Claim Missing Document
Check
Articles

Training on Management of Tourism Potential and UMKM in Nagrog Tonjong Canyon Village Using Social Media Media Aditia Abdurachman1; Rizky Ridwan2; Alfin Nur Arifah; Dheri Febiyani Lestari; Ramdani Al Falah; Aldy Agustian
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5647

Abstract

Nagrog Village possesses untapped tourism potential, particularly at the Tonjong Canyon site. The primary challenges include inadequate infrastructure, limited community involvement in tourism management, and minimal social media promotion. The community service methods applied in this activity include field observation, planning, and training of local residents in tourism management and social media. The results show increased community awareness of tourism potential, infrastructure improvements, and enhanced promotion through social media. This initiative has contributed to increasing visitor numbers and the village's economy by leveraging its tourism assets
Dampak Pendapatan Usaha dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih PT. Ciputra Development Tbk (2019-2023) : Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Febiyani, Dheri; Hera, Nurherawati; Agustina, Gina; Ridwan, Rizky
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jumper.v6i2.2032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan usaha dan biaya operasional terhadap laba bersih PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Ciputra Development Tbk periode 2019-2023 diunduh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data meliputi uji regresi berganda, uji F, uji koefisien determinasi, dan uji T dan diolah menggunakan software SPSS versi 26. Studi ini menemukan bahwa terdapat variasi dalam dampak pendapatan bisnis dan beban operasional terhadap laba bersih pada periode tersebut.
Pengaruh Thrift Shop Dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia Nur Arifah, Alfin; Ridwan, Rizky; Akbar, Taupik; Muhamad Nur Ihsan, Adi; Nurjanah, Sinta
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jumper.v6i2.2037

Abstract

This study aims to determine the effect of thrift shop on the indonesian economy. Thrift shop is an activity or method of shopping that aims to save and so that the costs incurred for shopping out are as minimal as possible. The sample of this research was 189 accounting students and data collection used a questionnaire. This method of research uses a quantitative descriptive approach. There are two variables, namely the independent variable (thrift shop) and the dependent variable (indonesian economy). The results showed there was a significant relationship between the thrift shop and the indonesian economy.
DETEKSI DINI KECURANGAN PADA PROGRAM KOPERASI MERAH PUTIH: ANALISIS KELEMBAGAAN DESA DAN IMPLEMENTASI MODEL SIPAK Ridwan, Rizky; Riswandi, Dede; Setia Rachmanda, Yudi
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jumper.v7i1.2260

Abstract

The Indonesian government plans to distribute IDR 550 trillion to villages nationwide through the Koperasi Merah Putih (Red and White Cooperative) program, raising serious concerns about institutional readiness and the potential for fraud. Cigalontang Subdistrict in Tasikmalaya Regency, which consists of 16 villages but has only three active cooperatives, exemplifies the limited cooperative infrastructure to manage public funds accountably. This study aims to explore internal control systems, fraud-triggering factors, and the effectiveness of early fraud detection mechanisms in the context of forming village cooperatives. Using a qualitative exploratory approach, data were collected through in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and document analysis. Findings reveal the absence of financial SOPs, transparent reporting, and internal auditing mechanisms in most village cooperatives. Factors such as economic pressure, poor financial literacy, and lack of reporting systems further increase the risk of fraud. As a solution, this study proposes the SIPAK Model (System, Integrity, Reporting, Accountability of Cooperatives) as a framework for developing a community-based early fraud detection system. This model is expected to serve as a policy reference and institutional strengthening strategy for more adaptive and transparent village cooperatives.
PENINGKATAN LITERASI MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL BAGI PELAKU USAHA PARIWISATA DAN UMKM Ujang Eri Jaenudin; Rizky Ridwan; Dheri Febiyani Lestari; Alfin Nur Arifah; Aditia Abdurachman; Taupik Akbar
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i1.6195

Abstract

This program aims to improve financial literacy and digital financial management for tourism entrepreneurs and MSMEs in Darmacaang Village, Ciamis, West Java. Low financial literacy and reliance on traditional management methods are major obstacles to the growth of local tourism businesses. The program uses a participatory approach, starting with socialization and surveys to identify the needs of tourism entrepreneurs and MSMEs, followed by in-person and online training on financial literacy, digital financial management, and digital marketing, particularly in the tourism sector. Participants receive regular mentoring to ensure the application of the knowledge gained. The results show a significant increase in participants' understanding of digital financial management, adoption of e-wallet applications, and use of digital marketing platforms to expand tourism markets. Participants also demonstrated increased confidence in managing tourism businesses amid economic challenges, contributing to the sustainability and growth of local MSMEs and tourism, and supporting regional economic development
Optimalisasi Potensi Kewirausahaan Sosial di Desa Wisata Nagrog Memahami Pola Perjalanan Wisatawan untuk Pengembangan Wisata Pesisir Berkelanjutan Akbar, Taupik; Aditha, Sandy; Ridwan, Rizky; Nurdin, Arif Muhamad; Ihsan, Adi Muhammad Nur; Riswandi, Dede; Rachmanda, Yudi Setia
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2577

