan pada alur pergerakan produk dari pemasok hingga pembeli, mekanisme penyampaian informasi antar pelaku, serta sistem aliran keuangan yang diterapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran produk, informasi, dan keuangan dalam rantai pasok ikan segar pada CV. Marindo Inobonto telah berjalan, namun belum sepenuhnya terintegrasi secara optimal. Beberapa kendala masih ditemukan, khususnya pada aspek penanganan dan pencatatan, yang berpotensi memengaruhi mutu produk dan kelancaran distribusi. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan pada pengelolaan aliran produk, informasi, dan keuangan agar proses distribusi ikan segar dapat berjalan lebih efektif dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.   Kata Kunci: Rantai Pasok, Distribusi, Aliran Produk, Aliran Informasi, Aliran Keuangan
PEMODELAN PRODUKSI PADI BERBASIS SATELIT DAN HETEROGENITAS SPASIAL UNTUK MANAJEMEN RANTAI PASOK PANGAN DI JAWA TIMUR Juan A. G. Pangalila; Magdalena Wullur; Jessy J. Pondaag
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 13 No 2 (2026): JMBI UNSRAT Volume 13 Nomor 2
Publisher : Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v13i2.68301

Abstract

Abstract. The national rice supply chain is vulnerable to information asymmetry and the bullwhip effect, aggravated by conventional production forecasting that ignores spatial heterogeneity and relies on lagging data. This study aims to develop and validate an Early Warning System prototype for rice production forecasting that integrates multi-source satellite data, spatial heterogeneity, and model interpretability. Following a Research and Development approach as a proof-of-concept, the study employs a multi-output Random Forest across six rice-producing regencies in East Java during 2019–2024, with ablation validation, SHAP interpretation, and spatiotemporal robustness testing (LORO-CV and LOYO-CV). The results show that integrating spatial context substantially improves productivity accuracy (R² from 0.3419 to 0.8703). SHAP analysis reveals a biophysical dichotomy: quantity components are governed by the temporal dimension, whereas quality is governed by the spatial dimension. The model is temporally robust (coefficient of variation below 15%) with a transparently mapped spatial generalization boundary. Its outputs are transformed into an illustrative economic value estimate and a package of decision maps. Abstrak. Manajemen rantai pasok beras nasional rentan terhadap asimetri informasi dan bullwhip effect, yang diperburuk oleh peramalan produksi konvensional yang mengabaikan heterogenitas spasial dan bertumpu pada data yang bersifat lagging. Penelitian ini bertujuan membangun dan memvalidasi prototipe Sistem Peringatan Dini peramalan produksi padi yang mengintegrasikan data satelit multi-sumber, heterogenitas spasial, dan interpretabilitas model. Mengikuti pendekatan Research and Development sebagai uji konsep (proof-of-concept), penelitian menggunakan Random Forest multi-keluaran pada enam kabupaten sentra padi di Jawa Timur sepanjang 2019–2024, dengan validasi ablation, interpretasi SHAP, serta uji ketangguhan spatiotemporal (LORO-CV dan LOYO-CV). Hasil menunjukkan integrasi konteks spasial meningkatkan akurasi Produktivitas secara substansial (R² 0,3419 menjadi 0,8703). Analisis SHAP mengungkap dikotomi biofisik: komponen kuantitas dikendalikan dimensi temporal, sedangkan kualitas dikendalikan dimensi spasial. Model tangguh secara temporal (Koefisien Variasi di bawah 15%) dengan batas generalisasi spasial yang terpetakan transparan. Keluaran ditransformasikan menjadi estimasi nilai ekonomi ilustratif dan paket peta keputusan.
Peran Green Supply Chain Management sebagai Mediator antara Lean Operations dan Kinerja Operasional pada UMKM Makanan dan Minuman di Kota Manado Valentino Talemo; Magdalena Wullur; Shinta Jeannette Camelia Wangke
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nqg49e90

Abstract

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) makanan dan minuman di Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap output ekonomi nasional, namun secara bersamaan menghasilkan limbah operasional dalam jumlah yang signifikan, sehingga mendorong kebutuhan mendesak terhadap kerangka manajemen operasi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji peran mediasi Green Supply Chain Management (GSCM) dalam hubungan antara Lean Operations dan Kinerja Operasional pada UMKM makanan dan minuman di Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia, yaitu konteks yang ditandai oleh pertumbuhan sektor kuliner yang pesat di tengah krisis pengelolaan sampah perkotaan yang kritis. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif eksplanatif, data dikumpulkan dari 101 pemilik dan manajer UMKM melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lean Operations memberikan pengaruh positif yang sangat kuat terhadap adopsi GSCM (beta = 0,717; t = 14,956; p < 0,001), dan GSCM secara signifikan meningkatkan Kinerja Operasional (beta = 0,382; t = 3,821; p < 0,001). GSCM berfungsi sebagai mediator parsial komplementer dalam hubungan lean dan kinerja (efek tidak langsung beta = 0,274; VAF = 34,4%), dengan model struktural menjelaskan 70,4% varians Kinerja Operasional. Temuan-temuan ini memvalidasi secara empiris hierarki kapabilitas pollution prevention dan product stewardship dari Natural Resource-Based View dalam konteks UMKM, menegaskan bahwa transisi dari lean menuju green dapat diaktifkan oleh motif efisiensi berbasis pasar, serta memberikan resolusi kontekstual terhadap perdebatan yang sedang berlangsung mengenai efek mediasi GSCM.