Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Peta Konsep dalam Pembelajaran Seni Tari di Kelas X MIPA 3 SMA N 2 Padang Panjang Widari Yolanda Putri; Yensharti Yensharti
Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/filosofi.v2i1.505

Abstract

This study aims to describe the use of Concept Mapping and the application of concept maps in improving students' mastery of dance learning at SMA N 2 Padang Panjang. The type of research is Classroom Action Research (PTK) concept mapping method which is carried out in 2 cycles. This research instrument is in the form of observation sheets and practice tests. Data were collected through literature studies, observations, interviews, standardized tests and documentation. The data was analyzed using the percentage formula. The results of the study show that the use of the concept mapping method can improve students' thinking skills in learning cultural arts (dance), namely the concept and variety of Minangkabau traditional dances at SMA N 2 Padang Panjang. Students' abilities increase because they are given actions and are given repeated exercises in the learning process. The use of the concept map method in learning dance art is able to trigger students' enthusiasm and activeness in learning process activities. This can be seen from the increase in student learning activities from each meeting and from the test results of each cycle. The results obtained in the first cycle the average class obtained was 58.8% with poor criteria, at the end of the second cycle, the average class also increased where the results obtained were 70.3%, with good criteria. The increase from cycle I to cycle II was 11.5%.
Bentuk Penyajian Dikia Rabano dalam Acara Jopuik Antau Marapulai di Nagari Lubuak Alai Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota Dedek Febrian; Yensharti Yensharti
Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual Vol. 1 No. 3 (2024): September: Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/misterius.v1i3.297

Abstract

This study aims to find out and describe the form of presentation of Dikia Rabano by the "Tukang Dikiu" group in the Jopuik Antau Marapulai event in Lubuak Alai, Kapur IX District, Lima Puluh Kota Regency. This type of research is qualitative research with a descriptive method. The research instrument is the researcher himself and is assisted by supporting instruments such as stationery and cameras. Data were collected through literature studies, observations, interviews and documentation. The steps of analyzing data are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that the existence of Dikia Rabano art in Nagari Lubuak Alai is still appreciated and continues to this day. Dikia Rabano's art is able to influence society and become a symbol of a community such as the niniak mamak procession on Islamic holidays and bridal processions. The form of Dikia Rabano's presentation in Nagari Lubuak Alai is played by standing while walking along the procession of niniak mamak and bridal rows. The song sung in Dikia Rabano is a verse with Islamic nuances, in ancient times this song was believed to be a song of a mother in putting her child to sleep.
Peran Media Video Tutorial YouTube sebagai Sumber Penunjang Praktik Instrumen Gesek (Violin): Studi Literatur Yensharti, Yensharti; Riyadi, Lanang
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i2.40

Abstract

Kebutuhan akan metode pembelajaran violin yang lebih fleksibel dan interaktif di era digital, menjadi akar permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menelaah literatur terkait dampak penggunaan video tutorial terhadap keterampilan musik siswa serta mengidentifikasi tantangan dan kelebihan yang terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, di mana peneliti mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video tutorial secara signifikan meningkatkan keterampilan teknis siswa, memberikan aksesibilitas yang lebih baik, dan memungkinkan pembelajaran mandiri. Video tutorial juga membantu siswa memahami teknik dengan lebih baik melalui demonstrasi visual. Namun, tantangan terkait kualitas dan kredibilitas sumber video teridentifikasi, yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi video tutorial dalam kurikulum pendidikan musik dan perlunya pelatihan bagi pengajar untuk memaksimalkan potensi video tutorial sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif, menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermanfaat bagi siswa.
Metode Pembelajaran Ansambel Rekorder di Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Arafat, Yoga; Yensharti, Yensharti
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.57