Abstract

Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemanfaatan potensi lokal dan minimnya strategi berbasis data dalam pengelolaan desa wisata. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wisata Nagrog dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi kewirausahaan sosial melalui pemahaman pola perjalanan wisatawan dalam rangka mendukung pengembangan wisata pesisir berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan 8 pelaku wisata dan 3 tokoh masyarakat, serta analisis sederhana terhadap pola kunjungan wisatawan. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman perilaku dan preferensi wisatawan mampu membantu masyarakat dalam menyesuaikan produk dan layanan wisata, meningkatkan daya tarik lokal, serta memperluas peluang usaha. Selain itu, hasil kegiatan ini juga memperlihatkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sinergi antara potensi budaya, alam, dan pengelolaan ekonomi kreatif. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pengembangan desa wisata berbasis kewirausahaan sosial dapat menjadi strategi efektif dalam membangun keberlanjutan pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Desa Berdaya di Era Digital: Integrasi UMKM, Keuangan, dan Pendidikan melalui Program KKN Desa Condong Ridwan, Rizky; Mudakir, Ubaedillah; Romansyah, Roni; Fadillatunnisa , Syifa; Putri, Dewi Andina; Pahmi, Syifa Nurul; Agustina, ⁠⁠Friska; Fadillah, ⁠Tsabbit M; Alwin, Cindi; Mutmainah, Siti; Nuraeni, Rani; Ardian, Muhamad; Maulidia, Eka Putri; Hakim, Sofwan Mahmudil; Ginayah, Gina; Rosyid, Dede Abdul; Nurazizah, Eka; Ekasari, Revalina; Yulianti, Reva; Halim, Cecep Abdul
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2694

Abstract

Perkembangan era digital menuntut desa untuk beradaptasi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas sosial masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Condong dengan tema “Desa Berdaya di Era Digital: Integrasi UMKM, Keuangan, dan Pendidikan” dilaksanakan untuk menjawab tantangan rendahnya pemanfaatan digitalisasi, literasi keuangan, dan pendidikan karakter di desa. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui pelatihan digital marketing, pendampingan legalitas usaha dengan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta peningkatan literasi keuangan melalui pencatatan sederhana. Selain itu, kegiatan juga mencakup edukasi anti-bullying di sekolah dasar dan menengah, bimbingan belajar, serta penguatan sosial-keagamaan melalui posyandu, pengajian, dan senam sehat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan, pendampingan, simulasi, dan praktik langsung bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan platform digital, kesadaran pentingnya legalitas usaha, dan keterampilan pencatatan keuangan. Di bidang pendidikan, siswa menunjukkan pemahaman lebih baik tentang bullying serta motivasi belajar yang meningkat. Sementara itu, kegiatan sosial-keagamaan memperkuat solidaritas warga dan kesadaran kesehatan. Simpulan dari kegiatan ini adalah integrasi UMKM, literasi keuangan, dan pendidikan mampu menjadi fondasi penting bagi kemandirian desa di era digital serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan kebutuhan serupa.
Pengaruh Pengungkapan Pengendalian Internal dan Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Perusahaan BUMN dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi Intan, Intan Ratna Dila; Ridwan, Rizky; Amalia Siti Khodijah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11694

Abstract

Abstract: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional melalui kontribusi terhadap APBN. Namun, dalam beberapa tahun terakhir kontribusi dividen BUMN mengalami fluktuasi yang menurun, sejalan dengan penurunan laba bersih, berkurangnya pendapatan, serta meningkatnya liabilitas. Kondisi tersebut berimplikasi pada kinerja keuangan yang belum optimal, khususnya Return on Assets (ROA) yang cenderung rendah bahkan negatif pada beberapa periode, termasuk pada BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Fenomena ini menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan yang efektif, terutama melalui pengendalian internal, kepemilikan manajerial, serta peran komisaris independen sebagai pengawas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan pengendalian internal dan kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan BUMN periode 2019–2024, yang dianalisis melalui regresi data panel dan Moderate Regression Analysis (MRA) menggunakan E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kinerja, sedangkan kepemilikan manajerial tidak signifikan. Selain itu, komisaris independen tidak mampu memoderasi hubungan antara variabel independen dan kinerja. Temuan ini menegaskan perlunya BUMN memperkuat sistem pengendalian internal dan mengoptimalkan peran komisaris independen untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Penjualan, Modal Kerja, Dan Managerial Ability Terhadap Laba Bersih Sindi Nopitasari; Ridwan, Rizky; Riswandi, Dede
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11811

Abstract

Laba bersih merupakan indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, namun faktor-faktor yang memengaruhinya masih menunjukkan hasil penelitian yang tidak konsisten. Beberapa studi menemukan bahwa penjualan dan modal kerja berpengaruh positif terhadap laba bersih, sementara penelitian lain hanya menunjukkan salah satu faktor yang signifikan. Kondisi ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian, terutama pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang menghadapi dinamika industri cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan, modal kerja, dan managerial ability terhadap laba bersih pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan EViews. Sampel penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih, modal kerja tidak berpengaruh signifikan, sedangkan managerial ability berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan masih menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan laba, sementara pengelolaan modal kerja belum memberikan kontribusi langsung, dan efektivitas manajerial perlu ditingkatkan agar mampu mendukung pencapaian laba yang optimal.
Pengaruh Tingkat Pemahaman Green Accounting Dan Kepedulian Lingkungan Terhadap Praktik Green Accounting Pada UMKM Manufaktur Di Tasikmalaya Ayu, Intan Putri; Ridwan, Rizky; Amalia Siti Khodijah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman green accounting dan kepedulian lingkungan terhadap praktik green accounting pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor manufaktur di Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya isu kerusakan lingkungan akibat limbah industri, termasuk kontribusi dari UMKM, sehingga diperlukan strategi akuntansi yang berorientasi pada keberlanjutan. Green accounting hadir sebagai pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam sistem akuntansi tradisional.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM manufaktur di Tasikmalaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh tingkat pemahaman green accounting dan kepedulian lingkungan terhadap praktik green accounting.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman green accounting berpengaruh positif terhadap praktik green accounting. Selain itu, kepedulian lingkungan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik green accounting pada UMKM. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan praktik akuntansi ramah lingkungan.Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi green accounting serta kesadaran lingkungan di kalangan pelaku UMKM terlebih khusus sektor manufaktur agar mampu mendukung keberlanjutan usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan