Claim Missing Document
Check
Articles

Kerajinan Produk Kaum Wanita Amai Setia Kotogadang sebagai Potensi Daerah di Sumatera Barat Yensharti, Yensharti; Afriwan, Hendra
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 2 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v2i1.4213

Abstract

Handicrafts in West Sumatra are an integral part of the arts that have developed over a long time. Koto Gadang, a village in the Agam district, is known as a center of potential crafts. This traditional art marks the cultural identity of Koto Gadang. In the past, the people of Koto Gadang used their crafts, primarily silver and songket, mainly for accessories in wedding ceremonies. The population of Koto Gadang has shifted from agriculture to roles as employees and craftsmen, a change that has been ongoing since the Dutch colonial era. In this context, there is a gender-based division in the choice of professions, where men tend to choose to work in gold and silver crafts, while women opt to become weavers, embroiderers, and lace makers. Significant progress in the advancement of women in Koto Gadang has been greatly influenced by Rohana Khudus. Thanks to her educational initiatives, women began to have the opportunity to go to school and develop skills in sewing, terawang, and lace. The distinctive works of Koto Gadang in this field have been widely known to this day under the umbrella of the Amai Setia association. The crafts of Koto Gadang are the fruit of the hands of the women artisans of the Koto Gadang area, which have high sales value and beauty. It is, of course, incumbent upon us as the community of West Sumatra to preserve and maintain the works of our native village as potential in their respective areas, thus making these areas productive and well-known both regionally, locally, nationally, and internationally." 
Pembelajaran Teori Musik Menggunakan Software Sibelius di Kelas X SMK Negeri 7 Padang Muhamad Rafi Alkhudri; Yensharti
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.814 KB) | DOI: 10.24036/ag.v1i2.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pembelajaran Teori Musik Menggunakan Software Sibelius di kelas X Musik SMKN 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung berupa alat tulis dan handphone. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah mengumpulkan data, mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data, mendeskripsikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini adalah 1) pembelajaran teori musik dengan materi interval dikelas X Musik menggunakan software sibelius berjalan dengan baik dan lancer, 2) penggunaan software sibelius sebagai media pendukung utama menjadi efektif digunakan dalam pembelajaran teori musik dikelas X Musik SMK N 7 Padang, 3) keefektifan penggunaan software sibelius untuk menyalin notasi musik dan memperdengarkan bunyi secara langsung dirasakan oleh semua siswa., 4) suasana pembelajaran dikelas X Musik menjadi lebih menyenangkan, efektif dan hasilnya lebih baik dengan media pendukung software sibelius.
Penerapan Materi Tangga Nada dan Interval Untuk Menguatkan Intonasi dalam Menyanyikan Lagu Yamko Rambe Yamko dalam Pelaksanaan Ekstrakurikuler Paduan Suara di SMP Negeri 29 Padang Nanda Setianing Kasih; Yensharti
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.361 KB) | DOI: 10.24036/ag.v1i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana penerapan materi tangga nada dan interval untuk menguatkan intonasi dalam menyanyikan lagu yamko rambe yamko dalam pelaksanaan ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 29 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan alat tulis, kamera dan handphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan materi tangga nada dan interval sangat bermanfaat untuk menguatkan intonasi dalam menyanyikan lagu yamko rambe yamko pada pelaksanaan ekstrakurikuler paduan suara di SMPN 29 Padang. Hasil yang dicapai siswa bisa menyanyikan lagu yamko yambe yamko baik secara unisono (satu suara) maupun pecahan suara (suara 1 dan 2). Sebelum diterapkan materi tangga nada dan interval pada pelaksanaan ekstrakurikuler paduan suara ditemukan bahwa hanya satu siswa saja yang tepat dalam menyanyikan lagu yamko rambe yamko dengan benar dan setelah diterapkan hampir seluruh siswa dapat bernyanyi dengan baik dalam menyuarakan setiap nada dengan teknik yang benar serta punya rasa percaya diri yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa ada peningkatan hasil bernyanyi yang lebih baik dengan diterapkannya materi tangga nada dan interval selama enam kali pertemuan di SMP Negeri 29 Padang.
Pembelajaran Biola Di Lembaga Kursus Purwacaraka Music Studio Padang Wahyudi; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.8

Abstract

Purwacaraka Music Studio Padang adalah salah satu lembaga kursus yang bergerak dibidang instrumenmusik dan vocal. Biola diajarkan di Purwacaraka Music Studio Padang. Tujuan penelitian iniuntuk mendeskripsikan proses belajar dan pembelajaran instrumen biola di Purwacaraka Music Studio Padang.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang didapatkan menggunakan berbagai teknik seperti observasi, wawancara, dandokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran biola mengikuti disuusn oleh tim divisi kurikulum dari pusat. Tujuan pembelajaran memberikan keterampilan bermain biola pada murid secara bertahap dari tingkat pemula sampai lanjut. Durasi belajar selama 30 menit dan 4 kali dalam satu bulan. Materi ajar menggunakan buku Suzuki Violin School, Wohlfahrt dan ditambahkan dengan materi lagu pop. Metode pembelajaran yang digunakan metode ceramah, demonstrasi, latihan, tanya jawab, dan pemberian tugas. Strategi pendekatan yang diberikan senyaman mungkin bagi murid-muridnya dengan beberapa perbincangan ringan. Media pembelajaran meliputi biola, papantulis, buku, ruanganac, metronom, speaker, dan jejaring sosial (Youtube, zoom). Evaluasi dilakukan sekali 3 bulan disebut three wulan dan kenaikan grade sekali setahun. Sekali sebulan juga mengadakan performing class berupa jamming dari murid-muridnya.
Pembelajaran Ansambel Sejenis Kelas VIII Di SMP Angkasa Lanud Padang Wulandari, Kiki; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.14

Abstract

The purpose of this study was to describe the Class VIII Same-Sex Ensemble learning at SMP Angkasa Lanud Padang. This type of research is a qualitative research with descriptive method. The object of research is class VIII.1 students with a total of 28 students. The data collection technique is carried out by observation and direct observation of how similar ensemble learning is. As for data analysis techniques by identifying, classifying, writing reports and concluding data. Based on the results of the research obtained, that the implementation of Class VIII Ethical Ethical Ensemble learning at SMP Angkasa Lanud Padang has been carried out well in semester 2 of the 2023/2024 academic year. In the learning process the teacher carries out the lesson in accordance with the lesson plan that has been prepared. The delivery of learning objectives and the material given by the teacher to students at each meeting can be understood and understood properly. The use of learning methods and media by teachers can create a pleasant learning atmosphere for students. An understanding of similar music ensembles and techniques for playing the recorder as a group can be carried out by students well. Playing the recorder individually and in groups can be carried out by students well. Students can play the Teacher's Hymn individually and in groups according to the sheet music given by the teacher. The results of the assessment carried out by the teacher on students showed good results from the 28 people who attended, only 2 people who had not finished.  
Analysis of the Form and Structure of the Song Dealova by Opick Yulia Erwina; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.22

Abstract

This study aims to describe the form and structure of Opick's Dealova song which consists of rhythm/rhythm, melody, motif, phrase, and period. This type of qualitative research with content analysis approach that is systematic, objectivity, and generalization. The research instrument is the researcher himself. Data were collected through literature study, observation, labor and documentation. Data analysis goes through the procedure of recording observations and labor work, collecting, sorting, finding patterns and relationships which ultimately make findings.Based on the results of the analysis, it was found that the song Dealova by Opick is a popular religious song, created in 1999, although it is religious but the song was used as a sound track for a film with the title Dealova in 2005. This song received an award in 2006 sung by Once. The rhythm of the song uses a time signature of 6/8 with a total of 98 bars. The melody of Dealova's song is more dominantly syllabic and slightly melismatic. In terms of form, Dealova's song includes a three-part song with sentences A, B and C, and undergoes modulation/change of basic tone from E Minor to D minor or from the use of key signature key signature of 1 sharp to 1 mol.
Kompetensi Pembelajaran Etude WOHLFART Op.54 Pada Mata Kuliah Instrumen Gesek II (VIOLIN) di Prodi Pendidikan Musik FBS UNP Fadli Fikrah Ahmad; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i2.44

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Kompetensi Pembelajaran Etude Wohlfahrt Op.54 Pada Mata Kuliah Instrumen Gesek II (Violin) Di Prodi Pendidikan Musik FBS UNP. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diapakai ialah menggunakan data primer dan sekunder. Data primer yang berarti data yang diambil langsung dari hasil penelitian lapangan sedangkan data sekunder adalah data yang dapat melalui studi pustaka dan berbagai sumber yang mendukung. Etude Wohlfahrt Op.54 sangat berdampak positif dalam proses pembelajaran, karena mahasiswa mayor II instrumen violin masih tergolong perdana atau pemula dan baru mengenal instrumen itu sendiri, kemampuan teoritis seperti dengan adanya penggunaan teknik tenuto, legato dan akor. Hal ini terbukti dengan mahasiswa yang melaksanakan proses latihan dengan baik dan berlatih dengan bahan yang telah diberikan. Keterkaitan antara yang dijelaskan oleh dosen pengampu dengan mahasiswa bersangkutan secara teoritis dan praktis dapat berjalan dengan baik walaupun kurang maksimal karena adanya keperluan yang lebih penting sehingga tidak bisa mengontrol langsung dengan tatap muka. Kata Kunci: Kompetensi, Etude Wohlfahrt Op.54, Instrumen Gesek II (Violin) Abstract The purpose of this study is to describe the Learning Competence of Etude Wohlfahrt Op.54 in the Stringed Instrument II (Violin) course at the Music Education Study Program FBS UNP. This type of research is qualitative with descriptive methods of analysis. The research instrument is the researcher himself. Data collection techniques for literature studies, observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is to use primary and secondary data. Primary data means data taken directly from the results of field research while secondary data is data that can be through literature studies and various supporting sources. Etude Wohlfahrt Op.54 has a very positive impact on the learning process, because students majoring II violin instruments are still classified as beginners or beginners and are new to the instrument itself, theoretical abilities such as the use of tenuto, legato and chord techniques. This is proven by students who carry out the practice process well and practice with the material that has been given. The relationship between what is explained by the lecturer and the student concerned theoretically and practically can run well even though it is less optimal because of more important needs so that it cannot control directly face-to-face.
Perjalanan Karir Siril Asmara sebagai Pemain Rabab di Pesisir Selatan M. Arif Fadilla Fajri; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 No 1 Tahun 2024 (Maret)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v2i1.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perjalanan karir Siril Asmara sebagai pemain rabab di Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan metode biografi. Instrumen kunci penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan peralatan pengumpul data seperti pedoman wawancara, alat tulis, perekam suara, dan kamera. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Teknik dalam analisis data adalah analisis sebelum di lapangan dan analisis selama di lapangan. Hasil penelitian mengungkapkan perjalanan Siril Asmara dalam berkesenian rabab, dimulai dari awal beliau belajar rabab pada tahun 1986 hingga akhirnya menjadi pemain rabab yang dikenal banyak orang. Di usia yang masih sangat kecil beliau telah memiliki niat dan tekad untuk mempelajari kesenian rabab. Untuk mempelajari rabab pun membutuhkan waktu yang cukup lama bagi Siril Asmara. Setelah mahir memainkan rabab, Siril Asmara pun mendapat kesempatan untuk bermain di sebuah acara. Dari sinilah awal karir Siril Asmara dimulai, nama Siril Asmara langsung dikenal banyak orang karena aksi panggung dan tingkah lucu nya saat tampil menjadi hiburan bagi penonton. Selain mengisi acara dengan bermain rabab, Siril Asmara juga melakukan proses rekaman untuk pembuatan kaset. Dengan diterbitkannya kaset-kaset hasil karya Siril Asmara, karirnya pun semakin meningkat. Dengan sifat dan keterampilan yang beliau miliki selama ini beliau pantas untuk mendapat penghargaan sebagai pemain rabab profesional di Pesisir Selatan.
Metode Latihan Kegiatan Ekstrakurikuler Drum Band Untuk Musik Upacara di SMP Negeri 20 Padang Agusto, Tio; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 No 2 Tahun 2024 (Juni)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v2i2.81

Abstract

This study aims to describe how the process of training methods for extracurricular drum band activities for ceremonial music at SMP Negeri 20 Padang. This type of research is qualitative research that uses descriptive methods. This research instrument is the researcher himself and is assisted by other supporting instruments such as stationery, digital cameras and tape recoders. Data collection techniques in this study are observation, interviews, documentation and literature studies. Data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data, analyzing data and drawing conclusions. From the results of the study, it was found that there were several methods used by trainers in training extracurricular drum band activities at SMP Negeri 20 Padang. These methods are lecture methods, demonstration methods, individual exercise methods, group exercise methods, and combined exercise methods. Drum Band extracurricular activities are held 2 times a week on Monday and Saturday. The drum band coach of SMP Negeri 20 Padang was appointed by a cultural arts teacher school with a background in fine arts. Even though he has no background in musical art, the coach tries to learn the playing of the Drum Band through videos from youtobe. Drum Band extracurricular activities at SMP Negeri 20 Padang are carried out to develop students' talents but are also aimed at supporting flag ceremony music activities on every monday.
Metode Latihan Dalam kegiatan Ekstra Kurikuler Marching Band Di SMA Kartika 1-5 Padang syukrillah, muhammad iqbal; Yensharti
EDUMUSIKA Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 No 3 Tahun 2024 (September)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v2i3.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana metode latihan yang dipakai dalam Kegiatan Ekstrakurikuler  Marching Band SMA Kartika 1-5 Padang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dari tahapan mereduksi data, menyajikan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa metode Latihan yang dipakai dalam kegiatan Ekstrakurikuler Marching Band SMA Kartika 1-5 Padang yakni terdiri dari metode ceramah, metode demonstrasi, metode drill. Metode ceramah digunakan pada saat membuka kegiatan diawal pertemuan. Pelatih menjelaskan secara umum kepada seluruh anggota Marching Band bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan harus diikuti dengan sungguh-sungguh dan mengikuti setiap latihan dengan baik. Metode demonstrasi digunakan untuk memberikan contoh dengan memperagakan dengan memainkan musik dengan baik. Metode drill digunakan untuk memberi bimbingan secara intensif kepada anggota dengan mengajak pada bagian-bagian lagu yang belum dikuasi dengan baik. Pada pelaksanaannya kegiatan ekstrakurikuler di SMA 1-5 Padang dilakukan setiap hari Sabtu pukul 08.00-11.00 WIB. Musik yang sering dimainkan antara lain lagu Indonesia Raya, Mars SMA Kartika 1-5 Padang, mengheningkan cipta, dan hymne guru. Pelatih kegiatan Ekstrakurikuler Marching Band SMA Kartika 1-5 Padang terdiri dari 3 orang yang bertanggung jawab untuk melatih bagian alat musik perkusi, alat musik melodi, dan pelatih baris berbaris menggunakan atribut bendera dan tongkat mayoret.