Abstract

Pembelajaran ansambel rekorder di kelas X TJKT SMK Muhammadiyah 1 Padang masih menghadapi tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa; namun, dalam praktiknya, guru masih menggunakan metode konvensional yang terstruktur dan berpusat pada pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran ansambel rekorder yang diterapkan guru serta kesesuaiannya dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga metode dalam pembelajaran, yaitu ceramah, demonstrasi, dan kerja kelompok. Meskipun metode ini membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan keterampilan bermain rekorder, penerapannya masih kurang sesuai dengan esensi Kurikulum Merdeka Belajar karena guru tetap menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara konsep kurikulum dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif agar selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga siswa dapat lebih mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Learning Methods for Recorder Ensemble in Class X Vocational High School The recorder ensemble learning in class X of the Muhammadiyah 1 Padang Vocational School still faces challenges in the implementation of the Independent Learning Curriculum. This curriculum emphasizes more flexible and student-centered learning; however, in practice, teachers still use structured conventional methods that are teacher-centered. This study aims to analyze the recorder ensemble learning methods applied by teachers and their alignment with the principles of the Independent Learning Curriculum. The research method used is qualitative with a descriptive approach, where data is collected through literature studies, observations, interviews, and documentation. The results show that teachers use three methods in teaching: lectures, demonstrations, and group work. Although these methods help students understand the material and improve their recorder playing skills, their implementation is still less aligned with the essence of the Independent Learning Curriculum because teachers remain the focal point in the learning process. This indicates a gap between the curriculum concept and its implementation in the field. Therefore, efforts are needed to enhance the understanding and application of more innovative teaching methods to align with the principles of the Independent Learning Curriculum, enabling students to be more independent and active in the learning process. Keywords: Learning Methods, Recorder Ensemble, Merdeka Curriculum.
Motivasi Siswa terhadap Pembelajaran Seni Budaya (Seni Musik) pada Kelas VIII C di SMPN 2 Batang Gasan Anggra Pratiwi; Yensharti Yensharti
Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2024): September : Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/imajinasi.v1i3.314

Abstract

Cultural arts learning is one of the compulsory subjects taught at the Junior High School (SMP) level. Through cultural arts at school, students are able to express themselves and channel their creativity. In learning, student motivation is an important factor in determining student success in achieving understanding. Because motivation will influence a person's desire to do something. This study was conducted to describe student motivation towards learning cultural arts (music) in class VIII C at SMPN 2 Batang Gasan District. In conducting this study, the researchers employed a quantitative approach with a descriptive method. The study focused on grade VIII students of SMPN 1 Batang Gasang, with the sample group being determined using the cluster random sampling technique. The selected sample consisted of students from class VIII C. To gather data, a questionnaire was distributed to the students, which was designed based on indicators of intrinsic and extrinsic learning motivation. The collected data was then analyzed using the average equation and subjected to descriptive analysis. Based on the results of the research obtained, it can be concluded that student motivation towards learning cultural arts (music) in class VIII C at SMPN 2 Batang Gasan District is obtained for internal motivation with an average value of 75.7% in the high category. As for extrinsic motivation, the average value is 65.32% in the high category. Overall, student motivation obtained an average value of 70.51% in the high category. Therefore, student motivation at SMPN 1 Batang Gasan can be categorised as high towards learning cultural arts, especially in music.
Pembelajaran Awal Praktek Instrumen Biola di Prodi Pendidikan Musik Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang Yensharti, Yensharti; Mona, Delvia
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v10i1.25748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran awal praktek instrumen biola pada mata kuliah Praktek Instrumen Mayor I di Prodi Pendidikan Musik Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif pendekatan studi pustaka, dan dokumentasi. Penelitian ini menggambarkan kegiatan pembelajaran biola meliputi pengenalan instrumen, pengenalan penggesek, pengenalan senar biola persiapan peserta didik dalam mempelajari biola terkait sikap atau posisi tubuh dalam memainkan instrumen biola, penggunaan penggesek memainkan nada dalam posisi open string, penggunaan penjarian dengan teknik gesekan Whole bow, Legato dan Staccato. Hasil penelitian menjelaskan posisi tubuh dan penggunaan bowing Whole Bow (W.B) dengan penjarian dan posisi yang tepat berguna untuk menguatkan teknik dasar dalam bermain biola yang bertujuan memantapkan bunyi nada yang berkualitas sesuai dengan teknik yang tepat untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal.
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Musik Modern Memainkan Lagu “dan” Ciptaan Shella On 7 di SMA Pertiwi 1 Padang Rejo, Rejo Di; Yensharti, Yensharti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan ekstrakurkuler music modern di SMA 1 Pertiwi Padang. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Objek penelitian adalah kegiatan ektrakurikuler music modern SMA 1 Pertiwi Padang. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa kegiatan ekstrakurikuler musik modern dimulai dengan menyeleksi peserta yang akan ikut kegiatan, menentukan jadwal kegiatan, menentukan pelatih atau pembina, menentukan materi yang akan dilatih dan menentukan ruangan yang akan digunakan. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan dengan jumlah 21 orang peserta dan dilaksanakan satu kali dalam seminggu pada hari Sabtu selama 2 jam. Materi yang diajarkan adalah lagu “Dan” ciptaan grup Band Shella on 7. Alat musik modern diajarkan secara individu. Siswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan instrumen musik yang terdiri dari Drum Set, Gitar Elektrik, Gitar Bass dan Keyboard dan satu orang penyanyi. Latihan dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil yang didapati dari penampilan perkelompok dua kelompok dapat memainkan lagu Dan dengan baik sesuai dengan tempo dan dinamik lagu sementara dua kelompok lagi masih belum sempurna memainkannya.
Software Sibelius Sebagai Alternatif Penulisan Notasi Musik Di Era Millenial Fajry Sub'haan Syah Sinaga; Esy Maestro; Marzam Marzam; Yensharti Yensharti
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang penulisan notasi musik menggunakan software sibelius yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengembangkan bahan ajar pada mata pelajaran Seni Budaya pada tingkat Sekolah Menengah. Pendekatan yang digunakan adalah artistik “Art Practice Based Research” dengan metode deskripsi analitis dan beberapa pelatihan kepada guru Seni Budaya di Kabupaten Solok menggunakan modul yang telah dibuat dan dipelajari kurang lebih tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan software sibelius sangat efektif untuk menuliskan notasi musik dan mengembangkan bahan ajar berupa aransemen lagu sederhana dalam format ansambel alat musik sekolah seperti pianika, rekorder, perkusi, dan sebagainya.
Pengaruh Bias Pemahaman Substansi Dasar Teori Musik Terhadap Kemampuan Praktek Instrumen Gesek Di Sendratasik UNP Yensharti Yensharti
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i1.14

Abstract

Artikel ini adalah hasil penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan adanya pengaruh bias (penyimpangan) pemahaman substansi dasar teori musik pada mahasiswa program keahlian musik di Prodi Pendidikan Sendratasik FBS UNP terhadap kemampuan praktikum memainkan alat musik instrumen gesek. Sebab dapat diduga bahwa terdapat hubungan kausal antara pemahaman yang benar tentang teori musik terhadap meningkatnya kemampuan melaksanakan praktikum instrumen gesek dalam matakuliah praktek instrumen. Kemampuan membaca notasi berhubungan langsung dengan tingkat pemahaman tentang teori musik. Jika kemampuan membaca notasi mahasiswa rendah, kemampuan gesek juga instrumen cenderung rendah, yang dapat diduga karena salah memahami besaran nilai dan makna-makna simbolis notasi yang dipelajari dalam kuliah teori musik atau pengetahuan dasar musik yang pernah didapatkan di bangku sekolah menengah, Sehingga masalah ini juga sesuatu yang bersifat simultan (berkelanjutan) terhadap rendahnya mutu permainan instrumen gesek tersebut
PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER BERNYANYI DI SMP NEGERI 12 PADANG Junia Febrianti, Junia Febrianti; Yensharti
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 4 No. 2 (2026): June (in press)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rx4jss74

Abstract

This study aims to describe the implementation of singing extracurricular activities at SMP Negeri 12 Padang, covering the planning and execution stages. The study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques are conducted by collecting data, identifying data, reducing data, and drawing conclusions. The results show that the implementation of the Singing Extracurricular at SMP Negeri 12 Padang includes two main stages, namely planning and execution. The planning stage includes registering participants, determining the practice schedule and space, determining the songs to be sung, and determining the musical accompaniment to be used. The execution stage includes a series of extracurricular singing activities, starting from vocal warm-ups, group practice, to individual practice. Based on the overall results of this study, it can be concluded that the implementation of the singing extracurricular activities at SMP Negeri 12 Padang has basically run well, but still requires various improvements and developments, especially in terms of planning and execution, so that these activities can be more effective, well-directed, and capable of optimally enhancing students' vocal abilities.